
Pagi hari di kediaman Bunda Nida.......
Deliana seperti biasa melaksanakan rutinitas paginya, walaupun sempat merasakan keresahan di hatinya namun setelah melihat Asryan semua jadi lenyap.
''Biarkan Arsyan tetap di rumah ajah yah sayang, Bunda gak akan kemana kemana juga soalnya. ''
ucap Bunda Nida saat Deliana selesai menyuapi makan Arsyan.
''Tumbenan Bunda gak ngantor, yaudah Deliana titip Arsyan yah karena pagi ini ada pemotretan untuk model gaun terbaru dari butik. ''
jawab Deliana yang menyetujui usulan Bunda Nida.
''Oke sip kamu santai dan tenang yah karena Arsyan akan aman di jaga sama Bunda. ''
ucap Bunda Nida agar Deliana tenang dan tidak memikirkan Arsyan.
''Arsyan sepertinya gak nyaman dengan pengasuh nya Bunda, dia sampe sakit di tinggal kerja dua hari sama Deliana, makanya susternya di pindah tugaskan menjadi pekerja di rumah ajah dan bukan pengasuh Arsyan lagi. ''
ucap Deliana dan Bunda Nida hanya mengangguk.
''Kamu memang wanita baik sayang, menerima Arsyan sebagai anak kamu sendiri dan pantas ajah Abimanyu begitu mencintai kamu dan gak mau membuat kamu sedih. ''
ucap Bunda Nida dan membuat Deliana mengerutkan keningnya.
''Emang Mas Abii kenapa?? dia kan memang suami baik dan pengertian, Deliana awalnya takut menikah dengan Mas Abii tapi Deliana percaya karena Deliana orang baik dan Allah juga akan memberikan pasangan yang terbaik untuk menjadi suami Deliana. ''
ucap Deliana sambil tersenyum dan menyiapkan cadar untuk di gunakan.
''Pasti laah sayang, kamu wanita dengan sejuta kelebihan dan kamu wanita yang penuh dengan rasa sabar walaupun kadang cerewet dan manja. ''
puji Bunda Nida pada putrinya dan meledeknya juga dengan sikap Deliana yang manja.
''Bunda ini membuat aku melayang ke udara dan seketika di hempaskan, udah ahh.....Deliana pamit yah dan makasih udah mau jaga Arsyan, Assalamualaikum Bunda nya Deliana......''
ucap Deliana sesaat setelah mencium pipi Arsyan dan beralih mencium tangan Bunda Nida.
''Anak itu selalu ajah bisa membalikkan fakta, semoga kebahagiaan menyertaimu sayang. ''
ucap Bunda Nida sambil menatap punggung Deliana yang berjalan menuju pintu keluar rumah.
Deliana ke butik tanpa di temani Arsyan dan Deliana langsung mengerjakan pekerjaannya di studio fotonya untuk menyaksikan pemotretan model gaun terbarunya yang akan di pajang di beberapa majalah fashion nasional.
Hingga siang hari Deliana di sibukkan dengan pekerjaan yang sangat menumpuk, namun Deliana tidak melupakan kewajibannya sebagai hambaNYA dan juga makan siangnya.
Di kediaman Bunda Nida saat ini......
Arsyan tertidur setelah di suapi makan siang dan bermain, Bunda Nida langsung mengerjakan pekerjaannya sambil menunggu kabar terbaru tentang Abimanyu.
tepat pukul dua siang handphone Bunda Nida berdering, ternyata panggilan dari nomer Amanda dan Bunda Nida langsung mengangkatnya karena firasatnya sedang kurang enak saat ini........
Dalam panggilan telphone......
''Assalamualaikum Nida......''
''Walaikumsallam Amanda, aku merasakan kejanggalan kamu nelphone, ada kabar terbaru kah?? ''
__ADS_1
''Tepat seperti dugaan kamu Nida, Abimanyu belum sadarkan diri setelah empat jam pasca operasi kedua di kepalanya, sekarang Mas Farhan sedang sibuk mencari dokter terbaik untuk menangani Abimanyu, Nida.....bisakah kamu bawa Deliana datang ke rumah sakit, mudah mudahan dengan kedatangan Deliana di sisi Abimanyu, dia akan sadar karena tadi saat operasi kondisinya sempat drop. ''
''Ya allah.....kenapa jadi seperti ini, tadi pamit pas pagi mau operasi dia baik baik ajah bahkan tersenyum kepada Arsyan loh. ''
''Aku juga gak tau kenapa Nida, tadi sebelum drop Abimanyu memanggil nama Deliana kata dokter yang menanganinya, sepertinya Abimanyu rindu Deliana dan kamu jangan beritahukan kondisi Abimanyu dahulu yah, buat alasan apa ajah agar Deliana mau ikut dengan kamu kesini. ''
''Baiklah Amanda, aku akan mencoba mengelabui Deliana supaya dia mau ikut malam ini juga. ''
''Pesawat pribadi sudah siap di bandara, kamu tinggal berangkat ajah nanti ada asisten nya Mas Farhan yang menunggu di bandara. ''
''Iya Amanda terimakasih, aku akan menghubungi Deliana supaya cepat pulang. ''
''Kamu hati hati yah nanti Nida, Assalamualaikum...''
''Walaikumsallam.......''
Panggilan berakhir.......
''Ya allah semoga Abimanyu baik baik ajah dan segera sadarkan diri, pantesan raut wajah Deliana pagi tadi terasa berbeda, bahagia namun ada kesedihan dari matanya. ''
gumam Bunda Nida yang merasakan keresahan di hatinya.
Bunda Nida langsung menghubungi Deliana, Deliana mengangkatnya dalam dering ketiga. Dalam panggilan saat ini...
''Assalamualaikum.....Ada apa Bunda?? ''
''Walaikumsallam.....Bunda mau bertanya, pekerjaan kamu masih banyak?? ''
''Lumayan sih Bunn, kenapa memangnya?? ''
''Ishh....kebiasaan Bunda ini, Deliana sibuk kerja malah nyuruh pulang, nanti jam empat Deliana baru akan pulang. ''
''Jangan......pokonya kamu pulang sekarang, Bunda ownernya yah Sayang jadi terserah laah. ''
''Hadeuuuh......Bunda aneh deh, emang ada apa sih nyuruh Deliana pulang segala?? ''
''Kamu ini banyak nanya yaa.....pokonya pulang sekarang juga dan tidak membantah, kalau gak pulang Bunda tutup butik kamu itu. ''
''Bunda mirip ayah deh ancamannya horor, yaudah Deliana siap siap dulu dan pulang sekarang juga, Assalamualaikum.......''
''Walaikumsallam.......''
panggilan berakhir......
''Anak itu memang susah kalau di bilang, sekarang fikirkan alasannya kenapa menyusul Abimanyu ke Ausie, pasti Deliana akan penuh selidik nantinya. ''
gumam Bunda Nida saat panggilan telphone terputus dan memikirkan alasan yang tepat untuk membawa Deliana ke Ausie.
Di butik saat ini..
Deliana langsung merampungkan pekerjaannya dan memberikan pada Orlin karena memang hanya tinggal beberapa lagi, Deliana pun menitipkan butik pada asistennya itu dan langsung menuju pulang karena Sang Bunda sedang mode mengancam seperti ayahnya dulu.
Perjalanan hanya Dua puluh menit Deliana sudah sampai di kediaman Bunda Nida, Deliana langsung masuk kedalam rumahnya.
''Assalmualaikum........''
__ADS_1
ucap salam Deliana saat masuk kedalam rumahnya.
''Mama......''
teriak Arsyan yang berlari menghampiri Deliana.
''Anak Mama udah ganteng gini mau kemana sayang, heummm.......??
ucap Deliana sambil menggendong Arsyan dan berjalan masuk kedalam rumah.
Bunda Nida tersenyum menghampiri putrinya dan membuat Deliana mengerutkan keningnya karena sang Bunda rapih dengan pakaiannya.
''Bunda nyuruh Deliana pulang buat memamerkan pakaian Bunda uang baru?? ''
ucap Deliana dan membuat Bunda Nida menggelengkan kepalanya.
''Mandi dan siap siap sana sayang, kita akan liburan dan berangkat sore ini. ''
ucap Bunda Nida dan Deliana mengerutkan keningnya.
''Ya allah.....Bunda ngajakin Deliana liburan di saat butik sedang ramai pesanan dan beberapa pemotretan, Bunda lagi dapat ilham yah?? ''
ucap Deliana yang heran dengan Bundanya karena tidak biasanya mengajak liburan di saat pekerjaan menumpuk.
''Bunda sadar sekarang, kita harus meluangkan waktu untuk menjrnihkan pikiran, pekerjaan kan ada orang terpercaya yang menangani, mandi dan jangan protes lagi Deliana Aisyah. ''
ucap Bunda NIda dengan nada serius nya dan membuat Deliana terpaksa menyetujuinya.
Bunda NIda langsung terdiam setelah berbicara tegs pada Deliana, karena dia tidak pernah berbicara tegas pada putrinya selalu lemah lembut namun kondisi saat ini yang tidak memungkinkan, Bunda Nida khawatir Deliana akan mengetahui kebohongannya.
''Maafkan Bunda yah Deliana, semua demi kebaikan kamu dan ketenangan kamu selama perjalanan karena saat ini suami kamu membutuhkan kehadiran kamu di rumah saklit. ''
gumam Bunda Nida yang menatap punggung putrinya saat berjalan menuju kamarnya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
tbc.......
__ADS_1