
Setelah acara selesai, tamu pun sudah meninggalkan kediaman Bunda Nida, Deliana dan Abimanyu memutuskan untuk menginap karena desakan Sang Bunda bahkan Arsyan dan Ibu Rahma pun ikut menginap.
Pasangan Pengantin baru nyatanya malah pisah kamar dan membuat Deliana menggelengkan kepalanya, Bunda Nida malah satu kamar dengan Mama Amanda dan sang Ayah malah sendiri di kamar tamu lantai satu.
Deliana membiarkan Arsyan tidur dengan Ibu Rahma dan semua itu adalah keinginan Abimanyu dengan segala rayu nya, saat ini Deliana sedang duduk di atas ranjang menunggu suaminya yang masih ada di dalam kamar mandi dengan segala aktifitasnya.
''Mas Abii di dalam kamar mandi ngapain ajah, lama banget sampe satu jam. ''
sindir Deliana saat suaminya keluar dari kamar mandi.
''Kamu udah gak sabar yah sayang makanya sampai marah sama Mas, tunggu sebentar yah. ''
ucap Abimanyu dan membuat Deliana mendelik.
Deliana langsung merebahkan tubuhnya dan berselimut dari pada menunggu suaminya yang masih sibuk dengan leptopnya.
Abimanyu hanya satu jam mengerjakan sisa pekerjaanya dan menghela nafasnya saat melihat Deliana sudah terlelap, Abimanyu membenarkan selimbut di tubuh istrinya dan langsung ikut masuk kedalam selimbut sambil memeluk tubuh Deliana dengan erat.
Pagi menjelang......
setelah sholat subuh berjamaah Ayah Farhan, Abimanyu, Ibu Rahma dan Deliana langsung berkumpul di ruang keluarga di temani cemilan dan obrolah ringan, sedangkan kedua Ibunya sedang mempersiapkan sarapan, sungguh anak yang sangat tidak patut di tiru tapi kedua Ibunya tidak mempermasalahkannya karena Arsyan yang memang enggan di tinggal Deliana dan terus menempel pada Deliana.
''Lusa kami bertiga akan berangkat ke tanah suci untuk beribadah umroh, mau ikut gabung gak?? ''
ucap ayah Farhan dan Deliana menggelengkan kepalanya.
''Ayah sudah tau jawabannya, Deliana menggeleng dan Abii pun sama gak akan ikut, maaf Ayah dan kalian bertiga ajah berangkatnya sekalian bulan madu. ''
ucap Abimanyu dan Ayah Farhan hanya menggangguk.
''Emang kami ini anak muda pake bulan madu segala, kami mau transit di Dubai loh. Memangnya kalian benar gak akan ikut?? ''
ucap Ayah Farhan kembali dan Deliana tetap menolak.
''Lebih baik diam di rumah ajah, lagian Deliana kan sudah sering umroh dan berjalan jalan di Dubai juga, sekarang memilih di rumah ajah. ''
tolak Deliana dan Ayahnya mengangguk.
Bunda Nida menghampiri ke ruang keluarga dan langsung mengajak untuk sarapan karena makanan sudah tersaji, Sarapan pagi pun lancar tanpa ada obrolan dan setelah sarapan Semua langsung membubarkan diri.
Ayah Farhan dan Abimanyu langsung menuju perusahaan, Deliana Ikut dengan Amanda menuju perusahaannya, Arsyan di ajak pulang oleh Ibu Rahma dan Bunda Nida memilih menuju butiknya.
Deliana sampai di perusahaan dan langsung mempelajari beberapa pekerjaan, Amanda memperkenalkan pada seluruh pegawai nya kalau Deliana yang akan menggantikannya.
__ADS_1
''Kenalkan dia Serena yang menjabat sebagai disainer perhiasan dan nantinya kamu akan selalu berinteraksi dengan Serena loh sayang. ''
ucap Amanda dan Deliana langsung mengangguk sebagai tanda hormat pada Serena.
''Serena mulai sekarang putri saya Deliana yang akan melanjutkan perusahaan ini, kamu jangan sungkan yah pada putri saya karena kami sama ko satu tujuan. ''
ucap Amanda dan Serena tersenyum mengangguk.
Serena langsung pamit setelah selesai memperkenalkan diri, Amanda langsung mengajak Deliana menuju ruang kerjanya dan memperkenalka. setiap peralatan yang kelak akan Deliana pergunakan.
''Lebih canggih dari butik Bunda ternyata, oh iya. Mama sebenarnya mau pensiun yah?? sampai harus Deliana yang memimpin perusahaan ini. ''
ucap Deliana dan Amanda tersenyum.
''Mama akan bergabung dengan Bunda kamu untuk mengelola butik, jadi kamu yang mengurus perusahaan ini sekarang. ''
ucap Amanda dan membuat Deliana melototkan matanya.
''Gak adil sekali Mama ini, masa aku yang mengurus perusahaan sebesar ini. ''
protes Deliana dan Amanda langsung tersenyum.
''Tenang ajah sayang, Mama akan mendamping sampai kamu menguasai semuanya, nanti sepulang umroh Mama akan mendaping kamu. ''
ucap Amanda dan Deliana terdiam.
''Terserah gimana baiknya, lagian di perusahaan ini masih aman, palingan kalau ada penandatanganan berkas kamu harus datang karena semua sudah atas nama kamu dan perusahaan Mama gak bisa di wakilkan sama suami kamu, sama Mama atau wali kamu dan tidak seperti perusahaan Ayah. ''
''Iya Mama, Deliana ngerti dan mudah mudahan Deliana bisa. ''
ucap Deliana sambil mempelajari beberapa berkas pekerjaannya.
Tak terasa Deliana berada di kantor Amanda hingga siang hari, Amanda langsung mengajak Deliana makan bersama Bunda Nida yang sudah menunggu di restoran.
''Deliana boleh pulang gak setelah makan siang?? ''
ucap Deliana yang memecahkan keheningan di dalam mobil.
''Tidak bisa Sayang, maaf yah karena Mama sedang ngebut mengajarkan kamu, lusa Mama harus berangkat soalnya. ''
ucap Amanda dan Deliana pun mengangguk.
Tak terasa perjalanan dua puluh menit akhirnya sampai di restoran langganan Deliana sejak dulu, Deliana di gandeng Amanda menuju kedalam restoran dan ternyata ada Ayah Farhan juga Abimanyu.
__ADS_1
Deliana langsung mencium tangan Bunda Nida, Ayah Farhan dan langsung memeluk Abimanyu tanpa mencium tangannya.
''Kamu sekarang jadi sekutu Ayah loh Mas Abii. ''
ucap Deliana dan membuat semua tertawa mendengar ucapan Deliana.
''Kamu ini menggemaskan sekali kalau lagi berprasangka buruk. ''
ucap Abimanyu sambil mencium kening Deliana.
''Sudah sudah lebih baik kita makan sekarang, keburu makanannya dingin. ''
ucap Bunda Nida yang menengahi protes Deliana.
Ayah Farhan tersenyum menatap Deliana yang begitu manja pada suaminya, menempel seperti lem. Bunda Nida menepuk tangan suaminya yang sedang melamun.
''Kamu cemburu yah Mas, karena sekarang Deliana lebih menempel pada suaminya. ''
ucap Bunda Nida dan Ayah Farhan hanya tersenyum.
Ayah Farhan langsung memakan makanannya, Deliana pun tidak menyadari kalau ada hati seorang Ayah yang sedang merindukan manjanya, rengekannya dan protesan nya.
''Ayah sangat rindu kamu Deliana, manja kamu, menempelnya kamu ke Ayah, tapi saat ini kamu lebih bahagia dengan suami kamu. ''
gumam Ayah Farhan dan langsung memalingkan tatapannya saat tersadar kalau Abimanyu menyadarinya.
Abimanyu yang menyadarinya langsung menatap sang Ayah mertuanya, Abimanyu tersenyum karena mengerti dengan tatapan sayu Ayah mertuanya.
''Sayang.....kamu memangnya gak rindu manja sama Ayah Farhan?? gak rindu dengan kemanjaan kamu ke Ayah, protes kamu dan semua penolakan kamu kepada Ayah?? ''
bisik Abimanyu di telinga Deliana dan membuat Deliana langsung menatap wajah suaminya.
Deliana terdiam dan seperti sedang memikirkan sesuatu, Deliana langsung mengalihkan pandangannya pada Sang Ayah, tak lama kemudian Deliana langsung tersenyum.
''Nanti ajah setelah Ayah pulang dari liburannya karena sekarang aku masih kecewa dengan semua yang Ayah perbuat. ''
bisik Deliana pada suaminya dan Abimanyu mengangguk sambil mengusap kepala Deliana.
.
.
.
__ADS_1
.
tbc........