
pagi hari rumah Dinas pukul 05.00
Rinda sudah bangun dan menyiapkan sarapan untuk Andra juga dirinya.
dia juga sudah menyiapkan baju couple dengan Andra yang dia ambil di butik Mamernya.
setelah selesai membuat sarapan Rinda menuju kamar mandi,saat sudah dikamar mandi Rinda merasa melupakan sesuatu dan kembali lagi ke kamar.
"Mas...Mas bangun" Rinda berbisik ditelinga Andra.
Andra sebenarnya sudah bangun tapi Andra ingin lihat sejauh mana Rinda membangunkannya.
"Mas bangun sudah siang" Rinda mencium bibir Andra dan menggigitnya.
"awwww" Andra langsung bangun saat bibirnya digigit Rinda.
Rinda langsung berlari saat Andra akan meraihnya.Rinda menjulurkan lidahnya saat Andra tidak berhasil meraih tubuh Rinda.
Rinda langsung masuk kamar mandi dan tidak mengunci pintunya.tak lama Andra pun masuk ke kamar mandi setelah membuka semua pakaiannya.dilihatnya tubuh Rinda yang sudah dipenuhi busa sabun.hingga menutupi bagian-bagian tertentu tubuh Rinda.
Rinda tersenyum saat Andra mendekatinya.Andra menyalakan shower dan membasahi tubuhnya.lalu meraih tubuh Rinda agar busa-busa ditubuh Rinda meluruh.
Rinda melihat milik Andra langsung berdiri saat tangannya menyentuh tubuh Rinda.
"Mas pengen??"
"iya sebentar ya,tadi malam kan engga"
dengan senang hati Rinda langsung memeluk Andra.
mereka berpelukan dan berciuman beberapa menit dibawah shower air yang masih menyala.
Andra membalikan tubuh Rinda hingga membelakanginya dan membiarkan Rinda berpegangan ke dinding tembok kamar mandi.
Rinda mengerti keinginan Andra,tanpa Andra memijtanya Rinda langsung membungkukan tubuhnya dan sedikit nungging.
Andra tersenyum karena Rinda selalu bisa diajak kerja sama untuk urusan yang satu ini.
acara mandi mereka cukup lama walau tidak seperti diranjang yang bisa sampai 2 jam.acara mandi mereka lebih lama 2x waktu mandi biasa.
setelah urusan dikamar mandi mereka keluar bersama-sama dan tersenyum bersama.
"Mas...sudah ijin ke atasan hari ini tidak dinas??"
"sudah...Azka juga sama ijin"
Rena sudah tahu kalau Kak Azka pacaran sama Nisa??"
"Mana Mas tahu.Rena hari ini di undang???"
"iya Rena diundang sama Lela.semua mahasiswa dari semua jurusan diundang oleh Lela."
Mereka ngobrol sambil menggunakan baju mereka.
Rinda memoleskan make up diwajahnya.menyisir rapi rambutnya.dan memberikan hiasan rambut disamping kiri nya.
Rinda mengambil kotak perhiasan yang menjadi mas kawinnya dulu.Rinda memakai satu set perhiasan yang belum pernah dia pakai.
penampilan Rinda sangat anggun dan terlihat berkelas.
Andra pun dibuat terkagum kagum melihat Rinda.yang hampir sama saat mereka akad nikah.
Andra langsung menarik pinggang Rinda dan hendak mencium bibir nya.tapi telunjuk Rinda langsung menghentikan bibir Andra yang hampir menciumnya.
"kenapa??" tanya Andra heran
"takut lipstik Rinda luntur."
"tinggal pakai lagi" ucap Andra langsung mencium dengan gemas bibir Rinda.
beberapa saat mereka saling berciuman.dan Andra melepaskannya karena kalau dilanjutkan miliknya tidak akan bisa dikendalikan.
__ADS_1
Rinda tersenyum saat melihat raut wajah Andra sudah berubah.
"Pasti pengen lagi" goda Rinda.
Andra hanya tersenyum dan mengelap bibirnya karena sedikit lipstik Rinda berpindah ke bibirnya.
"nantinaelesai resepsi Lela kita lanjutkan lagi" ucap Rinda.
Andra tersenyum mendengar ucapan Rinda dan sekilas mencium kening Rinda.
Rinda dan Andra telah siap menghadiri acara pernikahan Lela.
Rinda dan Andra datang lebih pagi sebelum tamu undangan datang,karena Rinda ingin menemani Lela saat akad nikah.
setelah beberapa lama akhirnya Rinda dan Andra sampai di hotel dimana Lela dan Irfan mengadakan akad dan resepsi.
Rinda menuju ruangan dimana Lela menunggu acara akad selesai.saat Rinda datang Nisa sudah bersama Lela.
sedangkan Andra dan Azka memilih duduk di kursi menyaksikan akad ijab qobul yang akan diucapkan Irfan.
skip🤭
setelah akad selesai.Lela dibawa keluar dari ruangan menemui Irfan.
disana Irfan sudah duduk didepan petugas KUA.Irfan dan Lela menadatangani buku nikah dan melakukan sesi foto.
setelah itu Lela dan Irfan menuju pelaminan untuk menerima tamu.
sedangkan Andra dan Rinda juga Nisa dan Azka duduk di kursi VVIP...tidak jaud dari pelaminan.
tamu-tamu undangan sudah mulai hadir.
Papah Wijaya datang Mamah Sofia.Papah Wijaya adalah sahabat kecil Papah Rio(Papahnya Lela)
sedangkan Bastian dan Riska hadir karena Papah Lela merupakan pengacara langganan Bastian jika perusahaannya tersandung masalah.
Mamah Ayu hadir ditemani Papah Mahfud karena Mamah Ayu diundang oleh orang tua Lela.
Mamah Riska menganggukan kepalanya saat bertemu Mahfud dan Ayu.
lain halnya Bastian yang langsung masuk kedalam tanpa melihat Ayu dan Mahfud.
Mahfud menggandeng tangan Ayu masuk juga.
didalam Mamah Sofia dan Papah Wijaya sudah duduk di kursi VIP.dan menganjak Mamah Ayu juga Papah Mahfud bergabung dengan mereka.
Bastian memilih duduk bersama tim pengacara dari Firma hukum Papahnya Lela yang sudah dia kenal.
sesekali Bastian mencuri pandanv kepada Mamah Ayu.
Bastian tidak tahu bahwa anak dan Istrinya sudah tahu siapa Rinda dan Ayu.
tak lama Rangga dan Siska datang.Rangga dan Siska memilih duduk bersama pasangan Rinda dan Andra.Azka dan Nisa.
Saat pertama datang yang dilakukan Siska adalah memeluk dan mencium Rinda sambil tersenyum.
Bastian yang melihat pemandangan tersebut memalingkan wajahnya.
"Rinda adik ku" ucap Siska.
"Kak Siska sudah tahu??"
"Iya..."Ucap Siska sambil menggenggam tangan Rinda dan mengusap kepala Rinda
Rinda memeluk kembali Siska.Andra,Rangga,Nisa dan Azka ikut terharu melihat pemandangan tersebut.
"Kak doakan Rinda cepat hamil" Rinda menyentuh perut Siska.
Siska mengagukan kepalanya sambil tersenyum.
kini mereka semua menikmati hidangan yang disediakan di Meja sambil menunggu acara bersalaman dengan kedua mempelai pengantin.
__ADS_1
Lucky dan Sesil duduk di meja keluarga yng sudah disediakan.Sesil melihat Azka yang duduk bersama Nisa.Sesil mengerutkan keningnya saat melihat Azka merangkul Nisa lalu mencium kepala Nisa.
"Apa mereka pacaran??" gumam Sesil.Rena harus tahu" gumam Sesil.
saat Sesil akan mengirimkan foto kepada Rena,Lucky meraih ponsel Sesil.dan mengajak Sesil untuk berfoto dulu bersama Lela dan Irfan menggunakan ponselnya.
"ayo foto dulu.Ponsel Kakak lagi dicharger ucap Lucky."
Lela yang melihat Lucky juga Sesil tersenyum.Sesil memang sahabat Rena.tapi Grup kolang kaling tidak pernah punya masalah dengan Sesil.jadi Lela tidak terlalu mempermasalahkan walaupun Sesil berpacaran dengan Lucky.
setelah puas berfoto,Lucky dan Sesil kembali duduk.Sesil lupa dengan niat awalnya dan malah mengobrol dengan Lucky dan keluarga Lucky lainnya.
tak berapa lama WO membacakan nama-nama keluarga untuk bersalaman dan sesi foto.
kemudian tiba saatnya sahabat-sahabat Lela untuk salaman dan sesi foto.
Rena dan teman kampus lainnya hadir saat sesi foto sahabat-sahabat Lela.
Rena membulatkan matanya saat dipelaminan dia melihat laki-laki yang menikahi Lela benar-benar Kak Irfan yang pernah sangat dia taksir saat sekolah.Rena juga melihat Andra yang melingkarkan tangannya dipinggang Rinda.dan tak kalah membuatnya shock saat melihat Kakaknya Azka menggenggam tangan Nisa.
WO menyuruh 3 pasang dipelaminan untuk bergaya bebas untuk foto selanjutnya.saat gaya bebas Irfan mengangkat tubuh Lela.Andra mencium pipi Rinda,dan Rinda terlihat seperti kaget saat dicium.sedangkan Azka mengangkat genggaman tangannya ditangan Nisa ke atas sambil melemparkan tawa.
Sesi foto sahabat-sahabat Lela menjadi tontonan dan sorak soray tamu yang hadir.
Rena tak mampu melangkahkan kakinya.untuk masuk ke acara resepsi nikahan Lela.dia memilih kembali kerumahnya.
Rena sangat kesal saat orang-orang terdekatnya bahagia bersama geng kolang kaling.bahkan sahabatnya Sesil sudah menjadi pacar Lucky Kakaknya Lela.
dia juga melihat Kakak nya bermesraan dengan Nisa.tidak mungkin kalau hanya teman.
dasar Azka...Kakak kurang ajar!!! ucap Rena saat sudah berada di mobilnya.
gue benci kaliaaaan kolang kaling!!!!! teriak Rena.
Rena berteriak dan menangis di mobilnya.
guaaaa benciiiii kalian semua...kenapa kalian merebut semua orang yang gue sayangaaaangiii!!!
brengsek brengsek brengsek!!!!! Rena memukul mukul stir mobil nya.
kembali ke acara nikahan Lela.
tiba saatnya semua tamu undangan untuk memberikan selamat kepada pasangan Lela dan Irfan.
di acara resepsi Lela.Bastian memilih menghindari kedua sahabatnya Wijaya dan Mahfud.
Bastian memilih memberi ucapan kepada pasangan pengantin setelah Wijaya dan Mahfud.
Bastian melihat tangan Mamah Ayu yang terus digandeng oleh Mahfud saat menuju pelaminan.Mamah Riska melihat arah pandangan Bastian.
Mamah Riska hanya tersenyum getir melihat kenyataan apa yang dilihat suaminya.
"mungkin memang perasaanmu lebih besar kepadanya" gumam Mamah Riska.
"Papah Wijaya dan Papah Mahfud tidak terlalu mempedulikan Bastian.merekapun memilih mengacuhkan Bastian.karena kalau mereka berbaik hati kepada Bastian maka Bastian akan lebih sombong lagi.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
like vote dan komentar yaaaa...💋💋💋🤸♀️🤸♀️💃💃💃terimakasih yang selalu setia dengan pasangan terhot Andra dan Rinda.🤭🤭🤭