
Deliana benar benar menjaga Arsyan seharian dan mengerjakan pekerjaan dari rumah, Arsyan terus menempel dan tidak bisa di tinggal kan.
Handphone Deliana berdering ternyata telphone dari Bunda Nida dan Deliana langsung mengangkat nya.
Dalam panggilan saat ini........
''Assalamualaikum.......''
''Walaikumsallam Bunda....Ada apa?? ''
''Arsyan sakit yah sayang?? ''
''Iya Bunda dan gak bisa di tinggal, sekarang ajah lagi tidur di pangkuan aku, Bunda tau dari mana Arsyan sakit?? ''
''Bunda tadi ke kantor ayah kamu sama Mama Amanda dan ketemu suami kamu, terus cerita kalau Arsyan sakit demam, Bunda mau jenguk tapi katanya jangan karena Arsyan pasti gak mau lepas dari kamu. ''
''Iya Bunda bener banget, Arsyan sepertinya gak mau Deliana tinggalkan makanya sakit demam. ''
''Yasudah bawa kebutik ajah Arsyan nya dan bawa mainan buat dia main, Bunda yakin kalau Arsyan akan nyaman menemani kamu kerja. ''
''Iya juga sih BUnda, nanti aku mau ijin Mas Abii dulu takutnya gak di ijinkan kalau Arsyan di bawa ke tempat kerja. ''
''Iyaa.....kamu ijin ajah dulu pasti di ijinkan kalau menurut Bunda, yasudah Bunda mau lanjutkan kerjaan dulu yah semoga Arsyan segera sembuh, assalamualaikum.... ''
''Makasih Bunda, walikumsallam......''
Panggilan berakhir.......
.
.
.
.
.
.
Sore hari menjelang.......
Abimanyu selesai dengan urusan pekerjaannya dan langsung segera pulang karena besok dia akan berangkat ke Ausie.....
Deliana baru selesai membersihkan tubuhnya dan sedang menemani Arsyan bermain di dalam kamarnya, Abimanyu tersenyum melihatnya saat membuka pintu kamar.
''Assalmualaikum.....Mas Abii. ''
sindir Deiana kepada suaminya yang selalu lupa mengucap salam.
''Walaikumsallam......''
jawab Abimanyu sambil tersenyum.
''Kebiasaan kalau masuk kamar bikin kaget gak ngucap salam. ''
ucap Deliana yang kesal karena kebiasaan suaminya.
''Maaf sayang.....saking senangnya Mas pulang jadinya langsung masuk ajah. ''
elak Abimanyu dan Deliana hanya menghembuskan nafasnya.
''Mandi dulu Mas jangan langsung bermain dengan Arsyan. ''
cegah Deliana saat suaminya akan menghampiri Arsyan dan Abimanyu langsung cengengesan sambil berjalan menuju kamar mandi.
__ADS_1
Abimanyu menurut dan langsung membersihkan tubuhnya, Deliana seperti biasa menyiapkan pakaian suaminya.....
Setelah selesai dengan urusan kamar mandinya Abimanyu langsung memakai pakaian yang di sediakan dan langsung menghampiri anak juga istrinya.
''Besok pagi Mas berangkat ke Ausie.....kamu ikut yaa sekalian bawa Arsyan, temani Mas selama disana. ''
ucap Abimanyu dan Deliana menggelengkan kepalanya.
''Gak bisa Mas Abii.....banyak tugas dan pekerjaan aku yang gak mungkin di tinggalkan dalam jangka panjang, kamu ajah sendiri kan udah gede masa gak berani sih cuma ke Ausie doang. ''
tolak Deliana karena memang dia gak bisa meninggalkan pekerjaannya di butik.
''Kamu gak ngerti sih, Mas kan laki laki normal dan butuh kasih sayang istri, bakalan jadi duda lagi deh kalau gini caranya. ''
keluh Abimanyu dan Deliana hanya menggelengkan kepalanya.
''Oh, jadi kamu hanya butuh kasih sayang buat menemani kamu di Ausie.....aku lebih baik diam di rumah ajah. ''
jawab Deliana dan Abimanyu langsung tersenyum melihat kekesalan istrinya.
''Maaf maaf.....iya deh Mas berani sendiri disananya, tapi kalau pekerjaan kamu bisa di tinggalkan sejenak, bisa kan susul Mas kesana?? ''
ucap Abimanyu yang mengalihkan pembicaraan.
''Gak tau gimana nanti ajah Mas Abii.....kerjaan aku kan gak menentu soalnya. ''
jawab Deliana yang memang tidak bisa menjanjikan.
tak ada obrolan lagi karena Abimanyu langsung mengajak Deliana untuk makan karena memang Abimanyu belum sempat makan siang dan Deliana mengiyakannya.
Sepanjang makan Deliana dan Abimanyu tidak banyak berbicara, mereka berdua sama sama diam dan Arsyan bermain sendiri di ruang keluarga.
Malam menjelang......
Arsyan malam ini tidur kembali dengan Deliana dan Abimanyu, Deliana sengaja mengajak Arsyan karena takut Arsyan demam kembali.
ucap Abimanyu saat bergabung untuk tidur.
''Kayanya di rumah Bunda ajah deh, Arsyan juga nyaman disana Mas Abii dan aku mau bawa pengasuh buat jaga Arsyan disana. ''
jawab Deliana dan Abimanyu menganggukan kepalanya.
''Pokonya kamu jaga diri yah sayang, kalau ada apa apa cepat hubungi Mas. ''
ucap Abimanyu dan Deliana mengiyakannya.
Abimanyu langsung berpindah tidur di belakang Deliana dan Deliana membiarkannya, Abimanyu memeluk erat tubuh Deliana.
''Baru juga pengantin baru udah di pisahkan sama jarak dan waktu, mudah mudahan pernikahan kita ini awal dari pintu kebahagiaan keluarga kita. ''
ucap Abimanyu dan Deliana mengaminkannya.
''Ini ujian awal untuk kita, menguji keimanan kamu yang jauh dari anak istri, apa kamu kuat atau malah mencari wanita lain disana?? ''
jawab Deliana sambil membenarkan posisi tidur Arsyan agar nyaman.
''Kamu ini kalau bicara sangat sembarangan, hati hati loh ucapan itu doa. '' ucap Abimanyu.
''Aku kan hanya takut ajah, syahwat laki laki kan beda sama wanita, apalagi kita menikah baru seumur jagung dan kamu belum mendapatkan hak kamu. ''
ucap Deliana yang langsung menghadap ke arah suaminya setelah membenarkan tidur Arsyan.
''Kamu adalah wanita impian aku Deliana, insyaallah gak akan tergantikan. ''
ucap Abimanyu sambil mengelus pipi Deliana yang sedang menatapnya.
__ADS_1
Abimanyu langsung memeluk dan mendekap Deliana kedalam dadanya dan Deliana langsung membalas pelukannya, rasa nyaman begitu terasa oleh Abimanyu dan juga Deliana hingga mereka tertidur saling berpelukan.
.
.
.
.
.
Pagi hari menjelang.....
Deliana bangun terlebih dahulu untuk menyiapkan pakaian Abimanyu yang akan di packing kedalam koper, Deliana begitu telaten mengecek satu persatu pakaian dan beberapa kebutuhan pribadi suaminya.
Setelah selesai Deliana langsung membangunkan suaminya karena waktu sholat subuh sudah tiba, Abimanyu membuka matanya saat Deliana membangunkannya.
''Bangun Mas.....sholat subuh dulu sana. ''
ucap Deliana dan suaminya mengangguk sambil beranjak menuju kamar mandi.
Arsyan masih terlelap dan demam nya pun sudah sembuh, Deliana langsung lega dengan kesembuhan Arsyan.
''Arsyan sudah sembuh yah?? ''
ucap Abimanyu saat keluar dari kamar mandi.
''Iya Mas Abii.....alhamdulilah udah sembuh. ''
jawab Deliana sambil tersenyum.
Beberapa saat kemudian.......
Abimanyu sudah siap dengan persiapannya, Deliana benar benar membantu semua persiapan Suaminya, sampai Abimanyu menggelengkan kepalanya melihat Deliana sampai dua kali mengecek semua barang barang yang akan di bawanya.
Deliana dan Arsyan mengantarkan langsung ke bandara, ada perasaan tidak ingin pergi di hati Abimanyu melihat istri dan anaknya, namun Deliana terus memberikan pengertian.
''Jaga diri baik baik selama Mas pergi, jangan tinggal di rumah dulu yah, jaga kesehatan dan jaga hati kamu, ingat suami kamu sedang jauh. ''
ucap Abimanyu saat setelah sampai di bandara.
''Insyaallah aku akan jaga semua nya, gak tau kamu jauh disana lagian aku kemana mana pasti bawa Arsyan jadi kamu yang patut di takuti. ''
jawab Deliana dan Abimanyu langsung tersenyum.
''Insyaallah aku pun akan jaga semuanya, yasudah kalian hati hati yah, Mas berangkat dulu dan semoga urusan disana cepat selesai biar cepat kembali ke tanah air lagi. ''
ucap Abimanyu sambil memeluk Deliana dan mencium keningnya.
''Semoga ajah dan aku percaya kamu mampu atasin semuanya, hati hati Mas Abii dan kabarin aku kalau sudah sampai di tujuan. ''
ucap Deliana sambil mencium tangan suaminya.
Abimanyu langsung menggendong Arsyan dan mencium seluruh wajah Arsyan, Abimanyu langsung masuk ke pintu masuk bandara dan Deliana memperhatikannya sampai suaminya tidak terlihat.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
tbc........