Hey Polisi,Razia Aku!!!

Hey Polisi,Razia Aku!!!
Episode 42


__ADS_3

23.30 Aspol


Betapa senangnya Rinda dibawa ke rumah dinas Andra...dia membayangkan hukuman yang akan Andra berikan...aaaahhh pasti seperti di novel-novel yang pernah aku baca...hihihi hukumannya di cium..dipeluk...dan dibawa keranjang lalu diperkosa.


"aaaaahhh pengeeeen" teriak Rinda tanpa sadar dan mobil telah terhenti.


"pengen apa??" tanya Andra


"pengen cepat-cepat dihukum"


"bagus!!!cepat turun".


"asiiikkk"...Rinda cepat-cepat turun dan mengikuti Andra dari belakang.


setelah masuk masuk rumah dinas.Andra menyalakan lampu rumahnya dan mengunci pintu rumah dinasnya.


Andra membalikan badannya dan menatap Rinda...tatapan Elang yang hendak menerkam mangsanya.


"Mas...." Rinda tersenyum penuh arti.


siap terima hukuman kamu???


"siap"


Andra membuka jaketnya dan melemparkannya kesofa...lalu mendekati Rinda dan mendorongnya hingga menyender di tembok..


"Mas...mau disini?...dikamar yuk" ucap Rinda.


Andra tidak menjawab dia mendekati Rinda dan mendorong Rinda ke dinding rumahnya.


"Mas...."


Andra tidak menjawab malah wajahnya dia dekatkan ke wajah Rinda.semakin dekat...iya semakin dekat...kini hidung dan kening mereka sudah menempel...Rinda memejamkan matanya...untuk pertama kalinya Mas Andra inisiatif duluan.


Tiba-tiba bibir Andra bergeser ke telinga Rinda...bukan mengecup bibir Rinda..


Lalu Andra berbisik...Angkat sebelah kakimu kebelakang.


Rinda tersenyum dan menurut mengangkat satu kakinya


Andra berbicara lagi didepan bibir Rinda sambil menempelkan kembali keningnya dikening Rinda.hingga mereka beradu nafas...


pegang telinga kanan pakai tangan kiri...Rinda menurut juga...


satu lagi...pegang telinga kiri pakai tangan kanan...Rinda juga menurut.


"Bebek cantik penurut" Andra menyentuh bibir Rinda pakai jempoLnya dan menjauhi Rinda lalu duduk di sofa.


tetap seperti itu..


"huaaaaaaaaa berapa lama??"


"2 jam"


"jadi ini hukumannya???aaakkkhhh ga sesuai ekpektasi..sebel" gumam Rinda.


"huuuaaaaaa laaaaamaaaaa....aku protes.aku mengajukan keberatan..hukumannya pengen diganti"


"itu hukuman karena mamu sudah nakal.


"aku naik banding.....ga mau kaya gini hukumannya...emang aku anak kecil apa"


Andra melirik Rinda yang mengangkat sebelah kaki nya dan menjewer kedua telinga dengan kedua tangannya.tampak lucu..apalagi mulutnya di monyongin.


"sudah diam berdiri disitu...Mas tungguin kamu disini."


"Mas...."


Andra malah menyalakan televisi dan memakan cemilannya...


sedangkan Rinda masih dengan posisinya.


"pegel nih kaki"


"ganti pakai kaki satu lagi"

__ADS_1


Rinda pun nurut...


Rinda mengganti kaki nya untuk diangkat begitu seterusnya sambil sesekali dia hentakan kaki nya.


Andra melirik dan sesikit tersenyum..."makanya jadi bebek jangam nakal"


"kan sudah minta maaaf....ampuuuuuuunnnn...sudah bilang mau nuruuuuuttttt"


"terima dulu hukuman kamu"


Rinda memasang wajah jengkel


beberapa menit kemudian


"Mas lapaaar"


"tahan!!"


Rinda menguap berkali kali....Andra meliriknya dan tersenyum geli...Andra memindah mindahkan chanel tevisi yang memang sebenarnya tidak dia tonton.


"Maaas..."


hemmmm


"ngantuk"


tidurrrr


"masa berdiri"


"tunggu baru 10 menit"


"Mas...."


"hemmmm"


"kebelet pengen pipis"


"jangan cari alasan"


"coba saja"


"Aaakhhhh!!!!" Rinda menghentakan kaki nya dan mengganti kaki yang dia angkat ke atas.


"bohong kan??" ucap Andra.


Rinda menyenderkannya kepalanya ke tembok dan memejamkan matanya.


"Mas.....ngantuuuuukk..ngutang boleh????besok lanjutin hukumannya"...


Andra tersenyum melihat Rinda dan mendekatinya


Andra kembali mendekatkan wajahnya.menempelkan kembali keningnya dikening Rinda.


"benar besok dilanjutkan lagi hukumannya?"


"iya sekarang Rinda ngantuk Mas....ngantuknya dahsyaaaatttt"


"Padahal kalau kamu bilang ampun dengan bener-bener kamu tidak perlu bilang ngutang hukuman.


"Rinda membuka matanya....aaakkkhhhh tuh kan wajah tampan ini benar-benar ada di hadapannya.


Rinda menurunkan kakinya.lalu melepaskan kedua tangannya dari telinga dia dan mengalungkannya dileher Andra.


Rinda mencium bibir Andra...."Ampuuun Mas" ucap Rinda setelah mencium bibi Andra.


"minta ampun yang bener".


Rinda kembali mencium bibir Andra..kemudian meluma* nya dan menggigit kecil agar Andra membuka mulutnya.Rinda terus membuat bibir Andra basah walau Andra belum membalasnya.


Rinda juga meremas rambut pendek Andra...menekan kepala Andra agar bibir mereka semakin menempel.


tak lama Andra pun terbawa suasana...Andra membalas ciuman Rinda dan medekap pinggang Rinda...kini mereka saling menikmati bibir masing-masing selama beberapa menit....


"Sudah ya...tunggu seminggu lagi" Andra menghentikan ciuman Rinda.

__ADS_1


Rinda tetap memeluk dan merangkul Andra dan menyimpan kepalanya di dada Andra.


"Apa Rinda sudah meminta Ampun dengan benar??"


Andra tersenyum dan mencium puncak kepala Rinda yang ada di pelukannya.


"Rinda ngantuk"


Andra mengangkat tubuh Rinda..kali ini tidak seperti mengangkat karung...lebih romantis..ala ala pengantin baru...Andra membawanya ke kamar dan menidurkan Rinda di ranjang.


"mau ganti baju pakai baju mas??"


"'boleh deh..."


Andra memberikan kaos pendek dan celana pendek miliknya.


Rinda sambil duduk langsung membuka baju dan celananya.hingga menyisakan dalaman saja.


Andra berdiri mematung dan melihat pemandangan yang begitu indah..tanpa sadar Rinda sudah selesai memakai baju tanpa memakai celana pendek yang Andra berikan.Rinda langsung membaringkan tubuh nya.


"Rinda ngantuk berat Mas...Rinda tidur duluan..tolong kirim pesan sama Mamah.aku nginep disini" ucap Rinda sambil memejamkan matanya.dan tak lama Rinda terdiam...mungkin benar-benar tidur.


Lain hal nya Andra...dia masih berdiri dan terasa kaku melihat Rinda mengganti baju dihadapannya.


Belalai nya menari nari dan menariknya untuk mendekati Rinda.


"sabaaar seminggu lagi" Andra mengusap belalainya.


Andra pun memilih mengganti baju nya dengan kaos oblong dan celana pendek yang dia berikan kepada Rinda tapi tidak Rinda pakai.


Andra melihat Rinda tidur dan diselimut sampai menutupi lehernya.


Andra mendekat,Andra merebahkan tubuhnya disamping Rinda...dia masuk kedalam selimut yang sama dengan Rinda.


Andra membayangkan Rinda yang hanya memakai kaos oblong nya yang kebesaran di badan Rinda,tapi tampak begitu menggoda untuk Andra...kalau kaos nya terangkat pasti celana dalam Rinda.paha Rinda akan tampak nyata.Andra ingin sekali menarik selimutnya dan melihat pemandangan itu.


tapi niat nya dia urungkan....dia lebih memilih tidur berhadapan dengan Rinda dan dengan puas memandang wajahnya.


iya Wajah gadis nakal yang sudah menarik perhatiannya dari awal pertama mereka bertemu.Andra tersenyum sendiri.


Kemudian Andra mengusap rambut Rinda.mengusap ngusap pipi Rinda dengan jarinya.lalu menyentuh bibir Rinda dengan jempolnya.


"Mas tidak akan pernah bisa marah sama kamu" gumam Andra sambil tersenyum.


Kemudian Andra mendekati Rinda dan mencium kening Rinda cukup lama.


Rinda bergerak dan merangkul leher Andra dengan sebelah tangannya.


"peluk" Rinda berbicara manja sambil memejamkan matanya


"dia mimpi apa memang belum tidur??"gumam Andra.


Andra melepaskan tangan Rinda dari lehernya.dan ternyata memang Rinda hanya mengigau.


"Tidur Draaaa ...tidurrrr" gumam Andra menenangkan jiwanya.


Andra terus menatap wajah Rinda yang ada dihadapannya.kemudian memejamkan matanya.


Andra membiarkan belalainya yang melambai lambai tidur sendiri.


.


.


.


.


.


.


.


like.vote dan komentar ya...i love you all🤭🤭🤭

__ADS_1


__ADS_2