IKHLASnya Gadis Bercadar

IKHLASnya Gadis Bercadar
Kerjasama Abimanyu dan Ayah Farhan.


__ADS_3

Deliana dan Abimanyu masih menunggu di perusahaan Ayah Farhan karen saat ayah Farhan akan menjawab usulannya, ternyata ada klien yang datang ke perusahaan untuk membicarakan kontrak kerja.


Ayah Farhan langsung meminta anak juga menantunya menunggu, Abimanyu yang tidak bisa membantah pun langsung setuju dan urusan pekerjaan Abimanyu langsung menyerahkan kepada asistennya.


Deliana sempat protes tapi Abimanyu langsung menengahi dan Deliana pun menuruti kemauan ayahnya.


''Ngantuuuuk......?? ''


ucap Abimanyu saat melihat istrinya menguap beberapa kali dan Deliana menganggukan kepalanya..


Abimanyu menepuk pahanya untuk menjadi bantal tidur Deliana dan Deliana menurutinya langsung tertidur.


Abimanyu mengerjakan pekerjaannya sambil satu tangannya mengelus kepala Deliana, satu tangannya lagi di pakai untuk membalas pesan dari asistennya.


Dua jam kemudian Ayah Farhan masuk kedalam ruangannya lalu menggelengkan kepalanya saat melihat putrinya tertidur pulas dalam dekapan suaminya.


''Deliana sudah lama tidurnya?? ''


ucap ayah Farhan saat duduk di hadapan Abimanyu.


''Lumayan sih ayah, kenapa memangnya?? ''


jawab Abimanyu sambil menyimpan tabletnya dan membenarkan posisi Deliana.


''Gak apa apa sih cuma nanya ajah, pindahkan ke ruangan pribadi Ayah ajah Deliananya biar nyaman dan lepas cadarnya sekalian, terus Ayah mau berbicara penting sama kamu. ''


jaweb ayah Farhan dan Abimanyu pun mengiyakannya.


Abimanyu dengan sangat hati hati mengangkat tubuh Deliana menuju ruangan pribadi ayahnya yang ada di sudut ruangan.


''Mirip bayi.....''


ucap Abimanyu saat setelah merebahkan Deliana lalu melepaskan cadarnya dan mencium kening Deliana.


Abimanyu langsung duduk di samping Ayah Farhan setelah selesai dengan merebahkan Deliana, Abimanyu mengetahui akan ada masalah penting yang akan di bicarakan mertuanya.


''Ayah setuju dengan usulan kamu untuk menggabungkan perusahaan dan perusahaan kamu menjadi cabangnya, ada sedikit masalah dan Ayah ingin kamu yang menyelesaikannya. ''


ucap Ayah Farhan dan tepat seperti dugaan Abimanyu.


''Masalah apa memangnya Ayah?? kalau mampu pasti Abii akan membantunya. ''


jawab Abimanyu dan Ayah Farhan pun lega mendengarnya.


''Kamu mau kan pergi ke Ausie?? perusahaan cabang disana sedang dalam masalah, Ayah akan mendukung dari sini dan kamu disana yang akan memecahkan nya, ada salah satu petinggi yang Ayah percaya disana melakukan korupsi dan membuat saham nya sedikit anjlok, Ayah akan berusaha semaksimal mungkin disini membantu kamu Abii, apalagi dua perusahaan akan di gabungkan dan itu sangat berpengaruh baik. ''


ucap Ayah Farhan dengan raut wajah serius.


''Abii paling gak suka dengan yang namanya korupsi, baiklah Abii akan tangani semuanya dan yang menjadi masalahnya adalah, Deliana mengijinkan gak kalau Abii pergi?? ''


jawab Abimanyu dan sedikit khawatir dengan ijin dari istrinya.


''Deliana itu wanita pintar dan dia akan mengerti, pokonya kamu siapkan semuanya karena nanti asisten Ayah disana akan membantu kamu, Deliana itu asal kita jujur dia akan menerimanya. ''


ucap Ayah Farhan yakin karena memang Deliana sangat mengerti mengenai bisnis.


''Baiklah Ayah......kira kira kapan Abii harus berangkat nya?? ''

__ADS_1


jawab Abimanyu yang sedikit lega.


''Lusa palingan karena besok asisten ayah akan membuatkan surat kuasa dan beberapa berkas yang akan membuat kamu menang disana, Ayah hanya ingin saham disana stabil ajah karena perusahaan disana lumayan besar loh Abii....''


ucap ayah Farhan dan menjelaskan maunya.


''Abii nanti minta berkas nya untuk di pelajari, biar Abii bisa langsung menanganinya, lagian Ausie gak jauh jaraknya dari tanah air. ''


ucap Abimanyu yang memang terbiasa dengan tantangan.


''Lagi di kerjakan dulu, kamu mau menunggu disini sampai selesai gak?? biar nanti saat pulang kamu tinggal mempersiapkan semuanya dan untuk besok tinggal melegalkan gabungan dua perusahaan ajah jadinya. ''


ucap Ayah Farhan sambil meminta menantunya untuk menunggu.


''Iya Ayah, abi akan menunggu dan asisten Abii di kantor sangat bisa di andalkan, sambil nunggu Deliana bangun. ''


ucap setuju Abimanyu dan memang sambil menunggu istrinya terbangun dari tidurnya.


''Emangnya Deliana gak sholat?? bangunkan ajah pas waktu sholat Ashar. ''


ucap Ayah Farhan karena Abimanyu malah menunggu Deliana bangun dan tidak membangunkannya karena waktu sholat Ashar akan tiba.


''Deliana lagi dapat tamu bulanan nya Ayah, makanya tidur pulas dan Abii gak berani membangunkannya. ''


jawab Abimanyu dan membuat Ayah mertuanya tertawa.


''Oalaah......kamu sabar yaah, masih pengantin baru sudah dapat cobaan. ''


ucap Ayah Farhan mengejek menantunya dan Abimanyu hanya tersenyum canggung.


Tidak ada obrolan kembali karena Ayah Farhan sibuk mengurus berkas berkas dengan asistennya, sedangkan Abimanyu memilih mempelajari berkas yang di kirim asistennya.


''Ternyata di ruangan Ayah, jadi pengen pulang ajah deh badan aku lengket banget. ''


gumam Deliana sambil beranjak menuju kamar mandi untuk mencuci wajahnya.


Setelah selesai Deliana langsung memakai cadarnya dan langsung keluar ruangan, ternyata tidak ada siapapun dan membuat Deliana langsung kesal.


''Kalau pulang duluan nanti Mas Abii takut marah, mau nunggu tapi Mas Abii sama Ayah gak tau kemana sekarang. ''


ucap Deliana sambil duduk dan mengambil handphone di dalam tasnya.


Deliana menghubungi suaminya namun tidak di angkat, Deliana langsung menghubungi Ayahnya ternyata sama tidak di angkat.


''Ishh....mereka menyebalkan sekali, lebih baik aku pulang ajah deh kasian Arsyan juga di rumah gak ada teman. ''


ucap Deliana sambil menuliskan catatan agar di baca suami juga Ayahnya.


''Loh....mau kemana?? sampe nulis cerpen gitu. ''


ucap Ayah Farhan saat masuk ke ruangannya saat melihat Deliana sedang menulis di atas kertas.


''Bukan cerpen tapi skripsi, Deliana kira Ayah sama Mas Abii ninggalin Deliana sendiri. ''


ucap Deliana dan Ayah Farhan hanya tersenyum.


''Mau pulang sekarang?? ''

__ADS_1


tanya Abimanyu sambil duduk di samping Deliana.


''Pengen pulang ajah, kasihan Arsyan sendirian di rumah Mas Abii....''


jawab Deliana dan Abimanyu tersenyum.


''Yasudah kalian pulang ajah, tapi besok Abimanyu harus ke kantor ini lagi buat menandatangani berkas berkasnya. ''


ucap Ayah Farhan dan Deliana mengangguk.


Deliana dan Abimanyu langsung pamit pulang setelah mencium tangan Ayah Farhan, Sepanjang perjalanan pulang Deliana hanya diam dan membuat Abimanyu bertanya tanya.


''Kamu kenapa sayang?? ada yang mau di beli?? ''


ucap Abimanyu dan Deliana menggelengkan kepalanya.


''Pengen pulang terus bersih bersih ajah, gak nyaman soalnya Mas Abii. ''


jawab Deliana dan Abimanyu mengangguk.


Dua puluh menit kemudian mobil sampai di kediaman Abimanyu, Deliana langsung turun terlebih dahulu untuk segera masuk kedalam rumah.


''Assalamualaikum.......''


ucap salam Deliana dan Arsyan langsung berlari menghampiri Deliana.


''Mama......''


ucap Arsyan sambil merentangkan tangannya meminta di gendong oleh Deliana.


''Jagoan Mama.....udah ganteng ajah, udah mam belum sayang?? ''


ucap Deliana sambil mencium pipi Arsyan dan Arsyan hanya tersenyum.


''Assalamualaikum jagoan Papa......''


ucap Abimanyu yang menghampiri anak juga istrinya yang masih berdiri di depan pintu masuk ruang utama rumahnya.


''Walaikumsallam Papa .......''


ucap Deliana sambil mengulurkan tangan Arsyan untuk mencium tangan Papanya dan Abimanyu langsung tersenyum.


''Jagoan Papa memang pinter yaah....''


ucap Abimanyu sambil mengelus kepala Arsyan dan setelahnya langsung menuju kamar nya untuk membersihkan tubuhnya.


Deliana langsung membawa Arsyan menuju kamarnya mengikuti Abimanyu yang sudah berjalan duluan.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


tbc.........


__ADS_2