Im The Queen ( Raina Queen Alexander )

Im The Queen ( Raina Queen Alexander )
Akting


__ADS_3

" Hubby..." Raina merengek layaknya wanita manja seperti kebanyakan di luar sana.


Bukan hanya itu saja, Dulunya dia sangat membenci wanita yang manja karena menurutnya itu menjijikan.


Tapi lihat lah dirinya saat ini, Bahkan itu sangat menjijikan sekali menurut Sky yang melihatnya.


Bagaimana bisa wanita itu berakting dengan begitu sempurnanya hingga membuat banyak orang tertipu padanya.


Bukan hanya dia saja, Bahkan Papa-nya yang seorang Alexander saja pun bisa tertipu.


Berarti itu sudah luar biasa sekali kan ? Tidak ada yang mengetahuinya sama sekali.


Dan yang lebih menyebalkan lagi di mata Sky saat wanita itu merengek dengan begitu manja pada suaminya yang baru saja selamat dari maut.


Lihat lah, Kini dia sudah seperti kumbang yang menghisap sari dari bunga yang sedang mekar-mekarnya di siang hari.


" Ck, Menjijikan !" Sky langsung meninggalkan sepasang suami istri menjijikan itu di matanya.


Dimana sang pria yang begitu mencintai istrinya bahkan tidak mengerti dengan akting dan drama yang tengah di mainkannya.


Dan sang wanita yang benar-benar memainkan perannya sebagai seorang wanita manja yang merindukan suaminya.


Sky yakin jika Raina memang merindukan suaminya, Tapi apa memang harus berakting seperti itu ?


Mungkin dia memiliki rencananya tersendiri yang membuatnya harus melakukan itu semua.


Brandon yang baru saja pulang pun langsung memeluk istrinya yang begitu manjanya.


Dia juga merasa heran dengan respon kakak iparnya yang menatap penuh malas dan muak itu.


" Kaka kenapa sayang ?" Tanya Brandon yang membawa Raina ke sofa dengan menggendongnya.


Mereka sudah duduk di sofa dengan Raina yang berada di pangkuannya.


" Biarkan saja. Mungkin Starla sedang datang bulan. Makanya kakak seperti itu. "


" Iya kah ? apa berpengaruh ?" Tanya Brandon lagi karena dia belum mengerti maksud istrinya yang sebenarnya sudah memberi kode cukup jelas pada buaya gondrong itu.


Tapi kenapa rasanya berbeda sekali ? Kenapa Brandon tidak mengerti ?


" Sudah jangan membahasnya, Sekarang katakan pada ku kenapa bisa ada berita pemboman di kantor ? Lalu kamu bagaimana ? Aku khawatir dengan mu. " Ucapnya dengan begitu manja.

__ADS_1


Brandon tidak kaget lagi karena dia sudah tau pasti berita sudah menyebar dan istrinya sudah mengetahui beritanya.


" Lalu ? Ponsel kamu ?"


" Ponsel ?" Tanya Brandon dengan mengulang pertanyaan dari istrinya.


Sementara Raina hanya mengangguk dengan jawaban lain lagi.


" Iya ponsel kamu. Aku menghubungi kamu berkali-kali tapi tidak ada jawaban. Hanya berakhir dengan suara wanita yang menyebalkan. " Brandon mengerti saat ini.


Bahwa ponselnya tertinggal di ruangan kerjanya.


Karena tadi langsung di bawa begitu saja menuju atap dengan menaiki tangga darurat karena listrik semuanya padam.


" Maaf membuat kamu khawatir. Tapi ponsel ku ketinggalan di kantor sayang. Apa kau membuat mu menangis ?" Raina menganggukkan kepalanya karena memang dia menangis karena memikirkan keadaan suaminya yang memang tidak bisa di hubungi sejak tadi dan ternyata ponselnya tertinggal di sana.


" Aku khawatir dan merindukan kamu. "


Anak kita juga merindukan Daddy-nya.


Raina hanya bisa melanjutkan kata-katanya di dalam hati karena dia tidak ingin membuat suaminya mengetahui semua dramanya.


Jadi jika dia masih bisa berpura-pura seperti ini kan Brandon bisa menjalankan tugasnya dengan baik.


Brandon yang begitu memiliki hati akan selalu lemah dengan belas kasih seseorang dan dia tidak ingin suaminya terus di manfaatkan oleh banyak orang.


Dia juga mengerti bahwa saat ini di perusahaan Brandon tengah terjadi kasus korupsi yang merugikan suaminya walau semua itu masih di tutupi, Tapi Raina juga sudah mengetahui siapa orangnya.


Tidak hanya itu saja, Mereka harus melewati cobaan ini, Di mana Sheera juga tengah merencanakan sesuatu untuk menghancurkan suaminya.


Maka Raina akan membalas Sheera nantinya setelah masalah bajingan ini selesai.


Jika dia tidak mengandung saja, Sudah pasti Raina akan menjalankan misinya.


Namun dia tidka bisa gegabah karena alasan keluarganya menyembunyikan kehamilannya itu pasti untuk melindunginya dan calon bayinya.


Maka dia tdiak bisa berbuat sembarangan lagi.


" Aku tau sayang, Tapi aku baik-baik saja. Terima kasih karena telah merindukan ku dan mengkhawatirkan ku seperti ini. Aku akan sehat selama kau dan--"


" Dan apa ?" Tanya Raina yang ingin mengetahui apakah suaminya akan mengatakan tentang anak mereka ?

__ADS_1


Anak kita sehat dan selamat sayang.


Brandon hanya bisa mengucap dalam hatinya karena dia tidak ingin istrinya terancam dengan kandungannya saat ini.


Maka menyembunyikan ini semua adalah jalan terbaik untuk mereka saat ini.


" Asal kau dan keluarga kita sehat maka aku akan baik-baik saja. Maka untuk itu kamu harus terus sehat sayang. " Raina kembali menganggukkan kepalanya mendengar apa yang di katakan suaminya.


Walau dia tau bahwa Brandon pasti juga mengkhawatirkan calon anak mereka.


Tapi apa mau di kata karena memang ini lah rencana terbaik untuk mereka.


Karena ancaman sudah berada di depan mata, bahkan perusahaannya juga sudah menjadi target pemboman tadi.


" Sayang, Aku mengantuk. Ayo temani aku tidur baru kamu boleh mandi. Aku tidak suka aroma kamu yang baru mandi. Aku lebih menyukai aroma tubuh kamu yang berkeringat seperti ini. Jadi ayo temani aku tidur dulu. " Brandon hanya bisa menurut saja karena ini pasti keinginan bayi mereka.


Maka Brandon pun langsung membawa Raina ke kamar mereka untuk menamainya tidur karena memang ini sudah malam.


" Ayo buka baju kamu. Aku menyukai tubuh Shirtless kamu seperti ini. Dada bidang mu terlihat sangat luar biasa, Apalagi tatto itu, Aku menyukainya. "


Cup...


" Raina..."


" Aku hanya menciumnya saja. Ayo usap punggung ku. Aku ingin segera tidur karena ini sudah malam. Kalau bisa kamu juga tidak perlu mandi, Tapi tidak mungkin karena itu tidak baik untuk kesehatan tubuh. Jadi aku akan membiarkan mu mandi tapi setelah aku tidur nanti oke ?" Brandon mengangguk.


Dia mencium kedua kelopak mata sang istri dan juga memberikan usapan-usapan lembut di punggung Raina.


Tidak hanya itu saja, Brandon juga memberikan pijatan di pinggang istrinya karena yang baru di bacanya, Ibu hamil itu cenderung mengalami sakit di pinggang karena ruang panggul akan mengembang dari biasanya hingga menyebabkan ibu hamil lebih sering merasakan sakit di pinggangnya.


Tanpa di ketahui banyak orang, Brandon sudah banyak belajar untuk memahami ibu hamil seperti istrinya saat ini.


Saat dia melihat Raina langsung tidur dengan begitu mudahnya membuat Brandon langsung bergegas untuk mandi dan membersihkan dirinya.


Namun saat melihat gaun tidur istrinya yang masih di ikat di bagian perutnya dia pun melepaskannya karena tidak ingin membuat tidur sang istri terganggu dnegan tali itu.


Cup...


" Sehat-sehat di sana sayang. Siapa pun kalian nanti, Mau laki-laki atau perempuan, Kalian tetap anak Daddy. Kalian lahir dari rahim seorang wanita hebat yang sangat Daddy sayangi. Jadi Daddy mohon tolong jangan membuat Mommy kalian sudah sayang. Selamat beristirahat bersama Mommy kalian. Daddy mencintai kalian dan Mommy. "


...🐊🐊🐊...

__ADS_1


__ADS_2