
kak Irfan???" Rinda.Lela dan Nisa menutup mulutnya dan saling lirik.
wooow... trio kolang kaling...Irfan beranjak dari tempat duduknya..dan mengancingkan jas nya yang terbuka.
"Pa Irfan mengenal mereka??" tanya Lasmi.
"iya mereka adik kelas saya waktu jaman sekolah dulu"
"ya sudah baiklah...saya pamit dulu...silakan kalian mengobrol"..Lasmi menutup pintu ruangan.
"silakan duduk" Irfan menunjuk Sofa
kini mereka berempat telah duduk di sofa
"sejak kapan kak Irfan kerja dikantor Papah...ko Lela tidak pernah tahu?"
"baru sekitar 1 tahun..."
"Kak Irfan kuliah dimana dulu??" tanya Nisa
"di Amerika..."
"wow hebat" Lela Nisa mengacunhkan jempolnya
"Rin...akhirnya kita bertemu lagi"
"Iya Kak .." Rinda tersenyum menunjukan giginya.
"Kak Irfan tahu kamu sudah menikah??" Lela berbisik
Rinda menganggukan kepalanya."kemarin ketemu di Bali" bisi Rinda kepada Lela.
"Kak Irfan sudah nikah...??" tanya Nisa
"Belum....karena wanitanya keburu dinikahi pria lain"
"siapa??" tanya Rinda....
"kamu...!"
"haaaah aku??? " ucap Rinda menunjuk wajahnya dengan muka polos dan melirik ke arah teman--temannya.
"iya kamu Rin..." ucap Irfan
"ahahahahaha jangan bercanda" Rinda tertawa palsu..
"hemmm sejak sekolah kamu selalu menganggap kakak bercanda...padahal kakak serius.
"ahahahahaha....begitu ya....??" Rinda tertawa palsu lagi sambil melirik kedua temannya...Lela dan Nisa menunjukan gigi masing masing dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Renata belum nikah" ucap Rinda spontan
"kamu kan tahu Kakak tidak pernah suka sama Renata"
lagi-lagi Rinda menunjukan gigi nya...bingung harus bicara apalagi.
Kak...mohon bimbingànnya ya untuk nilai magang kami" ucap Nisa mengalihkan pembicaraan.
"siap...mulai hari ini kita akan bersama terus..."ucap Irfan melirik Rinda..tapi Rinda tidak menyadari nya.
acara magang pertama cukup mengasikan.Rinda lebih banyak bertanya kepada mba Lasmi,Rinda agak menjaga jarak dengan kak Irfan,Rinda takut sesuatu yang diinginkan terjadi...eeh maksudnya sesuatu yang tidak diinginkan🤭.
waktu menunjukan pukul 16.00..Rinda meminta Andra menjemputnya.
Andra juga berjanji besok akan membelikan Rinda mobil baru.
"dari pada nunggu Mas Andra mending gue anterin balik yuk" tawar Lela
"gue nunggu Mas Andra saja...gue mau ke rumah nyokap dulu..ngambil barang-barang gue"
"jadi Lu fix nih tinggal di rumah dinas?"
"iya...kapan-kapan main ya" ucap Lela.
"eh gue duluan ya...Nando ngajakin gue jalan" pamit Nisa.
__ADS_1
"sebenernya gue juga ada janji sama keluarga Bimo...bokap sudah duluan pulang malah...keluarga mereka mau datang...beberapa hari lagi gue sama Bimo kan menikah.
"ya udah sana...Mas Andra juga sebentar lagi Datang kok"
Kini Rinda sendiri didepan kantor tempat dia magang.
Irfan baru saja keluar...dia menawarkan diri untuk mengantarkan Rinda.
"Kakak antar pulang yuk"
"tidak perlu Kak....kalau tahu suami Rinda bisa mencakar dan mencabik-cabik Rinda....ucap Rinda sambil mengarahkan kedua tangannya seperti mau mencakar Irfan
Irfan terkekeh melihat kelakuan Rinda.
tin...tin...Mobil Andra telah tiba..Andra turun dari mobilnya...dan melihat Rinda sedang berdiri dengan Irfan.
"Mas......" Rinda melambaikan tangannya. jarak mereka kurang lebih 20 meter
"Kak...pamit dulu ya...suami Rinda sudah jemput" ucap Rinda sambil meninggalkan Irfan dan berlari menuju Andra.
"Mas...." Rinda langsung memeluk Andra ..Rinda mencium bau-bau cemburu pada diri suaminya.
"cup..." Rinda sengaja mencium bibir suaminya sekilas.
Andra tersenyum dan menarik tengkuk Rinda kemudian mencium kembali bibir Rinda lebih dalam..Rinda pun mengalungkan tangannya dan membalas ciuman Andra.
Andra sengaja melakukannya agar Irfan melihatnya.
"sudah Mas....Rinda melepakan ciumannya dan menempelkan keningnya di kening Andra.
Andra masih mendekap pinggang Rinda.
Rinda tersenyum dan mengusap dada Andra.
Andra mencium kembali kening Rinda dan melepaskan dekapannya.
Irfan melihat pemandangan tersebut mengusap wajahnya dan meninggalkan kantor.
#didalam mobil
"Mas...kerumah Mamah dulu ya.ada beberapa barang yang harus Rinda bawa.
Rinda tersenyum dan merangkul leher Andra. menciumi pipi dan leher Andra.
"Jangan cemburu...Rinda juga tidak tahu kalau Kak Irfan seorang pengacara dan bekerja dikantor Bokapnya Lela
"Andra memicingkan matanya ke arah Rinda
"iiiiiiihhhh cemburu nya kaya gitu toh..gemas deh..." Rinda terkekeh sambil mengecup kembali pipi suaminya.
#kediaman Mamah Rinda
Mamah Ayu langsung membuka pintu saat mendengar suara mobil masuk ke pekarangan rumahnya.
"Mah..." Rinda langsung menyalami tangan Mamah Ayu..begitupun Andra.
"masuk yuk...banyak hal yang harus kita bicarakan.
kini mereka bertiga telah duduk di sofa.
Rinda juga kesini sekalian pamit Mah.mulai hari ini Rinda tinggal dengan Mas Andra"
"iya Mamah setuju...karena sekarang kamu sudah tanggung jawab suami kamu"
"Mamah tidak apa-apakan sendiri dirumah..Rinda kesini mau membawa barang yang Rinda butuhkan...mobil lama dan mobil baru yang Bastian berikan sama Rinda tidak akan Rinda bawa.
"sayang....Mamah mau memberitahu kamu sesuatu...Papah kamu sudah talak 3 Mamah"
"benarkah???allhamdulillah wasyukurillah...jadi Mamah sama om Mahfud beneran bakal nikah??"
"Iya...Om Mahfud juga memberi pinjaman apartemen sama Mamah sampai masa iddah Mamah habis"
Rinda tersenyum dan menggenggam tangan Mamah nya..."Akhirnya kita bisa bebas Mah..."
"rencana nanti sore Mamah pindah juga...kita tinggalkan semua pemberian Papah mu dirumah ini."
__ADS_1
"iya Mah...Rinda setuju...Rinda cuma mau ngambil buku-buku..ini kunci mobil lama dan baru Rinda pemberian Bastian Mah...BPKB sama STNK nya ada dikamar Rinda.
"Rinda telah mengambil buku-buku kuliahnya..sedangkan pakaian-pakaian seksi dia yang tidak layak pakai menurut Andra ditinggalkannnya.
"Mah...Rinda sudah membawa barang-barang Rinda..hanya ini yang Rinda butuh... Rinda memeluk kardus di dadanya"
"nanti Mamah kasih alamat apartemen Mamah...oh iya satu lagi sayang ..Papah mu di rawat dirumah sakit...katanya shock berat...belum sadarkan diri dari acara resepsi kemarin"
Rinda menghela nafasnya dan melirik ke arah Andra yang mengelus penggung Rinda.
"Semoga dia lekas sembuh ya Mah,bingung mau nengok juga....Rinda pamit dulu ya Mah..."
"sayang...kamu harus nurut sama suami.."
"iya Mah..pasti nurut"
"Andra...Mamah titip Rinda ya...jangan segan menegurnya kalau dia berbuat salah.."
"iya Mah...Andra pasti jaga Rinda dengan sebaik-baiknya.
----
Mobil menuju rumah dinas
"Mas..bener besok beliin aku mobil...??"
"Iya ..kalau mau besok pagi sudah bisa di pakai ke tempat magang...nanti di rumah Mas telpon Papah agar membelikan mobil direkan bisnisnya.kamu tinggal sebutkan mobil yang kamu mau"
"aaaaaaaaaahhh..makasih loh Mas"
"Bilang terimakasih yang benar"
"terimakasih Mas..." Rinda mengalungkan kembali tangannya dileher Andra..Rinda terus mengecup pipi Andra berkali-kali...mencium leher Andra...tangannya bergerilya disekitar milik Andra.
Andra tersenyum mendapat perlakuan Rinda.
"Awas jaga jarak sama kak Irfan mu itu"
"ahahaha...iya siap Mas,...dia juga mikir 2x mau sama Istri orang......hihihihi Rinda cekikikan.
"bukannya tadi pagi kamu bilang milik orang lebih menggoda."
"Rinda asal ngomong ko Mas...hehehe...saling percaya ya Mas...Rinda janji tidak akan macam-'macam.mendapatkan Mas saja sudah anugrah terindah buat Rinda.
"cup....cup...cup" Rinda menghujani Andra ciuman.
"sudah sudah....nanti lanjutkan di rumah,takut mobil nya oleng Ratuku"..Andra menjauhkan wajahnya dari wajah Rinda.
Rinda terkekeh melihat wajah suaminya yang memerah dan memanas.
"pengen lagi ya.." Rinda menyentuh Milik Andra.
"tidak ada pertanyaan lain ya??" ucap Andra mengacak rambut Rinda.
"i love you Mas"
"i love you too sayangku"
.
.
.
.
.
.
Nah episode ini tidak digantung ya...😅biar pada tidur nyenyak...
next lanjutan nya tidak tahu kapan ya guys...jangan Rindu Andra dan Rinda...🤸♀️🤸♀️🤸♀️
jangan lupa..like.vote dan komentar💋
__ADS_1
thank youu...🤝🤝
cup muach muach....