
Nayla mendekatai gadis yang masih kesal akan kelakuan teman sekelasnya,iya bukannya tak ingin membalas hanya saja ini adalah hari pertama masuk sekolah.
"Sabar yaa...,mereka semua memang sering begitu,apalagi terhadap siswa baru.Emm banyak sekali siswa dari sini pindah hanya gara-gara nggak kuat mental."ucap Nayla panjang lebar,sebari menglus lembut pundak gadis disampingnya.
Tak lama kemudian.
"Woy!!ikut gabung dong."teriak Fahmi yang tiba-tiba datang dan kemudian duduk disamping Nayla.
"Iih,datang kaya jailangkung aja."cetus Nayla yang langsung menggeserkan tubuhnya karna terlalu dekat dengan Fahmi.
"Memangnya kenapa?kangen yaa?"ucap Fahmi bernada goda sambil menaik turunkan alisnya.
"Idiiih...najis ogeb"cetus Nayla sambil mendorong-dorong tubuh Fahmi agar pindah dari kursi mereka.
Pletakk...
Nayla menjitak dahi Fahmi sangat keras.
"Aww...ini yang ketiga kalinya gue dijitak,sabar-sabar Fahmi."batin Fahmi sebari mengelus-elus dahinya.
Alexa hanya tersenyum tipis dan kembali memokuskan mata keponselnya,padahal sedari tadi Devan menatap terus menerus.
"Hey Lexa...Lo diem mulu,Gue iri sama tahu ponsel lo!dapet perhatian mulu sama lo."ucap Devan sambil menatap Alexa intens.
"Gas teroos...."gumam Fahmi sendiri.
__ADS_1
Teng...teng...teng...
Tak lama kemudian bel berbunyi kembali yang menandakan akan segera dimulainya kegiatan belajar mengajar dikelas,semua siswa berbondong-bondong masuk kedalam kelas masing-masing.
"By Alexa manisku."ucap Devan yang langsung menuju bangku belajarnya diikuti dua orang temannya dari belakang.
Sontak semua siswa yang berada dikelas itu langsung ricuh.
"Omg Devan panggilan bikin hati melted kaya kezu."
"Denger-denger Devan nembak Alexa siswi baru itu yaa?"
"Alexa sok jual mahal banget."
Begitulah gosipan para siswi dikelas,sontak saja membuat Alexa malu setengah mati.Sedang tiga wanita dipojokan menatap penuh kesal mendengar ocehan semua siswa.
Teng....teng...teng...
Bunyi bel sekolah berbunyi kembali menandakan waktunya jam pelajaran telah berakhir,murid-murid yang lesu tiba-tiba menjadi semangat.
"Alexa,kamu pulang sama siapa?."tanya Nayla yang merapikan buku-bukunya.
"Sama Om."balas Alexa singkat yang juga sibuk merapikan buku-bukunya.
"Oh yaudah kalau gitu,aku balik duluan yaa..."ucap Nayla sambil melangkah maju keluar kelas.
__ADS_1
"Iya."
Alexa menyampirkan tasnya dipunggung dan keluar kelas,koridor ternyata sudah sepi padahal baru beberapa menit yang lalu bel pulang berbunyi.
Alexa berjalan keluar sekolah,dia mengedarkan mata didapati pria sedang duduk disepeda motornya.Saat pria itu menatap Alexa,dia buru-buru membuang muka dan mengedarkan mata mencari keberadaan kendaraan omnya.
"Om Dedy,kemana yaa?kok belum jemput aku?jangan-jangan..."gumam Alexa menggantung kata terakhirnya,ia baru ingat jika pamannya akan telat menjemput.
"Hay,mau numpang nggak?"tanya pria yang tadi duduk disepeda motor.
"..."tak ada jawaban dari gadis tersebut,ia masih mengedarkan mata,menunggu tantenya menjemput.
"Gratis lho."ucap lagi pria itu.
"Nggak!!"cetus Alexa.
"Bener nih?yaudah kalau gitu gue cabut"ucap pria itu sedang menstater motornya.
Tatapan Alexa sangat sinis terhadap pria itu,saat matanya menoleh kearah jam tangan dia dibuat terkejut,bahwa sedari tadi dia berdiri diluar sekolah hampir satu jam.
"Bener nih?tinggalin?"tanya pria itu yang masih menstater motornya.
Tak ada pilihan bagi Alexa karna ia tidak terlalu paham akan arah pulang. ponselnya sedang lowbat dan jam segini jarang ada angkutan umum,kemudian gadis itu ikut bersama pria tersebut.
"Tunggu!gue ikut."balas Alexa males.
__ADS_1
"Sip."pria itu langsung menyodorkan helm untuk Alexa.
Setelah Alexa memakai helm dia langsung naik motor,pria itu langsung melajukan motornya menuju rumah Alexa.