IKHLASnya Gadis Bercadar

IKHLASnya Gadis Bercadar
kebahagiaan Abimanyu....


__ADS_3

Bu Rahma langsung menuju kamar Abimanyu, setelah mengetuk pintunya Bu Rahma langsung masuk kedalam kamar.


''Ada apa Buu?? ''


ucap Abimanyu saat Ibunya menghampiri.


''Deliana beneran tidur yah, kamu ajah yang temui orang tua Deliana karena mereka datang mau bertemu kamu. ''


ucap Ibu Rahma dan Abimanyu mengangguk.


Setelah Ibunya keluar dari kamar, Abimanyu langsung merapihkan pekerjaannya dan segera keluar dari kamar untuk menghampiri mertuanya.


Abimanyu tersenyum saat menutup pintu kamarnya dan melihat kedua mertua nya.


Setelah mencium tangan Bunda Nida dan Amanda, Abimanyu langsung duduk di samping Ibunya.


''Alhamdulillah.....ternyata kamu sudah bisa berjalan yah, Mama senang melihatnya. ''


ucap Amanda saat melihat Abimanyu.


''Alhmadulilah banget malahan, meskipun masih ada beberapa tahap pemulihan. ''


ucap Abimanyu dan semua senang mendengarnya.


''Yang penting kamu yakin ajah Abii, semua akan kembali sediakala dan ikuti semua perintah dokter biar cepat pulih juga. ''


ucap Bunda Nida dan Abimanyu mengiyakannya.


''Deliana kemana?? masih tidur kah?? ''


ucap Amanda saat tidak melihat putrinya.


''Deliana sedang istirahat Mama, mau Abii bangunkan kalau memang ada penting. ''


ucap Abimanyu dan Amanda menggelengkan kepalanya.


''Gak usah Abii, cuma tumbenan ajah Deliana belum bangun uda siang gini. ''


ucap Amanda dan membuat Abimanyu langsung tersenyum canggung.


''Tadi malam sepertinya Deliana di ganggu tidurnya, makanya jam segini masih tidur karena tadi sehabis sarapan langsung pamit lagi ke kamar. ''


ucap Ibu Rahma dan membuat kedua Ibu Deliana tersenyum.


''Sepertinya Arsyan akan segera mendapatkan adik dong kalau gitu dan cucu kita akan bertambah. ''


ucap Bunda Nida dan semua mengaminkannya.


''Ayah gak ikut ternyata, Abii kira Ayah juga ikut datang kesini. ''


ucap Abimanyu saat tidak melihat Ayah Farhan.


''Ayah sedang sibuk mengurus beberapa berkas penting, kamu segeralah pulih dan bantu Ayah kamu yah Abii, kasihan kalau Deliana yang bantu Ayah, kamu kan wali Deliana saat ini dan bisa menggantikan tanda tangan Deliana. ''


ucap Amanda dan ABimanyu mengangguk.


''Palingan mulai senin depan Abii atif nya dan Ayah juga sudah setuju. ''


ucap Abimanyu dan membuat kedua Ibu Deliana senang mendengarnya.


''Bagus lah kalau gitu, karena Deliana akan kami suruh memegang bisnis perhiasan dan butik. ''


ucap Bunda Nida dan membuat Abimanyu langsung menghela nafasnya.


''Kenapa?? kamu gak setuju memangnya?? ''

__ADS_1


ucap Bunda Nida yang melihat ABimanyu menghela nafasnya.


''Bukan gak setuju Bunda, semua keputusan ada di tangan Deliana dan ABii akan mendukung nya sebagai suaminya. ''


ucap canggung Abimanyu saat mendapat tatapan horor dari Bunda Nida.


Abimanyu langsung pamit kembali ke kamarnya karena merasa canggung saat ketahuan tidak setuju dengan keputusan kedua Ibu Deliana.


Saat masuk kedalam kamarnya ternyata Deliana masih tertidur, Abimanyu tersenyum sambil mengelus kepala Deliana.


''Nyenyak sekali tidur kamu sayang, saking lelahnya yah semalam sama subuh tadi. ''


ucap Abimanyu sambil mencium kening Deliana.


Dua jam kemudian .....


Deliana mengerjapkan matanya dan menatap suaminya yang sedang duduk dan menatap layar leptopnya, Deliana langsung duduk dan memulihkan kesadarannya.


Abimanyu tersenyum saat meliha istrinya duduk, rambut berantakan dan melamun sambil bersandar pada ranjangnya.


''Kenapa sayang?? pusing kepalanya atau apa?? ''


ucap Abimanyu saat menghampiri Deliana.


''Gak apa apa Mas Abii, cuma lagi mngumpulkan kesadaran ajah. ''


jawab Deliana dan Abimanyu tersenyum sambil mengelus kepala Deliana.


''Kalau kesadaran kamu udah pulih, cuci muka yah dan keluar lah karena di luar ada Bunda sama Mama Amanda. ''


ucap Abimanyu dan Deliana mengangguk.


Abimanyu kembali ke sofa untuk mengerjakan pekerjaan nya sedangkan Deliana langsung beranjak menuju kamar mandi.


''Mas Abii.....aku keluar yah mau ketemu Bunda sama Mama dulu. ''


''Iya sayang, Mas masih ngerjain berkas sedikit lagi juga selesai. ''


ucap Abimanyu dan Deliana mengangguk.


Deliana langsung keluar kamar dan menuju ruang keluarga, Arsyan langsung berlari menghampiri Deliana saat melihatnya.


''Bunda sama Mama udah lama sampainya?? ''


ucap Deliana saat mencium tangan kedua Ibunya.


''Udah mau tiga jam Mama sama Bunda disini, sengaja mau menunggu kamu dulu sayang. ''


ucap Amanda dan di setujui oleh Bunda Nida.


''Ada perlu penting memangnya?? kenapa gak bangunin ajah kalau memang penting. ''


ucap Deliana dan Bunda Nida tersenyum.


''Kasian kalau di bangunkan lagian ada Ibu kamu sama Arsyan yang menemani kami. ''


ucap Bunda Nida dan Deliana mengangguk.


''Ayah gak ikut Mama?? ''


ucap Deliana saat tidak melihat ayahnya.


''Ayah kamu sibuk sayang, makanya Mama langsung ngajak Bunda kamu untuk menemani kesini nya, kami bahagia karena suami kamu sudah bisa berjalan sekarang, tingga pemulihan nya. ''


ucap Amanda dan Deliana mengangguk tersenyum.

__ADS_1


''Dan kami bahagia juga karena Arsyan akan mempunyai adik deh dalam waktu dekat. ''


ucap Bunda Nida dan Deliana langsung melototkan matanya.


''Ishh....Bunda ini aneh aneh ajah deh bikin malu ajah kan jadinya. ''


ucap Deliana yang memanyunkan bibirnya dan semua langsung tertawa.


''Gak apa apa sayang, Ibuu malahan sangat berharap kalau kamu kasih cucu lagi ke kami semua. ''


ucap Ibu Rahma dan Deliana hanya tersenyum.


Deliana mengobrol ringan dengan ketiga Ibunya dan Arsyan pun sampai tertidur dalam pangkuan Deliana, Bunda Nida dan Amanda langsung pamit pulang karena ada pekejaan yang menunggunya.


Abimanyu mengantarkn sampai depan rumah dengan Ibunya sedangkan Deliana langsung menuju kamar Arsyan untuk menidurkan Arsyan di kamarnya.


Abimanyu langsung menyusul ke kamar Arsyan setelah mobil kedua Ibu mertuanya sudah keluar dari gerbang utama rumahnya.


ibu Rahma hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah putranya, setelah sebulan melihat kesedihan satu bulan lalu dan sekarang tergantikan dengan senyum bahagia putranya.


''Sayang....masih sakit kah itunya?? ''


ucap Abimanyu saat menghampiri istrinya yang sedang merapihkan mainan putranya.


''Kenapa memangnya Mas?? jangan bilang kamu mau minta lagi sekarang. ''


selidik Deliana dan suaminya hanya mengangguk tersenyum.


''Boleh yaah.....boleh kan?? ''


rayu ABimanyu dan Deliana menggelengkan kepalanya.


''Gak mau siang siang akunya gak nyaman, nanti malam ajah kalau mau dan jangan memaksa atau aku gak akan ijinkan sama sekali. ''


ancam Deliana saat suaminya mendekat ke arahnya.


''Oke deh nanti malam yah dan sepuanya aku yah. ''


ucap Abimanyu dan Deliana langsung melototkan matanya.


''Kamu mesum ihh, awas ahh aku mau siap siap sholat karena sebentar lagi masuk waktu Dzuhur. ''


ucap Deliana sambil berjalan keluar dari kamar putranya dan Abimanyu langsung mengejarnya.


''Ada apa sayang?? ''


ucap Ibu Rahma saat melihat anak dan menantunya kejar kejaran.


''Mas Abii kaya anak kecil Buu....ngejar Deliana terus tuh. ''


jawab Deliana dan Ibunya menggelengkan kepalanya sedangkan Abimanyu langsung tersenyum menatap ke arah Ibu nya.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


tbc.........


__ADS_2