
"Apa yang ingin Mamah bicarakan Mah...bicaralah..?"
"Siska sayang....." ucapan Mamah Riska terhenti saat Rangga memanggil Siska..
"sayang Ayo....pihak rumah sakit sudah mengijinkan Papah dipindahkan...Papah sudah masuk Ambulance" ucap Rangga.
"Mah...ayo..." Siska menarik tangan Mamah nya."
"kita pakai pesawat pribadi kan Mas? "
"Iya ..pakai pesawat perusahaan"
Siska.Mamah Riska dan Rangga telah masuk ambulance.
Siska menggenggam tangan Papah nya.
"Papah...cepat sadar..kenapa Papah jadi begini??"
sosok yang gagah walau diusia tidak muda lagi kini terbaring lemah.Siska terus menatap Papah Bastian
"Riska memperhatikan Siska...baru saja Riska ingin memberitahu bahwa Bastian memiliki anak lain dari wanita lain"
.
.
.
Siska menangis dan menciumi tangan Bastian....."Mas...Apa Papah akan sadar??!Siska belum puas bersama Papah....Siska kan besar di Jerman bersama Oma Opa.
"Iya...Papah pasti sadar.percayalah...tidak ada penyakit yang serius" ucap Rangga sambil mengusap air mata istrinya.
"eh Mah...tadi Mamah mau bicara apa??"
"nanti saja dirumah sayang"
Siska menganggukan kepalanya.
-----------
keesokan harinya.
Bastian masih belum sadarkan diri.Bastian dirawat disalah satu rumah sakit swasta milik nya.
"sampai kapan kamu begini...sadarlah Pah.aku sudah memaafkan mu" Riska setia menemani suaminya Bastian dan terus menggenggam tangannya.
"aku akan terus mendampingimu...apapun yang terjadi" Riska rerus memberikan motivasi kepada suaminya.berharap suaminya mendengarkan setiap kata yang terucap dari mulutnya.
----------------
keesokan harinya lagi...
#pagi di Rumah Dinas
Andra dan Rinda telah kembali ke Jakarta
pukul 05.00
Rinda baru saja bangun...dia masih berada ditempat tidur.sekarang Rinda sudah mulai terbiasa dan bisa mengimbangi permainan Andra.
Rinda menarik selimutnya sampai dada menutupi tubuhnya yang masih polos.
Rinda menatap suaminya yang ada dihadapannya...mereka kini tidur saling berhadapan.
"Mas...."
"Cup...." Rinda mencium bibir Andra.
Andra langsung terbangun dan membuka matanya.
"apa yank...?mau lagi??"
"bukan....morning kiss biar kaya novel-novel yang pernah Rinda baca"
masih posisi berhadapan...tangan Rinda memegang pipi suaminya.
"hari ini Mas mulai dinas??"
"iya...mulai hari ini Mas akan sibuk...kalau tidak dinas Mas keperusahaan"
"Mas...jangan macam-macam ya diperusahaan.ini lagi musim mahasiswi magang,pasti diperusahaan kamu banyak yang magang"
"ga akan macam-macam...istri Mas cantik begini...cup" Andra mencium kening Rinda"
"Milik orang lebih menggoda Mas"
"Masa sih..."
"iya...apalagi Mas masih muda dan tampan...wanita manaupun tidak akan ada yang menolak"
"Mas yang nolak...soalnya Mas cuma mau sama kamu"
Rinda tersenyum dan mencium bibir Andra.
"hari ini kamu kuliah???"
"iya Mas...hari ini kuliah,Rinda mulai magang di Firma hukum bokap nya Lela...terus pulang ķuliah Rinda mau kerumah Mamah dulu."
"oia Mas belum ngasih kamu uang...Andra meraih dompet nya yang berada di meja samping tempat tidur.
"kamu pilih mau atm yang mana?? Andra menunjukan beberapa Atm.
__ADS_1
"banyak amat Mas...ini ada isinya??"
"iya..ini atm gaji..ini atm remunerasi...ini atm pemegang saham diperusahaan Papah Bastian.ini atm saham dari perusahaan Berlian indah. nah ini atm ceo diperusahaan Mas, perusahaan Wijaya grup.
"waaah suamiku orang kaya...tapi tinggal dirumah dinas.. ucap Rinda terkekeh.
"katanya dulu pengen tinggal dirumah dinas"
"hehehe iya Mas...mending disini.
"mau yang mana atm nya??"
"atm gaji sama remunerasi sajalah...kan aku istri polisi.bukan istri pengusaha" ucap Rinda asal nyablak.
"ambil semua atm nya, kamu simpan...Mas hanya menguji kamu saja." Andra tertawa.
"terus Mas pegang apa??masa tidak pegang uang dong..."
."Mas masih punya atm pribadi"
"busyeeeeeetttttt......ya sudah Rinda ambil semua...kalau Mas banyak duit takutnya dipakai traktir cewek cabe-cabean"
Rinda mengambil semua Atm pemberian Andra dan menyimpan di dompetnya.
Andra tertawa dan mengacak rambut Rinda....Mas..Rinda mandi dan siapkan seragam juga sarapan Mas ya...Rinda membuka selimut dan beranjak dari tempat tidur.
Andra menarik tangan Rinda.
"sebentar...mandi bareng!!! .....kamu dulu suka mengajak Mas mandi bareng" Andra terkekeh dan bangkit dari tempat tidur nya.
Rinda tersenyum...suaminya Andra benar-benar membalas semua perbuatannya terhadapnya..dikamar mandipun bukan mandi biasa.tapi mandi plus plus plus...sampai tidak terasa jam menunjukan pukul 06.40.
"Andra buru-'buru keluar kamar mandi...pasalnya hari ini adalah hari pertama dia dinas dan harus ikut apel pagi.
"Ini seragam Mas..." Rinda masih memakai baju handuk dan menyerahkan seragam Andra.
Andra buru-buru memakai seragamnya.
"salah sendiri ngajak mandi bareng...Rinda siapkan sarapan dulu." Rinda masih menggunakan baju handuk beranjak ke dapur untuk menyiapkan roti dan segelas susu.
"tidak akan keburu sarapan Yank..."
"keburu...ucap Rinda..."
Andra sedang menggunakan sepatunya...kini Rinda membantu Andra menghabiskan sarapannya dan menyuapi Andra sepotong roti.
"sudah yank....Mas berangkat dulu ya..."
"minum susunya"
"sudah kenyang punya kamu" Andra mencubit hidung Rinda lalu mencium kening Rinda.dan berlalu meninggalkan Rinda.
"masih berasa mimpi menjadi seorang ibu bhayangkari dan menjadi nyonya Andra Wijaya" Rinda terkekeh mengingat kembali masa-masa bagaimana dia menggoda seorang Andra.
.
.
.
Rinda telah siap berangkat ke kampus.
Rinda keluar asrama dan tidak ada mobil yang bisa di gunakan.
"haaaah...Mas Andra lupa ya kalau disini cuma ada satu mobil...Rinda melihat digarasi asrama ada motor gede,tapi dia lagi ga mood menggunakan motor.
"pakai taksi online saja lah..suami tajir tapi keadaan begini....oh my god .." Rinda mengoceh sendiri.
--------
#kampus
cieeee pengantin baru...bagaimana rasa nya Rin?? tanya Nisa
"enaaak kaaaan...kan kan kan?? tanya Lela sambil menaik turunkan alisnya.
"hemmmm rasa nya mantap...Rinda mengacungkan dua jempolnya...pertama tama sih sakit...sakit sakit habis ituuu...ennnaaaaakkkk nikmaaat" ucap Rinda
gilaaaaaaaa...ganas juga suami Lu....ucap Lela melihat bayangan merah dileher Rinda.
"hemmmm memang...aku juga baru tahu ternyata Mas Andra lebih ganas dari gue...dulu jaim-jaim mau...sekarang ga tau malu...mau terussss"
"terus mana yang dominan Rin???Durasi apa ukuran?? tanya Nisa...
"oh iya gue juga mau nanya itu Rin..." ucap Lela..
"dua-duanya" ucap Rinda terkekeh.
"wwwoooo dahsyaaaaattttt" Lela mengacungkan kedua jempolnya.
"sudah ah...kasian Nisa belum tahu rasanya " ucap Rinda.
"iya stop jangan diteruskan...hari ini kita mulai ke kantor hukum bokap Lela.." ucap Nisa.
"oh iya...ini gue sudah ambilin surat tugas Magang Lu dari pihak kampus..." ucap Lela
"wooow ..bisa dong Magang jadi-jadian...langsung tanda tangan bokap..."
"tidak bisa....bokap nyuruh kita bertiga serius...dan harus bisa jadi pengacara handal"
"wooow...mood booster...benar ucapan bokap Lu...kita bertiga harus bisa jadi pengacara terkenal."
__ADS_1
"hemmm bokap juga bakalan ngasih kasus-kasus kecil buat kita...uji coba kemampuan"
"hayu berangkat...gue sudah tidak sabar" Rinda beranjak dari tempat duduk nya dengan gelora semangat 45.
"gue ga bawa mobil...nebeng mobil Lela apa Nisa ya..."
"gassss"
mereka pun menuju lokasi Magang mereka...di Firma hukum milik Bokap Lela.
.
.
.
.
.
.
.
sesampainya di kantor hukum
"Pah..." Lela masuk keruangan Papah nya dan menyalami Papahnya .bergantian dengan Rinda dan Lela.
"Rin...selamat untuk pernikahanmu ya....mertua mu Om Wijaya itu sebenarnya teman Om Rio..ucap Papah Lela.
"Oh ya...teman SMA??"
"bukan...dulu waktu masih kecil tempat tinggal kita satu komplek"
"oooh..." Rinda mengangguk anggukan kepalanya.
"ruangan kalian ada di lantai 2 ya...Papah sudah siap kan meja untuk kalian..nanti akan ada yang membantu kalian dalam menyelesaikan tugas kampus."kalian di beri tugas menyelesaikan berapa kasus??"
"maksimal 3 kasus Pah..minimalnya 1 kasus...asal ada dokumen kita mengikuti sidang dan membela clien saja Pah...ucap Lela.
"kalau begitu gampang.nanti ada orang kepercayaan Papah yang bantu kalian...ruangannya dilantai 2 juga bersama kalian.
"kalau begitu Lela dan teman-teman keatas dulu ya Pah"
Papah Lela mengacungkan jempolnya.
.
.
.
#Lantai dua
"ada beberapa orang di sana..sekitar 6 meja staf .
"mba Lela ya??" ucap salahbsatu karyawan langsung menghampiri kedatangan Lela.Rinda.dan Nisa.
"iya kenalkan saya Lela ini Rinda dan Nisa"
"saya staf administrasi...saya bagian mengumpulkan data kasus dan menuliskan laporan kasus kasus yang akan kami tangani....nama saya Lasmi.
mohon bimbingannya Mba Lasmi..." ucap Lela.Nisa dan Rinda serempak.
"dengan senang hati...saya akan membantu putri atasan kami..dan pembimbing kalian ada diruangannya...pengacara handal di firma hukum kami..itu ruangannya" Lasmi menunjuk pintu yang tertutup,sebaiknya kalian krnalan dulu..Yuk!!!" Ucap Lasmi sambil berjalan dan diikuti oleh Rinda.Lela dan Nisa.
tok...tok...tok...Lasmi mengetuk pintunya.
"Masuk!!!"
Lasmi membuka pintu dan membiarkan Rinda.Lela juga Nisa masuk kedalam ruangan.
"Pa..ini mahasiswa magang sudah datang" ucap Lasmi.
kursi keberasan yang membelakangi pintu masuk langsung berputar.
"Kak Irfan???!!!" ucap Rinda.Lela juga Nisa serempak...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
next kelanjutan secepatnya menyusul...maaf menggantung lagi..karena author suka yang menggantung..hehehe....yang kemal (kepo maksimal ) Vote dulu yang banyak...biar smangat nulisnya🤭🤭🤭😱😱😱🤸♀️🤸♀️🤸♀️🤸♀️🤸♀️🤸♀️
terimakasih yang sudah setia like.vote dan komentar tanpa diminta...i love you all....cup muach muach😍😍😍😍
__ADS_1