IKHLASnya Gadis Bercadar

IKHLASnya Gadis Bercadar
masih permintaan poligami.......


__ADS_3

Masih di perusahaan Ayah Farhan.......


Setelah makan siang selesai Deliana merapihkan bekas bungkusan makanannya, namun perdebatan dengan Ayahnya masih belum usai karena Deliana tetap pada pendiriannya tidak mengijinkan untuk Ayahnya menikah lagi dengan Sang Bunda.


''Udah ahh......Deliana lebih baik pulang ajah, lama lama disini bikin pusing. ''


ucap Deliana dan Ayah Farhan juga suaminya hanya menghela nafasnya.


''Mas antar kamu pulang ya sayang. ''


ucap Abimanyu menawarkan diri.


''Gak usah, lagian aku bawa mobil sendiri dan Mas juga masih ada kerjaan kan dengan Ayah, Deliana pamit yah. Assalamualaikum.......''


ucap Deliana yang menolak tawaran suaminya dan Deliana mencium tangan Ayah juga suaminya di ikuti Arsyan.


''Jagoan Ayah jaga Mama yah sayang. ''


ucap Abimanyu saat Arsyan mencium tangannya.


Deliana langsung keluar dari ruangan Ayahnya setelah berpamitan, Ayah Farhan dan Abimanyu hanyasaling lirik dengan kepergian Deliana.


''Nanti Abii akan coba bicarakan dengan Deliana di rumah, tapi bukan berarti Abii membenarkan atau mendukung Ayah untuk rujuk kembali dengan Bunda yah. ''


ucap Abimanyu dan Ayah Farhan mengangguk.


''Dari awal Ayah menikahi Amanda itu gak niatan untuk menceraikan Nida, Ayah sayang sama Nida tapi Ayah harus bertanggung jawab untuk menemani sisa hidup Amanda, sungguh Abii niat Ayah hanya ingin membalas jasa Amanda dan kesalahan orang tua Ayah semasa dulu, Ayah padahal akan menyayangi mereka tapi semua kandas saat Nida menggugat cerai dan Deliana memohon ke Ayah agar melepaskan Bundanya karena Deliana gak setuju Ayah berpoligami. ''


ucap Ayah Farhan dan Abimanyu hanya diam.


''Bukan hanya Deliana tapi semua wanita loh Ayah, apalagi mustahil kalau berpoligami itu akan adil nantinya pasti ada yang merasa kekurangan. ''


ucap Abimanyu dan membuat Ayah Farhan mengembuskan nafasnya.


''Saat kamu masih dalam masa pemulihan, Nida sakit dan Nida gak mau mengganggu Deliana yang sedang mendamping kamu, Amanda saat itu juga sangat sibuk karena bisnisnya ada masalah dan Ayah lah yang merawat Nida, awalnya NIda menolak tapi Ayah memaksanya, kamu nanti akan faha loh Abii kalau anak memang milik kita tapi ana akan mencari jati dirinya dan yang menemani kita nantiny adalah pendamping hidup kita, Ayah merayu Nida supaya mau rujuk kembali dan alhamdulillah NIda bersedia tapi ingin meminta restu dari Deliana. ''


ucap Ayah Farhan dan Abimanyu memang setuju dengan ucapan mertuanya itu.


''Boleh Abii nanya sesuatu ke Ayah. '' ucap ABimanyu dan mertuanya mengangguk. ''Kalau restu sudah di dapat nantinya dari Deliana, apa Ayah yakin akan adil dan gak akan membedakan siapa Bunda dan siapa Mama?? terus Ayah akan bersama tinggal bertiga?? atau akan terpisah. ''

__ADS_1


ucap kembali Abimanyu dan Ayah Farhan terdiam.


''Satu minggu kami tinggal bertiga dalam satu atap tapi Nida tidur berpisah di kamar berbeda, ternyata Amanda dan Nida akur jadi ayah akan memutuskan untuk tinggal satu atap bertiga, lagian kami sama sama tidak akan memiliki anak lagi kan jadi gak ada masalah juga, Amanda dan Nida malah meminta di satu rumahkan agar dapat perhatian yang sama. ''


ucap Ayah Farhan dan membuat Abimanyu semakin pusing di buatnya.


Di perjalanan Deliana saat ini....


Deliana sampai di rumahnya hany dua puluh menit perjalanan dan langsung menuju kamarnya setelah menidurkan Arsyan di kamarnya.


Deliana belum melaksanakan sholat dzuhur dan di segerakan sebelum waktunya berakhir, Deliana begitu khusyu melaksanakan setiap rakaatnya hingga akhir sholatnya mengucap salam.


''Ya allah perdalam lagi rasa sabarku, perluas lagi rasa syukurku dan perkuat lagi hati juga bahuku, jadikanlah aku seikhlas ikhlasnya diri atas segala apa yang engkau kehendaki. ''


ucap doa Deliana di akhir sujudnya.


.


.


.


.


Abimanyu saat ini masih berkutat dengan layar monitor dan setumpuk berkasnya, banyak berkas yang harus rampung esok hari karena banyak yang akan di urus saat hari esok.


Di ruang keluarga saat ini Deliana bersama Ibu Rahma masih menemani Arsyan bermain padahal sudah pukul delapan malam, Arsyan bangun sore dari tidur siangnya jadinya malam ini masih bermain dengan mainannya.


''Suami kamu sibuk banget sayang, biasanya jam delapan udah ngamar. ''


ucap Ibu Rahma dan DEliana tersenyum.


''Mas Abii kan baru aktif lagi ke kantor Buu dan wajar masih betah jam delapan di ruang kerjanya. ''


ucap DEliana dan IBu mertuanya tersenyum.


''Ibu istirahat duluan yah sayang, badan ibu pegal semu pengen rebahan. ''


ucap Ibu Rahma dan Deliana mengiyakannya.

__ADS_1


Setelah Ibu Rahma ke kamarnya, Deliana langsung mengajak Arsyan untuk tidur dan Arsyan langsung setuju membuat Deliana senang.


Deliana dengan telaten menidurkan Arsyan dengan mengelus punggung Arsyan yang mulai memejamkan matanya, hingga beberapa menit menemani akhirnya Arsyan terlelap dan DEliana langsung merapihkan selimbut lalu segera keluar dari kamar Arsyan.


Deliana menyusul suaminya ke ruang kerja dengan membawa minuman hangat juga makanan pendamping untuk menemani suaminya bekerja.


''Ingat jaga kesehatannya Mas dan jangan sampai larut yah, aku duluan ke kamar Mas. ''


ucap Deliana setelah menata minuman dan cemilannya.


''Makasih sayang dan bisa gak temani Mas karena pekerjaan Mas juga sedikit lagi selesai. ''


ucap Abimanyu dan Deliana mengangguk.


Abimanyu menepuk pahanya agar Deliana duduk d pangkuannya, Deliana menurut dan langsung duduk di pangkuan suaminya.


''Kamu tau sayang, saat tadi kamu pamit dari kantor Ayah langsung sedih loh dan diasempat curhat ke Mas loh. ''


ucap Abimanyu saat Deliana duduk di pangkuannya dan bersandar pada dadanya.


''Terus Aku harus gimana?? kan Ayah tau kalau aku gak setuju kalau Bunda rujuk dan Ayah berpoligami, aku hanya gak mau ada yang tersakiti antara tiga orang tuaku Mas. ''


jawab DEliana sambil mengelus dada suaminya dan seketika membuat Abimanyu langsung panas dingin karena merasa terangsang.


''Setidaknya kamu dengarkan penjelasan Ayah dan Mas maunya kamu datangi Bunda juga Mama, riungkan oleh kalian sesama perempuan, gimna pendapat kedua ibu kamu, Mas gak mendukung atau menentang yang namanya poligami tapi kita lihat sisi kebaikannya, Bunda hidup sendiri di temani pelayannya, Mas yakin BUnda kesepian loh setelah kamu ikut dengan Mas, kamu memikirkan gak kalau BUnda suatu saat sakit dan Bunda merasa sungkan untuk meminta kamu mengurusnya, disinilah peran pendamping yang akn mengurus Bunda, Ayah juga menikahi BUnda karena memang ingin menjaga BUnda juga menemani hari tua BUnda, Mas yakin Ayah akan adil dan akan menyayangi kedua istrinya, bahkan aat mereka datang bersama bertiga seperti nya mereka enjoy dan terlihat bahagia loh sayang. ''


jelas Abimanyu dan membuat DEliana terus menatap wajah suaminya yang berbicara naun pandangannya tetap pada layar monitor leptopnya.


Abimanyu mencium bibir Deliana yang sedang menatapnya, Deliana memanyunkan bibirnya sedangkan Abimanyu langsung tersenyum dan kembali mencium bibir istrinya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


tbc.........


__ADS_2