I Am A Writer, So What?

I Am A Writer, So What?
16. Tunggu Aku!


__ADS_3

"Sungguh .... Aku tak tahu lagi harus berkata apa ...."


Calvin tergeletak lemas di atas meja kerjanya setelah kembali dari pembasmian desa Orc, Ogre, dan Troll.


"Huh, siapa suruh kamu mengikutiku." Aku menyeringai menanggapi. "Kena mental ,'kan?"


Calvin terdiam tidak membalas sindiran langsungku.


Dia terlihat seperti orang mati sekarang.


Yah, kurasa itu wajar mengingat di dunia ini hanya sebagian kecil orang yang mampu menghabisi beberapa desa Orc, Ogre dan Troll secara berturut-turut dalam sehari—terlebih lagi aku tak merasa lelah.


Semua berkat Kinesis dan Dragon Trait.


Dragon Trait (-) ; dapat menerapkan berbagai karakteristik yang dimiliki oleh naga.


Ya, Dragon Trait adalah skill yang tergolong spesial secara alami karena skill ini umumnya hanya bisa didapatkan melalui garis keturunan darah tertentu dan ras, sementara saat ini rasku adalah naga.


Tentu saja secara alamiah aku memperoleh Dragon Trait sebagai skill bawaan rasku.


Dan berkat itu, skill ini juga tidak memiliki level mengingat hanya menerapkan karakteristik bawaan sebuah ras dan garis darah keturunan.


Tapi, aku penasaran jika aku merubah rasku lagi menjadi manusia menggunakan Authority of Author, apakah skill Dragon Trait akan hilang?


Hmm, apa aku perlu menguji coba penumpukan berbagai macam karakteristik ras pada tubuhku seperti Chimera?


Setahuku Chimera merupakan makhluk hasil eksperimen dari gabungan berbagai jenis makhluk hidup lainnya.


Jika misalnya aku menumpuk darah ras manusia, naga, Elf, Dwarf, lalu vampir, apakah rasku akan berubah menjadi Chimera?


Ide yang mengerikan namun patut dicoba di masa depan.


Setidaknya jika terdapat efek samping maka aku bisa menulis ulang kembali diriku menjadi manusia normal menggunakan Authority of Author.


Yep, mari kita uji coba nanti. Untuk sekarang ayo fokus bekerja sebagai sentinel dan mengumpulkan dana untuk membawa kabur Gisele dari negara ini.


"Fain, berapa monster yang sudah kau habisi hari ini?" Calvin bertanya dengan nada lemas.


Kelihatannya dia belum pulih sepenuhnya.


Aku melihat kartu sentinelku untuk memastikan. "Sekitar 240 Orc, 178 Ogre, dan 82 Troll."


Kalau diingat kembali kristal sihir Orc senilai 50 koin besi, lalu Ogre bekisar satu koin perunggu, dan kristal sihir Troll dihargai 5 koin perunggu.


Jika ditotal maka bayaran yang mungkin kudapat sekitar 708 koin perunggu, ya? Kalau dikonversi menjadi koin perak maka 70 koin perak dan 8 koin perunggu.


Setelah membasmi monster sebanyak itu bahkan sekeping koin emas pun belum berhasil kudapat?


Aku tidak mengerti lagi nilai mata uang negara ini.

__ADS_1


Jalanku menuju 30 koin emas masih teramat panjang.


"Ketua, bagai—oh, kamu kembali ke tahap depresi lagi, ya."


Calvin lagi-lagi terkulai lemas di meja kerjanya.


Aku bahkan bisa melihat roh putih melayang keluar dari celah bibir pria botak satu ini.


Aku menghela nafas dan bangkit dari kursi. "Kalau begitu kita akan mendiskusikan mengenai bayaranku besok."


"Aku akan meninggalkan kristal sihir yang telah diperoleh ke gudang serikat untuk diperiksa," kataku sembari berjalan keluar dari ruangan meninggalkan Calvin yang entah sedang bergumam atau mengutuk.


***


Sekarang aku berada di kamarku pada penginapan yang kutinggali.


Aku berbaring dengan malas di kasur sambil bermain game di superphone.


Mengapa aku melakukan itu, katamu? Tentu saja menunggu tanggal berganti, memangnya apa lagi?


Aku berencana untuk mengganti rasku menjadi vampir kali ini dan berharap skill Dragon Trait tidak menghilang setelah berubah menjadi vampir.


.... Tunggu sebentar, kalau dipikir lagi aku bisa membuat skill seperti Kinesis yang bisa menampung semua jenis manipulasi elemen. Mungkinkah aku dapat membuat skill sejenis namun dalam konteks ras?


Ya, aku tahu itu menyalahi segala logika, tetapi menurutku cukup sepadan untuk dicoba.


Oh, alarm pergantian hari sudah berbunyi. Waktunya mencoba.


Saat aku memeriksa kolom skill aku menemukan skill yang kuinginkan.


"Bagus, ini berhasil tanpa kendala." Aku mengangguk pelan membaca deskripsi skill tersebut.


Multi Race (1) ; dapat menampung darah serta karakteristik dua ras sekaligus tanpa efek samping.


Tapi, hanya dua, ya?


.... Toh, tidak masalah. Yang perlu kulakukan selanjutnya adalah menggunakan Multi Race ini berulang kali sampai naik level.


Sekarang aku adalah naga dalam wujud manusia berkat Form Shifter. Itu artinya aku bukan manusia dan slot ras kedua masih kosong.


Baiklah, waktunya menjadi vampir!


Aku sekali lagi menggunakan Authority of Author untuk mengubah diriku menjadi vampir dan saat kucoba memastikan kolom skillku ....


"Bagus! Dragon Trait tidak menghilang dan sekarang terdapat Vampire Trait!"


Bujug gile, aku terlewat kuat, hei!


Bukan hanya sihir naga tetapi sihir vampir juga dapat kugunakan!

__ADS_1


Nah, sekarang seperti apa statusku setelah menambahkan vampir dalam slot rasku?


---


Alfain / Male


Servant (3) / 15 tahun


Str : 25 (+300), Vit : 18 (+300), Agi : 24 (+190), Dex : 28 (+140), Mag : 27 (+430), Wis : 21 (+350), Luk : 15 (+60)


---


...


....


.....


Bukankah statusku makin menggila?


Dan juga, apa-apaan kekuatan sihirku itu? Status Mag sampai 457 kalau ditotal? Jadi, peranku jika di game RPG adalah penyihir, ya?


Dengan diriku menjadi vampir statusku bertambah 80, 100, 50, 90, 250, 200, dan 10 poin jika diurutkan dari Str hingga Luk.


Sangat luar biasa—terutama status Mag dan Wis. Kekuatan dan pertahanan sihirku meningkat secara gila-gilaan dengan begini.


Tapi, kekuatan serang Kinesis tidak akan meningkat meski status Mag-ku bertambah.


Bagaimana pun juga Kinesis bukanlah sihir.


Aku tak bisa mengharapkan peningkatan kekuatan bukan sihir dengan status Mag yang semakin tinggi.


Apa aku harus belajar sihir mulai sekarang, ya?


Yah, aku yang sekarang memang mempunyai Dragon Magic dan Vampire Magic tetapi jika aku tak tahu cara mengendalikannya maka semua akan sia-sia.


Dragon Ray tadi pagi saja hanya kulepaskan semua hingga batas aman bagi Mana-ku—energi sihir—tanpa kukendalikan dengan baik sehingga di desa monster berikutnya aku mengandalkan Kinesis untuk menghabisi para monster.


Baiklah, tujuan tersierku untuk saat ini adalah mempelajari sihir dan cara mengendalikannya.


Hmm, tapi di kota kecil seperti Rilet kurasa tidak ada buku atau gulungan yang bisa digunakan untuk mempelajari sihir.


Aku sebenarnya bisa menggunakan pengetahuan sebagai penulis dunia ini dan sistemnya untuk mempelajari sihir secara mandiri namun perlu ditekankan, membuat dan menguasai adalah dua hal yang berbeda.


Aku harus berlatih sihir menggunakan pengetahuanku sebagai penulis secara bertahap agar dapat menguasai teknik sihir.


Yep, mari kita lakukan itu sambil melanjutkan perjalanan menuju kota berikutnya.


Demi Gisele aku akan melakukan apapun!

__ADS_1


Tunggu aku, Gisele!


Aku pasti kembali ke kota ini dalam tiga bulan dan membawamu pergi dari Gilard!


__ADS_2