
Ya ternyata benar Sang Devan tidak akan pernah nolak permintaan teman-temannya apalagi masalah gampil gini.
"Oke siapa takut!!"jawab Devan.
"Menurut lo dia bakal nerima lo nggak?"tanya Fahmi.
"Yaelah pasti nerima lah!!mana ada Devani Martien di tolak,secara wajah nggak jelek dan juga kaya.mana ada cewek yang nggak klepek-klepek sama pesona gue..."jawab Devan menyombongkan diri.
"Hh..gue nggak percaya!"seru Nanda tertawa ledek.
"Kenapa??"tanya Devan polos.Ea...tapi masih ganteng kok..
"Lo nggak tahu pertama dia masuk aja,nggak ada tuh senyuman di wajahnya,Si Faris ngomong dia acuhkannya.Apalagi coba kalau bukan calon Ice girl!!"jawab Nanda singkat dan padat.
"Hah!gue pastiin dia nggak bakal nolak gue!!"ujar Devan sangat Yakin.
"Huahhhaa...!!jangan banyak bacot,buktiin sama kita?!samperin sana kalau berani..."ujar Fahmi yang di angguki Nanda setuju.
"Oke,siapa takut"
***
"Njirr,Devan samperin meja kita,Alexa"teriak Nayla heboh.
"..."tak menjawab apalagi merespon,gadis itu hanya pokus membaca buku.
"Omg,gue melted nih kaya kezu liat dia"ujar Nayla lebay bat dah.
"Hai"sapa Devan sambil memandang wajah Alexa.
"Alexa dia nyapa lo tuh!"bisik Nayla pada Alexa.
Gadis itu melirik sekilas lalu kembali membaca buku lagi.
__ADS_1
"Cogan dicuekin,kenalin nama gue DEVANI MARTIEN temen sekelas lo"ujar Devan sambil mengambil buku sialan yang udah mengalihkan pandangan Alexa padanya.
"Ck...Balikin buku gue!!"ketus Alexa sambil menjulurkan tangannya.
"Gue bakal balikin buku lo,asalkan lo mau jadi pacar gue"ujar Devan mengatakannya tanpa ragu.
"Nih cowok muka tembok"batin. Alexa yang sudah muak melihat pria itu.
Kayla menganga tak percaya dengan apa yang barusan didengarnya,sedang di sebrang sana Nanda dan Fahmi memuji keberanian sahabatnya Devan.
"Cih dasar si Devan langsung gaspol nembak,dasar rajanya playboy indonesia"batin kedua temannya sambil menggelengkan kepala.
"Temen gue gitu"
"Muka tembok tuh si Devan"
"Gila si Devan nembak murid calon Ice girl"
"NGGAK!!"jawab Alexa dingin and ketus.
"Apa peduli gue!kenal aja kaga"ketus Alexa langsung berdiri.
"Mau peduli atau nggak lo harus jadi pacar gue..?!"ujar Devan dengan memaksa.
"Emangnya lo siapa?atur-atur gue"tanya Alexa kesal.
"Gue calon pacar lo!"balas Devan muka tembok.
"Gue nggak suka lo"
"Gue nggak peduli,gue pastiin lo bakal suka sama gue otomatis jadi pacar gue.."
"BODO AMAT!!"bentak Alexa langsung pergi meninggalkan kantin diikuti pula oleh Nayla.
__ADS_1
"Hhh...gas terus jangan ngerem"
"Gue keren sama Devan udah ditolak masih aja Cool"
"Ck...ck..ck...Devan...devan"
celoteh teman-teman Devan tak henti-hentinya meledek Devan.
"Diemm lo semua berisik banget sih!bosen hidup lo berdua?"tanya Devan bernada pembunuh.
"Ehh...ampun Van!"ujar Fahmi yang menghidik ketakutan.
"Devan devan,gue bilang juga apa lo bakalan di tolak secara dari wajahnya aja ice girl,badung sih dibilangnya"ujar Nanda menggelengkan kepalanya.ia heran melihat sifat Devan yang percaya dirinya selangit,sombongnya segudang,mantan bertebaran kaya debu.ada yang mau nambahkan?oke lupakan.
"Gue heran sama tuh cewek kenapa dia nolak gue??"ujar Devan tak percaya.tuh kan baru diomongin percaya dirinya selangit bener.
"Memangnya kalau lo dapet tuh cewek mau ngapain??"tanya Nanda yang tawanya senada.
"A-P-A-P-U-N"balas Devan sambil mengeja kata yang diucapkannya.
"Tapi lo jangan nyakitin hati Alexa,kasihan dia baru aja pindah sekolah.nanti pindah lagi gara-gara playboy model lo"ujar Nanda mempringati Devan.
Jlep
"kata-kata Nanda memang nusuq,memang apa salahnya kalau gue playboy"batin Devan.
"Eh yaudah kekelas yuk,bentar lagi bel"ajak Devan.
"Tumben,biasanya lo ngajak kita bolos"celetuk Nanda dianggukkan oleh Fahmi setuju.
"Kan gue mau liat Alexa"balas Devan si muka tembok.
Ya...mereka bertiga akhirnya setuju kembali kedalam kelas tanpa ada yang bilang kata B-O-L-O-S.
__ADS_1
jangan lupa vote dan komen.jangan pelit jempol dah :)