
Resepsi baru selesai ...dari jadwal selesai pukul 23.00 kenyataan baru selesai pukul 01.00
"Mahfud dan Mamah Ayu masih mengobrol dengan Mamah Sofia dan Wijaya.rencana besok mereka akan mengadakan pertemuan kembali mengulang masa-masa sekolah"
"Pah...Andra dan Rinda kembali ke hotel duluan" pamit Andra.
Wijaya dan Sofia juga Mahfud dan Ayu belum menjawab pamit Andra...Andra telah berlalu begitu saja.
"Andra menarik lengan Rinda agar berjalan lebih cepat keluar dari gedung resepsi.
"Mas...kenapa buru-'buru...?"
"melanjutkan tadi yang tanggung"
Rinda langsung tersenyum dan mengikuti langkah Andra..Andra memilih mengemudikan mobilnya tanpa supir.
didalam mobil
Andra membuka jas nya dan hanya kemeja yang dia lipat bagian tangan dan dia buka dasi juga satu kancing nya.
Rinda seperti biasa mengalungkan lengan kanannya dileher Andra.
sesekali Rinda mengecup pipi kiri Andra dan tersenyum
"Mas...pengen ya??"
"sangat"
Andra meraih lengan kiri Rinda dan mengarahkan kepada miliknya.
"dia sudah bangun" ucap Andra tanpa jaim-jaim lagi.
Rinda menyentuhnya dan memang sudah mengeras.
"Mas...Rinda takut.."
"katanya pengen..kenapa jadi takut...Mas sudah lama menahan hasrat ini.kamu selalu menggoda Mas...sekarang pembalasan Mas sama kamu" Andra melirik Rinda sekilas.
Rinda menyeringai membayangkan malam pengantinnya.
sampai di hotel.
Andra benar-benar menarik tangan Rinda agar mereka lebih cepat sampai kamar mereka.
setelah dikamar Andra membuka seluruh baju Rinda. nafsu nya sudah di ubun-ubun.
"Mas mandi dulu...."ucap Rinda menatap Andra yang ngos-ngosan melucuti pakaiannya.
Andra tidak mendengarkan Rinda dan dengan sigap membuka seluruh pakaian Rinda.yang tersisa tinggal dalaman.
Rinda terkekeh geli melihat wajah Andra yang penuh nafsu.
"dia semakin ganteng dan menggoda saat dikuasai nafsu" gumam Rinda
"Biasa saja dong Mas wajah nya..." Rinda masih menggoda Andra.
Andra mencium bibir Rinda yang mengejeknya.
eeemmmmmhhh....Rinda membalas ciuman Andra.dengan masih berciuman tangan Rinda membuka seluruh kancing kemeja Andra dan membantu Andra melepaskannya.
kini Andra sudah setengah telanjang .
kerja sama Rinda membuat nafsu Andra makin memuncak.
detak jantung Andra berdebar semakin kencang di iringi naluri hewaninya yang semakin liar.
Rinda membuka gesper celana Andra dan membuka pengait celananya juga menurunkan resletingnya tanpa melepaskan ciuman panas mereka.
kini celana panjang Andra telah jatuh.menyisakan celana dalamnya.
Tangan Andra menekan tengkuk Rinda agar ciuman mereka semakin dalam.tangan yang satu membuka pengait bra milik Rinda. kini ditubuh mereka hanya tersisa celana dalam.
kemudian Andra menggendong Rinda dan melemparkannya ke tempat tidur.
"wooooowwww srigala lapar nih." ucap Rinda saat terlempar ke ranjang.
Rinda menggeser badannya menjauhi Andra.Andra merangkak naik keatas tempat tidur dan menarik celana dalam Rinda dan melemparkannya.
kini Rinda sudah dalam keadaan polos.
" hehehehehe malu Mas." Rinda menutup dada dan bagian sensitif dengan tangannya saat Andra menatapnya.
Andra langsung menindih Rinda.
"Mas...Mandi dulu yuk Mas., lengket."ucap Rinda saat Andra sedang asik mencumbu leher nya dan merema* payudaranya.
Andra tidak merespon ucapan Rinda.dia makin mendengus dengus disekitar dada Rinda dan memberi tanda tanda jejak kecupannya disekitar payudara Rinda.
perlakuan Andra kini meluluhkan Rinda.
__ADS_1
" Maaaaas." Ucap Rinda memejamkan matanya saat mulut Andra menghisap puncak payudaranya.
"Aaaakhhh..."Rinda mendesah sambil memejamkan matanya.
Andra menghentikan isapannya lalu mendongakan kepalanya dan melihat wajah Rinda.
Dilihatnya Rinda memejamkan mata dan menggigit bibir bawahnya.
Rinda membuka matanya saat Andra menghentikan aktivitasnya dan melihat ke arah Andra di dadanya.
" Lagi...." ucap Rinda sambil menarik kepala Andra dan membenamkan wajah Andra ke dada nya.
Andra memberikan kecupan kembali dan menjilatnya.
" aaaahk lagi Mas.....terus." ucap Rinda.
"Mandi dulu aaaaah." ucap Andra sambil beranjak dari tubuh Rinda dan berdiri di pinggir ranjang saat merasa Rinda merespon sentuhannya.
"Maaaaaasssss!!!!" Rinda berteriak dan melemparkan bantal ke arah Andra.
Rinda melihat Adik Andra masih berdiri tegak dibalik celana pendeknya.
" Hahhahaa." Andra malah tertawa dan masih berdiri menatap Rinda dalam keadaan polos
Rinda langsung beranjak dari tempat tidur lalu mendorong Andra kembali hingga terlempar ke ranjang.
Rinda menarik celana yang masih tertinggal ditubuh Andra. sama seperti yang Andra lakukan tadi terhadapnya.
Andra terkekeh saat Rinda mendorong tubuhnya dan menarik celana dalam miliknya.kini mereka sama sama telanjang.
"wwooooowww" ucap Rinda melihat sesuatu yang berdiri tegak menantang saat Andra sudah terlentang ditempat tidur.
Ukuran nya Wow ayo kita buktikan durasinya berapa lama ucap Rinda langsung menduduki milik Andra.
"Ayo kalau bisa lakukan ." ucap Andra terlentang dan tangan dia jadikan Bantalan kepalanya.
Rinda menduduki milik Andra dan menggerak gerangkan pinggul nya.
"Ayo masukan." ucap Andra
"sebentar Mas..." ucap Rinda yang hanya mampu menggesek geseknya.
"Bisa tidak?" tanya Andra sambil terkekeh tertawa.
"sabar dong..." ucap Rinda yang merasa kesusahan memasukan milik Andra kepada miliknya.
"eeeemmmmhhhh" Rinda mendesah kembali saat ciumannya dibarengi remasan di sekitar dadanya.
mendengar desahan Rinda Andra langsung membalikan posisi.kini Rinda sudah berada dibawahnya.
Andra memulai lagi dari awal. dikecup nya kening Rinda, kedua pipi, hidung, dagu dan kemudian bibir.
cukup lama mereka berciuman.mulut mereka saling isap saling luma*.
Andra menyusuri leher dan teling Rinda, lagi-lagi Rinda mendesah.
"Aaahhh...Mas.."
Andra menciumi kedua dada Rinda meremas menghisap nya dengan kuat.
"aaaaaaaahhhhh" Rinda mendesah cukup keras dan mencengkram Kepala Andra.
Andra membuka kedua paha Rinda.
"Mas masukin ya.."
"iyaaaa cepetaaaaann!!!!" Rinda berteriak kesal karena Andra masih sempat-sempatnya meminta ijin. padahal nafsu mereka sama-sama berada di titik puncak.
Milik Andra sudah di arahkan kepada milik Rinda.
"kamu siap yank?? Mas akan masukan sekarang"
" Iya cepat Mas...oh my God...lama banget" ucap Rinda dengan gemas mendengar Andra meminta ijin kembali sangat menyebalkan.
kini Andra yang balik senyum melihat wajah Rinda dalam keadaan konak.
"Sedikit sakit yank"
" cepetan masukan Maaaaasss!!!" ucap Rinda yang merasa Andra masih mendiamkan miliknya belum dimasukan juga.
Andra sedikit -sedikit mendorong miliknya menekan milik Rinda.
" Masss sakit"Ucap Rinda sambil mencengkram punggung Andra yang berada diatasnya.
Andra mencium dan ******* bibir Rinda
" Sakit nya hanya sebentar, jangan berteriak, tahan. " Ucap Andra sebelum dia mencium kembali bibir Rinda.
"Andra terus berusaha menghentak hentakan tubuhnya agar miliknya bisa memasuki tubuh Rinda.
__ADS_1
cengkraman tangan Rinda semakin kuat dipunggung Andra. Malah bukan cengkraman biasa tapi menjadi cakaran kucing.
" eeeemmmhhh" desahan Rinda tertahan mulut Andra.
Andra terus berusaha menekan dan mendorong dengan kuat tubuhnya agar miliknya bisa masuk ke milik Rinda dengan sempurna.
"aaaaaaaaaahhhhhhh...sakiiittttt" Rinda berteriak melepaskan ciuman Andra dan mencengkram kepala Andra.
Andra melihat air mata diujung mata Rinda. nafas Andra masih tersengal begitupun Nafas Rinda.
" Sakit Mas..." Ucap Rinda menengadah kan kepalanya,memejamkan matanya dan membiarkan sedikit mulutnya terbuka mengambil nafas.
"ini belum apa-apa yank. baru masuk saja. mau lanjut atau sudah dulu??" tanya Andra mengelap keringat di kening Rinda.
" Lanjuutttt" ucap Rinda dan tersenyum.
tangan Andra meremas payudara Rinda dan menyusuri leher Rinda yang terbuka.
Andra mulai menggerakan badannya.miliknya mulai menghujam naik turun milik Rinda. perlahan tapi pasti. akhirnya bisa keluar masuk.terus dan terus seperti itu.
perlakuan Andra membuat Rinda membuka dan menutup matanya, badannya mengejang menerima setiap gerakan Andra.
Sedangkan milik Andra terus menghujam hujam milik Rinda.hentakan hentakan yang diberikan Andra membuat Rinda semakin mengerang. Rinda sudah mencapai puncaknya.
" Aaaaahhhh. Maaaassss " Rinda memejamkan matanya dan tangannya mencengkram kuat bokong Andra.
Rinda ngos ngosan, Dia sudah merasa tak bertulang. keringatnya sudah bercucuran. Sedangkan Andra belum menunjukan tanda tanda mencapai puncak kenikmatan.
Andra terus menghentak hentakan Miliknya.Rinda sudah pasrah membiarkan Andra melakukan apa yang Andra inginkan.
"Mas....."
"sebentar lagi sayang...."
"Maaasssss...aaawwww...Mas.."
Tahan Yank, sedikit la------gi. Andra memejamkan matanya dan "aaaaakkkkkhhhh. " Akhirnya Andra sampai dipuncaknya.
" Sakit Mas....."
" Sakit apa enak??"
" Dua-duanya" ucap Rinda dengan lemas.
" Mau lagi??"
" udah dulu." ucap Rinda.
"Andra tersenyum lalu menciumi tengkuk dan pundak Rinda."
Rinda balas tersenyum dan memejamkan matanya membiarkan Andra terus memeluk diatas punggungnya.
setelah beberapa menit perlahan menarik miliknya, Andra melihat ada sedikit darah dimiliknya.
Andra telah berbaring disamping Rinda. Rinda tersenyum dan mengeser tubuhnya kepelukan Andra dan menarik selimut menutupi tubuh mereka.
Rinda melirik jam sudah pukul 03.30
"sepertinya tadi ada yang ngajak mandi...mandi yuk" ajak Andra
" Masih lemas, sebentar lagi pagi Mas." Rinda menenggelamkan wajahnya di dada Andra dan memejamkan matanya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
🤪🤪🤪ngetik nya cape banget guysss...
like.vote dan komentar yaaa🤭🤭🤭🙏🙏maaf kalau malam pengantinnya kurang hot ..
🤸♀️🤸♀️🤸♀️🤸♀️🤸♀️🤸♀️🤸♀️
next episode besok ya🤗🤗diusahakan tiap hari update💋💋🍬
__ADS_1