
Tiga hari sudah Abimanyu di rawat di rumah sakit dan Deliana begitu sabar merawatnya juga menemaninya di rumah sakit.
Abimanyu sudah lepas dari infus di pergelangan tangannya dan hanya menyisakan kaki yang masih di sanggah karena tulang kaki Abimanyu masih dalam masa penyembuhan.
Abimanyu seperti anak kecil yang merengek meminta jajan pada ibunya, Deliana sampai datang kepada dokter meminta suaminya di rawat di rumah dan berhasil dokter memberikan nya ijin dengan berbagai syarat dan Abimanyu menyanggupinya.
''Senyuuum teruuuus.......''
sindir Ibunya Abimanyu yang ikut ke rumah sakit untuk menjemput putra nya pulang.
''Ibu ini sirik ajah, kan udah tau kalau Abii alergi dengan yang namanya rumah sakit, semua ini gak nyaman Buu di tubuh Abii.....''
protes Abimanyu yang tidak terima Ibunya menyindirnya.
''Sudah Buu jangan recokin Mas Abii nantinya gak di ijinkan pulang loh. ''
ucap Deliana yang menengahi perdebatan ibu dan anak di hadapannya.
''Arsyan gak ikut jemput yah Buu.....?? ''
ucap Abimanyu saat tidak mendapati jagoannya.
''Arsyan di jaga dua nenek nya di rumah menyambut kamu datang dan Ibu sama Ayah mertua kamu yang jemput. ''
jawab Ibu Rahma dan Abimanyu menganggukkan kepalanya.
Deliana selesai dengan packing pakaiannya, sedangkan Ayah Farhan sedang mengurus administrasi kepulangan Abimanyu.
''Sudah selesai kan packing nya?? ''
ucap Ayah Farhan saat memasuki ruangan rawat Abimanyu.
''Sudah Ayah, apa administrasinya juga udah selesai belum Ayah?? ''
jawab Deliana dan Ayah Farhan mengangguk mengiyakannya.
Abimanyu duduk di kursi roda dan Deliana lah yang mendorongnya, Ayah Farhan sengaja membelikan kursi roda agar Abimanyu nyaman beraktifitas sebelum kakinya pulih.
Selama di perjalanan Deliana sibuk dengan handphone nya membalas pesan dari sang asisten mengenai pekerjaannya, Abimanyu ingin protes namun dia segan karena ada Ayah mertua juga Ibunya yang pasti akan membela Deliana.
''Deliana......besok kamu bisa ikut dengan Ayah ke kantor sebentar gak?? ''
ucap Ayah Farhan yang memecahkan keheningan.
''Memangnya ada apa Ayah?? Deliana udah angkat tangan soal perusahaan Ayah. ''
ucap Deliana yang menolak ucapan Ayahnya.
''Sebentar ajah gak akan lama, lagian suami kamu di rumah akan aman banyak yang membantu, ada sedikit masalah di perusahaan dan Ayah hanya mempercayai kamu sayang. ''
ucap Ayah Farhan kembali meyakinkan Deliana.
__ADS_1
Deliana menatap suaminya dan Abimanyu menganggukan kepalanya sambil tersenyum tanda setuju dengan ucapan Ayah mertuanya.
''Baiklah Ayah, lagian besok Deliana mau ke butik karena ada sedikit masalah juga yang gak bisa Bunda selesaikan. ''
ucap Deliana dan Ayah Farhan tersenyum mendengarnya.
Entah masalah apa di perusahaan Ayah Farhan hingga Deliana lah yang harus menanganinya, Deliana berharap hanya ada masalah sedikit karena dia paling malas berurusan dengan klien klien sang Ayah yang selalu membuatnya kesal karena menjadi perhatian dengan cadar yang di gunakannya.
''Abii....kamu mengijinkan Deliana kan?? hanya sebentar gak akan lama. ''
ucap Ayah Farhan yang meminta ijin pada suami putrinya.
''Abii mengijinkannya Ayah. ''
jawab Abimanyu dengan nada seriusnya dan Ayah Farhan langsung berterimakasih.
''Kalau aku menolaknya bisa bisa dunia gonjang ganjing deeh, lagian Ayah Farhan sudah banyak membantu aku selama aku sakit. ''
gumam Abimanyu dalam hatinya yang sedikit tidak setuju dengan kemauan Ayah mertuanya.
Beberapa menit kemudian mobil sampai di kediaman Abimanyu, Deliana segera turun dan membantu Ayahnya yang sedang membantu Abimanyu duduk di kursi roda.
Deliana langsung mendorong kursi rodanya setelah Abimanyu nyaman duduk, sedangkan Ayahnya meminta supir menunggu dan Ibu Rahma membawa tas berisi barang barang.
''Assalamualaikum.......''
ucap salam Deliana dan Abimanyu saat masuk kedalam rumah.
''Walaikumsallam......''
''Papa......papa.......''
teriak Arsyan sambil berlari menghampiri Abimanyu.
''Jangan lari nanti kamu malah jatuh loh. ''
ucap Abimanyu saat putranya sampai di hadapannya.
Arsyan langsung mencium tangan Abimanyu dan duduk di pangkuan nya, Arsyan terus berceloteh dan tidak di mengerti oleh semua orang.
''Alhamdulilah kamu akhirnya bisa pulang juga dan melanjutkan pengobatan di rumah. ''
ucap Bunda Nida saat Abimanyu mencium tangannya.
''Gak alhamdulillah gimana, dia benar benar seperti anak kecil merengek meminta pulang sama Ibunya dan entah apa yang di bicarakan istrinya hingga dokter mengijinkannya pulang. ''
ucap Ibu Rahma yang sedikit mencibir putranya dan membuat semua tersenyum.
Deliana memilih menuju kamar nya untuk berganti pakaian dan melepaskan cadarnya, karena pakaian Deliana adalah pakaian semalam yang belum di ganti karena suaminya yang meminta secepatnya pulang.
''Kamu mau istirahat di kamar atau gabung dulu dengan kita?? ''
__ADS_1
ucap Ibu Rahma saat melihat putranya yang terus menatap punggung istrinya yang berjalan menuju kamar.
''Abii pengen istirahat ajah Buu, kaki nya pegal soalnya dan kebas. ''
ucap Abimanyu dan Ibunya mengangguk.
Abimanyu memajukan kursi rodanya sendiri secara otomatis menuju kamarnya dan Arsyan masih setia duduk di pangkuannya.
''Mas Farhan udah bicara dengan Deliana?? menolak atau setuju anak itu?? ''
ucap Bunda Nida saat Abimanyu sudah masuk kedalam kamarnya.
''Sudah dan sedikit protes dianya tapi alhamdulillah Deliana akhirnya mau. ''
jawan Ayah Farhan dan Bunda Nida lega mendengarnya.
''Emangnya ada sepebarnya Pak Farhan?? kenapa harus Deliana yang datang ke perusaaan?? ''
ucap Ibu Rahma yang memang tidak mengerti dengan masalahnya.
''Begini Bu Rahma, semua penandatanganan kontrak sudah atas nama Deliana dan kemarin ada satu klien saya yang menolak saat sayamenggantikan Deliana dan meminta Deliana yang menandatangainya, kalau ajah kerjasama nya tidak luas pasti saya batalkan tapi kerjasamanya dengan perusahaan itu sudah luas dan keuntungannya sangat menakjubkan. ''
jelas Ayah Farhan dan Ibu Rahma mengangguk mengerti.
''Jangan langsung pulang yah kita makan siang bersama dulu karena koki sudah memasak makanan banyak, ''
ucap Ibu Rahma dan semua besannya mengiyakannya.
''Kasihan juga sama Abimanyu dan Deliana, mereka makan makanan yang ada di rumah sakit terus karena Abimanyu selalu menolak makanannya jadinya Deliana yang menghabiskan makanannya. ''
ucap Ayah Farhan yang sempat menyaksikan Deliana makan satu porsi berdua dengan suaminya.
''Sedari dulu Abimanyu paling anti dengan rumah sakit dan obat obatan, ehh....malah kecelakaan dianya dan di rawat makanya ngerengek terus kaya anak kecil ke istrinya selama dua hari kebelakang, Deliana dasarnya istri penyabar dia dengan lembut menenangkan Abimanyu dan puncaknya tadi pagi karena Deliana sudah jengah dengan rengekan suaminya, makanya dia bicara dengan dokter yang menangani Abimanyu meminta di rawat di rumah, entah apa yang Deliana jelaskan hingga dokter menyetujuinya. ''
ucap Ibu Rahma yang sempat mendengar keluhan Deliana karena suaminya yang sanga rewel.
Semua orang tua hanya tersenyum menggelengkan kepalanya mendengar penjelasan Ibu Rahma mengenai Abimanyu dan Deliana.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
tbc....