IKHLASnya Gadis Bercadar

IKHLASnya Gadis Bercadar
Kepulangan Deliana & Babby twins


__ADS_3

Siang hari menjelang.....


Deliana sedang duduk di sofa dengan Arsyan yang menemaninya, karena Ayah Farhan sedang memenuhi panggilan dokter.


''Ayah kenapa lama sekali sih, sebenarnya dokter mau bicara apa coba ke Ayah. ''


Gumam Deliana dalam hatinya saat melihat jam yang terus bergerak.


Di ruangan rawat Deliana sedang kesal menunggu sang Ayah, tapi saat ini posisi Ayah Farhan sedang tegang saat dokter yang menangani kedua cucunya memanggilnya ke ruangan dokter.


''Selamat siang Tuan Farhan dan maaf membuat menunggu. ''


Ucap Dokter Helena saat duduk di hadapan Ayah Farhan.


''Tidak apa apa Dokter dan saya malah sedikit was was saat Dokter meminta saya datang, Apa ada masalah dengan kedua cucu saya?? ''


Ucap Ayah Farhan dan membuat Dokter Helena tersenyum.


''Tuan Farhan ini terlalu tegang yah, kondisi kedua Babby Nyonya Deliana sangat baik bahkan sudah di pindahkan ke ruangan rawat dan tidak di incubator, saya memanggil Tuan Farhan itu sengaja memberitahukan kalau kedua Babby nya sudah bisa di bawa pulang, tinggal menunggu hasil pemeriksaan terakhir saja dan nanti lewat jam makan siang saya akan berikan hasilnya. ''


Ucap Dokter Helena dan membuat Ayah Farhan langsung bahagia.


''Alhamdulillah ya allah, akhirnya kedua cucuku sudah bisa keluar dai ruangan incubator. ''


Ucap Syukur Ayah Farhan dan Dokter pun tersenyum.


''Suster akan mengantarkan kedua Babby nya ke ruangan Nyonya Deliana dan Tuan Farhan tinggal menunggu di ruangan saja, nanti saya akan jelaskan perawatan untuk Babby dan tentang medical chek up nya beserta obat obatan juga, sekalian mengantarkan hasil dari pemeriksaan terakhir Babby nya. ''


Ucap Dokter Helena kembali dan Ayah Farhan mengangguk.


''Baik Dokter dan sekali lahi terimakasih karena Dokter melakukan penanganan terbaik untuk kedua cucu saya selama di rawat. ''


Ucap Ayah Farhan dan Dokter pun tersenyum mengiyakannya.


Ayah Farhan langsung keluar dari ruangan Dokter dengan hati yang bahagia dan berbanding terbalik saat tadi masuk kedalam ruangan Dokter.


Ayah Farhan mengirim pesan kepada kedua istrinya dan juga kepada Abimanyu untuk segera ke rumah sakit karena sore ini Delian dan kedua Babby nya di perbolehkan pulang.


Ayah Farhan masuk ke ruangan setelah Arsyan membuka kan pintunya dan melihat wajah kesal putrinya seketika membuat Ayah Farhan mengerutkan keningnya.


''Wajahnya kenapa aneh begitu sayang?? kamu sedang kesal sama siapa?? ''


Ucap Ayah Farhan saat menghampiri Deliana.


''Deliana kesal sama Ayah, masa ninggalin DEliana sama Arsyan ajah berdua, bagaimana kalau ada apa apa pada kami berdua. ''


Ucap Delian dan membuat Ayah Farhan tersenyum.

__ADS_1


''Ayah kan di panggil dokter Wulan yang menangani kamu kan Sayang, alhamdulillah hasil medis kamu baik semuanya dan dua minggu kemudian kamu harus melakukan medical chek up ke rumah sakit, obat obatannya sudah ayah tebus di farmasi dan sebentar lagi akan ada kejutan untuk kamu Sayang. ''


Ucap Ayah Farhan dan membuat Delian menatap Ayahnya dengan tatapan horor.


''Jangan membuat Deliana penasaran Ayah karena semua bukan lelucon. ''


Ucap Deliana dan membuat Sang Ayah tertawa.


''Kamu ini ada ada saja Sayang, pokonya tunggu ajah karena gak akan lama ko. ''


Ucap Ayah Farhan dan Deliana mengangguk.


Ayah Farhan beranjak dan merapihkan barang barang DEliana dan Abimanyu, Deliana hanya diam dan memperhatikan Arsyan yang sedang bermain warna di tablet khusus anak yang di belikan Ayah Farhan.


Beberapa saat kemudian pintu ruangan rawat di ketuk dan Ayah Farhan lekas membukanya, ternyata dua orang suster datang sambil membawa sebuah box dan membuat Deliana mengerutkan keningnya karena melihat Sang Ayah tersenyum ke arahnya.


''Selamat siang Nyonya Deliaana, kami mengantarkan kedua Babby nya Nyonya karena keduanya sudah di perbolehkan ulang tapi nanti menunggu penjelasan Dokter Helena untuk seputar kesehatan dan perawatn Babby nya. ''


Ucap Suster dan membuat DEliana langsung beranjak lalu menghampiri box nya.


''Alhamdulillah sekali kedua Babby ku ada di hadapanku sekarang, makasih suster. ''


Ucap Deliana sambil meneteskan air matanya.


''Sama sama Nyonya dan kedua Babby nya sudah di berikan susu makanya tertidur pulas, kalau begitu kami pamit dan nanti pukul tiga sore Dokter akan datang untuk memberikan hasil medis kedua Babby dan beberapa penjelasan juga. ''


''Selamat Sayang dan ini adalah kejutan yang Ayah maksud itu. ''


Ucap Ayah Farhan dan DEliana hanya tersenyum.


DEliana langsung melirik Arsyan yang masih sibuk dengan mainan barunya, tapi Deliana ingin mengenalkan adiknya pada Arsyan.


''Arsyan sayang, sini hampirin Mama sebentar yah sayang, Mama mau mengenalkan kamu sama kedua adik kamu. ''


Ucap Deliana dan Arsyan langsung patuh menyimpan tabletnya lalu menghampiri Deliana.


''Sini sama opah gendong yah biar bisa melihat adik bayinya Arsyan. ''


Ucap Ayah Farhan sambil menggendong Arsyan.


Arsyan langsung tersenyum senang dan menanyakan banyak hal pada Ayah Farhan dan Deliana membiarkannya lalu memilih duduk kembali di sofa karena masih keleyengan kalau berdiri terlalu lama.


.


.


.

__ADS_1


Tepat pukul tiga sore Dokter Helena datang ke ruangan Deliana dan memberikan hasil medis kedua Babby Deliana dan hasilnya semua bagus dan sama seperti DEliana, kedua Babby nya harus medical chek up dua minggu kemudian, setelah selesai menjelaskan dan memberikan resep obat nya Dokter Helena langsung pamit.


Kedua Babby nya Deliana sedang di gendon oleh Bunda Nida dan Amanda bahkan Arsyan pun ikut keseruan kedua omahnya, Deliana memilih diam dengan Ayah Farhan menunggu Abimanyu yang belum tiba di rumah sakit.


''Ayah hubungi Mas Abii nya lagi dong, kenapa lama sekali?? ''


Ucap Deliana sambil mengerucutkan bibirnya karena kesal karena suaminya mengulur waktu untuk datang ke rumah sakit.


''Sabar dong sayang kan tadi Abii bilang paling jam empat sore datangnya sekalian mengurus mobil untuk kepulangan kamu, sabar yah sayang. ''


Ucap Ayah Farhan yang menenangkan Deliana dan Deliana hanya mengangguk.


Tak lama menunggu akhirnya Abimanyu datang dan langsung meminta Deliana memakai cadarnya kaena ada dua supir yang akan membawa barang barang Deliana.


Abimanyu dengan telaten membantu DEliana memasangkan cadarnya dan Ayah Farhan langsung membuka pintu ruangan lebar meminta kedua sopir untuk mengambil alih koper nya dan barang barang lainnya.


''Kamu gak mau menyapa ketiga anak kamu Abii, ketiganya mirip kamu loh. ''


Ucap BUnda Nida dan ABimanyu menggelengkan kepalanya.


''Nanti di rumah ajah BUnda dan sekaramg fokus hanya sama DEliana, lagian ketiga anak Abii kan sudah ada yang jagain. ''


Ucap Abimanyu sambil membantu DEliana duduk di kursi roda karema tubuh DEliana masih lemas.


''Kebiasaan kamu itu yah, yaudah kita duluan yah jalannya daripada kamu sama DEliana. ''


Ucap BUnda NIda karena sudah bisa menebak kalau menantunya memprioritaskan DEliana.


Babby yang perempuan di gendong Amanda, Babby yang laki laki di gendong Bunda Nida dan Arsyan di gendong oleh Ayah Farhan.


Abimanyu begitu bersyukur karena ketiga mertuanya menyayangi Arsyan dan tidak membedakannya, makanya Abimanyu memprioritaskan DEliana saat ini.


.


.


.


.


.


.


.


Tbc.......

__ADS_1


__ADS_2