
Deliana dan Abimanyu saat ini sedang membantu merapihkan barang barang ketiga anaknya kedalam mobil Ayah Farhan.
Walaupun raut wajah Deliana sedikit kesal di balik cadarnya, tapi ucapan Bunda Nida terus terngiang di telinganya saat Deliana menyiapkan kebutuhan Arsyan.
''Beri Abimanyu waktu tanpa adanya ketiga anak kamu yah Sayang, Laki laki pun butuh di perhatikan dan kamu mau kalau suami kamu memiliki wanita idaman lain karena istrinya gak memberikan hak nya, belajar dari rumah tangga Bunda dan Ayah kamu, Bunda yang harmonis ajah Ayah kamu tetap menikahi wanita masa lalunya, Abimanyu hanya ingin Quality time dengan kamu tanpa anak anak. ''
ucap Bunda Nida menasehati Deliana yang mengacuhkan urusan hak dan kewajiban sebagai istri karena sibuk dengan ketiga anaknya.
Bunda Nida sempat mendengar keluhan Abimanyu yang di ceritakan ke Ayah Farhan, saat Ayah Farhan memaksa Abimanyu bercerita karena wajah Abimanyu begitu kusut dan tidak semangat seperti biasanya, setelah derama ancam ancam akhirnya Abimanyu menceritakan kalau Deliana sibuk dengan ketiga anaknya bahkan Deliana seperti enggan melayaninya di atas ranjang.
Ayah Farhan menghela nafasnya saat Sang menantu menceritakan semuanya, Deliana putrinya bukan wanita egois sepertinya Deliana begitu terlena berperan sebagai seorang ibu.
.
.
''Kamu jangan khawatir Sayang, ketiga anak kamu aman dengan kami, nikmati waktu kalian berdua yah dan ingat Sayang, kamu harus memikirkan suami kamu juga dan bukan ketiga anak kamu yang jadi prioritas kamu. ''
ucap Ayah Farhan saat pamit pada Deliana dan Deliana mengangguk.
Setelah Ayah Farhan masuk kedalam mobilnya, mobil pun langsung bergerak meninggalkan kediaman mewah Abimanyu, Deliana hanya menghembuskan nafasnya saat melihat mobil membawa ketiga anaknya.
''Ayo masuk Sayang, gak baik di luar rumah seperti ini karena banyak debu dan asap. ''
ucap Abimanyu sambil merangkul pinggang Deliana dan Deliana mengangguk mengikuti suaminya yang membawanya masuk kedalam rumah.
Abimanyu membawa Deliana ke area ruangan keluarga dan Deliana pun hanya mengikutinya, Deliana duduk di atas kasur lantai yang biasa di pakainya untuk mengasuh ketiga anaknya.
''Keputusan Mas sudah Final yah Sayang, Mas akan sewa dua pengasuh terbaik untuk menjaga kedua anak kita dan untuk pengasuh Arsyan kita pakai suster yang lama saja kembali mengurus Arsyan, kondisi kamu sudah sangat pulih saat ini dan Mas gak mau kamu drop kembali karena lelah mengasuh ketiga anak kita, Ayah Farhan yang akan mencarikan pengasuhnya dan kamu tahu kan Ayah Farhan sangat sangat ketat memilih pengasuh. ''
ucap Abimanyu saat duduk di samping Deliana yang selonjoran di atas kasur lantai.
''Iya Mas Abii, aku setuju dan terserah lah untuk urusan pengasuh Tama dan Isya, yang penting kedua anak kita aman di jaga susternya, lagian aku juga harus bekerja ke perusahaan lagi kan. ''
__ADS_1
ucap Deliana dan Abimanyu melototkan matanya.
''Bisa gak kalau kamu jangan bekerja lagi biarkan urusan perusahaan di tangani orang kepercayaan Bunda dan Mama, kamu fokus dengan keluarga kita ajah yah?? ''
ucap Abimanyu dan Deliana menghembuskan nafasnya.
''Mas Abii kan tahu kalau seluruh aset atas nama aku, kadang aku juga bekerja walaupun di rumah, aku janji akan bisa membagi waktu pekerjaan dan membagi waktu untuk keluargaku dan kebutuhan ranjang kamu juga aku gak akan melupakannya. ''
ucap Deliana dan Abimanyu langsung terdiam mencerna ucapan istrinya.
''Baiklah Mas akan ijinkan tapi. Nanti tunggu beberapa minggu ajah jangan langsung kerja, kamu harus menilai pengasuh untuk kedua anak kita dan untuk urusan sekolah Arsyan. Mas setuju dan nanti akan mencarikan sekolah terbaik untuk anak usia dini seperti Arsyan. ''
ucap Abimanyu dan Deliana langsung tersenyum.
''Maafkan aku Mas Abii karena aku gak peka masalah hasrat kamu, aku terlena dengan kehadiran kedua anak kita dan aku kira kamu gak keberatan terus kamu juga enjoy dengan semuanya tapi ternyata salah, Mas Abii kusut sekali dan uring uringan terus di kantor karena kebutuhannya gak di penuhi sama aku. ''
ucap Deliana dan membuat Abimanyu terdiam sambil menatap wajah sang istri.
Abimanyu langsung menggendong Deliana dan membawanya menuju kamar, Deliana hanya bisa pasrah dan mengikuti kemauan suaminya karena sudah di pastikan dia akan melewati pagi menuju siang yang panas di atas ranjang.
ucap Abimanyu sambil merebahkan tubuh Deliana di atas ranjang.
Deliana tersenyum dan mengangguk sambil membelai wajah suaminya, Suami tampan dan suami yang begitu di cintainya, Abimanyu langsung menyerang bibir Deliana saat melihat Deliana memberikan lampu hijau, Deliana langsung membalasnya dan menikmati apapun yang di lakukan suaminya.
Abimanyu terus dan terus mengeksplor semua bagian tubuh Deliana yang sudah sangat menikmati permainannya, suara suara Desaaahan keduanya terus menggema di sela sela aktifitas panas Deliana dan Abimanyu.
Abimanyu tidak hanya melakukannya satu kali namun berkali kali hingga Adzna Dzuhur yang menghentikan aktifitasnya.
''Makasih Sayang karena kamu yang terbaik. ''
ucap Abimanyu sambil mencium kening Deliana setelah mencapai puncak nya.
Deliana hanya bisa mengangguk karena nafasnya masih belum beraturan untuk menjawab ucapan suaminya.
__ADS_1
''Kita mandi bersama yah sayang dan kita sholat berjamaah, setelahnya kita makan siang dan tidur siang yah, nanti malam biar fit tubuh kamu nya karena akan Mas pastikan kamu akan terjaga malam ini. ''
ucap Abimanyu dan langsung membuat Deliana melototkan matanya karena ucapan suaminya yang begitu mesum menurutnya.
Abimanyu langsung menggendong Deliana menuju kamar mandi dan merebahkan Deliana di dalam bak mandi lalu mengisinya dengan air hangat.
Tiga puluh menit kemudian Abimanyu dan Deliana selesai dengan urusan kamar mandi, saat ini keduanya sedang melaksanakan sholat dzuhur berjamaah.
Deliana dan Abimanyu begitu khusyu melaksanakan sholatnya hingga sepuluh menit kemudian selesai melaksanakannya, Deliana mengaminkan setiap doa yang di ucapkan oleh suaminya.
''Kita makan siang di meja makan yah Sayang, Mas udah minta kepala pelayan menyiapkan makanannya untuk kita berdua. ''
ucap Abimanyu di sela sela merapihkan peralatan sholat nya.
''Kamu benar benar menyiapkan semua rencana dengan sempurna, ingin mengulang kembali masa masa kita masih awal menikah yah?? Sampai minta bantuan Ayah segala. ''
sindir Deliana dan membuat Abimanyu langsung tersenyum canggung.
''Mas hanya ingin waktu berdua sama kamu dengan penuh bahagia dan lebih intim ajah, lagian semua juga ide Ayah Farhan dan Mas hanya mengikuti semua rencananya, sudah jangan bahas lagi masalah rencana karena sekarang yang kita butuhkan adalah makanan yang membuat energi kita kembali full. ''
ucap Abimanyu dan Deliana mengangguk lalu memakai hijab nya kembali tanpa cadarnya.
Abimanyu langsung menggandeng Deliana menuju ruang makan dan makanan sudah tersaji di atas meja makan, Abimanyu langsung mengambil alih untuk menyiapkan makanan di piring Deliana dan di piringnya.
Deliana tidak menolak apapun yang di lakukan suaminya dan menikmatinya karena suaminya terlihat menggemaskan menurutnya kalau sedang perhatian dan romantis menurut Deliana.
.
.
.
.
__ADS_1
Tbc......