Hey Polisi,Razia Aku!!!

Hey Polisi,Razia Aku!!!
A&R 50


__ADS_3

"sebaiknya kami tinggalkan kalian berdua...mungkin banyak hal yang ingin kalian bicarakan" Mamah Sofia dan Papah Wijaya meninggalkan Mahfud dan Ayu


"Apa kabar kamu???kemana kamu selama ini?? "


"kabar aku baik...aku ada di Jakarta" jawab Mamah Ayu sambil tersenyum kepada Mahfud.


"kenapa kamu disini?apa kamu sengaja menghadiri pernikahan anaknya Wijaya dan Sofia?"


"jadi Wijaya belum memberitahu Mahfud kalau anak mereka menikah dengan anak aku dan Bastian" gumam Mamah Ayu


"Aku....." Ucapan Mamah Ayu terhenti sejenak...


"Iya aku sengaja datang kesini"


"Apa kamu sudah menikah??apa kamu sudah punya anak???....Akkh mana mungkin belum" Mahfud menjawab sendiri.


"Ayo ceritakan tentang hidup mu Yu...kemana kamu selama ini...saat Bastian menikah dengan Riska aku mencarimu" dengan Reflek Mahfud meraih tangan Mamah Ayu yang duduk berhadapan dengannya.


"Aku....Aku...."


"Kenapa Yu...?bicaralah....."


"Apa yang sedang kalian lakukan??"...tiba-tiba Bastian didampingi Aryo sudah berdiri diantara Mamah Ayu dan Mahfud...Mahfud masih menggenggam tangan Mamah Ayu.


"Singkirkan tanganmu dari tangannya" ucap Bastian tanpa melihat Mahfud.


Mahfud dibuat bingung...bahkan Mamah Ayu menundukan kepalanya.


"Ada hubungan apa kamu dengan Ayu?" tanya Mahfud


"dia istriku!!!!"


"apa maksud kamu??lalu Riska??kamu jangan mengarang cerita Bas ..."


"katakan yang sebenarnya kepada Mahfud" Papah Bastian berbisik ditelinga Mamah Ayu.


"dia su-....su-...suami siriku" ucap Mamah Ayu terbata dan menahan air mata agar tidak terjatuh dari matanya..sambil memegang dada dan memalingkan wajahnya.


"tatap mataku Ayu" ucap Mahfud.


"Ayu...." Mahfud memanggil lagi.


"dari dulu kamu tidak bisa mendapatkan dia"..sekarang dia istriku" ucap Bastian dengan menyilangkan tangannya di dada.


"Ayu...." Mahfud memanggil Mamah Ayu agar mau melihat ke arahnya.


"Mamah Ayu...melihat ke arah Mahfud..air mata nya tidak bisa dibendung lagi...Mahfud melihat air mata Mamah Ayu dan gurat kesedihan di wajah Mamah Ayu...


Mahfud langsung berdiri dan.......buuuuggggg buggg...buggg...Mahfud menonjok kedua pipi Bastian dan perut Bastian..


"Apa yang sudah kamu lakukan kepada Ayu!!! kalau kamu tidak bisa membahagiakannya lepaskan dia!!!! aku akan lebih membahagiakannya"


Bastian berdiri dan buug...buuuggg..buuugg....tonjokan yang sama mendarat di pipi dan perut Mahfud.


"Aku tidak akan pernah melepaskannya...." ucap Bastian..


Aryo langsung menahan Bastian...


"ini ditempat umum...tolong hentikan Bas" bisik Aryo.


Mamah Ayu berlari meninggalkan keduanya.


"jauhi istriku!!!" Bastian Mengarahkan telunjuknya ke wajah Mahfud.


Papah Mahfud hanya tersenyum sinis...


Bastian meninggalkan Mahfud dan berjalan diikuti Aryo meninggalkan Mahfud yang masih berdiri ditempatnya.


"Wijaya dan Sofia pasti tahu semuanya.Ayu bersama Sofia tadi" gumam Mahfud.


-----


"tolong cari keberadaan Ayu....dimana dia menginap" ucap Bastian kepada Aryo.


Aryo terlihat mengotak ngatik ponselnya.


disemua hotel tidak ada pengunjung yang ceck in atas nama Ayu.


"ada juga hotel yang di sewa oleh keluarga Wijaya"


"Iya anak Wijaya akan menikah hari ini"


"Bukannya putrinya Ayu juga menikah hari ini??" tanya Aryo.


"bukan menikah...tapi resepsi...menikahnya sudah kemarin di Jakarta." ucap Bastian tanpa curiga.


Bastian menghubungi Mamah Ayu.


"Dimana kamu???aku perlu bicara...temui aku di tempat tadi...aku tunggu diparkiran Resto!!!"


Mamah Ayu menyimpan ponselnya...dia tampak berfikir sejenak dan langsung menuju Bastian.


Mamah Ayu celingukan saat sudah berada di Resto pesisir pantai Kuta mencari keberadaan suaminya.


tiba-tiba ada yang menarik tangannya dan memaksa mamah Ayu masuk ke mobil..Mamah Ayu hanya menurut saja karena yang menariknya Bastian.


Bastian sudah duduk dikursi kemudi dan membawa Mamah Ayu.


ternyata Mamah Ayu dibawa kesebuah tempat yang sepi...masih dipinggir pantai Kuta.


"Apa yang ingin kamu bicarakan??"

__ADS_1


"kenapa kamu bisa bersama Mahfud.."


"Aku tidak sengaja bertemu dia"


"Kamu mencintainya"


"pertanyaan bodoh"


"aku tidak suka kamu dekat-dekat dengan Mahfud"


"ganti topik pembicaraan kita...tidak mau kah kamu tahu tentang Rinda anak kita"


"dia tidak begitu penting..bukannya sudah ada keluarga yang memungutnya..."


"malam ini resepsi pernikahannya"


"Aku harus menemani Riska menghadiri pernikahan anak sahabatnya...aku minta kamu jauhi Mahfud!!!"


"Aku tidak pernah memintamu menjauhi Riska..."


"apa maksudmu??"


"kamu boleh bersama Riska...lepaskan Aku"


"jadi benar kamu ada apa-apa dengan Mahfud???"


"aku dan Mahfud tidak ada hubungan apa-apa..selama 21 tahun aku kamu kurung di rumah mewahmu..mana mungkin aku ada hubungan dengan laki-laki lain..aku dan Mahfud baru bertemu tadi.


"kenapa dia menggenggam tanganmu??"


"dia hanya menanyakan kabarku..."


"kalau aku tidak datang kamu tidak akan mengakui kalau kamu istriku bukan???"


"aaakkhh sudah lah Bastian...aku cape...aku muak dengan kehidupan yang kamu berikan.bukannya kamu yang selalu menyuruhku menyembunyikan status kita..sekarang aku minta cerai!!!!!" Mamah Ayu berteriak


"plakkk...tamparan keras di pipi Mamah Ayu. ."sejak kapan kamu berani berteriak kepadaku!!!"


"Rinda sudah memiliki kehidupan sendiri...aku selama ini bertahan demi Dia.sekarang tidak ada alasan aku untuk tetap bertahan bersama kamu Bastian!!!!" Mamah Ayu menyebut nama Bastian.


"jadi begini kelakuan mu setelah bertemu Mahfud" Bastian mencengkram kedua pipi Mamah Ayu."


"tidak ada hubungannya dengan Mahfud"


"jadi apa maumu??"


"ceraikan aku"


"dengar Ayu...aku hanya mengatakannya sekali...mulai hari ini kamu aku ceraikan!!!aku talak tiga kamu... kuharamkan tubuh ku menyentuh tubuhmu!!!! Bastian melepaskan cengkramannya.


Mamah Ayu keluar dari mobil Papah Bastian dan membanting pintu cukup keras.


Mamah Ayu naik ojeg dan kembali ke hotel yang tidak jauh dari lokasi Mamah Ayu ngobrol dengan Bastian.


"Ayuuuuu...!!!" Bastian berteriak


tiba-tiba poselnya Bastian berdering...


"Papah dimana??...Siska dan Rangga mengajak kita pergi sama-sama ke acara pernikahan Anak Wijaya"


"Papah segera kesana"


Bastian kembali ke hotel dimana dia dan anak juga menantunya berada.


Aryo sudah menunggu di lobi hotel.."Ibu Riska sudah menunggu"ucap Aryo yang tidak di gubris oleh Bastian..


"Bas...saya ijin menemani Mirna ke undangan Anak Wijaya"


"Pergilah...kita akan bertemu disana!!" ucap Bastian tanpa melihat ke arah Aryo.


----


hotel tempat keluarga Wijaya


"Ayu...kamu dari mana??kita sudah siap semua...ucap Mamah Sofia yang sudah menunggu dikamar Mamah Ayu..perias sudah menunggu Mamah Ayu juga.


"sebaiknya aku segera siap-siap..ucap Mamah Ayu.


"Apa yang terjadi??" Mamah Sofia menahan pergelangan tangan sahabatnya..


Mamah Ayu segera memeluk Mamah Sofia.


"ini hari bahagia anak kita...aku hanya terharu"


Mamah Sofia mengelus punggung Mamah Ayu..Mamah Sofia yakin..bukan karena itu Mamah Ayu menangis.


"Anak-anak sudah berangkat ke lokasi resepsi...ayo cepat siap-siap." ucap Mamah Sofia dan diangguki Mamah Ayu.


--------


lokasi Resepsi pukul 18.50


Andra dan Rinda sudah siap duduk di pelaminan...entah apa yang mereka bicarakan..yang terlihat Andra dan Rinda kadang tersenyum..kadang tertawa lepas...kadang saling genggam..kadang saling cubit...aaah pkoknya bikin iri yang melihat.


Mamah Ayu sudah cantik berbalutkan kebaya modern yang sama dengan Mamah Sofia.


Mamah Sofia didampingi Papah Wijaya..sedangkan Mamah Ayu ditemani Ibu Panti masih duduk di kursi VVIP belum bernajak kepelaminan..karena tamu undangan mulai diijinkan masuk pada pukul 19.00.


pihak catering sudah siap menyajikan berbagai macam sajian kuliner dari sabang sampai merouke...semua jenis makanan ada disana termasuk makanan has luar negri.


dekor gedung nuansa gold...semua tampak sempurna.

__ADS_1


ini menjadi resepsi pernikahan termewah dan termegah mengalahkan resepsi Rangga dan Siska.


Bahkan untuk souvenir ada doorprize sebuah mobil honda jazz untuk yang beruntung.


lokasi gedung menghadap ke pantai..setiap tamu undangan bisa melihat pantai di balik kaca gedung..


Balkon yang terbuka mengarah langsung ke arah pantai di buat untuk tempat duduk VVIP..romatis bukan.


Mahfud sengaja datang lebih cepat karena ingin menemui Sofia dan Wijaya sebelum semua tamu undangan datang.


Mahfud melihat di pelaminan baru ada sepasang pengantin.dia juga masuk atas ijin Wijaya..karena tamu undangan sebenarnya belum diijinkan masuk..masih kurang 10 menit lagi.


"Ayu... kamu sudah disini??" tanya Mahfud. saat sudah ada di meja VVIP.Bahkan Mahfud langsung menarik kursi dan duduk disamping Mamah Ayu.


"iya..." ucap Ayu.


"apa yang terjadi kemarin??aku sangat khawatir,apa dia menyakitimu??" tanya Mahfud tanpa sadar disana bukan hanya mereka berdua


"tidak terjadi apa-apa..sudah lah...jangan dibahas lagi...ini hari bahagia Wijaya dan Sofia " Ayu menarik nafas panjang dan tersenyum.


Mahfud sangat lega melihat Ayu tersenyum ke arahnya.


kini Mahfud menatap Wijaya dan Sofia.


"Mana Besan kalian?" tanya Mahfud kepada Wijaya dan Sofia.


"Besanku ada disampingmu!!!"


"apaaaa!!!!" Mahfud membulatkan matanya..dan melirik ke arah Ayu.


Ayu hanya menganggukan kepalanya dan tersenyum


Mahfud melirik ke arah Wijaya...Wijaya hanya mengangkat bahu nya.


Mahfud kemudian melirik ke arah Sofia.


Sofia malah tersenyum sambil menaik turunkan alisnya.


"jadiiii...apakah menantumu anak Bastian??" tanya Mahfud kepada Wijaya.


"iya....anak yang terbuang"


"Mahfud diam sejenak mencerna ucapan Wijaya...iya Bastian selalu mengatakan Siska putri Bastian yang kini menjadi Menantunya adalah anak tunggalnya.


"apa yang sudah kalian bertiga sembunyikan??"


"tidak ada yang kita sembunyikan" ucap Wijaya santai.


"Ayu...apakah Bastian tahu bahwa anak kalian menikah dengan anak Wijaya??"


"tidak...dia tidak peduli dengan anak dari mantan istri simpanannya" ucap Ayu


"apaaaa??mantan??" ucap Mahfud.Wijaya.dan Sofia serempak.


Apalagi ibu panti yang langsung menutup mulutnya tak percaya.


"kemarin aku ditalak tiga oleh Bastian" ucap Ayu


Mahfud tersenyum penuh kemenangan sambil melirik ke arah Wijaya.


"keajaibanmu telah tiba" ucap Wijaya.


"kamu banyak hutang penjelasan kepada ku Wijaya"


"nanti kita lanjutkan obrolan kita..." Wijaya menepuk bahu Mahfud.


pintu tamu akan segera dibuka...bapa ibu harap segera ke pelaminan menemani kedua mempelai..


tiba-'tiba ucap Salah satu petugas Wedding organizer menghentikan obrolan mereka.


"Mamah Sofia dan Papah Wijaya segera menuju pelaminan...disusul Ibu Panti dan Mamah Ayu..


tapi langkah Mamah Ayu tertahan karena pergelangan tangannya ditahan Mahfud


"ini memang bukan saat yang tepat membicarakannya...tapi harus kamu tahu Ayu...rasa itu tak pernah hilang"


Mamah Ayu tersenyum..."beri aku waktu menyelesaikan masa iddah ku" ucap Mamah Ayu melepaskan genggaman Mahfud dan menuju pelaminan menemani putrinya.


Papah Mahfud tersenyum bahagia...


.


.


.


.


.


.


.


jangan lupa vote...votee...like...dan komantar


i love you all


makasih dukungannya untuk Andra dan Rinda💋🍭


nanti malam lanjut kelanjutannya...maaf yaaaa belum sampai ke season malam pengantin...hehehe...alon alon asal kelakon🤭🙏🙏🙏

__ADS_1


"


__ADS_2