
Segerombolan monster yang kulihat dari jarak jauh ternyata terdiri atas Hobgoblin dan Orclander, variasi lebih kuat dari monster Goblin dan Orc.
Yah, meski dibilang lebih kuat sekalipun aku mengalahkan semua menggunakan Kinesis tanpa repot mengangkat tangan mengingat jangkauan Kinesis bertambah.
"Terima kasih telah menyelamatkan kami." Seorang berpenampilan seperti sentinel maju dan menyampaikan rasa terima kasihnya.
Kalau kulihat mereka merupakan kelompok sentinel berjumlah lima orang.
Dua laki-laki dan tiga perempuan.
Laki-laki pertama berperawakan seperti Harold namun jauh lebih tua, lelaki lain berbadan cukup besar tapi jika dibandingkan dengan Brook jelas lebih besar.
Mereka masing-masing adalah Rogue dan Warrior—terlihat dari perlengkapan mereka yang membawa belati dan pedang besar.
Tiga perempuan sisanya nampak berkelas Archer, Healer, dan Sorceress.
Aku menggelengkan kepala. "Tidak perlu, aku hanya kebetulan lewat saja."
"Omong-omong, kalian sedang menjalankan permintaan pengawalan?" Aku melirik ke arah kereta kuda di belakang mereka.
Lelaki Rogue menjawab. "Benar, kami sedang mengawal seseorang penting."
Di tengah penjelasannya seorang wanita keluar dari kereta kuda dan datang mendekat.
"Terima kasih, pengelana." Dia menunduk kepadaku sejenak berterima kasih. "Namaku Elena Heindrich, seorang pedagang dalam perjalanan menuju Matildam."
Pedagang, huh? Tidak heran pakaiannya terlihat bagus dan mewah.
"Aku Fain." Aku ikut memperkenalkan diri. "Sentinel peringkat merah."
"Fain?!"
Para sentinel pengawal Elena menjerit dan mengambil tiga langkah mundur disertai ekspresi takut dan waspada.
Oh, mereka mengenalku?
Kurasa tidak heran mengingat mereka berjalan dari arah Rosel.
Mungkin—tidak, mereka pasti berada di Rosel ketika aku menghancurkan keluarga Gozet kalau dihitung dari waktu pertemuan kami di sini.
"Jadi, kamu yang bernama Fain." Elena mengambil langkah memperhatikan wajahku dari dekat. "Alfain si Pembunuh Bangsawan, hmm?"
Seperti yang diharapkan dari seorang pedagang.
Dia langsung menunjukkan minat padaku.
Aku mengangguk. "Jika yang kamu maksud adalah Fain yang menghancurkan keluarga Gozet, maka akulah orangnya."
Aku tak akan menyangkal mengingat hampir semua orang di Rosel tahu wajahku.
__ADS_1
"Hmm, statusmu tidak terlihat kuat." Elena mengusap dagu tanpa melepas pandangan dariku. "Apa kamu menyembunyikan status memakai cara tertentu?"
"Pandangan seorang Master Merchant memang cermat." Aku memasang senyum kecil.
Ekspresi Elena seketika membatu sesaat tetapi berhasil menyembunyikannya. "Mengapa kamu berpikir aku seorang Master Merchant? Aku hanyalah pedagang biasa."
"Oh, sudahlah, jangan mengelak begitu." Aku tertawa sinis. "Bukan hanya kamu yang mempunyai Appraisal."
Elena tersenyum tipis seakan menutupi kegugupan namun aku dapat melihatnya dengan jelas.
---
Elena Heindrich / Female
Master Merchant (4) / 24 tahun
Str : 31, Vit : 20, Agi : 14, Dex : 18, Mag : 87, Wis : 52, Luk : 800
---
Skill : Calculation (10), Poker Face (7), Trading Arts (10), Advanced Trading Arts (4), Persuasion (8), Price Bargain (9), Steel Will (3), Merchant Foresight (8), Speech Arts (9)
Extra Skill : Translation (9), Lucky Charm (10), Appraisal (8), Majestic Aura (9), God of Fortune Blessing (9), God of Merchant Blessing (10), Divination (7), Merchant Insight (8)
---
Wanita ini memang bukan petarung tapi semua skillnya berlevel tinggi kecuali Steel Willl.
Aku akan mengabaikan Extra Skill berjumlah lebih dari tujuh itu.
Meskipun seorang pedagang aku tak bisa meremehkan wanita satu ini.
Dia mungkin lebih berbahaya dari Rosetta dalam artian lain.
"Aku tak menyangka Fain si Pembunuh Bangsawan juga memiliki Appraisal padahal dalam kolom skillmu tidak ada." Elena menatapku dalam-dalam. "Sungguh pemuda yang misterius."
.... Kamu tidak perlu menatapku sampai sedekat ini.
Wajah berjarak 10 sentimeter itu sudah terlalu dekat.
Aku mendorong pundaknya pelan. "Aku punya rahasiaku sendiri."
"Bukankah kalian sedang dalam perjalanan menuju Matildam?" Aku menoleh ke arah para sentinel pengawal. "Tidak apa-apa berhenti di sini?"
Elena mengibaskan rambut sebelum berkata. "Tidak masalah. Bukan berarti aku sedang terburu-buru juga."
"Omong-omong mau kamu apakan jasad Hobgoblin dan Orclander itu?" Dia menunjuk jasad tak bernyawa para monster yang kukalahkan tadi.
Hmm, tubuh Hobgoblin tak mempunyai manfaat selain kristal sihir dan taring mereka, sementara Orclander bertubuh besar dan penuh otot tetapi lembut sehingga daging mereka bisa diolah menjadi makanan—walau aku tak akan memakan daging Orclander.
__ADS_1
Daging Orc biasa sendiri terlalu keras dan memiliki banyak lemak sehingga tidak seperti Orclander, jasad Orc biasanya akan dibuang atau dibakar sesudah kristal sihir mereka diambil.
"Aku berencana menjual kristal sihir mereka dan sebagian material Orclander," kataku sembari mengerahkan Hydro Blade dan Aero Blade untuk mencincang jasad para monster yang kukalahkan dalam sekejap dan memasukkan mereka ke dalam Spatial Storage.
Tentu saja aku tak memasukkan jasad Hobgoblin seutuhnya.
Aku hanya memerlukan taring mereka.
Oh, aku sengaja menyisakan beberapa jasad Hobgoblin dan Orclander karena mereka dikalahkan para sentinel pengawal bukan olehku.
Tidak baik mencuri mangsa sentinel lain.
Itu aturan tak tertulis dan tata krama dalam serikat sentinel.
"Fain, kamu juga mempunyai Storage?" Elena melebarkan mata.
Aku mengangguk pelan. "Begitulah. Storage tidak begitu langka, 'kan?"
"Memang benar sih." Elena berdeham sejenak dan kembali berbicara. "Fain, jika kamu bersedia bisakah aku membeli semua material monster yang kamu kalahkan?"
"Aku akan membayar 10% lebih mahal dari harga pasar."
Sepuluh persen lebih mahal dari pasar?
Aku mengelus dagu sejenak. "Berapa harga kristal sihir serta material Hobgoblin dan Orclander memangnya?"
Memang benar aku adalah pencipta dunia ini tapi aku tidak sudi memberikan detail harga sekecil ini dalam novelku, jadi aku lebih sering menuliskan sembarang angka untuk harga monster.
Maka dari itu aku tidak tahu harga normal kristal sihir dan material kedua monster ini.
Elena kemudian menjelaskan kristal Hobgoblin dihargai tiga koin perunggu sementara kristal sihir Orclander seharga lima koin perunggu, lalu taring Hobgoblin dapat dijual senilai 150 koin besi—1,5 koin perunggu—dan daging Orclander utuh sekitar 8 koin perunggu.
Harga pasar memang berkata demikian namun harga tersebut tidaklah tetap.
Semua bergantung kebutuhan dan kesediaan tiap wilayah, serta tentu saja kualitas material yang dimaksud.
Hmm, singkatnya aku bisa menjual satu Hobgoblin sebesar 6 koin perunggu—mengingat terdapat sepasang taring pada rahang mereka—dan 13 koin perunggu untuk satu tubuh Orclander utuh?
Dan kalau berdasarkan tambahan 10% Elena maka satu Hobgoblin dapat mencapai 660 koin besi lalu seekor Orclander utuh dibeli seharga 1.430 koin besi.
Kesepakatan yang tidak buruk juga.
"Boleh saja." Aku mengangguk pelan. "Kalau begitu aku tadi mengalahkan 14 Hobgoblin dan 8 Orclander. Berarti totalnya 9.240 koin besi dan 11.440 koin besi—2 koin perak, 6 koin perunggu, dan 8 koin besi."
Elena termenung. "Kamu mempunyai skill Calculation juga?"
"Enak saja. Aku menghitung secara biasa." Aku mendengus. "Begini-begini aku menguasai calistung dasar secara sempurna."
"Tidak, mau bagaimanapun kamu bilang menambah sepuluh persen dari harga yang kusebutkan dalam setengah menit tanpa memakai catatan bukan kemampuan biasa," balas Elena masih tak percaya.
__ADS_1
Yah, peradaban ini saja yang jauh tertinggal dari dunia modern.
Kalau aku tak bisa menghitung hal sedasar ini secara mandiri maka aku gagal sebagai seorang dewasa di bumi.