
Deliana langsung mengeringkan rambutnya sebelum memakai hijab di kepalanya, setelah di rasa kering Deliana langsung memakai hijab dan segera keluar dari kamarnya saat suaminya membuka pintu ruang ganti.
Abimanyu kembali tertawa dan menggelengkan kepalanya melihat tingkah sang istri, Abimanyu menuju meja rias dan segera menyisir rambutnya.
Handphone Abimanyu berdering dan ternyata Ayah Farhan yang menghubunginya.
Dalam panggilan saat ini....
''Assalamualaikum ayah....''
''Walaikumsallam.....Abii ada satu hal yang mau Ayah beritahu sama kamu. ''
''Ada apa memangnya Ayah?? ''
''Ayah sudah berhasil mendapatkan saham milik perusahaan Aldo sebanyak empat puluh persen, atas nama orang lain dan bukan atas nama perusahaan kita, besok teman Ayah akan menjual saham yang ada di perusahaan Aldo kembali dan akan Ayah beli, nantinya Ayah akan akuisisi setelah semua saham kumpul. ''
''Abimanyu terserah Ayah ajah, yang penting Aldo jangan mengganggu Deliana kembali. ''
''Baiklah dan jangan bicarakan masalah ini pada Deliana yah, Ayah tutup telphone nya. Assalamualaikum....''
''Walaikumsallam.......''
Panggilan berakhir......
''Ayah sangat kejam sekali ternyata, tapi biarlah terserah yang terpenting adalah pria itu jangan mengganggu Deliana lagi. ''
gumam Abimanyu sesaat setelah menutup panggilan telphone nya.
Abimanyu langsung keluar dari kamar nya dan mendengar suara tawa Arsyan, Abimanyu langsung menghampiri Istri dan Anak Anaknya.
''Papa......''
ucap Arsyan saat melihat Abimanyu dan menghampirinya.
''Jagoan Papa makin tampan ajah. ''
ucap Abimanyu sambil mencium pipi Arsyan.
Deliana meminta Abimanyu gabung bermain dengan Anak Anaknya dan Abimanyu mengiyakannya lalu menuntun Arsyan untuk menghampiri Deliana.
Abimanyu langsung menggendong isya karena seperti biasa Putri nya itu selalu ingin di gendong saat melihatnya, Deliana hanya tersenyum melihat putrinya.
''Mas Abii.....besok anak anak akan di imunisasi loh, antarkan aku ke dokter biasa yah. ''
ucap Deliana sambil membenarkan Tama yang kesusahan untuk berbalik ingin tengkurap.
''Iya sayang nanti Mas antarkan kamu, jangan masuk kerja dulu lebih baik jaga si kembar di rumah, nantinya rewel kalau sudah imunisasi. ''
ucap Abimanyu dan Deliana menganggukan kepalanya.
Deliana dan Abimanyu langsung bermain dengan ketiga Anaknya, hingga tidak terasa sore menjelang dan Deliana meminta suster memandikan si kembar dan Deliana memandikan Arsyan sedangkan Abimanyu memilih menuju ruang kerjanya.
.
.
Malam menjelang........
__ADS_1
Deliana membawa ketiga anaknya masuk kedalam kamar dan menidurkan nya di ranjang miliknya, Abimanyu masih di dalam kamar mandi belum mengetahui apa yang di lakukan istrinya.
''Ketiga anakku sangat menggemaskan sekali kalau sedang tertidur, apalagi si cantik isya. ''
ucap Deliana sambil menyelimuti tubuh ketiga anaknya.
Pintu ruangan ganti terbuka dan Abimanyu lah yang keluar memasuki kamar, Abimanyu menghembuskan nafasnya melihat ketiga anaknya tertidur di atas ranjangnya dan mengetahui kalau semua adalah perbuatan istrinya.
Deliana langsung menuju ruang ganti untuk memulai aktivitas nya sebelum tidur, Deliana membiarkan Abimanyu yang terlihat kesal melihat anak anaknya akan tidur dengannya.
''Sengaja sepertinya istriku itu membawa anak anak, awas yah sayang akan Mas beri hukuman. ''
gumam Abimanyu sambil mendekat ke arah ranjang king size miliknya.
Deliana keluar dari ruang ganti dengan gaun tidurnya dan langsung menuju ranjangnya karena telah selesai dengan urusan sebelum tidurnya.
''Ada apa Mas Abii?? Lihatnya gitu banget. ''
ucap Deliana saat melihat tatapan Suaminya yang berbeda padanya.
''Maksudnya anak anak tidur sama kita apa?? Sengaja apa gimana ini ceritanya?? ''
ucap Abimanyu sambil menatap ketiga anaknya yang terlelap.
''Gak sengaja juga tapi memang aku pengen anak anak tidur barengan kita ajah, tidur yah udah malam Mas dan aku juga ngantuk. ''
ucap Deliana yang mengalihkan pertanyaan suaminya.
Deliana langsung tertidur sambil memeluk Arsyan, sedangkan Abimanyu masih terdiam sambil menatap wajah tenang putrinya yang sedang terlelap.
gumam Abimanyu yang masih belum mempercayai ketiga anaknya ada di hadapannya seperti mimpi baginya.
Tak lama kemudian Abimanyu pun terlelap menyusul keempat kesayangannnya yang sudah tidur terlebih dahulu.
Pagi menjelang......
Deliana saat ini sedang sibuk mengurus Arsyan yang akan berangkat sekolah, sedangkan si kembar sedang di mandikan oleh pengasuhnya.
''Sayang.....jadi kan ke kliniknya?? ''
Ucap Abimanyu yang menghampiri Deliana.
''Jadi.....memangnya Mas Abii gak akan nganterin?? ''
Ucap Deliana sambil merapihkan seragam Arsyan.
''Jagoan Mama sudah wangi dan ganteng, kita sarapan dulu yah sebelum pergi sekolah. ''
Ucap Deliana sambil mencium pipi Arsyan.
Abimanyu hanya tersenyum memperhatikan istri dan anaknya yang sedang sibuk bersiap, Abimanyu menuntun Arsyan keluar kamar menuju meja makan dan meninggalkan istrinya yang sedang merapihkan kamar Arsyan.
Sarapan pagi di kediaman Abimanyu pun sedang berlangsung, Arsyan sudah bisa makan sendiri tanpa di suapi, Deliana sesekali mengelap makanan yang menempel pada pipi Arsyan.
''Kakak Arsyan di antar suster sama supir yah Sayang, Mama mau ke klinik dulu, gak apa apa kan?? ''
ucap Deliana saat setelah sarapan.
__ADS_1
''Gak apa apa Mama.....''
ucap Arsyan sambil tersenyum dan langsung menggadong tas nya yang di bantu di pasangkan Deliana.
''Jagoan Papa tambah pintar, juara satu yah di kelasnya dan Papa akan memberikan hadiah. ''
ucap Abimanyu dan membuat Arsyan langsung tersenyum senang mengiyakannya.
Abimanyu mengantarkan Arsyan menuju mobil, sedangkan Deliana mempersiapkan si kembar sebelum di bawa menuju klinik.
''Kalian berdua ikut yah ke klinik, Saya kesusahan kalau harus menggendong si kembar. ''
ucap Deliana sesaat setelah mempersiapkan buku imunisasi kedua anaknya.
''Baik Nyonya.....''
ucap kompak kedua pengasuh anaknya dan meminta bersiap.
Deliana menuju kamarnya untuk membawa cadar dan tasnya, lalu menghubungi Asistennya di butik memberitahukan tidak akan datang ke butik.
''Mas Abii....ayo siap siap kita dapat jadwal jam sepuluh loh, kamu ko belum siap. ''
protes Deliana saat melihat suaminya santai di ruang keluarga.
''Maaf.....kan Mas gak tau kalau jadwalnya pagi, yaudah Mas ke kamar siap siap dulu. ''
ucap Abimanyu sambil beranjak menuju kamarnya dan Deliana hanya menggelengkan kepalanya.
Deliana tersenyum saat menatap kedua anaknya sudah siap, seperti biasa Tama menggerakkan tangannya meminta di gendong saat melihatnya, Deliana langsung membawa Arsyan kedalam gendongannya.
''Tama sama kaya kakak Arsyan, maunya nempel sama Mama terus. ''
ucap Deliana sambil mencium pipi Tama.
Isya begitu tenang dalam gendongan pengasuhnya walaupun melihat Deliana dan berbeda dengan Tama saat melihat Deliana langsung berisyarat meminta di gendong.
''Ayo sayang kita berangkat sekarang. ''
ucap Abimanyu saat menghampiri Deliana dengan pakaian santainya.
Deliana mengangguk dan memberikan Tama pada pengasuhnya karena Deliana harus memakai cadarnya, Tama tidak menolak dan langsung menerima saat Deliana memberikan pada pemgasuhnya.
Deliana langsung mengikuti Abimanyu keluar dari rumah dan masuk kedalam mobil setelah kedua susternya sudah duduk tenang memangku kedua anaknya di dalam mobil.
.
.
.
Tbc.......
***Maafkan karena baru up malam ini, ada keperluan sedikit di dunia nyata🤭🤭, terimakasih kepada kakak kakak yang sudah menunggu ceritanya.
jangan lupa tinggalkan jejak nya yah.........
Love you all***......
__ADS_1