
Ayah Farhan masih diam terpaku melihat mobil yang membawa putrinya melewati gerbang rumah mewahnya dan menghilang dari pandangannya.
Bunda Nida memilih masuk dan membiarkan Amanda yang menemani suaminya, karena Bunda Nida sedikit sedih dengan kepulangan Deliana ke rumah suaminya, namun semua Demi kebaikan Deliana juga dan Bunda Nida harus ikhlas.
Di depan rumah Ayah Farhan saat ini.....
Amanda masih setia menemani suaminya yang masih diam dan menatap jalanan dimana di lalui mobil yang membawa Deliana untuk meninggalkannya dan kembali ke rumah suaminya.
''Deliana adalah putri yang begitu aku sayangi Amanda, dia hadir di pernikahan kami memasuki tahun ke sebelas, Deliana menjadi ratu di kehidupanku dan Nida, Deliana memiliki paras yang begitu cantik hingga aku harus merayu dia untuk mau menggunakan cadar sedari kecil karena aku yakin kecantikan wajahnya akan membuat dia dalam bahaya dimanapun dia berada, alhamdulilah Deliana menurut dan memakai cadarnya, Deliana tidak menuruni bakat disain seperti keluarga lainnya, dia malah jago dalam strategi bisnis di perusahaan, sekarang putriku sudah memiliki suami dan aku harus mengalah demi kebahagiaannya walaupun sedikit tidak rela Deliana di bawa oleh suaminya. ''
Ucap Ayah Farhan dan membuat Amanda diam terpaku dengan ungkapan isi hati suaminya.
''Pantas kamu gak mengijinkan aku untuk mengadopsi anak, ternyata begitu besar kasih sayangmu untuk Deliana Mas Farhan, aku juga menyayangi Deliana seperti putriku sendiri. ''
Gumam Amanda dalam hatinya sambil terdiam menemani suaminya.
Ayah Farhan langsung masuk kedalam rumah saat tersadar harus menggantikan Abimanyu ke perusahaannya.
Di perjalanan Deliana saat ini....
Deliana duduk tenang sambil sesekali menjawab pertanyaan Arsyan, Abimanyu sibuk berbalas pesan dengan asistennya di perusahaan Ayah Farhan.
Perjalanan empat puluh menit akhirnya sampai di kediaman Abimanyu, Ibu Rahma tersenyum saat sedang menyiram tanaman melihat mobil Abimanyu memasuki rumah.
''Nenek......''
teriak Arsyan saat keluar dari mobilnya.
Ibu Rahma langsung senang melihat cucunya dan bertambah senang karena Deliana pun ikut kembali.
''Lebih baik kamu menurut yah sayang, biarkan Abii menggendong kamu. ''
ucap Ibu Rahma saat menghampiri ke mobil dan Deliana menolak saat Abimanyu akan menggendongnya.
''Tuh kan Ibu juga setuju, pliis yah hanya satu minggu kamu di gendong sama Mas gini, kondisi kamu sedang tidak baik Sayang. ''
ucap Abimanyu yang kembali merayu Deliana dan akhirnya Deliana mengangguk.
__ADS_1
Abimanyu langsung menggandong Deliana dan Ibu Rahma menutup mobilnya, membantu mengeluarkan koper yang ada di dalam bagasi.
''Mau langsung ke kamar atau mau di ruang keluarga dulu?? ''
ucap Abimanyu saat memasuki rumah.
''Ke kamar ajah Mas, aku pengen rebahan ajah pinggangnya panas. ''
ucap Deliana dan Abimanyu langsung membawa Deliana menuju kamar nya.
Abimanyu dengan hati hati merebahkan tubuh Deliana di atas ranjang, membantu melepaskan cadar juga hijab Deliana.
''Kamu kenapa tambah ringan Sayang berat badannya?? ''
ucap Abimanyu saat duduk di samping Deliana.
''Kamu ini Mas, bilang ajah kalau aku semakin gendut kan?? malah bilang aku ringan. ''
ucap Deliana dengan bibir mengerucutnya dan membuat Abimanyu tertawa.
''Hahahaa.......kamu memang menggemaskan sekali sih, Anaknya Ayah Farhan benar benar gak kaleng kaleng cantiknya dan Mas yang beruntung mendapatkan kamu, wajah kamu beneran cantik banget. ''
''Modus ini maa ada maunya pasti, Mas Abii lebih baik ganti pakaiannya karena risih kalau di dalam rumah pakai setelan kerja gini. ''
ucap Deliana yang mengalihkan keinginan mesum suaminya karena saat ini tangan Abimanyu sedang tidak bisa di kondisikan.
''Mas bahagia sayang mlihat tawa kamu lagi, maaf karena saat pulang dari rumah sakit gak bisa membawa kamu pulang dan malah mengikuti keinginan Ayah Farhan, hasilnya adalah kamu tertekan disana. ''
ucap Abimanyu yang kembali berbicara dengan nada sendunya sambil menggenggam tangan Deliana.
''Gak apa apa Mas, lagian Ayah kan orangnya egois kalau itu urusannya dengan aku, padahal Ayah orangnya sangat baik, dia cinta pertama aku loh Mas dan aku sering menghabiskan waktu berdua berkencan dengan Ayah sebelum Mama Amanda datang, seperti badai semua langsung berubah dan aku memilih menghindari Ayah sekarang, rasanya masih belum ikhlas saat Bunda memutuskan menerima permintaan rujuk dari Ayah, tapi semua keputusan ada pada orang tua aku Mas yang menjalani kehidupannya. ''
ucap Deliana yang tiba tiba mengeluarkan isi hatinya yang mengganjal.
''Sekarang ada suami kamu yang akan menemani berkencan, jangan membebani hati kamu dengan memikirkan kehidupan poligami Ayah, kita doakan ajah semoga rumah tangga orang tua kamu bahagia, ingatlah sayang semua adalah kehendak dari allah dan mungkin juga cobaan kita semua untuk mengutamakan sabar dan ikhlas. ''
ucap Abimanyu yang memberikan pengertian kepada Deliana agar tidak terfikirkan masalah poligami Ayah Farhan.
__ADS_1
''Ayah secara tidak langsung memberikan contoh ga baik untuk menantunya, tapi yasudah lah aku gak akan memikirkan masalah Ayah dan yang terpenting aku udah kembali ke rumah ini, sungguh tinggal di rumah Ayah membuat aku ga nyaman. ''
ucap Deliana kembali dan membuat Abimanyu memilih untuk menghindar dengan sindiran istrinya karena akan di pastikan Deliana mendesaknya kembali seperti kemarin kemarin saat membahas poligami Ayah Farhan.
Deliana langsung merebahkan tubunya tertidur setelah suaminya pamit mengganti pakaiannya, saat ini Deliana merasakan kantuknya setelah meminum obat dan di perjalanan Deliana tidak bisa tidur karena duduknya kurang nyaman.
Di ruang ganti Abimanyu saat ini.....
Abimanyu memilih memakai pakaian rumahannya dan selepas menggantinya dia langsung keluar dari ruang gantinya, bibirnya tersenyum saat melihat Deliana sudah tertidur.
Abimanyu memilih keluar dari kamar agar tidak mengganggu tidur Deliana, Abimanyu memilih menuju ruang kerjanya untuk mengerjakan beberapa pekerjaannya namun Ibunya meminta untuk mendekat.
''Deliana sudah tidur Abii?? ''
ucap Ibu Rahma saat Abimanyu menghampirinya.
''Sudah Buu.....Deliana kan pasti tertidur setelah meminum obat, karena ada efeknya dari obat yang di minum Deliana tertidur untuk mengistirahatkan tubuhnya, tekanan darah Deliana sangat rendah Buu hasil pemeriksaan kemarin. ''
jawab Abimanyu dengan nada sedih nya mengingat kondisi Deliana sedang tidak baik.
''Kamu harus terus menyemangati Deliana Abii, berikan perhatian dan kasih sayang, agar Deliana nyaman kembali dan tekanan darahnya kembali normal, sangat berbahaya sekali bagi Deliana dan janin dalam kandungannya kalau tekanan darah tidak stabil. ''
ucap Ibu Rahma dan Abimanyu hanya mengangguk mengiyakannya.
''Abii mau ke ruang kerja dulu Buu, ada beberapa berkas yang di kirim asisten Abii dan meminta untuk mempelajarinya. ''
ucap Abimanyu yang pamit menuju ruang kerjanya untuk mengecek berkas kiriman dari asistennya di kantor lamanya.
Ibu Rahma memilih menemani cucunya untuk bermain mengalihkan keinginan Arsyan yang selalu ingin ke Mamanya dan Ibu Rahma selalu mengalihkannya dengan mengajak Arsyan bermain.
.
.
.
.
__ADS_1
Tbc......