Im The Queen ( Raina Queen Alexander )

Im The Queen ( Raina Queen Alexander )
Pertarungan


__ADS_3

Rain berlari dari kamarnya menuruni satu persatu anak tangga, Bahkan dia juga tidak mengenakan alas kaki.


Dia baru teringat, Bahwa tadi malam Brandon mengirimkannya pesan, Bahwa dia akan bertarung besok pagi di markas besar keluarganya.


Raina benar-benar tidak sadar lagi, Karena dia hanya ingin melihat bagaimana Brandon bertarung melawan kakaknya yang mereka semua tau seberapa hebatnya seorang Galaxy Sky Alexander soap bertarung.


Badannya memang tidak sebesar Brandon, Tapi jangan remehkan kekuatan pria itu.


Jika kemarin dia berlari untuk mengantar kepergian Darius, Kini dia berlari untuk mengejar Brandon.


Entah apa yang membuatnya bisa begitu sangat khawatir dengan Duda Belanda itu, Tapi yang pasti Rain sangat khawatir saat ini.


Dia kembali mengemudikan mobil dengan kecepatan di atas rata-rata lagi, Apalagi saat berada di jalan Raya, Raina begitu menggila, Dia tidak perduli lagi jika polisi kembali mengejarnya, Toh juga mereka tidak akan bisa mengejar Rain, Karena saat ini dia menggunakan McLaren berwarna kuning miliknya sendiri.


Beruntung juga Rain sering berlatih dengan Cloud untuk mengendarai mobil, Karena Cloud ahli dalam semua itu.


" Sial ! kenapa harus ada lampu merah !" Umpat nya kesal saat terjebak lampu merah.


Ingin sekali Rain menerobos lampu merahnya, Tapi karena ini weekend dan waktu sudah cukup siang, makanya jalanan mulai padat.


" Jika tidak memikirkan nama baik Papa ku, Sudah ku tabrak mobil itu !" Umpatnya lagi merasa kesal dengan semua itu.


Tak lama lampu menyala menjadi hijau, tak sabar dengan mobil yang berada di depannya, Rain menekan klakson agar mobil itu minggir.


" Minggir sialan !!!" Umpat Raina yang membuka kaca mobilnya mengumpat dan memaki pengendara mobil di depannya.


Sementara pemilik mobil tersebut juga mengumpat balik pada Rain, Dan Rain hanya menunjukan jari tengahnya pada pemilik mobil tersebut dan semakin melajukan mobilnya dengan kencang.


Tinnn.....


" Buka gerbangnya sialan !!!" Rain kembali berteriak dan mengumpat di depan gerbang besar untuk masuk ke dalam markas.


Padahal gerbang itu otomatis, Terbuka sendiri saat sensor menyorot plat mobilnya, Namun dasarnya Rain yang sudah panik, Dia tidak sabar dengan gerbang itu hingga kembali mengumpat.


Setelah gerbang terbuka, Dia kembali menancapkan gasnya, Masih membutuhkan waktu sekitar 5 menit lagi untuk sampai di markas, Rain harus melewati gerbang lagi.


" Kenapa ??" Tanya pada penjaga saat melihat putri satu-satunya klan Alexander terlihat panik seperti itu.


" Kabarnya yang akan bertarung dengan Tuan Sky hari ini adalah calon suaminya Nona Rain, Jadi mungkin Nona sedang panik. " Jawab salah satu penjaga tersebut.


Brak !


Rain membanting pintu mobilnya dan kembali berlari untuk mencari dimana Brandon dsn keluarganya.

__ADS_1


" Sialan !! aku bahkan lupa memakai sendal. " Kaki Rain tergores batu kerikil hingga lecet, Bahkan juga ada darah di telapak kakinya.


Tapi dia tidak perduli, Karena yang terpenting saat ini dia bisa sampai di ruangan tersebut.


Dan benar saja dugaannya, Brandon dan keluarganya sudah ada di sana !


" Brandon !!!" Panggil Rain saat melihat pria itu masih mengikat dan membungkus tangannya dengan kain.


Rambut gondrong, Badan kekar dan berkeringat, Otot yang sempurna, Dan Tatonya, Raina benar-benar terpana melihat tubuh calon suaminya.



Calon suami ?? Kenapa Rain bisa berpikir seperti itu ??


Gila ! Ini benar-benar gila ! Rain sudah gila !


Kenapa dia bisa sebegitu terpesonanya dengan buaya Belanda itu ?? Tidak, Bukan buaya Belanda, Tapi Duda Belanda itu.


Raina merutuki kebodohannya sendiri yang bisa bersusah payah dan mengumpat banyak orang pagi ini hanya untuk melihat pria itu ??


Hancur sudah harga diri yang di bangunnya selama ini, Apalagi saat melihat wajah duda tampan itu, Jantung Rain semakin tidak terkontrol lagi.


Rasanya seperti meledak-ledak saat pria gondrong berbadan besar itu menghampirinya.


Betapa bahagianya Brandon bisa melihat secara langsung kecantikan wanita ini di pagi hari, Kecantikan seorang Raina yang bahkan belum tersentuh air pagi ini.


Masih cantik dan terlihat sangat natural, Brandon suka ini.


Dia jadi membayangkan, Bagaimana setiap hatinya nanti saat dia terbangun dan di dalam dekapannya ada Raina, pasti akan sangat membahagiakan sekali.


Cup...


Bugh...


" Aku belum mandi kenapa kau mencium ku lagi ???" Raina mendorong tubuh besar Brandon, Tapi tidak bergeser sedikit pun.


Sementara di ujung sana, Alex kembali meradang saat melihat Rain di cium seperti itu.


" Sialan !! Kau berani mencium putriku lagi hah !!" Brandon dan Rain terlihat salah tingkah.


Terlebih Lagi Rain, Dia merasa sangat malu saat ini, ,tapi Brandon tidak sama sekali karena dia akan mencoba menekan semua perasaan itu.


" Maaf Tuan, Saya hanya--Rain..." Brandon langsung memeluk Raina saat melihat sebuah kaleng berisikan minuman isotonik melayang, Dan Brandon menjadi tameng untuk Raina.

__ADS_1


Melihat Papanya yang melempar kaleng seperti itu membuat Rain langsung menatap tajam pada Papanya dari dalam dekapan Brandon.


Sumpah demi apapun, tubuh Brandon yang berkeringat seperti ini benar-benar membuat Rain gila, Ini sangat seksi, Ini sangat seksi Kawan.


Rain betah berlama-lama di dalam dekapan ini, Dia betah sekali disini BESTie.


" Are U Oke ??" Bersedia darah Rain saat merasakan usapan lembut di pipinya, Brandon melakukan itu semua dengan sepenuh hati, Kekhawatirannya sangat terlihat jelas di matanya, Apalagi saat melihat dia tidak mengenakan alas kaki.


" Kenapa kaki kamu berdarah Rain ??" Brandon berlutut di hadapan Rain dan memegang Kakinya.


Namun Raina langsung mundur, Dia tau Brandon mungkin mencintainya, Tapi dia tidak ingin merendahkan harga diri pria itu.


" Kenapa ?? Aku hanya ingin melihat luka kamu Rain. Kaki kamu berdarah Sayang..." Ya Tuhan...


Kenapa Brandon bisa semanis dan selembut ini padanya ?? Sikapnya membuat Rain meleleh, Dia tidak pernah di perlakukan seperti ini, Brandon melakukan ini untuknya dan kenapa rasanya sangat luar biasa sekali ??


" Biar aku lihat Rain..." Raina diam saja, Dia melihat bagaimana pria itu melihat lukanya, Dan Brandon membawanya ke kursi lalu meminta kotak p3k untuk luka kekasih hatinya.


" Aku bisa sendiri !" Ucapnya dengan ketus, Karena dia tidak tahan di perlakukan semanis ini oleh Brandon.


" Biarkan aku saja Rain, Kaki kamu terluka sayang. " Rain sudah tidak kuat lagi, Hatinya mau meledak saat ini.


Brandon, Kenapa pria itu bisa membuatnya menggila seperti ini ?? Rain ingin menjerit saat ini juga,.


Melihat interaksi sepasang anak manusia yaang sedang di mabuk cinta seperti itu membuat para pria klan Alexander menatap tak percaya pada wanita sombong itu.


Dia mau, Tapi gengsi.


" Gengsinya terlalu besar ! Padahal dia juga suka, Tapi masih tetap sombong !" Cibir Alex pada anaknya sendiri.


Bagaimana Raina yang masih bersikap sombong padahal wanita itu sudah cinta juga.


" Ambilkan kaca besar kesini !" Perintah Sky pada anak buahnya.


Sementara Alex hanya biasa saja, Karena dia tidak menyadari apa maksud Sky.


" Ini Tuan. " Pengawal membawa Kaca besar ke hadapannya.


" Berikan pada Tuan besar kalian ! Biar dia berkaca dari mana keturunan sombong itu !"


" Bajingan kau !!" Umpat Alex pada Sky saat merasa Sky menghina dirinya saat itu.


...🖤🖤🖤...

__ADS_1


__ADS_2