
Satu jam sudah Abimanyu menunggu Deliana di dalam kamarnya, Abimanyu langsung beranjak dan akan menyusul Deliana ke kamar Arsyan namun saat akan menuju pintu ternyata Deliana membuka pintunya.
Abimanyu tersenyum menggelengkan kepalanya melihat tingkah istrinya yang menggemaskan menurutrnya.
''Ganti bajunya dan kita tidur karen sudah malam loh ini sayang. ''
ucap Abimanyu saat menatap istrinya dan langsung melangkah menuju ranjangnya tanpa menunggu jawaban Deliana.
Deliana langsung masuk kedalam ruang ganti pakaiannya dan langsung mengganti pakaiannya, sedangkan Abimanyu saat ini terus tersenyum dengan tingkah Deliana.
''Dasar Deliana, padahal kan aku mau ajakin dia melayang malah sampai kepikiran segala dan menghindar lagi. ''
ucap Abimanyu sambil menggelengkan kepalanya.
Deliana selesai dengan mengganti pakaiannya dan langsung menghampiri suaminya yang sedang duduk bersandar sambil memainkan handphone nya.
Saat Deliana sudah merebahkan tubuhnya di ranjang, Abimanyu menyimpan handphone nya dan langsung mendekat lalu memeluk Deliana.
''Kamu gugup sayang?? dan menghindar dari kewajiban kamu?? ''
ucap Abimanyu sambil memeluk erat tubuh Deliana yang memunggunginya.
''Pasti lah Mas Abii, aku takut membuat kamu kecewa karena ini pertama kalinya. ''
ucap Deliana dan Abimanyu langsung mencium bibir Deliana karena gemas dengan tingkah istrinya.
''Kamu hanya menikmatinya dan biarkan suamimu ini yang akan melakukannya sekarang, tapi nanti setelah terbiasa kamu harus membalas nya. ''
ucap Abimanyu sambil mengelus pipi Deliana dan Deliana menganggguk tersenyum.
''Ini gak akan sebentar dan Mas gak akan berhenti di tengah tengah permainan kita. ''
ucap Abimanyu kembali yang langsung mengungkung tubuh Deliana.
Abimanyu langsung mencium kembali bibir Deliana, perlahan ciumannya turun ke leher Deliana, memberikan jejaknya disana, Abimanyu terus mengekspor bagian tubuh Deliana dan tangannya terus berusaha melepaskan piyama tidur yang menempel di tubuh Deliana, kecupan kecupan Abimanyu membuat Deliana menggeliat dan mengeluarkan ******* yang membuat Abimanyu semakij bernafsu kenik...matan yang di ciptakan pada tubuh Deliana, benar benar membuat Deliana tak tahan lagi untuk menik....mati lebih.
Abimanyu entah kapan membuka pakaiannya karena saat ini sudah terlepas, Abimanyu bersiap Mee...masukkan miliknya, Abimanyu membuka kaki Deliana agar lebih leluasa mema....sukinya, Deliana memejamkan matanya merasakan sesuatu sedang menerobos inti tubuhnya.
Abimanyu melakukan perlahan dan tigakali hentakan berhasil mendapatkan inti tubuh Deliana seluruhnya, ''Kamu benar benar nik...mat sayang, '' rancu Abimanyu di sela sela permainannya.
Abimanyu memainkan benda pavoritnya saat ini yang dimiliki Deliana, Abimanyu tetap menghentakan miliknya dengan perlahan namun tetap mengga....irahkan.
''Mass.......''
ucap Deliana yang merasakan tubuhnya semakin melayang, rasa sakitnya menghilang dan berubah dengan rasa yang tak bisa di ungkapkan.
Abimanyu tersenyum merasakan pelepasan pertama Deliana dan semakin mempercepat hentakannya, Deliana semakin menggila, apa yang di rasakannya saat ini sangat indah dan Abimanyu merasakan kalau Deliana sangat menikmatinya.
''Maas......ahh.....''
suara kenik....matan Deliana terus terlontar.
''Kenapa?? Nikamat yah sayang.....''
__ADS_1
ucap Abimanyu dan Deliana hanya mengangguk menik....mati permainan Abimanyu.
Abimanyu mempercepat permainannya karena merasakan akan mencapai puncak kenik....matannya, Abimanyu dan Deliana menge...rang bersamaan dengan keluarnya cairan milik Abimanyu kedalam rahim Deliana.
''Makasih sayang, nikmat sekali punya kamu sayang, i love you.....''
ucap Abimanyu sambil mencium kening Deliana dan langsung ambruk di sisi Deliana, Deliana bahkan langsung terlelap karena merasakan lelah.
''Dulu saat aku bermain dengan mendiang istriku, aku tidak mendapatkan keperawanannya dan dengan kamu Deliana, aku mendapatkannya dan makasih sayang karena kamu menjaganya dan aku beruntung karena aku laki laki pertama yang menyentuhmu sampai sejauh ini. ''
ucap Abimanyu sambil memakaikan selimbut di tubuh polos Deliana yang sudah terlelap karena kelelahan.
Abimanyu langsung beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, Abimanyu sengaja membiarkan Deliana terlelap dan besok subuh akan membangunkan Deliana untuk membersihkan tubuhnya.
.
.
.
.
Pagi menjelang..........
Deliana terus mengerucutkan bibirnya karena ulah suaminya, Abimanyu terjaga tepat pukul empat pagi dan membangunkan Deliana namun Abimanyu malah menyerangnya kembali hingga satu jam kemudian baru mengakhirinya karena Deliana protes takut keburu akhir untuk sholat subuh.
Abimanyu terlihat segar dan wajahnya begitu berseri saat ini, namun Deliana terlihat kelelahan dan sangat kontras di wajahnya.
''Sayang.....kamu pucat sekali pagi ini, kenapa?? ''
''Gak apa apa Buu.....Deliana hanya lelah ajah. ''
ucap Deliana dan Ibu Rahma langsung beralih menatap putranya yang terlihat segar pagi ini bahkan senyumnya terus tersungging.
''Pasti ulah suami kamu yah sayang?? jangan dulu keluar rumah yah dan istirahat ajah. ''
ucap Ibu Rahma sesaat setelah menatap putranya.
''Kenapa Ibu malah menyalahkan Abii, aneh sekali Ibu ini....''
ucap Abimanyu dan Ibunya hanya melototkan matanya kepada sang putra.
Setelah sarapan pagi, Deliana pun memilih untuk beristirahat di kamarnya karena merasakan inti tubuhnya yang terasa perih, Deliana pun langsung mengabari asistennya karena hari ini tidak akan ke butik.
Abimanyu mengikuti Deliana ke kamarnya dan tersenyum saat Deliana melepaskan hijabnya lalu merebahkan tubuhnya di ranjang.
''Ada apa Mas Abii.....?? ''
ucap Deliana saat suaminya menghampirinya.
''Gak apa apa sayang, kamu istirahat yah dan Mas mau mengerjakan pekerjaan di balkon depan sambil menjaga kamu. ''
jawab Abimanyu sambil mencium kening Deliana dan Deliana mengangguk.
__ADS_1
.
.
.
Amanda dan Bunda Nida saat ini sedang di perjalanan, menuju kediaman Abimanyu untuk menjenguk Abimanyu dan melihat langsung kondisi Abimanyu yang sudah dapat berjalan kembali.
''Aku senang sekali Amanda, karena Deliana pasti bahagia sekarang dengan kesembuhan suaminya, anak itu sangat terpukul dan diam diam menangis melihat keadaan suaminya. ''
ucap Bunda Nida yang sering memergoki Deliana menangis saat Bunda Nida berkunjung ke butik.
''Benar Nida, aku juga bahagia sekali saat kemarin Mas Farhan memberitahukannya karena tau kalau Deliana pun pasti sedang bahagia. ''
ucap Amanda yang menyetujui ucapan bunda Nida.
Beberapa menit kemudian mobil yang di kemudikan Amanda sampai di kediaman mewah milik Abimanyu, Amanda dan Bunda Nida berjalan beriringan menuju pintu utama kediaman Abimanyu.
''Assalamualaikum.......''
ucap salam Amanda dan Bunda Nida bersamaan.
''Walaikumsallam......ada besan ternyata, ayo masuk dan langsung ke ruang tengah ajah. ''
ucap Ibu Rahma yang langsung menghampiri kedua Ibu Deliana.
Setelah berbasa basi dengan besannya, Bunda Nida dan Amanda langsung masuk menuju ruang keluarga dan ternyata ada Arsyan yang sedang bermain dengan mainannya.
''Hai Arsyan.......''
ucap Amanda dan Arsyan langsung tersenyum lalu beranjak menghampiri kedua nenek nya.
Arsyan langsung mencium tangan kedua neneknya dan membuat kedua nenek nya tersenyum senang, karena mengetahui kalau perlakuan Arsyan adalah ajaran Deliana putrinya.
''Sepi yah.....Deliana sama Abimanyu kemana yah?? Orlin bilang Deliana hari ini ijin gak masuk. ''
ucap bunda Nida dan Ibu Rahma langsung tersenyum.
''Benar sekali Bunda dan Deliana memang sedang istirahat di kamarnya di temani Abimanyu, sebentar saya panggilkan Abimanyu nya. ''
ucap Ibu Rahma sambil beranjak.
''Kalau mereka sedang tidur biarkan ajah Bu Rahma, kami akan menunggunya. ''
ucap Amanda dan Ibu Rahma mengangguk tersenyum.
.
.
.
.
__ADS_1
.
tbc..........