
''Ayah sudah mendapatkan nama yang cocok untuk kedua Cucu Ayah dan kamu harus jujur nantinya Sayang kalau gak setuju, Ayah akan mencarikan nama lain untuk kedua cucu Ayah. ''
ucap Ayah Farhan Dan Deliana hanya tersenyum.
''Deliana percaya sama Ayah dan Deliana yakin juga kalau nama dari Ayah gak akan salah. ''
ucap Deliana yakin dan Sang Ayah mengangguk.
Kedua Babby Deliana selesai di beri susu dan di tidurkan di dalam box bayi setelah terlelap, Bunda Nida dan Amanda menghampiri lalu bergabung duduk dengan Deliana.
''Suami kamu masih sibuk memangnya Sayang?? Gak bisakan suruh gabung dengan kita sekarang, Bunda mau membicararakan masalah aqiqah kedua Babby kalian. ''
ucap Bunda Nida dan Deliana mengangguk.
''Biar Ayah yang memanggil Abimanyu jangan menelphone nya. ''
ucap Ayah Farhan saat Deliana mengeluarkan
handphone untuk menelphone Abimanyu.
Arsyan langsung menghampiri Deliana dan tertidur beralaskan paha Deliana, Deliana mengelus rambut halus dan tebal milik Arsyan.
''Arsyan mau di panggil kakak atau Abang sama kedua adiknya?? ''
ucap Deliana dan Arsyan duduk menghadap pada Deliana.
''Kakak ajah Mama.....''
ucap Arsyan dan Deliana tersenyum menganguk.
''Ayah kamu sudah mendapatkan namanya belum?? ''
ucap Bunda Nida dan Deliana mengangguk.
''Kata Ayah sih sudah Bunda dan kita tunggu saja nama yang akan di pilih oleh Ayah. ''
ucap Deliana dan Bunda Nida mengiyakannya.
Arsyan langsung duduk di samping Deliana dan bersandar pada lengan Deliana yang terlihat sangat nyaman, Ayah Farhan kembali menghampiri ke ruang keluarga di ikuti Abimanyu di belakangnya.
''Posisi ternyaman sekali Asryan. ''
ucap Ayah Farhan saat melihat Arsyan duduk tenang bersandar pada Deliana.
''Sepertinya sangat nyaman sekali Ayah dan biarkan ajah deh, oh iya....Siapa nama yang Ayah pilihkan untuk kedua Babby nya??. ''
ucap Deliana dan Ayah Farhan langsung tersenyum.
''Ayah sudah pilihkan nama yang menurut Ayah sangat tepat, mumpung kalian sudah kumpul disini. Ayah akan memberitahukan namanya. ''
__ADS_1
ucap Ayah Farhan yang sengaja mengulur waktu untuk membuat semua penasaran terutaman Deliana.
''Bertele tele sekali kamu ini Mas Farhan. ''
sindir Amanda dan membuat semuanya mendukung ucapan Amanda.
''Oke oke......akan Ayah sebutkan namanya, Anak yang lahir pertama adalah anak perempuan dan Ayah memberikan namanya, ALEXA YEISHA DIRGANTARA artinya perempuan penolong dan untuk anak yang lahir kedua adalah laki laki dan Ayah memberikan namanya, AXEL GAUTAMA DIRGANTARA artinya laki laki penuh perdamaian sempurna. ''
ucap Ayah Farhan dan membuat semuanya terdiam.
''Kenapa semuanya diam?? Apa ada yang keberatan dengan namanya?? ''
ucap Ayah Farhan kembali dan membuat semuanya kompak menggelengkan kepalanya.
''Sangat bagus Ayah dan Abii berterimakasih sekali karena Ayah memberikan nama yang bagus dan indah, semoga kelak nama yang Ayah berikan menjadi doa terbaik untuk kedua anaknya Abii. ''
ucap tulus Abimanyu dan Deliana menyetujui ucapan suaminya.
''Boleh panggilan untuk Babby perempuannya, Babby Isha?? ''
ucap Amanda dan Deliana mengiyakannya.
''Boleh sekali Mama dan makasih karena panggilan Babby Isha sangat bagus. ''
ucap Deliana dengan antusiasnya dan membuat Amanda bahagia.
ucap Bunda Nida dan Abimanyu menyetujuinya.
''Sudah yah kelar urusan nama dan sekarang kita bicarakan mengenai syukuran Aqiqah kedua Babbynya, Ayah ingin acaranya di gelar besar besaran dan kita libatkan anak yatim piatu di beberapa panti asuhan dan mengundang penceramah yang handal untuk mengisi syukurannya. ''
ucap Ayah Farhan dan Bunda Nida menghembuskan nafasnya.
''Kamu mau menggelar Aqiqah seperti dulu saat Deliana lahir Mas Farhan, sangat membuat orang bingung loh malah seperti pesta pernikahan. ''
protes Bunda Nida karena dahulu merasakan begitu lelah setelah acara selesai.
''Yaa.....semacam itu juga sih Nida, tapi Mas melakukan semua ini sebagai bentuk syukur karena Deliana kembali membuka matanya setelah hampir sebulan koma dan tak sadarkan diri, juga menyambut kehadiran anggota baru di keluarga besar kita. ''
ucap Ayah Farhan dan Abimanyu juga Deliana saling berpandangan lalu mengangguk bersamaan.
''Abii percayakan semuanya kepada Ayah, karena Abii saat ini sangat banyak pekerjaan dan sulit untuk di tinggalkan Ayah. ''
ucap Abimanyu dan membuat Ayah Farhan bahagia karena Ayah Farhan sangat menyukai pesta besar.
''Kamu salah mempercayakan semua sama Ayah kamu Abii, bukan hanya syukuran tapi pesta besar. ''
ucap Bunda Nida dan membuat Ayah Farhan mendelik kepada istrinya.
''Gak apa apa Bunda dan lagian Abii akan mendukung karena semua kan demi kebaikan juga. ''
__ADS_1
ucap Abimanyu yang membela Ayah Farhan karena melihat raut wajah Ayah mertuanya yang masam.
.
.
Satu minggu kemudian......
Kondisi tubuh Deliana sudah stabil namun tetap belum percaya untuk mengurus kedua Babby nya dan kedua Ibunya dengan bahagia mengurus kedua cucunya.
Hari ini Deliana dan seluruh keluarganya akan menuju hotel dimana akan diadakan syukuran Aqiqah kedua Babby dan syukuran kepulihan Deliana.
Ayah Farhan benar benar membuktikan semua ucapannya kalau acara akan di gelar begitu mewah, Deliana maupun Abimanyu sangat mendukung apapun keputusan Ayah Farhan.
Di sinilah pagi ini, di sebuah ballroom hotel yang di sulap menjadi sebuah acara yang kental akan suasana religi, Deliana dan Abimanyu duduk berdampingan mengikuti setiap rangkaian acara.
Tiga jam acara berlangsung di hadiri sanak saudara dan beberapa rekan bisnis perusahaan pun ikut serta, Abimanyu dan Ayah Farhan begitu sibuk menyapa rekan bisnisnya seusai acara sedangkan Deliana memilih mengobrol dengan Ibu Rahma yang kebetulan bisa hadir dalam acara.
''Maafkan Ibu yah Sayang, karena baru bisa bertemu saat acara sekarang ini, Kakak Ibu begitu rewel kalau tidak di temani oleh Ibu. ''
ucap Ibu Rahma dan Deliana mengangguk.
''Deliana gak masalah Buu, pokonya Ibu harus selalu jaga kesehatan yah dan terimakasih karena Ibu mau menyempatkan untuk datang. ''
ucap Deliana dan membuat Ibu Rahma senang karena Deliana begitu mengerti keadaannya.
''Ibu sudah menggendong Babby nya belum?? ''
ucap Deliana kembali.
''Sudah Sayang saat acara berlangsung kan Ibu menggendong Babby nya bergiliran dan Ibu sangat bahagia karena kamu memberikan pewaris kepada keluarga Ibu, kedua Babby kamu sangat menggemaskan Sayang dan terimakasih karena kamu dan orang tua kamu sangat adil terhadap Arsyan. ''
ucap Ibu Rahma yang menyaksikan kasih sayang Deliana juga orang tuanya terhadap Arsyan.
''Arsyan adalah putra sulung Deliana dan Cucu sulung keluarga besar kita Buu, Deliana tidak akan membedakan kasih sayang yang di berikan termasuk ketiga orang tua Deliana, kalau Arsyan salah yaah tetap kami akan tegur dan kami semua sangat sayang sama Arsyan. ''
ucap Deliana dan Ibu Rahma sangat bahagia mendengarnya.
Kedua Ibu Deliana sibuk dengan Babby yang ada dalam gendongannya namun tetap membuat keduanya bahagia, bahkan Arsyan pun menempel pada kedua Ibunya Deliana dan ikut menjaga kedua Adiknya.
.
.
.
.
Tbc......
__ADS_1