
Pagi hari menjelang.........
Seusai sholat subuh Deliana memilih tidur kembali setelah minum susu dan cemilannya karena tubuhnya sangat lelah akibat gempuran malam suaminya.
Abimanyu pun tidak mempermasalahkannya malah dia yang meminta Deliana untuk tidur kembali.
Abimanyu langsung bersiap dengan pakaian yang sudah di siapkan oleh Deliana, Abimanyu mencium kening Deliana setelah selesai bersiap dan segera keluar kamar untuk sarapan.
''Pagi Ibu.....''
ucap Abimanyu sambil mengusap kepala Arsyan penuh sayang.
''Deliana mana?? Ko kamu sendiri Abii?? ''
ucap Ibu rahma sambil menyiapkan makanan untuk Arsyan.
''Deliana tidur lagi setelah minum susu dan ngemil makanan tadi setelah sholat subuh, Abii yang nyuruh dia istirahat karena takut terjadi lagi kejadian beberapa bulan lalu. ''
ucap Abimanyu sambil menyiapkan makanan di piringnya dan Ibu Rahma langsung menggelengkan kepalanya karena mengerti dengan ucapan putranya.
''Kamu jangan buat Deliana bergadang yah, ingat batasannya karena saat ini dia sedang hamil anak kembar dan itu sangat beresiko kalau kurang istirahatnya. ''
ucap Ibu Rahma yang memperingatkan putra nyaa.
''Iya Buu, Abi tau batasan ko. ''
jawab Abimanyu sambil memulai memakan makanannya.
Sepuluh menit kemudian sarapan selesai, Abimanyu langsung pamit ke kantor dan tak lupa mencium pipi Arsyan seperti biasa nya setelah Arsyan mencium tangan Abimanyu.
Selepas kepergian Abimanyu, Ibu Rahma membawa Arsyan menuju kamarnya untuk di mandikan dahulu karena Arsyan ingin bertemu Deliana.
Di dalam kamar Arsyan begitu patuh dan menuruti Ibu Rahma, sesekali Arsyan bertanya dan Ibu Rahma menjawabnya.
''Nah.....cucu nya nenek udah ganteng dan wangi, Arsyan mau ketemu Mama?? ''
ucap Ibu Rahma saat setelah memakaikan wewangian khusus anak pada Arsyan.
Arsyan mengangguk dan langsung keluar dari kamarnya untuk menghampiri kamar Deliana, Ibu Rahma membiarkannya karena memang mengetahui kalau Arsyan tidak akan mengganggu tidur Deliana.
Arsyan mendekati ranjang Deliana setelah menutup pintu kamar, Arsyan langsung naik ke atas ranjang dan duduk di samping Deliana yang sedang tidur miring menghadap ke pintu.
''Mama.....''
gumam Arsyan sambil mengusap kepala Deliana.
__ADS_1
Sungguh Arsyan sangat menyayangi Deliana dan tidak pernah mengetahui kalau Deliana adalah ibu sambungnya, kasih sayang Deliana yang begitu tulus menjadikan Arsyan balik menyayangi Deliana dan tidak merasakan kalau Deliana bukan ibu yang melahirkannya.
Arsyan bermain dengan mainan yang ada di dalam kamar Deliana, Arsyan dengan setia menunggu Deliana yang masih terlelap damai dalam mimpinya.
Di tempat Abimanyu saat ini......
Abimanyu langsung mengerjakan pekerjaan nya yang di berikan oleh asistennya, karena di siang hari kegiatannya akan di luar perusahaan sampai sore untuk meninjau beberapa proyek yang sedang di kerjakannya.
Pintu ruangan di ketuk dan ternyata Ayah Farhan lah yang masuk kedalam, Abimanyu akan menghampiri namun Ayah Farhan memberi isyarat untuk tetap duduk.
''Ayah mau mengabari kalau perusahaan yang di pimpin oleh Aldo, tiba tiba menarik sahamnya dan kamu jangan terpengaruh yah karena Mama Amanda yang menggantikan perusahaan Aldo saat ini dan kamu tau kan kalau perusahaan Mama Amanda sudah resmi milik Deliana jadi gak ada pengaruhnya untuk perusahaan kita, maaf kemarin Ayah gak memberitahukan sama kamu karena kemarin suasana kita sedang bahagia. ''
ucap Ayah Farhan dan seketika membuat Abimanyu terdiam.
''Abii yakin ini semua karena alasan pribadi, Abii bukan berprasangka buruk yah Ayah, cuma Abii merasakan kalau Aldo mengincar Deliana. ''
ucap Abimanyu dan Ayah Farhan mengangguk.
''Ayah malah dari awal curiga tapi sudah lah karena sekarang kita sudah lepas dari dia dan aman untuk Deliaana, nanti siang kita bersama sama meninjaunya yah Ayah mau ke ruangan Ayah dulu. ''
ucap Ayah Farhan dan Abimanyu mengangguk.
Selepas kepergian Ayah mertuanya, Abimanyu langsung terdiam dan bersandar di sandaran kursi kerjanya.
gumam Abimanyu dalam hatinya dan langsung mengerjakan kembali pekerjaannya agar siang nanti sudah selesai.
Di kediaman Abimanyu saat ini.....
Deliana sudah membuka matanya dan langsung segera membersihkan tubuhnya, Deliana sempat kaget saat melihat Arsyan yang tertidur di sampingnya namun langsung segera ke kamar mandi dan membiarkan Arsyan tertidur.
''Kenapa Arsyan bisa tidur di sebelah aku yah?? Apa Arsyan sengaja menunggu aku sampai ketiduran yah?? Manis banget Arsyan mirip Papanya. ''
gumam Deliana sambil memakai gamis rumahannya.
Deliana selesai dengan kegiatana kamar mandinya dan segera keluar dari ruang ganti, ternyata Arsyan masih tertidur dan Deliana langsung menyelimutinya agar Arsyan tidak kedinginan.
Deliana langsung keluar kamar karena perutnya mulai merasakan lapar, Deliana tersenyum saat melihat Ibu Mertuanya sedang membuat cemilan seperti biasa.
''Pagi sayang.....kamu pasti lapar yah?? Sebentar Ibu minta Bibi siapkan makanannya yah. ''
ucap Ibu Rahma saat Deliana menghampirinya dan Deliana mengangguk.
''Makasih Ibu, Buu....Deliana boleh icip kue yang udah matang nya kan?? ''
ucap Deliana saat Ibu mertuanya menuju dapur.
__ADS_1
''Boleh sayang sok ajah. ''
ucap Ibu Rahma dan Deliaana mngacungkan jempolnya.
Deliana langsung mengambil kue yang ada di piring dan mulai memakannya, Nafsu makan Deliana memang sangat melonjak semenjak kehamilan tiga bulan dan Ibu Rahma selalu menyiapkan makanan juga cemilan untuk Deliana.
''Ibu.....Arsyan ko bisa tidur di kamar Deliana?? ''
ucap Deliana saat Ibu Rahma duduk kembali di sampingnya.
''Tadi habis makan dia ngotot pengen ketemu kamu tapi sama Ibu di larang soalnya belum mandi, setelah mandi yaa....ibu biarkan dia ke kamar kamu karena ibu tau kalau Arsyan akan menjaga kamu dan gak akan mengganggu kamu istirahat. ''
ucap Ibu Rahma dan Deliana mengangguk.
''Anak manis sekali Arsyan itu, dia sampe tertidur pulas menunggu Deliana di kamar. ''
ucap Deliana dan Ibu Rahma mengangguk.
Pelayan membawakan makanan ke meja makan untuk Deliana dan Deliana langsung berterimakasih.
''Ayo makan dan habiskan yah sayang, jangan mikir yang lain. ''
ucap Ibu Rahma saat Deliana menawarinya makan.
Deliana langsung memakan sarapannya yang kesiangan di temani mertuanya yang sedang membuat beberapa toping untuk kue agar terlihat cantik.
''Oh iya sayang, besok ibu akan pergi ke rumah Kakak Ibu, anaknya yang menemaninya di pindah tugaskan ke luar kota dan kakak ibu hanya mau di temani sama Ibu, gak apa apa kan ibu tinggal disana?? ''
ucap Ibu Rahma dan Deliana tersenyum.
''Kenapa Deliana harus melarangnya?? Boleh Buu dan Ibu jangan khawatir yah kan kondisi Deliana saat ini sudah pulih dan kehamilan Deliana juga sudah kuat sekarang, Ibu yang tenang nemenin Tante nya Deliana akan menjaga Arsyan dan Mas Abii. ''
ucap Deliana dan Ibu Rahma mengangguk.
''Makasih Sayang, kamu memang paling terbaik dan ibu percaya kamu akan mengurus Arsyan dan Abimanyu dengan baik. ''
ucap Ibu Rahma dan Deliana hanya tersenyum lalu melanjutkan makannya.
.
.
.
Tbc.......
__ADS_1