IKHLASnya Gadis Bercadar

IKHLASnya Gadis Bercadar
Harapan untuk anak anak.......


__ADS_3

Deliana benar benar menuruti keinginan suaminya, setelah selesai imunisasi kedua anaknya dia memilih diam di rumah, kedua anaknya begitu rewel dan selalu ingin bersamanya.


Abimanyu pun mengerjakan pekerjaannya di rumah sambil menemani Deliana yang sedang mengasuh ketiga anaknya.


''Bagaimana tugas sekolahnya sudah selesaikan Sayang?? ''


ucap Deliana sambil memperhatikan Arsyan yang sedang menulis di buku nya dan Arsyan hanya mengangguk.


Abimanyu hanya melirik ke arah Istri dan anak anaknya dan kembali mengerjakan pekerjaannya, Kedua babby nya sedang tertidur setelah di berikan susu oleh Deliana.


''Mas Abii......malah sibuk sendiri bukannya bantuin anaknya. ''


protes Deliana yang menyindir suaminya dan membuat suaminya mengerutkan keningnya.


''Bukan nya tugas sekolah Arsyan udah selesai?? Bantuin apalagi coba?? ''


ucap Abimanyu dan Deliana langsung mendengus kesal.


''Ayo sayang lanjutkan lagi ngerjainnya biar sama Mama ajah bantunya. ''


ucap Deliana pada Arsyan dan mengabaikan suaminya.


Abimanyu menghembuskan nafasnya dan langsung menyimpan leptop nya lalu menghampiri Putranya juga istrinya yang sedang merajuk.


''Lama lama semakin menggemaskan saja istriku yang cantik ini. ''


ucap Abimanyu sambil mencium pipi Deliana dan membuat Deliana melototkan matanya karena kesal.


''Mas Abii.....kebiasaan deh, kalau depan anak di larang seperti itu. ''


protes Deliana dengan ulah sang suami dan membuat Abimanyu hanya tersenyum lalu membantu mengerjakan tugas Arsyan.


Deliana memilih menuju dapur untuk membuatkan minuman dan membawa cemilan untuk menemaninya bersantai menemani Arsyan dan Abimanyu.


Di perusahaan Ayah Farhan.......


Ayah Farhan baru tiba di perusahaanya setelah selesai mengakuisisi perusahaan milik Aldo, Ayah Farhan ingin mematahkan kekuasaan Aldo agar tidak mengganggu kehidupan rumah tangga putrinya.


''Apapun akan Ayah lakukan untuk kebahagiaan kamu Deliana, kamu adalah permata Ayah. ''


gumam Ayah Farhan sambil menatap bingkai Foto Deliana yang di pajang di samping meja kerjanya.


Semua urusan perusahaan memang di limpahkan pada Abimanyu, namun Ayah Farhan tetap datang ke perusahaan untuk mengerjakan pekerjaan barunya dan menggantikan Abimanyu jika tidak datang ke kantor seperti hari ini, Abimanyu ijin dadakan untuk mengantar Deliana ke klinik dan Ayah Farhan lah yang menggantikan Abimanyu.


Ayah Farhan memiliki usaha baru yang bergerak di dunia kuliner, Ayah Farhan memiliki sebuah cafe dan resto yang baru di rintisnya dan anehnya langsung ramai pengunjung karena strategi pasar yang di buatnya tepat sasaran, hasilnya cafe nya ramai oleh semua kalangan.


Kedua istrinya Ayah Farhan akhir akhir ini sangat sibuk mempersiapkan pameran perhiasan yang akan di selenggarakan di kota London, Ayah Farhan membiarkan kesibukan istrinya karena memang itu adalah mimpi dari kedua istrinya.


''Apa hari ini ke rumah Deliana saja yah, kangen sama cucuku dan di rumah juga kesepian sendiri karena Amanda dan Nida sibuk dengan persiapan pamerannya, fiks deh ke rumah Deliana. ''

__ADS_1


gumam Ayah Farhan sambil merapihkan meja kerjanya yang berantakan.


Ayah Farhan meminta supir mengantarkannya setelah memastikan di perusahaan tidak ada lagi pekerjaan yang tertinggal, Ayah Farhan duduk tenang di kursi belakang sambil menatap jalanan yang mulai padat tapi tidak menimbulkan kemacetan.


Perjalanan dua puluh menit akhirnya sampai di kediaman Deliana dan Ayah Farhan meminta supir untuk istirahat di rumah belakang bergabung dengan supir Abimanyu.


Ayah Farhan langsung masuk kedalam rumah karena pintu rumah terbuka lebar.


''Assalamualaikum.......''


ucap salam Ayah Farhan saat memasuki rumah.


''Walaikumsallam......''


jawab kompak Abimanyu dan Deliana.


Ayah Farhan langsung masuk kedalam rumah menuju ruang tengah dan ternyata Deliana sedang berkumpul dengan keluarga kecilnya.


''Ayah sendirian kesininya?? ''


ucap Deliana sambil mencium tangan ayahnya dan Ayah Farhan seperti biasa mencium puncak kepala Deliana.


''Sendiri lah, kedua ibu kamu sibuk dengan pameran nya dan Ayah memilih datang kesini ajah. ''


ucap Ayah Farhan sambil melepaskan jas dan bergabung duduk dengan Deliana.


ucap Ayah Farhan saat melihat Abimanyu hanya mendamping Arsyan.


''Nah itu yang jadi masalahnya Ayah, Abii cuma memperhatikan ajah karena tugasnya kan menyambungkan titik titik ajah. ''


jawab Abimanyu sambil menunjuk tugas yang di kerjakan Arsyan.


Babby Isya membuka matanya seperti ikatan batin dengan kedatangan Opah nya, Ayah Farhan langsung menggendong cucunya.


''Habis imunisasi yah sayang?? ''


ucap Ayah Farhan saat Isya dalam dekapannya terasa hangat suhu tubuhnya.


''Iya Ayah dan Alhamdulillah demamnya sudah reda jadi gak serewel tadi. ''


jawab Deliana sambil merapihkan bantal bekas tidur putrinya.


Ayah Farhan langsung beranjak dan membawa cucunya untuk berdiri dalam gendongannya, Babby Isya langsung nyaman dalam dekapan Ayah Farhan.


''Selesai.......''


ucap Arsyan dengan nada bahagia dan membuat kedua orang tuanya menggelengkan kepalanya.


''Rapihkan peralatan sekolahnya dan simpan di meja belajar di dalam kamar Kakak yah. ''

__ADS_1


ucap Deliana dan Arsyan langsung melaksanakan perintah Deliana.


''Sepertinya Putri kita sangat nempel sama opah nya?? Setiap opahnya datang langsung minta gendong, padahal kan barusan lagi tidur. ''


ucap Abimanyu dan Deliana hanya tersenyum.


''Kamu cemburu sama Ayah karena putri kita lebih dekat dengan Ayah?? ''


ucap Deliana dan Abimanyu hanya menghembuskan nafasnya.


''Bahagia malahan, karena Putri kita berada dalam kasih sayang yang tepat, kelak Mas ingin Isya berprilaku seperti kamu Sayang, menutup auratnya dan lemah lembut. ''


ucap Abimanyu penuh harap dan Deliana hanya tersenyum.


''Jangan memaksa pada anak anak dan biarkan anak anak memilih kehidupannya, tugas kita hanya mendidik nya dan mengarahkan ke jalan yang benar, kelak jika putri kita tidak mau memakai hijab atau menutup auratnya, kita sebagai orang tua jangan memaksa dan biarkan kesadarannya yang membuat tergerak hatinya, aku gak mau anak anak melawan kita dan aku ingin anak anak menurut. ''


ucap Deliana dan Abimanyu mengiyakannya.


Arsyan kembali menghampiri ke ruang keluarga setelah selesai menyimpan tas sekolahnya dan langsung meminum coklat hangat yang sudah dingin dan memakan cemilan yang di siapkan Deliana.


Abimanyu kembali mengerjakan pekerjaannya di atas sofa karena ada Ayah Farhan yang menemani Deliana juga anak anaknya bermain.


''Kebiasaan suami kamu, kalau ada Ayah pasti dia memilih mengerjakan pekerjaan kantor. ''


sindir Ayah Farhan pada sang menantu dan Abimanyu hanya tersenyum lalu kembali mengerjakan pekerjaannya.


''Sudah jangan hiraukan Menantu Ayah, karena anak anak juga lebih nempel sama Ayah daripada sama Papanya. ''


ucap Deliana dan Ayah Farhan mengangguk sambil duduk memangku babby Isya.


''Mau di buatkan minum apa Ayah?? ''


ucap kembali Deliana saat Ayahnya sudah duduk nyaman.


''Buatkan minuman dingin ajah Sayang tapi jangan terlalu manis. ''


ucap Ayah Farhan dan Deliana mengangguk sambil beranjak menuju dapur.


''Besok kamu harus ke kantor yah Abii, kita akan kedatangan tamu besok. ''


ucap Ayah Farhan dan Abimanyu mengiyakannya karena sudah mengetahui siapa yang akan datang besok.


.


.


.


Tbc....

__ADS_1


__ADS_2