IKHLASnya Gadis Bercadar

IKHLASnya Gadis Bercadar
Kecelakaan Abimanyu......


__ADS_3

Setelah Ayah Farhan pergi, Deliana langsung menatap Bundanya penuh tanda tanya karena gak akan mungkin Ayahnya datang hanya untuk protes karena Deliana menginap di rumah Bundanya.


''Kenapa lihatin Bundanya seperti menyelidik sih sayang?? ''


ucap Bunda Nida yang merasakan tatapan horor dari putrinya.


''Ayah ada perlu apa datang ke rumah Bunda?? dan gak mungkin cuma mau protes ajah kan?? ''


ucap Deliaa dan membuat Bunda Nida terdiam semakin membuat Deliana curiga.


''Jangan bilang Ayah datang untuk meminta rujuk dengan Bunda?? dan Bunda menjadi istri kedua Ayah nantinya, jujur ajah sama Deliana. ''


ucap Deliana kembali dan membuat Bunda Nida melototkan matanya sekaligus lega karena Deliana benar benar tidak mendengar ucapan mantan suaminya mengenai kondisi suami Deliana.


''Astagfirullah.....Bunda udah katakan berapa kali kalau Bunda gak mau rujuk dan di madu, udah jangan bahas masalah Ayah kamu lagi karena sekarang waktunya makan malam kasihan Arsyan tuh. ''


ucap Bunda Nida sambil menunjuk Arsyan yang sedang memakan makanan yang ada di hadapannya.


Deliana langsung menghampiri Arsyan dan langsung menyuapi Arsyan makan seperti biasa, namun malam ini Arsyan memilih makan sendiri dan Deliana pun membiarkannya karena Bunda Nida memperingatinya agar Arsyan makan sendiri.


Setelah makan malam selesai, Arsyan bermain dengan Bunda Nida sedangkan Deliana sedang mengerjakan beberapa pekerjaannya


Di kediaman Ayah Farhan saat ini......


Ayah Farhan tiba di kediamannya saat Adzan magrib berkumandang dan langsung melaksanakan sholat berjamaah dengan Amanda.


''Bagaimana Mas Farhan?? kamu udah bilang sama Nida belum?? ''


ucap Amanda dan suaminya mengangguk.


''Disana ternyata ada Deliana dan aku gak terlalu jelas menjelaskannya ke Nida, Deliana marah karena aku datang tanpa kamu katanya nantinya jadi Zina kalau berdua karena kita mantan, anak itu benar benar memojokkan tadi dan aku langsung pulang ajah. ''


ucap Ayah Farhan dan sedikit menggelengkan kepalanya dengan tingkah putrinya.


''Deliana memang anak yang hebat, dia takut kalau ayahnya melakukan hal yang paling di benci sama allah, makanya marah dan maafkan aku Mas karena gak anter kamu. ''


ucap Amanda dan ayah Farhan mengangguk.


''Kita langsung siap siap ajah karena ibunya Abimanyu akan tiba pukul delapan malam di bandara, pesawat kamu juga udah siap. ''


ucap Ayah Farhan dan Amanda langsung mengiyakannya.


''Kita gak memberitahukan kejadian Abimanyu ke Deliana, emang gak akan apa apa nantinya?? ''


ucap Amanda yang sedikit khawatir.


''Abimanyu yang memintanya karena dia gak mau membuat Deliana khawatir, tadinya kita juga gak akan di kasih tau tapi karena ada operasi di bagian kepala Abimanyu makanya harus ada tanggung jawab dari keluarga. ''


jelas Ayah Farhan sambil berjalan menuju kamar mandi.


Amanda langsung packing pakaiannya dan pakaian suaminya, karena Amanda akan menemani suaminya ke Ausie untuk mengurus Abimanyu.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


Keberangkatan pesawat pukul sembilan malam, Ibunya Abimanyu pun sudah menunggu di bandara saat Ayah Farhan dan Amanda tiba.


Amanda dan Ayah Farhan langsung menyapa besannya dan Ayah Farhan langsung mengajak masuk kedalam bandara untuk segera masuk kedalam pesawat yang sudah siap.


Pesawat pribadi milik Amanda sengaja di pakai agar lebih cepat sampai ke tujuan, karena di rumah sakit saat ini Abimanyu sedang menunggu di temani orang kepercayaan Ayah Farhan.


''Tenang Ibu Rahma, saya yakin Abimanyu akan segera pulih karena rumah sakit disana adalah rumah sakit internasional, kelengkapan alat medisnya juga sangat berkualitas baik. ''


ucap Amanda yang melihat ketegangan di wajah besannya.


''Semoga ajah semua berjalan lancar, saya juga khawatir dengan Deliana karena tidak di beritahukan tentang keadaan suaminya, takutnya nanti ada masalah kedepannya. ''


ucap Ibunya Abimanyu dan membuat Ayah Farhan tersenyum.


''Saya kenal sekali dengan putri saya, dia bijaksana dan baik hati, pastinya akan mengerti juga dengan keadaan suaminya, Abimanyu melarang kita memberitahukan kecelakaannya, katanya nanti saat dia pulih baru memberitahukan pada istrinya, kita hanya bisa berdoa supaya semua berjalan lancar. ''


ucap Ayah Farhan dan semua mengaminkannya.


Jarak menuju rumah sakit hanya sepuluh menit dari Bandara, asisten Ayah Farhan langsung mengangguk hormat saat menghampiri.


Kondisi Abimanyu sedikit memprihatinkan karena kaki kirinya patah dan terpaka harus di operasi, tubunya penuh luka lebam dan kepalanya di perban.


Ibu Rahma langsung menangis mentap putranya yang sedang terbaring lemah dengan luka di tubuhnya, sadar dengan tangisan Ibunya, Abimanyu langsung membuka matanya.


''Abii baik baik ajah Buu....jangan menangisi Abii, tapi doakan Abii agar besok operasi kedunya lancar. ''


ucap Abimanyu dengan suara lemahnya.


''Maafkan Ayah yaah Abii karena menahan kamu untuk pulang jadinya kamu kecelakaan. ''


ucap Ayah Farhan yang merasa bersalah.


''Semua takdir dan cobaan dari allah, Ayah gak usah menyalahkan diri Ayah, cuma Abii minta jangan beritahukan Deliana dulu nantinya takut membuat dia sedih dengan kondisi Abii sekarang, besok Abii operasi kedua di kepala mudah mudahan lancar. ''


ucap Abimanyu dan di aminkan oleh semuanya.


''Lebih baik kamu istirahat Abii sekarang sudah malam, ibu akan menunggu kamu disini. ''


ucap Ibunya Abimanyu.


''Lebih baik Ibu pulang dengan istri saya biar Abimanyu saya yang jaga di rumah sakit, besok pagi kan operasinya biar Ibu juga gak sakit nantinya. ''


ucap Ayah Farhan dan Abimanyu mengiyakannya.

__ADS_1


''Benar yang di ucapkan Ayah, lebih baik Ibu sama Mama Amanda pulang yah dan besok pagi baru ke kesini lagi. ''


ucap Abimanyu yang menyetujui usulan Ayah mertuanya dan Ibunya pun mengiyakannya.


Setelah kepergian Ibu dan Mama mertuanya, Abimanyu kembali terlelap karena kepalanya terasa berdenyut kembali, Ayah Farhan menunggu nya sambil mengerjakan beberapa pekerjaan.


.


.


.


.


.


.


.


Di tanah air saat ini.......


Deliana tiba tiba terbangun dan ternyata pukul dua dini hari dan dia langsung melaksanakan sholat malam karena kantuk matanya malah hilang.


Deliana begitu khusyu melaksanakan sholat di sepertiga malam, hingga saat menengadahkan tangannya untuk berdoa hatinya terasa sakit.


Deliana langsung terdiam setelah selesai berdoa, hatinya terasa sakit dan langsung teringat akan suaminya yang berada jauh dengannya.


''Ya allah.....ada apa dengan perasaanku sekarang yaah, tiba tiba terasa berdenyut dan terlintas wajah Mas Abii.....semoga Mas Abii baik baik ajah disana dan di jauhkan dari segala hal yang dapat membuatnya dalam bahaya. ''


gumam Deliana dalam hatinya sambil duduk terdiam menunggu adzan subuh berkumandang.


Deliana langsung membawa AL Quran untuk di bacanya sambil menunggu waktu sholat subuh tiba.


Hati Deliana begitu sensitif dan bisa merasakan apa yang sedang terjadi pada suaminya namun Deliana menepisnya dan berprasangka baik karena dia percaya allah akan mendengar doanya yang tulus untuk suaminya.


.


.


.


.


.


.


.


.


tbc...........

__ADS_1


__ADS_2