IKHLASnya Gadis Bercadar

IKHLASnya Gadis Bercadar
Pertemun dan malapetaka


__ADS_3

Deliana menatap sekeliling rumahnya sudah sepi dan Deliana memutuskan untuk segera ke kamar karena tubuhnya sangat lengket.


''Untungnya udah sholat Maghrib, jadi tinggal nunggu adzan isya ajah sekarang. ''


ucap Deliana saat setelah memakai pakaiannya dan tubuhnya terasa segar.


Deliana membongkar belanjaannya dan langsung tersenyum karena pakaiannya semua sesuai seleranya, Ayah Farhan sangat mengetahui selera fashion Deliana dan memilihkan beberapa pakaian yang di suka Deliana.


Deliana langsung memakai hijab instan nya untuk menghampiri Bundanya yang belum terlihat saat Deliana pulang.


Saat mengetuk pintu kamar Bundanya tidak ada sahutan dan Deliana langsung membuka pintu kamarnya.


''Ternyata Bunda memang belum pulang yah, emangnya kerjaan di butik sangat sibuk?? ''


ucap Deliana sambil menutup kembali pintu kamar Bundanya.


Deliana langsung menghubungi Bundanya dan ternyata benar Bunda Nida masih di butik karena ada beberapa gaun yang sedang di rampungkan.


Di sebuah rumah mewah seorang pria baru turun dari mobilnya dan langsung masuk kedalam rumahnya.


''Papa......''


teriak anak kecil saat pria itu memasuki rumahnya.


''Tidak boleh lari jagoan nanti malah jatuh lagi, Papa juga kan sudah ada dihadapan kamu. ''


ucap pria itu dan sang putra hanya tersenyum.


Pria itu bernama Abimanyu dirgantara, seorang duda beranak satu yang baru dua bulan di tinggal meninggal mendiang istrinya.


Abimanyu adalah pria yang tampan dan sangat berkarisma, dia terkenal rendah hati dan tidak sombong seperti pemimpin pemimpin lainnya.


Abimanyu memiliki putra yang berusia satu tahun namun sang putra sudah bisa berjalan dan berlari walaupun sedikit rusuh berlari namun sang putra begitu lincah dan baru bisa berbicara memanggil Papa.


''Lebih baik kamu bersih bersih tubuh dahulu Abi.....Ibu sudah siapkan makanan kesukaan kamu. ''


ucap Ibunya Abimanyu saat mengambil alih cucunya dari tangan sang putra.


''Yasudah.....Abii mau bersih bersih dulu karena memang tubuh Abi sangat lengket. ''


jawab Abimanyu dan Ibunya mengangguk.


''Semoga Abimanyu mau menerima perjodohan ini agar cucuku segera memiliki seorang Ibu lagi. ''


gumam ibunya Abimanyu sambil menatap kepergian sang putra menuju kamarnya.


Beberapa menit kemudian Abimanyu selesai dengan membersihkan tubuhnya dan langsung gabung untuk makan malam.


''Ibu sudah dapat calon buat istri kamu dan untuk ibu sambungnya Arsyana. ''


ucap ibunya Abimanyu dan Abimanyu hanya diam.


''Terserah Ibu sajah kalau urusan itu karena Abi gak tertarik, asalkan dia mau menjaga Arsyana juga menyayangi Arsyana itu sudah lebih dari cukup untuk Abi..... ''


jawab Abimanyu dan Ibunya hanya mengangguk.


Di kediaman Ayah Farhan saat ini......


Ayah Farhan sampai di rumahnya dan langsung menuju kamarnya karena tubuhnya sangat lengket dan ingin segera membersihkan nya.

__ADS_1


''Mau makan malam gak Mas Farhan?? biar aku siapkan makanannya. ''


ucap Amanda saat suaminya melepaskan pakaiannya.


''Aku sudah makan Amanda tadi bersama Deliana, kamu memangnya belum makan?? ''


jawab Ayah Farhan dan A manda hanya mengangguk.


''Aku sudah makan juga Mas, takutnya Mas belum makan ajah makanya nawarin makan. ''


''Jangan Khawatirkan aku Amanda karena Deliana akan menomersatukan urusan makan kalau sudah jadwal biasa makan, aku mandi dulu. ''


ucap Ayah Farhan sambil masuk kedalam kamar mandi.


''Sungguh bangga ibu yang melahirkan kamu Deliana, kamu gadis yang sangat baik dan tidak pernah menampakan kemarahan di wajah kamu. ''


gumam Amanda dalam hatinya yang merasakan bagaimana kebaikan Deliana.


Dua tahun perceraian orang tuanya Deliana tetap menjadi anak yang santun walaupun jarang sekali untuk menemui Ayahnya dan harus di jemput paksa kalau ingin bertemu dengan dia.


''Tante masih ingat saat dulu bertemu kamu Deliana, kamu begitu tenang berbicara dengan Tante walaupun Tante adalah orang yang menyebabkan orang tua kamu berpisah. ''


gumam Amanda dalam hatinya saat mengingat percakapan nya dengan Deliana saat Amanda sengaja bertemu dengan Deliana.


Flash back .......


Deliana sedang makan siang di restoran dekat kampusnya yang sudah di booking oleh Amanda karena memang Amanda sengaja mendatangi Deliana ke kampusnya.


Deliana langsung menyambut kedatangan ibu sambungnya dan seperti biasa mencium tangannya seperti kepada Bundanya.


''Tante sudah booking restoran ini untuk kita makan siang, kamu gak keberatan kan kalau Tante ajak makan tiba tiba gini?? ''


''Gak apa apa Tante kan emang sudah waktunya makan siang juga dan Deliana udah selesai kelasnya kan. ''


jawab Deliana sambil duduk di kursi restoran.


Ternyata makanan sudah di pesan sesuai kesukaan Deliana karena Amanda sempat menanyakan makanan kesukaan Deliana pada Bunda Nida dan dengan senang hati Bunda Nida memberitahukannya.


''Deliana maafkan karena kehadiran Tante membuat Ayah dan Bunda kamu berpisah, Tante bersumpah kalau semua di luar kuasa Tante, Tante gak sangka kalau Ayah kamu malah nekad menikahi Tante saat itu Deliana. ''


ucap Amanda saat mulai memakan makanannya.


''Deliana tetap mendukung pernikahan Tante sama Ayah, karena semua memang sudah takdir dari Allah dan tidak ada hati yang bisa di salahkan karena jatuh cinta, jangan meminta maaf karena Deliana sudah memafkan Tante sejak lama. ''


jawab Deliana sambil menatap wajah Amanda yang terlihat merasa bersalah.


''Terimakasih Deliana, kamu memang mirip dengan Nida yah, baik hati dan sangat tulus sekali, kamu duplikat Nida saat dahulu loh, Tante senang karena kamu menerima Tante. ''


ucap Amanda dan Deliana hanya tersenyum.


''Terimakasih karena Tante Amanda mendonorkan Rahimnya untuk Bunda dan Deliana bisa hadir di dunia ini, Deliana senang karena Deliana memiliki dua Ibu yang sama sama hebat. ''


ucap Deliana dan Amanda tersenyum.


''Semua Tante lakukan karena Tante emang sayang sama Bunda kamu Deliana, kami bertiga selalu bersama sama dari sejak kecil dan kasih sayang kami sudah melekat sekali. ''


ucap Amanda dan Deliana tersenyum.


Makan siang selesai dan Deliana memilih untuk pamit karena memang Bundanya takut mencarinya, Amanda pun menyetujuinya dan menitipkan salam untuk Bunda Nida.

__ADS_1


Flash back off........


Pagi hari menjelang.......


Hari sabtu pagi adalah waktunya Deliana bebas dari tugas namun Bunda Nida langsung meminta Deliana datang ke butik pusat untuk membantunya, dengan sangat terpaksa Deliana datang ke butik untuk membantu Bundanya.


''Bunda..... Deliana lagi sibuk banget hari ini, malahan di suruh ke butik lagi. ''


protes Deliana saat masuk ke dalam ruangan Bundanya.


''Ya allah Deliana.....kamu sibuk tidur kan di rumah juga, ayo jangan protes dan bantu Bunda di area perancangan sekarang. ''


jawab Sang Bunda dan Deliana akhirnya menurut lalu mengikuti Bunda Nida.


Deliana langsung membantu Bunda Nida untuk membantu menyelesaikan racangan gaun yang sedang di tahap akhir penyelesaian.


Deliana pamit ke kamar mandi karena memang sudah tak tahan ingin buang air kecil, tak sengaja Deliana di tabrak seorang wanita yang masuk tergesa gesa kedalam kamar mandi.


''Astagfirullah......bikin kaget. ''


ucap Deliana sambil memegang dadanya yang tersentak karena tertabrak.


Deliana langsung menyelesaikan tujuannya di kamar mandi dan langsung keluar setelah selesai dengan urusannya.


Deliana mengerutkan keningnya saat melihat wanita yang tadi menabraknya sedang mengintip ke arah luar dan Deliana langsung memberanikan diri untuk menegurnya.


''Mba.......ada apa yah?? ''


ucap Deliana dan membuat wanita itu kini yang tersentak.


''Ya ampun bikin kaget ajah deh. Mba bisa bantu saya gak?? ''


jawab wanita itu tanpa basa basi dan Deliana mengangguk.


''Insyaallah saya bantu kalau memang saya bisa bantu, tapi sebaiknya kita keluar dari kamar mandi karena gak nyaman juga. ''


ucap Deliana dan wanita itu mengangguk lalu mengikuti deliana keluar dari kamar mandi.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.................

__ADS_1


tbc........


__ADS_2