Ice Princess

Ice Princess
Teratai Sembilan Bunga


__ADS_3

Hari ini libur. Letticia memutuskan untuk menepati janjinya dengan menyelesaikan masalah Lora dan membunuh Count Smith dan Irene. Misalkan dia tak berjanji pada Lora pun Letticia akan tetap membunuh dua keparat itu.


Letticia akan menjebak mereka dengan membawa mereka ke penjara. Lalu dia akan menyuruh mereka mengaku. Jika mereka tidak mau mengaku, Letticia akan langsung membunuhnya. Dia punya hasil tes DNA di tangan dan foto bukti transaksi yang dilakukan Count Smith dengan tiga gadis yang menyuruh Lora bunuh diri. Jika itu semua tidak cukup, Letticia akan mengeluarkan arwah Lora sebagai saksi. Dan jika itu semua tidak berhasil juga, Letticia akan menggunakan cara ekstrim dengan menyedot ingatan Count Smith.


"Temani aku mencari teratai sembilan bunga," kata Letticia pada magic petnya.


Magic pet Letticia :


Gonix : Golden Phoenix : Jantan : Legendaris atas


Bunny : Semi-Golden Rabbit : Betina : Perak


Seven : Rubah ekor tujuh : Jantan : Legendaris dasar


Nine : Rubah ekor sembilan : Jantan : Legendaris menengah


Melody : Komodo sisik emas : Betina : Legendaris menengah


Croco : Buaya putih : Jantan : Legedaris atas


Mina : Minotaurus : Betina : Legendaris atas


"Teratai sembilan bunga? Bukankah itu langka?" tanya Melody.


"Ya. Tapi aku membutuhkannya," jawab Letticia.


Letticia membutuhkan tanaman itu sebagai bahan menyedot ingatan. Dia harus berjaga-jaga jika ia terpaksa menyedot ingatan Count Smith. Tanpa teratai itu, seseorang bisa sekarat setelah menyedot ingatan.


"Baiklah. Aku ikut," kata Mina.


Letticia dan magic petnya keluar sekolah setelah diizinkan oleh penjaga. Dia tidak menjelaskan tentang kasus Lora dan hanya bilang ia sangat membutuhkan teratai sembilan bunga dan memerintahkan mereka untuk tidak membocorkan kepergiannya. Tentu penjaga-penjaga itu tidak berani membantah.


Mereka pergi ke Danau Ajaib. Di sini adalah tempat paling sering ditemukannya teratai sembilan bunga. Ya, dan sering itu jika dibandingkan dengan tempat lainnya. Teratai sembilan bunga baru ditemukan 10 kali di tempat ini selama 50 tahun. Ini membuktikan seberapa langkanya teratai itu.

__ADS_1


"Kurasa kita akan menghabiskan satu abad hidup kita untuk mencari sebuah teratai," protes Nine.


"Sabar. Cari saja. Aku akan memberi kalian hadiah nanti," Letticia tersenyum misterius.


"Hadiah yang diberikan seorang tuan putri pasti tidak biasa," batin Melody.


Mereka mencari di sekitar danau itu. Croco dan Letticia menyelam untuk mencari teratai tersebut di dalam air. Melody juga membantu mencari di bagian dangkal. Gonix terbang mengamati sekitar.


"Apa teratai itu benar-benar tidak ada?" gumam Letticia.


Tiba-tiba, Letticia melihat sebuah ceruk. Ceruk ini tersembunyi karena tertutup oleh rumput laut dan banyak ikan berenang di sekitar sana. Tapi ceruk itu tetap tidak bisa lari dari penglihatan Letticia.


Letticia datang menghalau ikan dan membuka rumput laut yang menutupi ceruk tersebut. Dia sangat senang melihat apa yang ada di dalam.


"Teratai sembilan bunga!" seru Letticia.


Letticia mengambil teratai itu dengan hati-hati. Dia membuka ruang penyimpanannya dan memasukkan teratai itu secepat mungkin sebelum air memenuhi ruang penyimpanannya.


Letticia menarik Croco tanpa bicara dan mereka berdua menyembul ke permukaan.


"Aku sudah menemukan teratainya," Letticia tersenyum lebar.


"Benarkah?!" seru Croco ikut senang.


Letticia mengangguk. Dia naik ke tanah dan mengeringkan pakaiannya dengan sihir api.


"Berhenti mencari. Aku sudah menemukan teratainya!" seru Letticia.


"Wow akhirnya," seru Gonix senang. Tadi dia sampai terbang sambil menyemburkan api karena marah dia tidak kunjung menemukan teratai sialan itu.


Mereka pulang ke kamar. Amara, Flo, Emily, Lucia, Chalotte, Ashley, dan Maria menyambut Letticia.


"Teratainya ketemu?" tanya Maria. Dia sudah mendengar alasan Letticia pergi dari Amara tadi.

__ADS_1


"Ketemu," jawab Letticia bangga.


Gonix mendekati Letticia, "Bagaimana dengan hadiah kami?"


"Oh aku hampir lupa."


Letticia membuka ruang penyimpanannya dan mengambil tujuh kalung dengan ukurannya masing-masing. Di setiap kalung, tertulis nama magic pet Letticia.


"Ini untuk kalian. Ambil kalung dengan nama kalian," kata Letticia.


Ketujuh magic pet mengambil kalung dengan nama masing-masing. Kalung-kalung itu sangat pas dengan mereka. Seakan khusus dibuat untuk mereka.


"Aku menamainya Pet Necklace. Kalung ini akan menghubungkan kita," kata Letticia.


Letticia memperagakan penggunaan kalung itu. Dia menggenggam kalungnya sendiri. Tiba-tiba, kalung Gonix berbunyi. Gonix menekan kalung itu dan muncul layar hologram di depan mereka berdua yang menunjukkan wajah satu sama lain. Mirip videocall.


"Wow," seru Gonix kagum.


"Kegunaannya mirip HP?" tanya Flo.


"Iyap. Bisa dibilang, ini adalah HP ciptaanku," jawab Letticia dengan senyum bangga terukir di wajahnya.


"Hadiahnya sangat bagus. Terima kasih," Bunny memeluk Letticia.


"Sama-sama. Aku senang kalian menyukainya," balas Letticia.


Letticia juga memberi kalung untuk masing-masing temannya. Kini mereka semua bisa terhubung setiap saat. Semua berkat kalung HP ciptaan Letticia.


"Eh ini kan Pet Necklace?" tanya Amara.


"Kami bukan peliharaanmu," sungut Ashley.


"Hahaha."

__ADS_1


...****************...


__ADS_2