IKHLASnya Gadis Bercadar

IKHLASnya Gadis Bercadar
Operasi Deliana........


__ADS_3

Abimanyu langsung mengangkat tubuh Deliana dan meminta Arsyan mengikutinya, Ayah Farhan langsung tersentak saat melihat Deliana di gendong Abimanyu.


''Deliana kenapa Abii....?? ''


ucap Ayah Farhan saat menghampiri Abimanyu.


''Deliana pingsan Ayah, Abii berangkat duluan ke rumah sakit, Ayah dengan Arsyan ajah menyusul. ''


ucap Abimanyu sambil berjalan cepat menuju mobilnya.


''Arsyan ikut sama Opaa yah, kita susul Mama. ''


ucap Ayah Farhan dan Arsyan langsung mengangguk.


Ayah Farhan merapihkan makanannya dan langsung membawa Arsyan menuju mobil, Ayah Farhan mengerutkan keningnya saat melihat Aldo.


''Sedang apa dia disini?? ''


gumam Ayah Farhan sambil masuk kedalam mobil membantu Arsyan duduk.


Abimanyu sudah tiba di rumah sakit dan Deliana langsung di tangani, karena Villa tidak jauh dari rumah sakit jadinya tidak lama sampai di rumah sakit.


Deliana sedang di tangani dan Abimanyu langsung menghubungi dokter yang biasa menangani istrinya dan sangat beruntung dokternya sedang ada di rumah sakit dan selesai praktek.


Beberapa menit menunggu Ayah Farhan datang dengan Arsyan yang berada dalam gendongannya, Ayah Farhan langsung menghampiri Abimanyu.


''Gimana keadaan Deliana sekarang?? ''


ucap Ayah Farhan saat menghampiri Abimanyu.


''Masih di tangani dokter yang menangani Deliana, mudah mudahan gak terjadi apa apa. ''


ucap Abimanyu sambil membawa Arsyan dalam gendongan Ayah Farhan karena Arsyan meminta di gendong Abimanyu.


''Ada apa sebenarnya Abii?? Tadi masih baik baik ajah saat Ayah tinggal untuk menghangatkan makanan ke dapur. ''


ucap Ayah Farhan dan Abimanyu langsung menghembuskan nafasnya.


''Entah apa yang di ucapkan Aldo, karena saat Abii datang Deliana terlihat menahan sakit dan tak lama dia pingsan. ''


ucap Abimanyu dan Ayah Farhan langsung terdiam.


''Ada apa dengan pemuda itu kenapa selalu ajah mengejar Deliana. ''


ucap Ayah Farhan dan Abimanyu menatap wajah Ayah mertuanya.


''Kemarin siang yang ada di luar ruangan Mama Amanda itu Aldo yang di tegur sama Serena dan Abii curiga kalau Aldo menyusul ke villa, ternyata dugaan Abii benar kalau Aldo ada di Villa. ''


ucap Abimanyu dan Ayah Farhan langsung terdiam.

__ADS_1


''Urusan Aldo biar Ayah yang urus, sekarang fokus Deliana karena firasat Ayah ga enak sekarang. ''


ucap Ayah Farhan dan Abimanyu menganggukan kepalanya.


Pintu ruangan Deliana terbuka dan dokter Mira langsung menghampiri Abimanyu.


''Deliana mengalami kontraksi, saat ini tekanan darahnya sangat rendah dan terpaksa kita lakukan tindakan operasi untuk menyelamatkan Deliana dan kedua anaknya. ''


ucap Dokter Mira dan langsung membuat Abimanyu juga Ayah Farhan langsung tersentak.


''Lakukan yang terbaik untuk istri saya Dokter. ''


ucap Abimanyu dengan penuh keyakinan.


''Nanti suster akan memberikan surat perjanjian yang harus di tanda tangani, saya akan menyiapkan ruangan operasinya, silahkan kalau mau menemui Deliana karena dia sudah sadar. ''


ucap Dokter Mira dan Abimanyu mengangguk.


Ayah Farhan dan Abimanyu langsung masuk kedalam ruangan dimana Deliana berada, Arsyan ada dalam gendongan Abimanyu saat ini.


Saat membuka pintu ruangan ternyata Deliana sedang menatap ke arah pintu, Ayah Farhan langsung menghampiri Deliana.


''Deliana baik baik ajah ko, kalian jangan khawatir seperti itu. ''


ucap Deliana dengan senyum tipisnya.


Ayah Farhan mengetahui kalau senyum Deliana adalah senyum palsu, agar keluarga tidak khawatir berlebih.


ucap Arsyan sambil merentangkan tangannya.


Deliana langsung meminta Arsyan mendekat, Abimanyu mendekatkan Arsyan pada Deliana dan Arsyan langsung meminta peluk pada Deliana.


''Biarkan Arsyan mendekat Mas Abii, aku gak apa apa ko. ''


ucap Deliana dan Abimanyu langsung merebahkan Arsyan di samping Deliana.


Suster menghampiri membawa berkas untuk di tanda tangani Abimanyu, Abimanyu langsung membaca berkasnya dan menandatanganinya.


Ayah Farhan membawa Arsyan dan membiarkan Abimanyu untuk berbicara dengan Deliana.


''Berjuang untuk buah cinta kita Sayang, Mas yakin kamu akan bisa melewatinya. ''


ucap Abimanyu sambil mencium kening Deliana penuh sayang.


Deliana hanya mengangguk tersenyum namun air matanya menetes begitu saja, Abimanyu terdiam sambil menghapus air mata Deliana dan segera menutup wajah Deliana menggunakan cadarnya.


Dua suster menghampiri memberitahukan kalau operasi Deliana akan segera di lakukan, Abimanyu kembali mencium kening Deliana dan mengusap pipinya.


''Ayah berdoa yang tebaik untuk kamu Sayang, kamu kuat Deliana. ''

__ADS_1


ucap Ayah Farhan dan Deliana mengangguk.


''Ya allah hanya padamu hamba percayakan semuanya, lancarkan semuanya. ''


gumam Deliana dalam hatinya sambil menatap mata Sang Ayah.


Berangkar Deliana di dorong dua suster, Abimanyu dan Ayah Farhan juga Arsyan berjalan mengikuti Berangkar yang membawa Deliana.


Deliana langsung di bawa masuk kedalam ruangan operasi, Ayah Farhan dan Abimanyu mematung di depan pintu yang tertutup kembali.


''Ayah akan menghubungi Bunda dan Mama, memberitahukan kondisi Deliana. ''


ucap Ayah Farhan dan Abimanyu mengangguk.


Abimanyu langsung duduk dan membawa Arsyan ke pangkuannya, saat ini hati dan fikirannya hanya tertuju pada Deliana, Deliana memerlukan banyak darah saat ini dan itu yang menjadi ketakutan untuk Abimanyu.


Ayah Farhan menghela nafasnya melihat Abimanyu terdiam dan tatapannya hanya tertuju pada pintu ruangan operasi, Ayah Farhan menghampiri dan menepuk bahu Abimanyu.


''Percayakan semua nya pada dokter yang menangani Deliana, kita berdoa pada allah agar semua lancar dan Ayah percaya kalau Deliana akan baik baik ajah. ''


ucap Ayah Farhan dan Abimanyu tidak meresponnya.


''Ayah belum menghubungi Bunda dan Mama, sekarang Ayah akan membawa Arsyan pulang karena disini ga baik untuk pernapasan nya. ''


ucap Ayah Farhan kembali karena Abimanyu tidak meresponnya.


Arsyan langsung di bawa oleh Ayah Farhan, saat Abimanyu menurunkan Arsyan dari pangkuannya, Ayah Farhan langsung pamit membawa Arsyan pulang saat Abimanyu merespon dengan mengangguk.


Di dalam ruangan operasi Deliana, Dokter mulai membuat Deliana tidak sadarkan diri dan Deliana di bius total tak sadarkan diri.


Kondisi Deliana menurun saat dokter berhasil membuat Deliana tak sadarkan diri, Dokter mira langsung melakukan tindakan untuk segera melakukan tindakan mengoprasi agar bayi dalam kandungan Deliana segera lahir karena kondisi Deliana terus menurun.


Lima belas menit kemudian bayi perempuan berhasil di keluarkam dan selang lima menit bayi laki laki berhasil keluar, Dokter Mira langsung meminta asistennya untuk menangani kedua bayi nya karena harus segera masuk kedalam incubator.


Dokter Mira kembali meyakinkan dirinya kalau operasi Deliana akan berhasil, Dokter Mira langsung yang menangani Deliana dengan di bantu Dokter lainnya.


Tak kalah menegangkan dari dalam ruangan operasi Deliana, di luar ruangan operasi pun Abimanyu merasakan detak jantungnya begitu cepat, seperti ada sebuah kontak batin dengan Deliana, Abimanyu merasakan kalau kondisi Deliana sedang tidak baik baik saja saat ini.


''Ya allah hamba memohon padamu, selamatkan istri dan kedua anak hamba, kenapa hati hamba begitu sakit rasanya saat ini, ya allah hanya padamu hamba meminta. ''


gumam Abimanyu sambil memegang dadanya yang berdetak begitu kencang saat ini.


.


.


.


.

__ADS_1


Tbc......


__ADS_2