IKHLASnya Gadis Bercadar

IKHLASnya Gadis Bercadar
kehidupan baru Deliana......


__ADS_3

Deliana menjalani harinya bersama Arsyan, kemanapun Deliana pergi Arsyan menempel seperti pengawal untuk Mamanya di saat Papanya tidak ada.


Deliana tetap tinggal di kediaman Abimanyu, karena Kedua orang tuanya berebut meminta Deliana tinggal bersamanya dan FinaL nya Deliana memilih tinggal di rumah Abimanyu.


Abimanyu pun sedang menjalankan semua pekerjaannya di Ausie dan tidak menemui kendala besar karena Ayah Farhan membantu dari tanah air untuk menguatkan Abimanyu.


Ibu mertua Deliana belum kembali dari kediaman kerabatnya dan sepertinya sengaja memberi ruang untuk keluarga kecil anaknya.


Siang hari di butik .......


Deliana selesai melaksanakan sholat Dzuhur dan langsung menyiapkan makanan untuknya dan untuk Arsyan.


''Ayo jagoan kita makan dulu. ''


ucap Deliana sambil menyiapkan makanannya dan Arsyan langsung menghampiri Mamanya.


Deliana dengan telaten menyuapi Arsyan dan menyuapi makanan untuk dirinya, Seperti terbiasa Deliana selalu makan satu porsi berdua dengan Arsyan karena memang Deliana kurang suka makanan pedas.


Sudah dua minggu Deliana di tinggal pergi oleh Abimanyu, mereka berkomunikasi lewat handphone dan membuat Deliana tenang, karena suaminya dalam keadaan baik baik ajah.


.


.


.


.


.


Deliana pulang lebih awal dari butik karena sore hari ini dia akan menginap di rumah Bunda Nida, Deliana sengaja menginap karena beberapa dokumen butik yang butuh tanda tangan Bunda Nida.


Bunda Nida langsung senang saat Deliana akan menginap dan menyempatkan pulang lebih awal untuk masak di rumahnya, masak makanan kesukaan Deliana.


Begitu sampai di kediaman Bunda Nida, Arsyan langsung berlari masuk kedalam rumah dan meninggalkan Deliana yang sedang mengeluarkan tas dari dalam bagasi.


''Assalamualaikum.....''


ucap salam Deliana saat masuk kedalam rumah.


''Walaikumsalam.....akhirnya kamu sampai juga sayang, Arsyan juga barusan ngucap salam walaupun belepotan bicaranya. ''


jawab Bunda Nida yang langsung memeluk putrinya.


''Mungkin sering dengar Deliana ngucap salam kalau masuk kedalam rumah jadi ikutan. ''


ucap Deliana dan Bunda Nida mengangguk sambil menggandeng Deliana untuk masuk.


''Kalian baik baik ajah kan?? Bunda khawatir loh kamu sama Arsyan tinggal di rumah berdua di temani pekerja di rumah. ''


ucap Bunda Nida saat Deliana duduk dan melepaskan cadarnya.


''Alhamdulillah kami baik baik ajah Bunda, semua juga salah Bunda dan Ayah malah berebutan minta Deliana menginap, yaudah Deliana cari jalan aman ajah tetap tinggal di rumah Mas Abii. ''

__ADS_1


ucap Deliana dan memanggil Arsyan untuk membuka jaket yang Arsyan kenakan.


''Ayah kamu ajah yang repot ikut ikutan Bunda, tapi kamu harus tetap sempatkan untuk menginap di rumah Bunda yah. ''


ucap Bunda Nida sambil menatap Deliana yang sedang mengurus Arsyan.


''Iya Bunda ini buktinya Deliana datang untuk menginap, sekalian minta tanda tangan berkas juga sih sebenarnya. ''


ucap Deliana dan Bunda Nida mengangguk.


''Gak masalah untuk Bunda, yang penting kamu menginap ajah sayang, ibu mertua kamu belum kembali ajah?? ''


ucap Bunda Nida dan Deliana mengiyakannya.


''Kemarin Ibu baru pulang umroh dan bilangnya mau tinggal di rumah kakaknya sementara, Deliana juga gak bisa memakasa juga ke Ibu nya Mas Abii untuk pulang jadi Deliana yaaa.....mengiyakan ajah pas Ibu bilang kemarin. ''


ucap Deliana yang merasa sedih karena Ibu mertuanya memilih tinggal di rumah kakaknya


''Ohh.....yasudah terserah Ibu mertua kamu ajah jangan banyak menanyakan, Abimanyu gimana kabarnya?? kalian suka berkomunikasi kan?? ''


''Mas Abii setiap hari nelphone, kadang lewat Vidio dan kadang lewat telphone biasa juga. ''


''Ayah kamu bilang kalau urusan di Ausie di selesaikan sama suami kamu dan udah selesai, berarti suami kamu cerdas kalau gitu. ''


''Beres tapi Mas Abii kan tetap ajah gak bisa pulang cepat nunggu stabil dulu katanya sesuai permintaan Ayah, Ayah benar benar membuat Deliana kesal loh Bunda, Mas Abii gak pernah mau menolak permintaan Ayah dan pasti mengiyakan semua kemauan Ayah, Deliana mau protes malah di larang sama Mas Abii. ''


''Yaudah biarkan ajah gimana maunya suami kamu, kalau dia mengiyakannya berarti suami kamu sanggup menjalankan semua permintaan Ayah kamu. ''


Deliana langsung mengajak Arsyan ke kamar nya untuk bersih bersih karena memang hari sudang sangat sore menuju malam.


Ayah Farhan datang ke rumah Bunda Nida dan membuat Bunda Nida bertanya tanya untuk apa mantan suaminya datang ke rumahnya.


''Tumbenan kamu datang ke rumah saya Mas Farhan dan tanpa Amanda lagi. ''


ucap Bunda Nida saat menghapiri mantan suaminya ke ruang tamu setelah pelayan memberitahukannya.


''Jahat banget ucapannya, terpaksa saya datang dan Amanda juga sudah tau kalau saya akan datang ke rumah kamu. ''


ucap Ayah Farhan dan Bunda Nida pun mengangguk.


''Ada apa memangnya?? ada masalahkah?? ''


ucap Bunda Nida kembali dan Ayah Farhan pun mengangguk.


''Deliana kalau bisa rayu suruh tinggal di rumah kamu sementara ini, jangan sampai Deliana sering berkomunikasi dengan suaminya dulu, ada masalah dengan Abimanyu di Ausie......''


ucap Ayah Farha dan membuat Bunda Nida langsung mengerutkan keningnya.


''Ada masalah apa memangnya?? trus Deliana sudah tau belum masalah suaminya?? ''


ucap Bunda Nida yang meminta penjelasan kepada mantan suaminya.


Saat Ayah Farhan akan menjelaskan, ternyata Deliana menghampiri sambil menuntun Arsyan dan tatapannya begitu menusuk kepada sang Ayah.

__ADS_1


Ayah Farhan dan Bunda Nida saling melemparkan pandangan karena takut Deliana mendengar pembicaraannya.


''Mau apa Ayah ada di rumah Bunda dan mana Mama Amanda?? ''


ucap Deliana dan membuat ayah juga bunda nya lega karena Deliana tidak mendengar pembicaraannya.


''Mama Amanda ada di rumah, kenapa kamu bertanya seperti itu?? dan tatapan kamu seperti kepada seorang pencuri loh sayang. ''


ucap Ayah Farhan karena memang tatapan Deliana begitu menghakimi.


''Ayah tau kan kalau kalian itu sudah mantan dan ngapain berdua duaan saling tatap tatapan, itu sama aja seperti Zina loh, kalian bukan suami istri lagi. ''


ucap DEliana dan membuat sang ayah langsung menghembuskan nafasnya.


''Ayah kesini mau protes karena kamu malah menginap dan siapa yang tatap tatapan, kami hanya mengobrol sambil nunggu kamu. ''


elak sang Ayah yang sengaja mengalihkan tuduhan DEliana.


''Lain kali jangan di ulangi karena gak baik harus ada yang menemani. ''


ucap Deliana sambil meninggalkan ayah juga bundanya di ruang tamu.


''Kamu sih Mas.......lanjut telphone ajah karena DEliana orang yang teguh hati. ''


ucap Bunda Nida yang menyalahkan mantan suaminya.


Ayah Farhan langsung masuk kedalam rumah untuk menghampiri DEliana karena akan pamit pulang, di lanjutkan mengobrol juga gak akan mungkin karena putrinya begitu posesif dengan urusan agama.


''Ayah pulang yaa sayang, kamu menginaplah di rumah Bunda jangan di rumah suami kamu, biar ada teman dan Ayah gak akan mempermasalahkannya. ''


ucap Ayah Farhan dan membuat DEliana langsung menatap penuh tanya pada sang ayah.


''Tumbenan Ayah bilang gitu. ''


jawab Delian sambil mencium tangan sang ayah.


Ayah Farhan mencium pipi Arsyan dan langsung segera pamit pulang untuk menghindar dari pertanyaan Deliana dan akan melanjutkan pembicaraan melalui telphone dengan Bunda Nida.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


..................


tbc.......


__ADS_2