IKHLASnya Gadis Bercadar

IKHLASnya Gadis Bercadar
Kejutan dari Abimanyu.....


__ADS_3

Dua minggu berlalu......


Dua minggu sudah Abimanyu melakukan therapy pada kakinya dan sekarang mulai membaik namun dokter tetap menyarankan agar tidak beraktifitas berdiri terlalu lama karena masih dalam masa pemulihan.


Saat ini Deliana sedang melakukan meeting di perusahaan Ayah Farhan dan Aldo lah yang membuat Deliana ada di ruangan ini, Deliana tidak perduli dengan apa yang di rencanakan pemuda itu karena baginya perusahaan Ayahnya paling penting.


Dua jam berlalu dan meeting pun selesai di lalui, Deliana yang menjelaskan detail proyek nya pun merasa lega karena tidak ada kendala di meeting kali ini.


''Nona Deliana terimakasih karena bersedia hadir, sampai ketemu di perusahaan saya karena thendernya akan di mulai dari sana. ''


ucap Aldo saat Deliana membenahi beberapa berkasnya.


''Sama sama Tuan Aldo dan insya allah saya akan datang untuk memperlancar semua thender nya, kalau begitu saya permisi. ''


ucap Deliana yang sudah selesai dengan berkasnya lalu segera keluar dari ruangan karena saat ini dia akan ke rumah sakit menemani suaminya yang akan melepaskan ring di kakinya.


Deliana keluar ruangan meeting di ikuti asisten Ayah Farhan dan juga Aldo beserta asistennya, Deliana langsung menuju lift untuk bertemu Ayah Farhan dan tidak menyadari dari arah lobi utama seorang pria yang sangat mencintainya sedang berdiri tegak memperhatikannya.


Asisten Ayah Farhan sempat akan berucap namun pria itu menggelengkan kepalanya dan meminta menutup mulutnya.


Dia adalah Abimanyu Dirgantara, suami Deliana yang sudah pulih total setelah ring di kakinya di lepas, Abimanyu ingin memberikan kejutan kepada istrinya dengan datang ke perusahaan Ayah Farhan.


Abimanyu mengepalkan tangannya saat melihat seorang pemuda memanggil Deliana di arah belakang dan Deliana terlihat membungkuk.


''Deliana Aisyaah.........''


ucap Abimanyu dengan nada tegasnya dan membuat Deliana juga yang lainnya menoleh ke asal suara.


Deliana langsung melototkan matanya melihat suaminya berdiri tegak dan tak lama berjalan menghampirinya.


''Mas Abimanyu.......''


ucap Deliana sambil berlari untuk memeluk suaminya yang merentangkan tangannya memberi kode agar Deliana datang kepadanya.


Deliana berhasil masuk kedalam dekapan suaminya dan memeluknya erat, Abimanyu mengusap punggung Deliana dan mencium puncak kepala Deliaana.


''Alhamdulillah.....aku bahagia kamu bisa berdiri tegak dan berjalan kembali Mas Abii. ''


ucap Deliana sambil melepaskan pelukannya.


''Iya sayang, Mas juga sangat bahagia karena perjuangan kesakitan Mas dua minggu ini di bayar sangat mahal dengan berjalan kembali normal seperti biasa. ''


jawab Abimanyu dan Deliana mengangguk.


''Tuan Abimanyu......senang bertemu dengan anda dan kejutan sekali melihat nya. ''


ucap Aldo yang menghampiri Abimanyu dengan Deliana yang ada di dalam dekapannya.


''Tuan Aldo.....lama tidak berjumpa dan saya kira bukan Anda yang berjalan di belakang istri saya. ''

__ADS_1


ucap Abimanyu dan Aldo sedikit syok namun sebisa nya langsung normal kembali.


''Ternyata Tuan Abimanyu menantu dari Pak Farhan, Nona Deliana istri anda?? ''


ucap Aldo dan Abimanyu hanya mengangguk.


Abimanyu langsung pamit kepada Aldo untuk segera menghampiri Ayah Farhan, sedangkan Deliana tidak mengeluarkan suaranya karena masih syok dengan kejutan dari suaminya.


.


.


.


''Kenapa kamu diam terus Sayang?? kamu sakit?? ''


ucap Abimanyu saat sedang di dalam lift dengan Deliana di dalam dekapannya.


''Aku masih syok Mas dan jangan ganggu dulu, aku lagi nyaman di dekapan kamu. ''


jawab Deliana sambil mengeratkan pelukannya pada suaminya.


Rasa nyaman sedang di rasakan Deliana saat ini saat dalam dekapan suaminya, membuat Deliana diam dan memeluk suaminya, Abimanyu pasrah dan sesekali mencium puncak kepala Deliana.


''Assalamualaikum.......''


ucap salam Abimanyu saat asisten Ayah farhan membuka pintu ruangan kerja.


ucap Ayah Farhan sambil beranjak dan menghampiri menantunya yang masuk kedalam ruangannya.


''Alhamdulillah Ayah, Abii bisa berjalan normal kembali dan kalau untuk berlari masih belum berani takut gak kuat kakinya. ''


ucap Abimanyu sambil membenarkan pelukan Deliana karena Abimanyu akan duduk setelah Ayah Farhan menyuruhnya.


''Deliana......kamu kenapa sayang?? ada apa sama kamu?? ''


ucap Ayah Farhan yang baru ngeuh dengan Sang putri yang mendekap suaminya.


Deliana melepaskan pelukan suaminya dan menatap Ayah Farhan, Deliana langsung menangis dan memeluk Ayah Farhan.


''Deliana lagi syok dan bahagia Ayah, Deliana malu melepaskan pelukannya karena tadi di lobi langsung meluk Mas Abii, hiks.....hiks.....hiks. ....''


jawab Deliana sambil terisak dalam dekapan ayahnya.


''Astagfirullah .....Ayah kira kamu kenapa sayang, udah jangan nangis malu ada suami kamu. ''


ucap Ayah Farhan sambil melepaskan pelukan Deliana lalu melepaskan cadar putrinya.


Abimanyu tersenyum dengan tingkah istrinya, karena malu dia malah mendekapnya dan gak mau melepaskan pelukannya.

__ADS_1


''Sini sayang, Jangan nangis yaah nanti mata kamu tambah sembab loh. ''


ucap Abimanyu sambil menghapus air mata Deliana.


Ayah Farhan hanya menjadi penonton menantu dan putrinya, Ayah Farhan menyaksikan sendiri saat Abimanyu dengan penuh kasih sayangnya menenangkan Deliana yang sedang menangis.


Ayah Farhan menggelengkan kepalanya sambil beranjak untuk mengambil minuman di dalam kulkas yang ada di ujung ruangannya.


''Minum dulu biar kamu tenang, ayo Abii di minum dulu minumannya. ''


ucap Ayah Farhan sambil membuka tutup botol minumannya dan memberikannya pada Deliana.


Deliana dan Abimanyu langsung meminum minumannya, Setelah Deliana tenang dia langsung memberikan berkas kerja samanya.


''Untuk ke depannya biarkan suami kamu yang bertemu dengan perusahaan Aldo, Ayah sedikit curiga dengan pemuda itu, bukan ayah berprasangka burut tapi hanya merasa. ''


ucap Ayah Farhan saat melihat berkasnya dan ternyata isi berkas pun tidak terlalu penting tapi Aldo memanfaatkannya untuk bertemu Deliana.


''Iya Ayah biar Abimanyu yang akan hendle semuanya, sudah saat nya Deliana diam dan kembali ke pekerjaan lamanya. ''


jawab Abimanyu yang menyetujui ucapan mertuanya.


''Kita makan siang bersama dulu yah, kita makan di ruangan ini ajah biar Ayah yang pesankan makanannya, setuju kan kalian dengan usul ayah?? ''


ucap Ayah Farhan yang merasakan putrinya sedang tidak ingin kemana mana.


''Iya Ayah, Deliana emang malas keluar pengen disini ajah. ''


tepat dugaan Ayah Farhan kalau putrinya tidak mau keluar dari perusahaan.


Ayah Farhan langsung meminta asistennya untuk memesankan makanannya tiga porsi, Sedangkan Deliana hanya terdiam dan mungkin masih syok dengan kejutan dari suaminya.


''Ada apa sama kamu sayang?? gak nyaman kah di ruangan ini?? ''


ucap Abimanyu yang melihat Deliana hanya diam dan bersandar pada sofa.


Pintu ruangan di ketuk dan Deliana langsung bersembunyi di dalam dekapan Abimanyu, karena suara asisten Ayahnya yang mengucap salam, Deliana masih belum menggunakan cadarnya.


Abimanyu langsung begeser dan membuat nyaman Deliana dalam dekapannya.


''Dasar Nona Deliana......''


gumam asisten ayahnya Deliana dalam hatinya sambil menggelengkan kepala, melihat tingkah putri Bos nya yang terlihat menggemaskan menurutnya.


.


.


.

__ADS_1


.


tbc....................


__ADS_2