
Abimanyu segera mengakhiri pekerjaannya karena sudah di ujung batas keinginannya yang menginginkan kembali kegiatan panas dengan Deliana.
''Ternyata Mas salah meminta kamu menemani untuk bekerja, malah ujungnya Mas gak kuat untuk memangsa kamu sayang. ''
ucap Abimanyu saat merebahkan Deliana ke ranjangnya.
''Kenapa seolah olah aku yang salah, kamunya ajah yang mesum loh. ''
ucap Deliana dan Abimanyu langsung tertawa dan tanpa aba aba langsung menyerang tubuh Deliana.
Deliana menerima semua sentuhan suaminya dan mengimbanginya, malam ini Deliana ingin menghilangkan pikiran dan masalah orang tuanya dengan mengimbangi setiap sentuhan suaminya.
''Sudah mulai pintar sekarang kamu sayang. ''
ucap Abimanyu saat melepaskan pakaian yang melekat di tubuh istrinya.
''Kamu yang mengajarkannya dan aku mencoba mempelajarinya Mas. ''
ucap Deliana sambil membantu melepaskan pakaian Abimanyu.
Abimanyu yang sudah tidak bisa menahan gejolak tubuhnya pun langsung menyatukan miliknya dengan inti tubuh Deliana.
Deliana langsung mencengkram punggung Abimanyu saat merasakan sesuatu yang masuk di intinya, Abimanyu menghentakkan nya dengan cepat karena di bawah sana Deliana mengimbanginya, membuat berkali kali lipat terasa kenik.....matannya.
Abimanyu bahkan bermain dengan berbagai macam posisi, Deliana bahkan gak menolaknya dan menikmati setiap permainannya, hingga dua jam kemudian Abimanyu juga DEliana menge.....rang bersama mencapai puncak pelepasan nya.
''Kamu hebat sayang, makin cinta sangat Mas sama kamu sayang. ''
ucap Abimanyu setelah melepaskan penyatuannya dan tertidur di samping Deliana.
Deliana masih menetralkan pernafasannya yang masih belum stabil, tubuhnya lelah namun pikirannya menjadi tenang setelah beberapa kali pelepasannya.
Abimanyu membawa Deliana kedalam dekapannya dan Deliana langsung terlelap tanpa membersihkan tubuhnya karena saat ini tubuh DEliana sangat lelah.
Di kediaman Ayah Farhan saat ini.....
Ayah Farhan duduk bersandar di ranjang dengan Amanda yang merebahkan kepanya di kedua paha Ayah Farhan, walau usia tidak muda lagi namun Ayah Farhan masih melakukan hubungan ranjangnya dengan istrinya.
''Deliana udah setuju Mas dengan semua perpindahan nama kepemilikan semua aset aku. ''
ucap Amanda di sela sela usapan Ayah Farhan pada kepalanya.
''Alhamdulillah kalau begitu, tapi Deliana masih menolak untuk merestui BUndanya rujuk dengan aku Amanda, mudah mudahan Abimanyu bisa merayunya. ''
ucap Ayah Farhan dan Amanda terdiam.
''Nanti aku sama Nida akan berbicara dengan Deliana, padahal aku sama Nida kan ikhlas berbagi Ranjang, di usia kita yang menuju tua ini kan sangat butuh peran pendamping untuk menemani kita, aku juga sangat bisa merasakan kalau kamu juga masih mencintai Nida, aku bahagia malah karena kamu dan Nida bisa bersatu kembali, aku akan menjalani rumah tangga ini dengan bahagia di temani kamu juga Nida. ''
__ADS_1
ucap Amanda dan Ayah Farhan tersenyum.
''Terimakasih karena kamu mengerti aku Amanda, aku hanya ingin menemani kamu juga Nida di masa tua kita loh, kasihan Nida tinggal sendiri pasti kesepian kan, Nida gak mau mengganggu kehidupan rumah tangga Deliana dan suaminya, makanya aku merayu dia agar mau rujuk dan alhamdulilah Nida setuju asal Deliana merestuinya. ''
ucap Ayah Farhan dan Amanda mengangguk.
.
.
.
.
Pagi hari menjelang......
Di kediaman Deliana saat ini.
Deliana saat ini sedang membantu Abimanyu bersiap untuk ke kantornya, Abimanyu terus tersenyum menatap wajah Deliana yang cemberut karena ulahnya.
''Senyum dong sayang, biar suami mu ini semangat untuk bekerja nya. ''
rayu Abimanyu dan DEliana hanya mendelik membuat suamunya tertawa.
''Kamu mesum Mas sekarang, tiap subuh pasti ajah minta lagi sampai beberapa kali, lihat leher sama dada aku penuh tanda merah. ''
protes Deliana dan ABimanyu tersenyum sambil mencium kening istrinya.
ucap Abimanyu dengan santai nya dan DEliana langsung keluar dari kamar meninggalkan suaminya.
Abimanyu langsung mengejar Deliana keluar kamar, namun Arsyan lebih dulu sampai ke arah Deliana dan Arsyan langsung di gendong Deliana.
Abimanyu langsung mengikuti langkah istri juga anaknya menuju meja makan, Ibu Rahma sedang menata makanan untuk sarapan membantu pelayan.
''Ibu.....hari ini Deliana mau bertemu Bunda dan Mama, tapi gak akan membawa Arsyan dulu, kami mau membicarakan masalah penting. ''
ucap Deliana saat mendudukan Arsyan di kursi khususnya.
''Iya Sayang lagian hari ini Ibu gak akan kemana mana dan kamu yang tenang bicara dengan kedua Ibu kamu yah, Arsyan akan tenang dengan Ibu di rumah. ''
ucap Ibu Rahma dan Deliana mengangguk.
Deliana langsung menyiapkan makanan untuk suaminya dan menyiapkan makanan juga untuk Arsyan, Deliana tersenyum melihat Arsyan begitu lahap memakan makanannya.
''Mau barengan sama Mas gak sayang perginya?? ''
ucap Abimanyu dan membuat Deliana melototkan matanya.
__ADS_1
''Kamu ini ngaco yah Mas, kamu kan mau ke kantor Ayah dan aku mau ke rumah Bunda, disana ada Mama Amanda dan tanpa Ayah, aku berangkat sendiri ajah makasih. ''
ucap Deliana dan suaminya mengangguk.
''Oke sayang tapi ingat yah kamu jangan menentang semua keputusan ketiga orang tua kamu, ingat yah penjelasan Mas semalam sama kamu. ''
peringatan Abimanyu kembali yang khawatir kepada istrinya yang takut menentang keputusan ketiga mertuanya.
''Terserah aku ajah Mas dan ayo lanjutkan makannya biar gak lama selesai makannya. ''
ucap Deliana dan Abimanyu langsung memakan kembali makanannya.
Hingga selesai dengan sarapannya tidak ada obrolan kembali, Abimanyu memilih untuk pamit menuju perusahaan karena suasana istrinya sedang tidak bersahabat.
Setelah kepergian Abimanyu, Deliana langsung menghubungi nomer Bunda Nida, dering ketiga akhirnya Bunda Nida mengangkat telphone nya.
Dalam panggilan saat ini.....
''Assalamualaikum......Deliana ganggu Bunda gak?? ''
''Walaikumsallam sayang, gak lah kenapa mesti ganggu segala, ada apa sayang?? ''
''Syukur lah kalau gak ganggu, bisa hari ini Bunda jangan keluar rumah dulu dan ajakin Mama Amanda untuk bergabung di rumah Bunda, Deliana mau ke rumah Bunda hari ini. ''
''Memangnya ada apa sayang?? Bunda hari ini banyak kerjaan loh. ''
''Kalau Bunda gak mau ketemu, yaudah Deliana menentang pernikahan nya. Assalamualaikum...''
Panggilan berakhir......
Deliana menutup panggilan telphone nya sebelum Bunda Nida menjawab salamnya, Deliana sebenarnya malas membahas poligami namun semalam Deliana berpikir keras dan akhirnya akan merestui pernikahan Ayah juga Bundanya, Deliana mengijinkan Ayahnya untuk menikah kembali.
''Semoga Bunda mengerti dan gak nekad pergi ke butiknya. ''
gumam Deliana dalam hatinya sambil berjalan menuju kamarnya karena Arsyan sudah selesai makannya.
Deliana segera bersiap karena dia akan berbicara banyak dengan Bunda Nida juga Mama Amanda, Deliana sengaja tidak membawa Arsyan karena dia gak mau buyar perhatiannya saat ada Arsyan.
''Ibu masih merayu Arsyan ternyata untuk main di halaman belakang. ''
ucap Deliana saat melihat Ibu Rahma sedang membantu Arsyan membawa mainannya ke halaman belakang.
.
.
.
__ADS_1
.
tbc.........