IKHLASnya Gadis Bercadar

IKHLASnya Gadis Bercadar
Rencana.......


__ADS_3

Satu bulan berlalu......


Deliana sudah benar benar pulih dan dapat menjaga kedua anaknya tanpa bantuan kedua ibunya dan juga pengasuh karena Deliana bertekad menjaga kedua anaknya sendiri.


Abimanyu sudah berpuluh puluh kali meminta Deliana untuk memakai jasa pengasuh namun Deliana selalu menolak dan paling Deliana meminta salah satu pelayan di rumah membantunya yaitu suster yang dulu menjaga Arsyan.


Pagi ini Arsyan sedang rewel entah apa yang di inginkan olehnya dan cukup membuat Abimanyu pusing memikirkannya, padahal pagi ini Abimanyu ingin menikmati sabtu pagi tanpa pekerjaan.


''Ada Mas Abii?? Uring uringan ajah. ''


ucap Deliana saat menyiapkan sarapan untuk suaminya.


''Tuh anak kamu bikin pusing. ''


ucap Abimanyu sambil menunjuk Arsyan dengan dagunya.


Deliana tersenyum dan menghampiri Arsyan untuk memberikan sarapan seperti biasa, Arsyan menurut dan ikut duduk di samping Abimanyu.


''Makannya habiskan dan nanti Papa akan bahas kemauan kamu. ''


ucap Abimanyu saat Arsyan menatap ke arahnya.


Deliana tersenyum sambil menyiapkan makanan untuk putranya karena Deliana mengetahui keinginan Arsyan yaitu ingin sekolah namun Abimanyu menolak karena usia Arsyan masih tiga tahun dan masih terlalu dini menurut Abimanyu.


''Mas Abii hari ini kan libur, kita ke rumah Tante ajah mau gak?? Kemarin Ibu bilang saat menelphone, Tante meminta kita datang membawa anak anak juga. ''


ucap Deliana dan Abimanyu terdiam.


''Besok yah karena hari ini Mas ingin bermain dengan anak anak dan lagian jauh perjalanan, bilang Ibu ajah kalau Ayah Farhan mau datang ke rumah dan menginap. ''


ucap Abimanyu yang memang kurang senang dengan tingkah kakak dari Ibunya yang menurutnya terlalu berlebih.


''Jangan ajarkan bohong Mas Abii, nanti aku bilang ajah sama Ibu kalau kita ingin menikmati hari di rumah saja dengan anak anak. ''


ucap Deliana yang tidak setuju dengan ucapan suaminya.


''Terserah kamu ajah yang penting Mas gak mau pergi kemanapun hari ini ataupun besok minggu. ''


ucap Abimanyu dan Deliana mengiyakannya.


''Ada apa dengan Mas Abii ini?? Gak biasanya dia jutek seperti ini, masa karena Arsyan ingin sekolah sampe marah dan kesal sih. ''


gumam Deliana dalam hatinya karena merasa suaminya sedikit berbeda hari ini.


Sungguh Deliana tidak mengerti kalau saat ini Abimanyu sedang merasakan galau dan kesal karena urusan ranjangnya belum terpenuhi, semenjak Deliana melahirkan hingga saat ini sudah melewati masa nifasnya, Abimanyu belum meminta hak nya dan sang istri benar benar tidak peka menurutnya.


Setelah sarapan selesai Abimanyu mengajak Arsyan ke ruang keluarga untuk bermain dengan kedua adiknya, lalu meminta pelayan pergi karena Abimanyu yang akan menjaga anak anaknya.

__ADS_1


Deliana saat ini masih merapihkan meja makan membantu pelayan dan meminta koki rumah membuatkan makanan untuk menemani di ruang keluarga.


Saat Deliana menghampiri ke ruang keluarga terdengar suara salam Ayah Farhan dan membuat Abimanyu tersenyum senang sedangkan Deliana mengerutka keningnya.


''Assalamualaikum.......''


ucap salam Ayah Farhan kembali yang menghampiri ke ruang keluarga.


''Walaikumsallam......''


jawab Deliana dan Abimanyu bersamaan sedangkan Arsyan langsung menghampiri Ayah Farhan untuk mencium tangannya.


''Ayah tumben datang gak ngabarin Deliana dulu. ''


ucap Deliana sambil mencium tangan Ayah Farhan.


Ayah Farhan menatap ke arah Abimanyu sambil tersenyum dan menggelengkan kepalanya karena tiba tiba Abimanyu mengirim pesan menitipkan anak anaknya di pagi buta.


''Ayah mau menjemput ketiga cucu Ayah, sengaja dadakan biar gak repot kamunya Sayang. ''


jawab Ayah Farhan dan Deliana hanya mengangguk.


''Emang mau di ajak kemana anak anaknya Deliana?? Terus masa Ayah hanya sendiri, Bunda dan Mama kemana coba?? ''


ucap Deliana sambil mengikuti sang Ayah yang menuntun Arsyan mendekati Abimanyu.


''Bunda sama Mama kamu sedang membeli makanan khas anak anak di taman komplek, Ayah minta di antar duluan sama sopir. ''


ucap Ayah Farhan sambil menggendong Tama karena Isya sedang dalam gendongan Abimanyu.


''Kebiasaan deh kedua Ibu Deliana itu, sangat suka makanan anak anak padahal tinggal bikin kan. ''


ucap Deliana sambil beranjak menuju dapur untuk meminta di buatkan minuman.


''Kamu hutang jasa sama Ayah satu yah Abii, nanti kalau Ayah butuh bantuan kamu harus bantu. ''


ucap Ayah Farhan saat Deliana menuju dapur dan Abimanyu mengacungkan jempolnya tanda setuju.


''Makasih karena Ayah sangat sangat pengertian ke Abii, kalau gak kaya gini Deliana memaksa untuk ke rumah kakak nya Ibu dan Abii sedikit malas. ''


ucap Abimanyu dan Ayah Farhan mendelik.


''Ishh....kamu sangat licik, Ayah tahu kalau kamu ingin berkencan kan dengan Deliana, pakai alasan malas ke rumah Tante kamu segala, Ayah lebih licik untuk urusan berbau bau kelicikan. ''


ucap Ayah Farhan yang sudah bisa membaca kelicikan sang menantu dan membuat Abimanyu hanya menyengir karena tertangkap basah akan memakan putrinya tanpa gangguan tiga buah hatinya.


''Ayah jangan kenceng kenceng bicaranya, Arsyan sudah mengerti nanti kalau mengadukan sama Mama nya bisa berabe kan, pokonya ketiga cucu Ayah bawa sama Ayah menginap dan nanti Abii jemput ke rumah Ayah. ''

__ADS_1


ucap Abimanyu dengan senyum khas nya dan Ayah Farhan mendelik.


Kedua Ibu Deliana datang dengan menenteng makanan di tangan yang begitu banyak, Deliana hanya menggelengkan kepalanya.


''Kebiasaan Mama sama Bunda selalu memborong makanan anak anak kalau ke rumah Deliana, kasihan anak anak kehabisan pas mau jajan. ''


ucap Deliana mengomel saat kedua Ibunya menyusul ke dapur.


''Ehh.....kamu salah sayang, malah abang penjualnya senang karena makanannya kita borong, ayo kamu bantu hidangkan ke piring dan bawa ke ruang keluarga untuk temen mengobrol. ''


ucap Amanda dan Deliana langsung membantu sedangkan Bunda Nida langsung bergabung menuju ruang keluarga.


Deliana dan Amanda membawa dua piring besar makanan menuju ruang keluarga, Arsyan langsung antusias melihat makanan banyak yang di bawakan Deliana.


Bunda Nida meminta satu pelayan menyiapkan perlengkapan ketiga cucunya kecuali pakaian karena ketiga cucunya memiliki pakaian di rumahnya.


''Bunda mau ajak anak anak Deliana kemana?? sampe harus siapkan perlengkapan segala. ''


ucap Deliana sambil menyiapkan makanan yang Arsyan minta.


''Kan mau ngajakin ketiga cucu Bunda menginap hari ini di rumah. ''


ucap Bunda Nida dan membuat Deliana melototkan matanya.


''Jangan halangi kami Sayang, lagian kamu ada Abimanyu yang menemani dan kalian luangkan waktu berdua biar nambah romantis, urusan anak anak serahkan sama Ayah dan kedua ibu kamu. ''


ucap Ayah Farhan yang melihat resksi putrinya dan di setujui kedua istrinya.


''Asiik.....Asyan menginap lagi di ruma opah. ''


ucap Arsyan yang antusias dan membuat Deliana menghembuskan nafasnya.


''Ini kayanya konsfirasi dan bukan dadakan. ''


tuduh Deliana sambil menatap ketiga orang tuanya juga suaminya.


''Kamu ini mikirnya kejauhan Sayang, biarkan anak anak sama omah dan opah nya, kan bukan sekali ajah anak anak di ajak menginap. ''


ucap Abimanyu dan Deliana mengangguk.


.


.


.


Tbc......

__ADS_1


__ADS_2