
Andra dan Rinda juga Mamah Sofia sudah berkumpul di meja makan dan sarapan.
" Kamu hari ini ke perusahaan ??"
" ke Polres Mah"
" Kata Papah banyak dokumen yang harus kamu tanda tangani "
" Biar nanti Andra suruh Grace bawa kesini dokumen - dokumennya" ucap Andra.
" Bukannya tadi malam kamu dinas malam, berarti sekarang lepas dong "
" Lagi ada kasus yang Andra tangani Mah, mungkin Andra akan lebih disibukan di kantor Polisi " ucap Andra
" Tambah betah dong ada Polwan cantik " ucap Rinda menggigit roti nya dengan sangat keras.
" Uuuhuk uhukkk " Andra sambil tersedak.
Mamah Sofia hendak memberikan air kepada Andra tapi langsung di rebut Rinda dan ditengak habis oleh Rinda.
" Biarkan saja Mah, dia hanya pura - pura tersedak " ucap Rinda.
Mamah Sofia sampai terkekeh melihat Andra dan Rinda.
" Minum Yank " ucap Andra sambil batuk batuk meminta minum kepada Rinda.
Rinda memberikan sedikit sisa minumnya dan langsung ditengak habis oleh Andra.
" Anak mamah so tampan nih Mah "
" Memang Mas tampan ko "
" Awas saja kalau ketahuan macam - macam di luar jam dinas, Rinda tidak segan memporak porandakan kantor kamu Mas, agar kamu tidak bisa berangkat lagi ke kantor polisi. " ucap Rinda sambil menusukan garpunya pada stik daging yang ada di piring nya.
" Iiiih serem amat istri kamu Dra " ucap mamah Sofia sambil terkekeh."
" Nanti Andra jinakan lagi Mah " ucap Andra
Rinda mendelikan matanya. Tak lama Papah Wijaya sudah ada di rumah Andra dan Rinda.
" Kebetulan nih, Papah bisa ikut sarapan bareng. " ucap Papah Wijaya yang baru datang.
" Pah" ucap Mereka bertiga serempak.
" Cieee kompak nih nyambut Papah " ucap Papah Wijaya mencium Mamah Sofia sekilas dan duduk bergabung bersama.
" Nak mantu papah bagaimana sudah baikan??".
" Sudah Pah, tapi anak Papah nih nakal " ucap Rinda menunjuk Andra dengan ujung matanya
" Jewer saja kalau nakal " ucap Papah Wijaya sambil menerima sarapan yang diberikan Mamah Sofia.
" Hari ini kamu harus keperusahaan, banyak pekerjaan yang harus kamu selesaikan dan beberapa dokumen penting membutuhkan tanda tangan kamu "
" Suruh Grace kesini Pah untuk nganterin dokumennya."
" Emmmhh ngomong saja pengen ketemu Grace" ucap Rinda yang membuat Mamah Sofia dan Papah Wijaya tertawa.
" Aduh Yank, Grace kan sekertaris Mas. Dia juga disuruh kesini, kerumah kita. " ucap Andra.
" Emmmhh hati - hati sama ibu hamil " ucap Papah Wijaya.
Andra langsung terdiam dan tidak ingin berdebat lagi dengan Rinda.
Rinda memicingkan matanya ke arah Andra, Andra tersenyum kepada Rinda dan mengedipkan satu matanya.
" Iiih amit - amit jabang janin " ucap Rinda.
" Jadi kapan kamu ke perusahaan Dra??"
" Tidak tahu Pah, hari ini saja Andra harus ke Polres. Masih ada kasus yang harus Andra selesaikan."
" Kasus dibikin alasan " celetuk Rinda yang membuat Papah Wijaya dan Mamah Sofia tertawa geli.
" Besok Rinda mau kerja lagi, kalau cuma diam di rumah pikiran negatif rinda muter terus disini nih" Rinda memutarkan jari telunjuk diatas kepalanya.
" Ya sudah mulai besok kamu boleh kerja " ucap Andra.
Mamah Sofia dan Papah Wijaya sudah selesai sarapan. Papah Wijaya pamit keperusahaan sedangkan Mamah Sofia pamit mau ke butik nya.
" Jaga emosi Istri kamu " ucap Papah Wijaya menepuk bahu Andra.
__ADS_1
" Siap Pah "
" Sayang hati - hati ya, jangan terlalu cape. Kalau bisa kalian cari ART"
" ART nya yang cantik ya Mah, biar Rinda ada saingan " ucap Rinda yang membuat Mamah Sofia geleng - geleng kepala dan tersenyum gemas kepada anak mantunya yang merajuk karena cemburu.
" Ya udah deh, Mamah sama Papah pergi dulu ya" Mamah Sofia dan Papah Wijaya meninggalkan Andra dan juga Rinda di kediaman mereka
Sepeninggalan Orang tua Andra.
" Sayang Mas tidur dulu ya, bangunkan Mas pukul 09.00 "
" Hemmm " jawab Rinda. sambil nonton Tv diruang keluarga. Andra menuju lantai dua ke kamarnya.
Andra sudah menjatuhkan tubuhnya di ranjang tempat tidurnya.
Jam baru menunjukan pukul 08.00, Rinda melihat berita penyergapan yang dilakukan polisi di hotel xxx.
Rinda juga melihat Mas Andra tertangkap camera saat keluar hotel yang sudah terbentang garis polisi.
" Wuiiiisss suami ku masuk TV " ucap Rinda.
" Ahahahaha Azka sama siapa tuh cewek seksoooyyy " Ucap Rinda terkekeh sambil mengambil ponsel dan mengambil foto berita tersebut lalu mengirimnya di grup kolang kaling.
Tak lama ponsel Rinda berdering,
Nisa calling...
" Hahahaha cemburu dia " gumam Rinda.
" Apa woy??"
" Mas Andra sudah balik???"
" Udah tadi pagi jam 04.00"
" Azka malah tidak bisa di hubungi"
" Tidur paling, Mas Andra juga tidur "
" Nelpon ke rumah nya malah si Rena yang jawab, gue langsung putuskan sambungan teleponnya."
" Langsung hujan angin kalau Gue bisa akur sama si Renata" ucap Nisa yang membuat Rinda terkekeh.
" Your enemy my enemy " ucap Nisa kemudian yang membuat Rinda makin terkekeh.
" Emmhh Elu emang best friend"
" Mas Andra hari ini dinas??"
" Iya jam 09.00 dia minta di bangunin".
" Gue mau makan siang sama Azka, tapi feelling gue ga enak dari tadi malam. tambah Lu kirim foto di berita barusan. Siapa cewek seksoy tadi ??"
" Meneketehe" jawab Rinda.
" Kayanya Polwan ya" ucap Nisa yang membuat Rinda mikir keras.
" Aaakh bener pasti Polwan, gue mikir nya itu karyawan hotel " ucap Rinda
" Ya elah masa bisa jalan bareng sama Azka dan Mas Andra "
Udah dulu ya Nis, ucap Rinda mengakhiri teleponnya.
Tadinya Rinda mau menggoda Nisa, tapi setelah nisa mengucapkan kata Polwan dia jadi penasaran sesuatu.
Rinda berlaru menaiki anak tangga sampai lupa kalau dia sedang hamil.
" Mas bangun !!!!" ucap Rinda sudah duduk di atas tubuh Andra, tepatnya diatas bagian inti tubuh Andra
" Mas bangun !!!" Rinda menggerak gerakan pinggulnya .
Andra baru saja mau terlelap tapi Rinda sudah menganggu nya.
" Apa Yank, Mas kan bilang bangunkan jam 09.00"
" Bangun sekarang pokoknya bangun " ucap Rinda sambil membuka paksa mata Andra dengan jari tangannya.
Andra memegang pergelangan tangan Rinda dan bangun. Rinda masih terduduk di pangkuan Andra. Andra menyimpan kepalanya di dada Rinda.
" Mas ngantuk Yank, bener - bener ngantuk" ucap Andra dan tangannya memegang bokong Rinda.
__ADS_1
" Mas lihat dulu ini " Rinda mengangkat kepala Andra yang ada di dadanya dan memperlihatkan ponselnya.
" Ini Polwan bukan ??"
Andra melihat foto yang Rinda ambil saat berita televisi menyiarkan berita penyergapan di hotel xxx.
" hemmm "
" hemmm apa??? Iya bukan ??"
" Iya itu polwan " jawab Andra memejamkan mata kembali dan menyimpan kembali kepalanya di dada Rinda.
Rinda yang duduk di pangkuan Andra langsung melingkarkan kakinya dipenggang Andra dan menggepitnya.
Andra yang merasa Rinda menjepit pinggangnya langusng membuka mata kembali
" Apa??"
" Dia yang cium kamu ???"
" Iya " jawab Andra.
" Huaaaaaaa....huaaaa kurang ajar " Rinda menjambak rambut Andra dan memutarkan kepala Andra.
" Aaaw Yank sakit, Andra memegang tangan Rinda yang ada di kepalanya.
" Pantas mau saja di cium sampai tiga titik lokasi. disini, disini, disini " tunjuk Rinda di area leher pipi dan telinga Andra
" Kan udah Mas bilang cuma Akting " ucap Andra dengan santai.
" Aaahhh tapi Mas ga bilang Polwan nya secantik ini " ucap Rinda kemudian.
Andra langsung menggulingkan Tubuh Rinda yang ada dipangkuannya, menguncinya dengan tangan dan kaki di bawah tubuhnya.
" Kamu tetap yang paling cantik " ucap Andra saat mereka saling tatap. Dan Andra langsung menjatuhkan kepalanya di leher Rinda.
" Mas ngantuk Yank "
" Pokoknya lain kali tidak ada lagi ciuman - ciuman walaupun sebatas akting."
" Hemmm " jawab Andra sambil memejamkan matanya.
Rinda mendorong tubuh Andra yang ada di atas tubuhnya sampai Andra terlentang.
Rinda mengambil kembali ponselnya dan memperhatikan wajah polwan tersebut dengan seksama.
" Aku harus ikut ke Polres hari ini, harus kenalan nih sama Polwan " ucap Rinda yang masih berbaring di samping Mas Andra yang sudah terlelap.
" Awas saja kamu macam - macam" ucap Rinda sambil mencengkram bagian inti tubuh suaminya.
Andra yang terlihat sudah terlelap tidak merespon cengkraman Rinda.
Rinda meremasnya sedikit agar Andra meresponnya.
" Jangan kencang - kencang Yank, nanti telor nya pecah " ucap Andra yang benar - benar tidak bisa tidur karena di ganggu Rinda.
" Hari ini Dedek Janin pengen ikut ke Polres"
" Hemmmmm"
.
.
.
.
.
.
Like
Vote
Komentar
Gemes deh sama Rinda, pengen nampol🤪🤪🤪🤸♀️🤸♀️🤸♀️🤸♀️🤸♀️🤸♀️
Untung Mas Andra super duper sabar.
__ADS_1