
Deliana menemani Arsyan bermain sambil menunggu suaminya selesai dengan urusan kamar mandinya, Arsyan terus tertawa saat Deliana mengajaknya bermain.
Abimanyu tersenyum saat keluar dari ruang ganti melihat anak dan istrinya sedang tertawa.
''Sayang........ke air dulu katanya tadi bilang lengket tubuhnya. ''
ucap Abimanyu dan Deliana mengangguk.
''Arsyan sama Papa dulu yaa......''
ucap Deliana dan Arsyan mengangguk.
''Kamu itu beruntung jagoan, punya Mama yang sangat sayang sama kamu, kelak kalau sudah besar harus jagain Mama yaa.....''
ucap Abimanyu dan Arsyan mengangguk seperti paham dengan ucapan Papa nya.
.
.
.
.
Di kediaman Ayah Farhan saat ini......
''Jadinya bagaimana Mas?? suaminya Deliana mau kan gantiin kamu?? ''
ucap Amanda saat Ayah Farhan selesai dengan bersih bersihnya.
''Alhamdulillah Abimanyu mau dan dia akan membantu urusan di Ausie juga, Deliana protes sebenarnya tapi Abimanyu bisa meyakinkan anak manja itu. ''
jawab Ayah Farhan sambil tersenyum mengingat putrinya yang protes.
''Syukur laah Mas dan nanti aku sama Nida akan membuat Deliana ikut campur dengan bisnis aku juga, kita udah semakin tua dan sudah saat nya Deliana juga suaminya turun tangan. ''
ucap Amanda dan suaminya mengangguk.
Ayah Farhan, Bunda Nida dan Amanda memang sudah merencanakan untuk meminta Deliana dan suaminya yang meneruskan bisnis mereka, namun tidak mudah membuat Deliana setuju karena Deliana bukan anak yang haus dengan kekayaan dan posisi tinggi.
''Akan susah membujuk Deliana untuk sekarang, kita hanya bisa berdoa ajah supaya anak itu mau dan setuju tanpa protes. ''
ucap Ayah Farhan yang merasa sedikit khawatir dengan penolakan yang akan Deliana lakukan nantinya.
''Iya Mas dan Nida udah memberitahukan semuanya ke aku tentang Deliana, aku yakin pasti bisa membujuk nya. ''
jawab Amanda yang yakin Kalau Deliana akan dapat di bujuk.
.
.
.
Di kediaman Deliana saat ini.....
Setelah selesai dengan makan malam nya, Deliana langsung meminta suster untuk membawa Arsyan ke kamarnya dan Deliana langsung menuju ruang kerja suaminya karena merasa ada kejanggalan dengan suaminya itu.
__ADS_1
Setelah mengetuk pintu ruangannya Deliana langsung masuk sambil membawa nampan berisi teh hangat dan cemilan untuk teman kerja suaminya.
''Tumben sekali bawain minuman sama makanan untuk suami kamu. ''
ledek Abimanyu dan Deliana langsung mendelik ke arah suaminya.
''Nanti aku gak akan buatkan lagi, tega banget bicaranya kaya gitu ke aku. ''
protes Deliana sambil duduk di sofa ruang kerja suaminya sambil meletakan nampan di meja depan sofa.
Abimanyu langsung beranjak dan menghampiri istrinya sambil duduk di samping Deliana, Abimanyu langsung meminum teh nya.
''Ada apa sebenarnya sama kamu Mas?? aku curiga kamu sama Ayah sedang sekongkol untuk merencakan sesuatu. ''
tuding Deliana dan suaminya langsung mengetutkan keningnya.
''Hahhaaaa........istriku instingnya kuat sekali, pantas ajah Ayah bilang harus jujur sama kamu. ''
jawab Abimanyu sambil tertawa karena ekspresi Deliana terlihat menggemaskan baginya.
''Ishh.....Mertua sama Menantu sama sama jahat, yaudah lanjutkan kerjanya Mas dan aku mau istirahat ajah cape. ''
ucap Deliana yang memilih untuk istirahat daripada mengetahui semua rencana suami juga ayahnya.
Abimanyu langsung mencekal lengan Deliana saat akan beranjak dan membuat Deliana langsung duduk kembali.
''Jangan marah gitu jelek nanti, Mas kan hanya bergurau aja Sayang. ''
ucap Abimanyu dan Deliana tetap diam.
''Gini....Mas di minta ayah untuk membantu menangani cabang perusahaan yang ada di Ausie, ada orang kepercayaan Ayah yang korupsi dan membuat saham perusahaan anjlok, Mas di minta untuk membicarakan nya sama kamu, gimana?? apa kamu mengijinkan kalau Mas pergi ke Ausie?? ''
''Aku ijinkan Mas Abii pergi dan bantu perusahaan Ayah, Aku kan gak mungkin pergi kesana dan Ayah sangat tepat sekali meminta Mas Abii yang kesana, pergilah dan atasi perusahaan Ayah. ''
jawab Deliana dengan nada yang begitu halus membuat Abimanyu langsung tersentuh.
''Kamu memang wanita yang baik Deliana Aisyah istri nya Abimanyu Dirgantara, kenapa kita di persatukan setelah Mas menikah bukan pas Mas masih bujangan?? makasih......''
ucap Abimanyu sambil menggenggam tangan Deliana dan Deliana langsung tersenyum.
''Takdir Allah yang mengatur jalan hidup Hambanya dan aku kan hanya menjalani sesuai ketentuannya, menaati semua perintahnya, kamu lucu deh Mas....''
ucap Deliana dan Abimanyu langsung membawa Deliana kedalam pelukannya.
''Terimakasih ya allah, engkau memberikan wanita yang tepat untuk hambamu ini, Deliana kebaikan hati kamu memang sangat sangat membuat ku bahagia. ''
gumam Abimanyu dalam hatinya sambil mendekap erat tubuh Deliana.
''Kamu kenapa Mas?? ''
ucap Deliana yang heran dengan suaminya yang terus mendekapnya.
''Gak apa apa, lebih baik kamu istirahat duluan yah sayang, Mas mau mempersiapkan urusan perusahaan dulu sebelum di tinggal pergi. ''
ucap Abimanyu dan Deliana mengangguk.
.
__ADS_1
.
.
.
.
Pagi Hari menjelang......
Deliana terlihat lebih sibuk karena pagi ini Arsyan demam tinggi dan membuat Deliana khawatir, Deliana sempat ingin menghubungi dokter keluarganya namun Abimanyu melarangnya dan memberikan obat untuk Arsyan.
''Mas berangkat yah sayang, mau ke kantor dulu kasih kuasa buat asisten Mas dan langsung ke kantor Ayah ngambil berkas untuk ke Ausie. ''
ucap Abimanyu saat menghampiri Deliana ke kamar Arsyan.
''Yaudah kamu hati hati yaa Mas dan maaf aku gak anterin sampe depan. ''
ucap Deliana dan suaminya mengangguk.
Abimanyu menghampiri Arsyan dan mencium kening Arsyan, '' Cepat sembuh jagoan Ayah jangan keterusan yah sayang. '' ucap Abimanyu.
''Sepertinya Arsyan kangen kamu deh, makanya demam. ''
ucap Abimanyu dan Deliana langsung tersenyum.
''Yaudah hari ini aku mau menemani Arsyan deh, udah sana berangkat Mas Abii nanti kesiangan. ''
ucap Deliana yang mengusir suaminya dan membuat Abimanyu tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
Setelah Abimanyu berangkat, Deliana langsung menyuapi Arsyan makan sebelum di berikan obat demamnya.
Arsyan seperti mengetahui kalau Mamanya akan di rumah, Arsyan terlihat semangat saat Deliana menyuapinya.
''Jagoan Mama jangan sakit lagi yaa sayang, Mama jadi sedih kalau Arsyan sakit, sembuh yaa....''
ucap Deliana sambil mengelus pipi Arsyan saat Arsyan menerima suapannya.
Arsyan hanya mengangguk dan tersenyum seakan mengerti dengan kesedihan Deliana, Deliana selalu ajah luluh saat melihat wajah senyum Arsyan walaupun Arsyan bukan anak yang di lahirkan olehnya, namun kebaikan dan kasih sayang Deliana begitu tulus.
Setelah Arsyan selesai di suapi makan, Deliana langsung menyiapkan obat yang tadi di berikan oleh Abimanyu.
Arsyan bahkan menangis saat Deliana beranjak dari ranjangnya untuk mengambil obatnya.
''Tunggu dulu sebentar, Mama mau ngambil obatnya dulu buat Arsyan. ''
ucap Deliana namun Arsyan tetap menangis.
Deliana langsung menggendong Arsyan dan membawa Arsyan keluar dari kamar, Arsyan terus mendekap erat Deliana seakan takut kehilangan.
.
.
.
.
__ADS_1
tbc.........