IKHLASnya Gadis Bercadar

IKHLASnya Gadis Bercadar
Nama untuk kedua buah hatiku.......


__ADS_3

Deliana saat ini sedang di suapi makan oleh Abimanyu, sedangkan Arsyan sedang di mandikan oleh Amanda dan akan di bantu memakai pakaiannya oleh Bunda Nida.


Deliana makan hanya beberapa suap karena perutnya terasa kenyang dan Abimanyu pun tidak memaksanya karena memang Deliana baru membuka matanya dari tidur panjangnya.


''Makan nya yang banyak dong Sayang, masa baru beberapa suap sudah kenyang. ''


ucap Ayah Farhan saat putrinya makan hanya sedikit.


''Kenyang perut Deliananya Ayah, lagian tadi sebelum makan kan di suapi buah potoh sama Ayah. ''


ucap Deliana dan Ayah Farhan mengiyakannya.


''Sebentar lagi dokter akan memeriksa keadaan kamu lagi dan akan mengambil sample darah kembali untuk memastikan kesehatan kamu seluruhnya, jadi jangan banyak yang di pikirkan yah Sayang. ''


ucap Abimanyu saat merapihkan piring kotornya dan Deliana hanya mengangguk patuh.


''Kamu makan dulu Abii, itu sudah di siapkan Bunda makanan nya. ''


ucap Ayah Farhan dan Abimanyu mengiyakannya.


Abimanyu tersenyum saat melihat putranya sedang di bantu memakai pakaian oleh kedua mertuanya dan Arsyan begitu menurut tanpa protes.


''Arsyan makan dulu yah, mau di suapi sama nenek atau mau sama Ayah?? ''


ucap Bunda Nida saat selesai memakaikan pakaian di tubuh Arsyan.


''Biar Abii ajah yang suapi Arsyan nya Bunda, sekalian Abii mau makan juga. ''


ucap Abimanyu saat Arsyan menghampirinya.


Bunda Nida dan Amanda memilih pamit untuk melihat kedua cucunya, karena Deliana ingin melihat kedua buah hatinya dan meminta Bunda Nida untuk memvidio nya.


Abimanyu sedang sibuk menyuapi Arsyan dan Ayah Farhan memilih untuk menghampiri Deliana yang sedang memainkan handphone suaminya.


''Boleh Ayah menanyakan sesuatu sama kamu Sayang?? ''


ucap Ayah Farhan saat duduk di kursi samping ranjang Deliana.


''Ayah mau menanyakan apa?? Kalau pertanyaannya sulit gak akan Deliana jawab. ''


ucap Deliana dan Ayah Farhan langsung tertawa dengan jawaban putrinya.


''Ayah hanya mau bertanya, selama kamu gak sadarkan diri selama tiga minggu belakang, kamu ada dimana Sayang?? Maksudnya, apa yang kamu rasa selama tidak sadar?? Apa kamu gak bermimpi?? ''


ucap Ayah Farhan dan Deliana langsung terdiam.


''Deliana gak ingat Ayah dan perasaan Deliana tidur hanya satu malam ajah terasanya, tapi saat bangun tubuh Deliana terasa lemas semuanya dan gak ingat apapun. ''


ucap Deliana dan Ayah Farhan mengangguk.

__ADS_1


Saat ini Deliana sedang berperang dengan hatinya karena saat di alam bawah sadarnya Deliana bertemu seseorang dan membuat dia langsung sadarkan diri karena putra nya Arsyan akan di bawa pergi oleh orang itu, Deliana tidak terima dan menjerit hingga terbawa ke alam nyatanya lalu sadarkan diri.


''Mungkin nanti saat berdua dengan Mas abii aku akan menanyakan siapa wanita itu yang akan merebut Arsyan dariku. ''


gumam Deliana dalam hatinya sambil menatap suaminya yang sedang menyuapi Arsyan makan.


''Kamu mau rebahan atau mau bersandar Sayang?? ''


ucap Ayah Farhan saat melihat putrinya terdiam.


''Mau duduk bersandar ajah Ayah, bosen tidur terus dan Deliana maunya pulang ajah gak mau di rawat kaya gini dan ini infusnya gak nyaman sekali. ''


protes Deliana dan membuat Sang Ayah bahagia karena putrinya mengomel protes tanda kalau Deliana sudah pulih.


''Nanti saat dokter datang memeriksa kamu, Ayah akan minta rawat jalan khusus untuk kamu. ''


ucap Ayah Farhan dan Deliana mengangguk.


Deliana tersenyum saat Arsyan menghampirinya dan duduk di sampingnya, Abimanyu langsung bersiap untuk ke kantor karena ada meeting pagi ini.


Abimanyu menyerahkan urusan rumah sakit pada Ayah Farhan karena Abimanyu mengetahui kalau Ayah Farhan akan sangat over protektif menyangkut urusan Deliana.


''Mas mau ke kantor yah, kamu di jaga Ayah dan Arsyan dulu, gak apa apa kan?? ''


ucap Abimanyu yang menghampiri Deliana setelah Ayah Farhan pamit ke kamar mandi.


''Gak apa apa Mas, lagian masih ada Mama sama Bunda juga dan mungkin Ibu akan datang kesini nanti juga. ''


''Ibu lagi ke rumah Tante dulu katanya tadi pamit, Tante disana rewel soalnya, pokonya kabarin Mas kalau ada apa apa yah Sayang. ''


ucap Abimanyu dan Deliana mengangguk.


''Arsyan jaga Mama yah dan jangan nakal. ''


ucap Abimanyu kembali saat melirik ke arah putranya.


''Abii kamu mau berangkat sekarang?? Gak nunggu pemeriksaan Deliana dulu. ''


ucap Ayah Farhan saat keluar dari kamar mandi dan melihat Abimanyu sudahnrapih dengan style kerjanya.


''Ada meeting pagi ayah jam sembilan dan gak bisa mundur, Abii percayakan Deliana Ke Ayah dan lakukan yang terbaik menurut Ayah. ''


ucap Abimanyu dan Ayah Farhan mengiyakannya.


Abimanyu menghampiri Deliana mencium keningnya, lalu mengusap pipi Deliana, Abimanyu beralih pada Arsyan dan mencium pipinya.


Setelah Abimanyu keluar dari ruangan rawat Deliana, dokter datang dengan dua orang suster, Ayah Farhan langsung membawa Arsyan menuju sofa agar dokter leluasa memeriksa keadaan Deliana.


''Ada yang terasa sakit gak Nyonya?? ''

__ADS_1


ucap Dokter saat merapihlan alat alat medisnya karena telah selesai memeriksa Deliana.


''Gak ada Dokter tapi bisakah saya berobat jalan saja dan infusnya di lepas bisa kan?? ''


ucap Deliana saat suster selesai mengambil sample darahnya.


''Kita tunggu nanti siang hasil tes darahnya, kalau hasilnya bagus. Nyonya Deliana sudah di perbolehkan pulang dan infusnya akan di lepas kalau sudah tidak nyaman. ''


ucap Dokter dan Deliana mengangguk.


Dokter lamgsung pamit dengan satu suster yang akan membawa sample darah ke ruang laboraturium, sedangkan satu suster sedang membantu melepas infus di tangan Deliana.


Setelah selesai urusan infusnya, suster langsung pamit dan Ayah farhan pun langsung menghampiri Deliana dengan Arsyan yang di tuntunnya.


''Mama sama Bunda langsung ke kantor katanya Ayah dan gak jadi ke ruangan incubator. ''


ucap Deliana saat membaca pesan dari Bunda Nida.


''Sudah gak apa apa, lagian kedua Babby kamu baik baik ajah dan berat badannya sudah meningkat sekarang. ''


ucap Ayah Farhan menenangkan kegelisahan putrinya.


''Semoga saja Ayah dan Deliana gak sabar pengen gendong Babby nya. ''


ucap Deliana dan Ayah Farhan tersenyum.


''Ada kabar kurang baik Sayang, kedua Babby kamu sangat mirip dengan Abimanyu dan hanya bibir putri kamu yang mirip sama kamu Sayang. ''


ucap Ayah Farhan dan Deliana tersenyum.


''Deliana gak masalah Ayah mau mirip siapapun dan lagian juga Mas Abii kan Ayah dari kedua Babby nya dan pasti mirip lah, Deliana ingin Ayah yang memberikan nama untuk kedua buah hatiku, Ayah bersedia kan?? ''


ucap Deliana tiba tiba dan membuat Ayah Farhan tersenyum senang.


''Terimakasih Sayang, Ayah akan carikan nama untuk kedua cucu Ayah. ''


jawab Ayah Farhan dan Deliana tersenyum.


''Awali dengan huruf A dan marganya bawa nama Dirgantara yah. ''


ucap Deliana dan Ayah Farhan mengangguk.


Sungguh bahagia hati Ayah Farhan karena Deliana meminta memberikan nama untuk kedua cucunya dan akan sangat di pastikan kedua Babby Deliana akan di pilihkan nama terbaik Oleh Ayah Farhan karena nama adalah sebuah doa untuk masa depan kedua cucunya..


.


.


.

__ADS_1


.


Tbc....


__ADS_2