
Masih di perusahaan Ayah Farhan saat ini, Abimanyu yang menahan emosinya langsung bangkit dan segera pamit menuju ruangan Ayah Farhan.
Karena mulai besok Abimanyu akan mulai dengan pengelolaan perusahaan Ayah mertuanya, Ayah Farhan tetap akan mendamping tidak akan meninggalkan Abimanyu.
Abimanyu saat ini sudah sampai di ruangan Ayah Farhan dan langsung duduk sambil mengerjakan beberapa dokumen nya.
''Ayah senang karena kamu ternyata gak memiliki kendala saat terjun langsung ke perusahaan pusat, kemarin di Ausie kan cabangnya dan disini adalah pusatanya. ''
ucap Ayah Farhan saat membaca dokumen yang di kerjakan Abimanyu.
''Terimakasih karena Ayah mempercayai Abii untuk mengelola bisnis ini, insyaallah Abii akan menjalankannya dengan baik. ''
ucap Abimanyu dan membuat Ayah Farhan tersenyum.
''Maaf karena harus menggabungkan perusahaan kamu, tapi ini semua nantinya akan memudahkan kamu juga, Semua saham akan melambung dan tidak akan anjlok kedepannya karena kekuasaan ada di tangan dua perusahaan. ''
ucap Ayah Farhan dan Abimanyu hanya mengangguk.
Ayah Farhan kembali mengerjakan berkasnya sedangkan Abimanyu langsung teringat dengan Deliana dan langsung mengirimkan pesan kepada istrinya.
💬Sayang bagaimana dengan pertemuan kamu?? lancar kah di sana??
Ternyata pesan Abimanyu langsung di baca dan di balas oleh Deliana.
💬Alhamdulillah lancar Mas Abii dan semakin terkurung.
💬Sabar sayang karena kita sama sama bernasib sama, nanti di lanjut di rumah bahasnya dan kamu hati hati nanti saat pulang😘😘😘
💬 👌
Abimanyu melototkan matanya saat melihat balasan terakhir dari istrinya, Abimanyu hanya menggerutu di dalam hatinya dan akan memberikan hukuman untuk istrinya.
Di perusahaan Amanda saat ini......
Perusahaan yang bergerak dalam dunia perhiasan yang menghasilkan karya karya sebuah perhiasan dengan disain yang cantik dan dapat memikat siapapun yang melihatnya.
Perusahaan Amanda memang beda dari perusahaan Ayah Farhan atau pun Bunda Nida, namun perusahaan itu akan jatuh ke tangan Deliana sebagai putri tunggal keluarga.
Deliana awalnya menolak namun dengan rayuan dari Bunda Nida dan Amanda, akhirnya Deliana pun menyetujuinya dengan syarat kalau Deliana tidak mau di kekang.
''Mama sangat senang karena kamu mau menerimanya sayang, kamu tau kan kalau bisnis Mama sama bisnis Bunda ini saling berkaitan?? dan nanti kedepannya gak akan membebankan kamu. ''
ucap Amanda saat Deliana menandatangani berkas kepemilikannya.
''Terus Deliana kerjanya di butik nya Deliana atau di perusahaan ini?? ''
ucap Deliana karena memang bingung dengan keputusannya.
''Senyamannya kamu ajah Sayang, kalau Bunda sarankan kamu di perusahaan ini ajah, biarkan Bunda dan Mama kamu yang bergerak di fashion. ''
__ADS_1
ucap Bunda Nida dan membuat Deliana melototkan matanya.
''Ishh.....ini namanya jebakan, Deliana malah lebih terkurung sekarang. ''
keluh Deliana dan membuat kedua Ibunya tertawa.
''Maaf sayang karena semua di sengaja, kami sudah mendiskusikannya dengan Ayah kamu juga, sekarang tinggal kamu yang menjalankannya mau ke arah mana, Mama akan bantu kamu di awal dan kalau sudah lancar Mama akan ikut Bunda kamu untuk terjun ke dunia Fashion style. ''
ucap Amanda dan Deliana hanya menghembuskan nafasnya.
''Besok yah Deliana mulai mempelajarinya Mama, hari ini Deliana masih syok dan belum mau adaptasi dengan suasana perusahaan ini. ''
ucap Deliana dan Amanda mengiyakannya.
''Jangan takut yah sayang, karena perusahaan ini tuh gak jauh beda dengan kantor yang kamu kelola, Bunda yakin kamu lebih enjoy disini, perusahaan ini ada disainer nya juga dan team promosinya juga, cuma perusahaan ini berkembang sampai ke mancanegara dan bukan di tanah air ajah. ''
ucap Bunda Nida yang kembali meyakinkan putrinya dan Deliana akhirnya setuju.
Deliana memilih esok memulai pekerjaan barunya karena hari ini dia ingin pulang untuk menenangkan hatinya, setelah pamit kepada kedua Ibunya Deliana langsung mengajak Arsyan untuk pulang.
Selama di perjalanan Deliana terdiam dan tiba tiba dia malah memutar kemudinya menuju perusahaan sang Ayah untuk mengajak makan siang.
Deliana bahkan memesan makanan untuk bertiga dan makanan khusus untuk Arsyan, Deliana tersenyum saat sampai di depan lobi utama perusahaan.
Arsyan di biarkan jalan sendirian karena tangan Deliana penuh dengan makanan yang di pesannya, namun Deliana tersenyum saat melihat Abimanyu sedang akan menuju lift dan tandanya akan naik ke lantai atas.
Arsyan yang mengetahui ada ayahnya langsung memanggilnya dengan suara yang melengking dan menjadi pusat perhatian semua orang yang ada di lobi utama.
teriak Arsyan dan membuat Abimanyu langsung menoleh tak lama langsung tersenyum menghampiri istri dan anaknya.
Arsyan langsung di gendong oleh Abimanyu, tangan Abimanyu langsung merangkul bahu istrinya dan mencium keningnya tanpa kesusahan dengan Arsyan yang ada di dalam dekapannya.
''Sengaja Aku kesini Mas, lihat sudah bawa makanan untuk kita makan bersama dengan Ayah juga. ''
ucap Deliana saat melihat tatapan pertanyaan dari sorot mata suaminya.
Abimanyu langsung mengajak Deliana menuju ruangan Ayah Farhan, Deliana tetap membawa makanannya karena Arsyan ada dalam gendongan Abimanyu.
''Loh.....kamu sudah selesai urusan dengan Mamanya sayang?? ''
ucap Ayah Farhab saat Deliana mencium tangannya lalu memeluknya.
''Sudah dan kalian sangat senang menyiksa anak menantu. ''
ucap Deliana dan membuat sang Ayah tergelak mendengar ucapan putrinya.
''Resiko kalian berdua dan kami tidak mau tau, kamu bawa makan juga?? ''
ucap Ayah Farhan saat melihat bungkusan nasi box yang di bawa Deliana.
__ADS_1
''Kita makan siang bersama dan Deliana sengaja mampir kesini. ''
ucap Deliana sambil berjalan menuju meja dan menyiapkan makanannya.
Setelah makanan siap di sajikan, Deliana langsung mengurus Arsyan yang ingin makan sendiri namun Deliana menolaknya.
''Sudah lah sayang biarkan Arsyan makan sendiri yah, kamu makan juga. ''
ucap Abimanyu saat Deliana menyuapi Arsyan.
''Benar kata suami kamu, sudah biarkan Arsyan makan sendiri dan kalau kotor bajunya tinggal cuci. ''
ucap enteng Ayah Farhan dan Deliana langsung setuju untuk membiarkan Arsyan makan sendiri.
Deliana langsung makan makanannya dan Arsyan memakan makanannya sendiri, Ayah Farhan tersenyum melihat Deliana bahagia dengan keluarga kecilnya.
''Ayah dan Bunda kamu memutuskan untuk rujuk. ''
ucap Ayah Farhan tiba tiba dan membuat Deliana langsung tersedak.
Abimanyu langsung memberikan minum dan mengusap punggung Deliana, Deliana langsung melototkan matanya dan tidak mengerti dengan jalan orang tuanya.
''Ayah mau poligami dan menjadikan Bunda istri kedua, begitu?? ''
ucap Deliana dan Ayah Farhan mengangguk.
''Deliana gak akan setuju yah. ''
ucap Deliana kembali saat Ayahnya akan berucap.
''Dengarkan Ayah dulu jangan protes, semua demi kebaikan Bunda kamu loh sayang, lagian Amanda dan Nida setuju dengan semuanya. ''
ucap Ayah Farhan dan Deliana semakin kesal.
''Tetap ajah ayah gak akan ada keadilan dalam berpoligami, Deliana sangat aneh dengan pemikiran Bunda dan Mama, mau maunya menjadi istri Ayah, Ayah berarti sangat mesum yah karena ingin memiliki dua istri. ''
ucap Deliana dan membuat Ayah Farhan melototkan matanya.
''Kamu ini kalau bicara sangat ngawur, Ayah melakukan semuanya demi Bunda kamu biar gak kesepian, setidaknya setelah menikah dengan Ayah nanti akan ada teman kan Mama Amanda. ''
ucap Ayah Farhan dan membuat Deliana mengangkat bahunya tanda tidak mau berkomentar.
Deliana dan ayah farhan terus saja berdebat, Abimanyu hanya diam dan malas untuk ikut campur dengan masalah mertuanya yang begitu rumit menurutnya.
.
.
.
__ADS_1
.
tbc........