IKHLASnya Gadis Bercadar

IKHLASnya Gadis Bercadar
Kemarahan Abimanyu......


__ADS_3

Setelah urusan pagi nya selesai, Deliana langsung pamit membawa Arsyan dan Ibu Rahma pun menghadiri acara arisan di komplek rumah sungguh seperti kebetulan namun semua salah, Ibu Rahma di paksa oleh Deliana untuk kembali seperti sebelum memiliki Arsyan, ikut acara arisan kembali di dukung langsung oleh Deliana dan Ibu Rahma sangat bersyukur memiliki menantu seperti Deliana.


''Jagoan Mama harus nurut yah selama ikut sama Mama, jangan nakal oke!! ''


ucap Deliana saat mulai mengemudikan mobilnya.


''Siap Mama......''


jawab Arsyan semangat dan Deliana tersenyum sambil mengelus pipi Deliana.


Deliana dan Arsyan terus berbicara selama di perjalanan, Arsyan saat ini sedikit di mengerti ucapannya dan membuat Arsyan pun semangat untuk terus berceloteh.


Perjalanan tiga puluh menit akhirnya sampai di sebuah gedung tinggi, gedung yang menghasilkan berlian, emas dan perhisan indah.


Deliana menuntun Arsyan dan berjalan menuju ruangan Amanda di lantai teratas gedung, semua pegawai Amanda mengetahui siapa Deliana dan langsung menunduk hormat di balas senyum mengangguk oleh Deliana.


''Assalamualaikum Mama......''


ucap Deliana saat asisten Amanda membuka pintu ruangan kerja Amanda.


''Walaikumsallam Sayang......ayo masuk sayang, ternyata cucu Mama di bawa yah. ''


jawab Amanda sambil berjalan menghampiri Deliana.


Deliana mencium tangan Amanda dan di balas pelukan oleh Amanda, Arsyan pun mengikuti Deliana mencium tangan Amanda.


''Duduk dulu yah, Mama mau meminta di bawakan minuman sama makanan juga biar Arsyan nya nyaman selama kamu berbicara dengan Mama. ''


ucap Amanda sambil menuju ke meja kerjanya untuk menghubungi bagian pantri.


''Terimakasih Mama dan maaf merepotkan. ''


jawab Deliana sungkan dan Amanda menggelengken kepalanya sambil tersenyum.


Arsyan langsung duduk sambil bermain dengan mainannya yang sengaja Deliana bawa untuk menemani Arsyan selama Deliana sibuk dengan Mamanya.


Deliana melepaskan cadarnya dan langsung membuka handphone nya untuk menghubungi asistennya di butik karena Deliana akan bolos kembali untuk datang ke kantornya.


''Makasih karena kamu mau datang memenuhi permintaan Mama yah sayang. ''


ucap Amanda saat menghampiri kembali Deliana.

__ADS_1


''Gak apa apa Mama lagian di butik juga sudah di hendle Orlin jadi aman. ''


jawab Deliana dan Amanda mengangguk.


''Arsyan langsung fokus main yah gak rewel ingin pulang, biasanya anak sekecil Arsyan pasti menangis ingin pulang. ''


ucap Amanda saat melihat Arsyan sedang main mainannya.


''Alhamdulillah selama Deliana suka membawa Arsyan dia sangat anteng dan gak pernah rewel, paling kalau minta makan atau susu baru sedikit merajuk. ''


jawab Deliana sambil mengelus kepala Deliana.


''Langsung ke intinya yah Sayang, Mama meminta kamu untuk datang itu ada beberapa hal yang mau Mama bicarakan sama kamu, semua sudah Mama rundingkan dengan Ayah dan Bunda juga, perusahaan ini yang sudah Mama bangun sejak lama, menjadi besar dan bercabang di setiap negara, kerjasama kita juga gak main main dengan negara luar sana, Mama meminta kamu untuk mengelola perusahaan ini, karena Mama akan mengatasnamakan kamu semua asetnya Sayang, Mama hidup sebatang kara setelah orang tua Mama meninggal dan semua tidak akan menjadi kendala untuk kamu kedepannya, Mama mohon terimalah semua nya Deliana karena hanya kamu putri Mama saat ini. ''


jelas Amanda dan membuat Deliana menghembuskan nafasnya karena sudah menduga sebelumnya pasti akan seperti ini.


''Sungguh Deliana merasa terpojokkan Mama, jadi anak tunggal tenyata sangat tidak menguntungkan dan berkesan malah mengikat. ''


canda Deliana sambil tersenyum menjawab penjelasan Amanda.


''Mama asalnya memiliki ide untuk mengadopsi anak, tapi Ayah kamu gak mengijinkan karena hanya kamu keturunannya dan Ayah kamu gak mau suatu saat akan menjadi bumerang yang membuat kamu dalam bahaya kalau Mama mengadopsi anak, kasih sayang Ayah kamu gak mau di bagi untuk Anak dan hanya untuk kamu Deliana. ''


ucap Manda dan membuat Deliana terdiam karena dia bangga memiliki Ayah yang begitu menyayanginya.


ucap Deliana dan Amanda tersenyum.


''Dan sebagai gantinya kamu harus memberikan kami cucu untuk memberikan waris nya, ingat sayang kami sebagai orang tua sangat mengharapkan pewaris dari kamu dan suami kamu. ''


ucap Amanda dan membuat Deliana melototkan matanya.


''Semua kan sesuai kehendak Allah, kita hanya bisa berusaha dan allah lah yang menghendaki Mama. ''


ucap Deliana dan Amanda tersenyum.


Di perusahaan Ayah Farhan saat ini....


Abimanyu selesai dengan urusan perusahaannya dan langsung menuju perusahaan Ayah Farhan Karena hari ini ada pertemuan dengan klien dan Abimanyu menggantikan Deliana sebagai walinya.


Abimanyu tersenyum saat masuk ke ruangan Ayah Farhan sambil mencium tangan Ayah Farhan.


''Alhamdulillah akhirnya kamu pulih Abi, Ayah senang dan lega sekali, karena kamu bisa kembali menghendle perusuhaan menggantikan Deliana sebagai walinya yang mutlak. ''

__ADS_1


ucap Ayah Farhan saat duduk di samping Abimanyu.


''Abi juga sangat senang karena bisa kembali semula untuk bekerja di perusahaan, kesedihan Deliana pun berubah menjadi bahagia saat ini. ''


ucap Abimanyu dan Ayah Farhan mengangguk.


''Kita tunggu satu jam lagi yah untuk meeting dengan jajaran klien juga pemegang saham, entah hanya perasaan entah nyata, Ayah sangat khawatir kemarin saat Aldo memaksa harus Deliana yang datang padahal semua klien enjoy gak mempermasalahkannya, karena mereka mengetahui kalau Deliana putri kandung Ayah, tapi tidak dengan Aldo. ''


ucap Ayah Farhan dan sedikit membuat Abimanyu geram dengan tingkah Aldo.


''Ayah tenang ajah sekarang ada Abi yang akan menggantikan Deliana, Abii juga gak akan mau Deliana menjadi pusat perhatian di tatap banyak mata. ''


ucap Abimanyu dan Ayah Farhan mengangguk.


Ayah Farhan dan Abimanyu mengobrol ringan mengenai masalah bahan materi meeting siang ini, hingga tak terasa akhirnya sampai di waktu meeting.


Abimanyu berjalan sejajar dengan Ayah Farhan menuju ruangan meeting dan langsung duduk di kursi kosong yang biasa di duduki Deliana.


''Kalian sudah mengetahui siapa Abimanyu, dia adalah menantu saya suami Sah dari putri saya Deliana, dia menjadi wali mutlak dari Deliana untuk menggantikan nya. ''


jelas Ayah Farhan di sela sela pembukaan meetingnya.


Meeting berjalan lancar hingga dua jam kemudian, Aldo menatap sinis ke arah Abimanyu yang sedang menandatangani berkas berkasnya.


''Enak sekali jadi suami putri tunggal seorang pebisnis hebat, bisa mengambil alih kekuasaan. ''


sindir Aldo saat menghampiri abimanyu dan membuat Abimanyu langsung menatap tajam ke arah Aldo.


''Alhamdulilah sekali sangat beruntung menjadi saya dan anda sepertinya sangat sirik sekali dengan keberuntungan saya, sudah menjadi jackpot saya memiliki istri pewaris tunggal kerajaan bisnis. ''


ucap Abimanyu dengan nada kedikit menggeram menahan amarahnya dan membuat Aldo langsung kesal.


Aldo tidak mengetahui siapa Abimanyu dirgantara, Aldo baru turun ke bisnis setelah mendiang ayahnya meninggal, Aldo memiliki ambisi ingin memperbesar kerajaan bisnisnya dengan menjadikan Delian sebagai pendampingnya agar bisnisnya semakin luas, sayang seribu sayang Aldo mengetahui kalau Deliana menikah dengan Abimanyu seorang duda beranak satu dan Aldo begitu yakin bisa mendapatkan Deliana tanpa membaca kelanjutan identitas Abimanyu seluruhnya karena dia merasa sangat bisa mendapatkan Deliana merebutnya dari Abimanyu yang di sangka menumpang kekayaan pada Deliana.


.


.


.


.

__ADS_1


tbc...........


__ADS_2