
Ledakan besar tercipta akibat benturan proyektil tombak es berlistrik dan batu tempat Metal Manticore beristirahat.
Aku segera mendarat di tempat kejadian dan mendapati sebuah kawah besar terbentuk pada lokasi tersebut seakan tempat jatuhnya meteor.
"Tempat ini berantakan sekali." Aku menggerutu. "Bahkan terdapat beberapa celah retakan tanah terangkat tinggi."
Dan pusat dari semua kekacauan ini adalah tombak es berlistrik yang terlihat terbenam dalam batu besar sekaligus targetku, Metal Manticore.
.... Gawat.
Aku tak mengira dampak Graviton Kinetic Railgun ; Lightning Soaring Ice Fang sampai semengerikan ini!
Bukan hanya lokasi sarangnya yang hancur lebur tetapi juga jasad Metal Manticore hampir tak berbentuk!
Dasar Graviton Kinetic Railgun adalah railgun asli di bumi yang memanfaatkan prinsip akselerasi elektromagnetik, tetapi aku memodifikasinya sedikit menjadi laras yang menggunakan gaya tarik-menarik gravitasi.
Pada penghujung laras gravitasi aku memusatkan begitu banyak energi gravitasi untuk menarik proyektil es berlistrik, sementara pada pertengahan laras menjadi percepatan tambahan serta area stabilisasi menggunakan medan gravitasi untuk proyektil.
Aku juga mengerahkan gaya tarik sepadan di buritan laras gravitasi sehingga proyektil es tidak meluncur sebelum waktunya.
Ya, aku tahu, prinsip ini lebih seperti ketapel atau busur dibanding railgun dan itulah mengapa aku menyebutnya 'Graviton Kinetic Railgun' bukan 'Graviton Railgun', namun bukankah nama railgun terdengar lebih keren?!
Senjata kuat nan canggih di dunia berlatar abad pertengahan .... Ah, romansa semua penulis novel fantasi.
Sebenarnya, aku tidak perlu sampai mengerahkan Aerokinesis untuk mendorong proyektil tapi aku khawatir daya tembaknya kurang kuat untuk menembus kulit Metal Manticore, namun ternyata ....
"Mengerikan," gumamku memandang jasad Metal Manticore yang hampir tak berbentuk.
Graviton Kinetic Railgun hanya menyisakan bagian kepala sampai leher serta pinggang hingga ekor. Bagian dada dan perut serta sayapnya hancur lebur akibat proyektil es berlistrik tadi.
Teknik ini jelas-jelas terlampau kuat untuk ukuran sihir!
Dan lagi, kondisi jasad makhluk ini sudah jauh dari kata bagus!
Tidak! Koin emas pertamaku! Kesempatan untuk mendapat koin emas pertamaku!
.... Tunggu, mungkinkah aku bisa menggunakan Repair untuk memperbaiki jasad?
Ayo segera coba!
...
....
.....
Baji-ngan!
__ADS_1
Repair memang dapat memperbaiki benda mati namun sel sendiri adalah makhluk hidup meski sudah mati! Aku tak bisa memperbaiki jasad!
Bagaimana kalau Vitakinesis dari Kinesis? Patut dicoba!
Aku menggunakan Vitakinesis untuk memanipulasi kemampuan penyembuhan alami makhluk hidup namun sayang, Metal Manticore ini sudah terlanjur mati dan tidak dapat beregenerasi lagi.
"Goddammit!" seruku meluapkan kesal.
Ah ... selamat tinggal ... koin emas pertamaku ....
Tidak, aku belum bertemu koin emas pertamaku. Ini hanya kesempatan pertama dari sekian banyak kesempatan.
Aku masih bisa bertemu dengan koin emas pertamaku di lain waktu.
Bukan waktunya larut dalam kesedihan berlebihan, Fain!
Ledakan besar dari Graviton Kinetic Railgun tadi jelas menarik banyak perhatian dan anggota ekspedisi Rachiel merupakan salah satunya.
Aku harus lekas memasukkan jasad Metal Manticore ke dalam Spatial Storage dan pergi sebelum si penguasa otak otot idiot nan sombong itu datang!
Aku kemudian buru-buru memunguti bagian tubuh Metal Manticore yang berceceran menggunakan Telekinesis lalu melempar semuanya ke dalam Spatial Storage.
Namun, saat aku hampir selesai membereskan semua, bulu kudukku seketika merinding dan secara refleks aku melompat jauh ke depan sambil merunduk.
Benar saja, instingku tidak salah.
"Heh, kau bisa menghindari seranganku." Seorang pria bertombak berucap. "Kau hebat juga terlepas dari usia mudamu, Nak."
Dia .... Pria ini kemungkinan besar adalah Rachiel.
Gustav sempat memberitahuku bahwa Rachiel merupakan ksatria pengguna tombak dan teknik serta kemampuannya tidaklah main-main sampai dia terus membuat prestasi demi prestasi untuk memanjat tangga kebangsawanan tanpa henti.
"Jadi, begitu." Aku membenarkan posisi berdiriku tanpa melepaskan pandangan dari Rachiel. "Kau si penguasa arogan Rosel, Rachiel von Gozet, benar?"
Dia tersenyum dingin mendongakkan dagu sembari menggantung tombaknya di pundak. "Berani memanggilku penguasa arogan tepat di wajahku .... Nyalimu besar, anak muda. Aku akui itu."
"Hmph, tidak sebesar kesombonganmu, tuan penguasa serakah." Aku membalas dengan senyum dingin yang serupa.
Rachiel tidak bergeming terhadap provokasiku dan itu menandakan dia bukan karakter antagonis bertipe cepat marah—atau setidaknya percaya diri dapat membunuhku dalam sekejap.
Aku menarik pedang di pinggang memasang kuda-kuda bersiap untuk bertarung.
Rachiel tertawa sebelum ikut mengambil posisi bertarung menggunakan tombak. "Kau penyebab ledakan tadi dan membunuh mangsaku, bukan?"
"Ledakan sebesar itu pasti berasal dari sihir dan bagimu yang seorang penyihir menantangku dalam pertarungan jarak dekat." Dia melepaskan hawa dahsyat. "Sungguh hal bodoh."
Tanpa berbicara banyak dia segera melesat cepat dan menghujamkan tombak berniat mengincar jantungku, tetapi aku berhasil menghindar dengan memutar badan menggunakan sebelah kaki sebagai poros putaran.
__ADS_1
"Benarkah? Kalau begitu kau juga bodoh telah masuk ke dalam jangkauanku." Aku tersenyum kecil dan mengerahkan Gravitokinesis pada petak tanah tempat dia berpijak.
Seketika itu juga tubuhnya tertarik ke bawah oleh gravitasi berat yang menyebabkan posturnya goyah.
Aku tak berniat menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan segera menebas salah satu lengannya namun sayang, ketajaman pedangku bukan tandingan pelindung badan besinya.
Aku langsung melangkah mundur mengambil jarak tetapi di saat yang sama Rachiel terlepas dari Gravitokinesis.
Sial, aku lupa jangkauan Kinesis hanya sekitar sepuluh meter.
Dahi Rachiel mengerut hebat sesudah Gravitokinesis lepas. "Kau punya kekuatan unik, anak muda."
"Kau bisa membuat badanku terasa begitu berat sampai aku tak mampu bergerak bebas." Dia mengangguk pelan tanpa melepas perhatian dariku. "Tapi, itu bukan sihir. Aku tak merasakan ada pancaran Mana pada kekuatan tadi."
Orang kuat memang beda dari sentinel kroco di Rilet. Dia bisa langsung mengetahui Kinesis bukanlah sihir.
Baik, aku akui kau memang kuat, jadi biar kulihat seberapa kuat dirimu.
---
Rachiel von Gozet / Male
Dragoon (8) / 42 tahun
Str : 420, Vit : 150, Agi : 140, Dex : 620, Mag : 30, Wis : 70, Luk : 120
---
Skill : Spear Arts (10), Strengthen Body (8), Advanced Spear Arts (6), Enhanced Dexterity (10), Advanced Ehanced Dexterity (4), Stamina Recovery (8), Power Up (7), Speed Up (6), Guard Up (5), Enhanced Sense (7), Threat Alert (5), Enhance Weapon (8)
Extra Skill : Holy Spear Arts (4), God of War Blessing (5), God of Spear Blessing (6)
---
.... Apa-apaan dengan status Dex gila itu? Melebihi 500 poin sudah bisa dikatakan curang untuk orang biasa, hei.
Dan lagi, God of War Blessing? God of Spear Blessing? Orang ini benar-benar curang!
Tidak, aku yang curang.
Ini hasil latihan serta pengalamannya bertahun-tahun.
Aku tidak berhak mengatakan orang lain curang sementara aku sendiri mempunyai kekuatan curang yang disebut Authority of Author.
Rachiel von Gozet.
Orang ini akan menjadi lawan terkuat sekaligus target yang tepat untuk menguji kekuatanku yang sebenarnya.
__ADS_1
Aku akan serius.