
Malam hari menjelang.......
Deliana langsung menuju kamarnya setelah makan malam dan menidurkan Arsyan, sedangkan Abimanyu masuk kedalam ruang kerjanya karena ada sedikit kendala di perusahaannya.
Deliana langsung merebahkan tubuhnya setelah membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya.
Deliana yang memang kemarin malam kurang tidur langsung terlelap tanpa menunggu suaminya.
Hingga pukul sebelas malam Abimanyu baru menyelesaikan pekerjaannya dan langsung menuju kamarnya untuk meminta Hak nya kembali ke istrinya.
''Yaah.....udah pulas ternyata kamu Sayang, padahal aku pengen banget sekarang. ''
keluh Abimanyu saat melihat istrinya sudah terlelap.
Abimanyu memutuskan untuk menuju kamar mandi, segera berganti baju dan membersihkan tubuhnya, Abimanyu langsung gabung tertidur dengan Deliana.
Deliana menggeram saat suaminya menarik tubuhnya sedikit paksa dan Abimanyu hanya tersenyum sambil mencium bibir Deliana.
''Selamat malam sayang dan nanti subuh jangan menolak yah saat aku membangunkan kamu. ''
ucap Abimanyu setelah membenarkan posisi ternyaman Deliana dalam dekapannya.
Abimanyu langsung ikut terlelap sambil memeluk erat Deliana dalam dekapannya, hingga pukul empat pagi Deliana membuka matanya dan tersenyum karena saat ini dia sedang berada dalam dekapan suaminya.
''Mas Abimanyu......Aku gak menyangka kalau kita akan sejauh ini, terimakasih untuk kesabaran kamu Mas dan aku janji akan selalu menjaga keharmonisan rumah tangga kita. ''
gumam Deliana dalam hatinya sambil mengelus wajah suaminya yang masih terlelap.
Deliana melepaskan tangan suaminya yang sedang memeluknya erat, hingga berhasil tanpa mengganggu suaminya yang masih terlelap.
Deliana langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, setelah selesai barulah Deliana membangunkan suaminya untuk mengajak sholat subuh berjamaah.
''Mas Abii.....ayo bangun, kita sholat subuh bersama sama. ''
ucap Deliana sambil menepuk pipi suaminya dan tanpa menunggu lama suaminya membuka matanya.
''Kamu udah mandi sayang?? kenapa gak membangunkan saat kamu mau mandi?? ''
protes Abimanyu dan membuat Deliana menggelengkan kepalanya.
''Kamu ini yah, ayo bangun bersihkan tubuhmu Mas dan kita sholat berjamaah. ''
ucap Deliana sambil berjalan menuju kamar mandi untuk mngambil air wudhu kembali.
Abimanyu menghela nafasnya dan langsung merapihkan ranjangnya sambil menunggu istrinya selesai dengan urusan kamar mandi.
Deliana tersenyum saat melihat ranjangnya sudah rapih dan suaminya sedang duduk di sisi ranjang sambil memainkan handphone nya.
''Ayoo ke air Mas Abii udah mau Adzan loh. ''
ucap Deliana dan Abimanyu mengangguk.
Adzan subuh berkumandang bertepatan dengan Abimanyu yang baru selesai membersihkan tubuhnya, Abimanyu langsung memakai pakaian sholat nya yang di siapkan Istrinya.
Setelah sholat subuh selesai dan Abimanyu langsung memanjatkan doa nya dan Deliana mengaminkannya, sungguh rumah tangga seperti ini lah yang di inginkan Deliana.
__ADS_1
''Kenapa Mas Abii?? ''
ucap Delina saat tangannya tidak di lepaskan oleh suaminya setelah mencium tanganya.
''Semalam kan gak jadi kamunya tidur duluan sayang dan sekarang Mas mau minta lagi. ''
ucap Abimanyu dan Deliana pun mengangguk karena melihat raut wajah memohon dari suaminya.
Abimanyu langsung mengangkat tubuh Deliana dan merebahkannya di ranjang, Abimanyu melepaskan mukena yang membungkus tubuh Deliana.
''Jangan meminta untuk berhenti karena mas gak akan berhenti, cukup kamu menikmatinya. ''
ucap Abimanyu sambil melepaskan pakaian yang melekat di tubuh istrinya.
Setelah sama sama polos, Abimanyu langsung mencium bibir Deliana dan tangannya terus begerak memainkan apapun yang tercapai oleh tangannya.
Deliana mengeang kembali merasakan sentuhan dari suaminya, Abimanyu semakin di buat panas dengan suara merdu yang di ciptakan istrinya.
DEliana memejamkan matanya saat merasakan pusat intinya kembali menyatu dengan milik suaminya, Abimanyu langsung mencium kembali bibir Deliana agar lebih santai dan tidak setegang di awal.
Kamar Abimanyu saat ini berubah menjadi panas dengan apa yang dilakukan Abimanyu terhadap DEliana, Abimanyu terus menghentakan miliknya tanpa memberikan jeda saat DEliana mminta berhenti.
Deliana pasrah dan menerima semua yang dilakukan suaminya, berkali kali Deliana mencapai puncaknya dan barulah Abimanyu menyudahinya saat dirinya pun mencapai puncak nya.
Abimanyu tersenyum sambil mencium kening Deliana yang masih bernafas dengan tidak teratur, bahkan tubuhnya keringatan bercucuran.
''Kamu memang terbaik sayang, makasih.....''
ucap Abimanyu setelah mencium kening Deliana dan langsung tidur di samping Deliana menetralkan nafasnya yang masih belum teratur.
ucap Abimanyu dan Deliana langsung melototkan matanya.
''Kamu ternyata sangat mesum yah Mas, mengatasnamakan adik untuk Arsyan dan cucu untuk keluarga kita, dasar mesum.....''
protes Deliana sambil beranjak dan Abimanyu langsung menarik tangan Deliana hingga terjatuh ke atas tubuhnya.
''Jangan marah marah nnti tambah tua, main satu kali lagi yah sayang, kasih energi sebelum suamimu ini berangkat kerja. ''
ucap Abimanyu dan Deliana seperti tersihir oleh tatapan mata suaminy yang begitu teduh menatapnya.
DEliana mengangguk dan membuat Abimanyu langsung mengulang kembali kegiatan panasnya, bahkan sampai membuat Deliana mengerang terus sepanjang henta.....kan Abimanyu yang begitu cepat.
.
.
.
.
Setelah melewati pagi panasnya yang hampir membutuhkan waktu tiga jam sampai selesai membersihkan tubuhnya, saat ini Deliana sedang memakaikan dasi di kerah baju suaminya, Abimanyu melingkarkan tangan di pinggang Deliana sambil tersenyum senyum menatap wajah cantik Deliana.
''Ingat yah Mas Abii, waaupun sudah dapat berjalan kembali tapi tetap jaga kondisinya jangan terlalu lama banyak aktifitas dulu kakinya. ''
ucap Deliana dan Abimanyu tersenyum.
__ADS_1
''Siap istri cantikku, kamu sekaang mau ke kantor yang mana sayang?? ''
ucap Abimanyu sambil merapihkan jas yang di pasangkan Deliana.
''Mau ke kantor nya Mama Amanda, kemarin kan Mama minta aku daang kesana, entahlah ada apa Mama sampai memintaku datang dan ku gak mau kalau harus ambil alih pekerjaan Mama Amanda dengan dunia perhiasan dan berliannya. ''
ucap DEliana dan membuat Abimanyu terdiam karena baru mengetahui kalau istrinya belum tau mengenai Ide dari dua Ibunya.
''Datang aja dulu sayang dan bawa Arsyan biar ada teman juga kamunya, karena Mas yakin disana akan ada Bunda Nida juga. ''
ucap Abimanyu dan DEliana mengangguk.
Deliana langsung memakai hijab instannya dan mengikuti suaminya yang lebih dulu keluar dari kamarnya, DEliana tersenyum saat meliht jagoannya sedang makan tanpa di bantu orang lain.
''Kamu mulai ngantor lagi Abii?? ''
ucap Ibu Rahma saat melihat putranya berpakaian rapih.
''Benar Buu....di kantor Abii kemarin ada sedikit masalah dan hari ini Abii hanya menyelesaikannya ajah sih. ''
jawab ABimanyu sambil duduk dan menerima makanan yang di hidangkan oleh Deliana.
''Kamu tetap harus jaga kondisi kaki kamu yang baru pulih dan jangan beraktifitas berat dulu. ''
ucap Ibu Rahma dan Abimanyu mengangguk tersenyum.
''Buu......Deliana mau bawa Arsyan pagi ini yah ke kantor Mama Amanda. ''
ucap Deliana dan Ibu Rahma tersenyum.
''Boleh sayang kan Arsyan anaknya kamu juga, Mama cuma takut Arsyan mengganggu kamu nantinya. ''
ucap Ibu Rahma dan Deliana menggelengkan kepalanya.
''Insyaallah gak akan Buu dan biar disana ada sedikit pencairan ajah kalau ada Arsyan, biar semua gak terlalu fokus. ''
ucap Deliana dan Ibu Rahma mengangguk.
''Iya sayang kalau memang benar gak akan mengganggu kamu, Ibu senang mendengarnya. ''
ucap Ibu Rahma dan Deliana mengangguk.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
tbc........