
Deliana langsung membawa Arsyan menuju ruangannya karena semua barang barangnya masih ada di ruangannya.
''Jagoan Mama tunggu dulu yah sayang, Mama mau merapihkan meja kerja dulu. ''
Ucap Deliana saat mendudukan Arsyan di sofa ruangannya dan Arsyan mengangguk.
Deliana langsung menuju meja kerja dan langsung merapihkan semua berkas berkasnya, Deliana langsung melihat handphone nya karena memang tadi tidak membawanya.
Alangkah kagetnya melihat panggilan tak terjawab dan pesan dari suaminya sampai puluhan, Deliana langgsung cepat cepat merapihkan semua mejanya.
''Ya allah aku sampai lupa memberi kabar sama Mas Abii kalau aku ke kantornya Mama. ''
Gumam Deliana dalam hatinya yang berjalan menghampiri Arsyan.
Pintu ruangan di ketuk dan ternyata Serena yang datang, Deliana meminta Serena untuk menghampirinya.
''Mba Serena saya mau pulang dulu, titip kantor dan saya selama Mama belum kembali dari liburannya gak akan epektif masuk kantor, kalau ada masalah kabarin ajah nanti saya akan datang. ''
Ucap Deliana dan Serena mengangguk.
''Baik Nona dan saya akan kabari kalau ada pekerjaan penting lagi. ''
Jawab Serena dan Deliana mengiyakannya.
''Saya pamit pulang yah Mba Serena. ''
Ucap Deliana saat Arsyan menghampirinya.
''Hati hati Nona di perjalanannya. ''
Ucap Serena dan Deliana mengacungkan jempolnya.
Deliana langsung menuntun Arsyan menuju ke lantai dasar untuk segera pulang karena suaminya saat ini sedang di perjalanan menuju pulang.
Sepanjang perjalanan Arsyan terus ajah berceloteh bahkan menyakan apapun yang di lihatnya, Deliana kadang hanya tertawa menjawab ucapan Arsyan.
Tak terasa beberapa menit perjalanan akhirnya mobil yang di kemudikan Deliana telah sampai di kediamannya, ternyata Abimanyu pun baru sampai di setelah Deliana memarkirkan mobilnya.
Arsyan langsung berlari menghampiri Papanya, Deliana memilih menghindar dan langsung masuk kedalam rumah.
''Assalamualaikum.......''
Ucap salam DEliana saat masuk kedalam rumah dan menghampiri mertuanya.
''Walakumsallam sayang......kamu bermain sampe sore gini sama Arsyan??
Ucap Ibu Rahma dan Deliana mengangguk.
''Tadi ada kerjaan di kantornya Mama jadi Deliana terpaksa kesana dulu. ''
Jawab Deliana dan Ibu mertuanya mengangguk.
__ADS_1
''Yasudah bersih bersih ajah dulu yah. ''
Ucap Ibu Rahma dan Deliana langsung pamit menuju kamarnya.
Deliana langsung berjalan menuju kamarnya karena memang tubuhnya terasa lengket dan ingin segera membersihkannya.
Abimanyu masuk kedalam rumah sambil menggendong Arsyan dan menghampiri Ibunya.
''Deliana mana Buu....?? ''
Ucap Abimanyu saat menghampiri Ibunya.
''Istri kamu pamit mau bersih bersih katanya, sini Arsyan sama Nene yah kita mandi. ''
Ucap Ibu Rahma yang mengambil alih Arsyan dari gendongan putranya.
Abimanyu pun langsung pamit pada Ibunya menyusul Deliana ke kamar, Abimanyu tersenyum saat mendengar gemercik air di dalam kamar mandi.
Abimanyu sengaja menunggu istrinya yang masih di dalam kamar mandi, sebenarnya Abimanyu sedang kesal pada Istrinya karena panggilan dan pesannya tidak di respon namun saat melihat Deliana semua kesalnya hilang.
''Kekuatan apa yang ada pada kamu Sayang, hingga aku tidak bisa marah padamu, bahkan semakin cinta sama kamu etiap harinya. ''
Gumam Abimanyu sambil menatap wajah cantik Deliana dalam handphone nya.
''Mas......aku udah siapkan air hangat buat berendam, mandi dulu gih. ''
Ucap Deliana saat keluar dari kamr mandi dan sudah memakai pakaian lengkap.
''Makasih sayangku, tunggu Mas selesai mandi karena kamu masih butuh penjelasan sama Mas. ''
Deliana hanya menghembuskan nafasnya mendengar ucapan suaminya, karena masalah pesan yang tidak terbalas akan menjadi topiknya saat ini.
Sepuluh menit kemudian Abimanyu selesai dengan aktivitas membersihkan tubuhnya dan keluar kamar mandi dengan keadaan lebih segar dan pakaian rapih yang di siapkan Deliana di ruang ganti sebelah kamar mandi.
''Darimana ajah kamu seharian ini?? Telphone dan pesan Mas gak terjawab satupun. ''
Ucap Abimanyu sambil menyisir rambutnya.
''Tadi memang bermain di Game Master dengan Arsyan, tapi Serena menghubungi aku kalau di kantor ada masalah dan aku akhirnya ke kantor Mama deh dan menyelesaikan masalahnya. ''
Jawab Deliana dan Abimanyu mengangguk.
''Masalahnya gak beratkan sayang?? Bisa kamu tangani kan?? ''
Ucap Abimanyu dan DEliana mengangguk.
Abimanyu langsung mengajak DEliana untuk keluar kamarnya karena sebentar lagi masuk waktu sholat maghrib dan akan mengajak sholat berjamaah.
.
.
__ADS_1
.
Malama menjelang......
Setelah selesai aktifitas sebelum tidurnya, DEliana langsung menuju kamarnya duluan karena suaminya masih mengerjakan pekerjaan di ruang kerjanya.
Deliana masih memikirkan ucapan suaminya, membisikkan kalau dia akan mengukum Deliana karena mengabaikannya sampai khawatir.
Deliana msih duduk di sisi ranjangnya setelah selesai mengganti pakaiannya, Abimanyu masuk kedalam kamarnya dan langsung mengunci pintunya.
DEliana mengetahui hukuman apa yang akan di terimanya saat ini, melihat wajah suaminya yang terlihat seperti ingin memangsa saat memasuki ruang ganti pakaiannya, Deliana akan pasrah dengan apapun yang di lakukan suaminya.
Entah DEliana yang melamun atau memang Abimanyu tidak menimbulkan suara saat menghampiri istrinya, tiba tiba Abimanyu langsung mencium bibir Deliana dan Deliana langsung menegang.
''Hukuman ini gak sebentar Sayang. ''
Ucap Abimanyu setelah mlepaskan ciumannya dan membawa Deliana ke tengah ranjang nya.
Abimanyu langsung mencium kembali bibir Deliana dan turun ke leher Deliana, memberi sedikit jejak. Abimanyu terus mengekspor bagian tubuh DEliana yang sudah tanpa pakaian, entah kapan Abimanyu melepaskannya karena Deliana tidak merasakannya, kecupan demi kecupan teus Abimanyu berikan pada leher dan daerah sensitif Deliana
Deliana terus menggeliat dan mengeluarkan dess sahan yang membuat Abimanyu semakin bernafffsu. Kenik matan yang di ciptakan Abimanyu pada tubuh Deliana benar benar membuat Deliana tak tahan lagi untuk meminta lebih.
Abimanyu bersiap untuk memulai penyatuannya, Abimanyu membuka kaki Deliana agar bisa mulai penyatuannya, Abimanyu lagsung mencium kembali bibir Deliana saat berhasil menyatukannya, sedangkan tangannya mulai meremmmas benda kenyal pavoritnya, Abimanyu terus menghennnntakkan miliknya, dengan perlahan namun tetap menggaaaairaahkan.
''Percepat Massss. '' ucap Deliana saat Abimanyu melepaskan ciumannya.
Abimanyu langsung mempercepat permainannya, tubuh Deliana semakin menggila, apa yang di rasakannya sangat indah tak seperti biasanya yag di rasakan oleh Deliana, Abimanyu pun memang merasakan Naffsu Deliana begitu besar.
''Mass Abimanyu....'' suara kenikkmataaatan Deliana keluar dari mulutnya.
''Kenapa?? Nikmat yaah....'' ucap Abimanyu dan Deliana hanya mengangguk dan menikmati permainan Abimanyu.
Setelah mencapai puncaknya Abimanyu dan Deliana mengeeeraaang bersamaan dengan keluarnta cairan milik keduanya.
''Makasih Sayang, nikmat sekali punya kamu. ''
Ucap ABimanyu setelah pelepasan dan mencium kening Deliana lagsung ambruk di sisi Deliana yang sudah kelelahan bahkan langsung tertidur.
Deliana dan Abimanyu langsung terlelap tanpa sehelai benangpun di tubuhnya, mungkin karena memang tubuh lelah karena seharian aktifitas di tambah Deliana yang sedikit bernafsu malam ini membua Abimanyu semakin menggila.
Sungguh hukuman yang membuat sangat lelah dari ABimanyu untuk istrinya.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Tbc.........