
Setelah drama pakaian yang di kenakan Brandon kemarin saat mereka fitting, Kini Rain kembali berulah dengan pakaian yang di kenakan Brandon saat ini.
Apa lagi yang salah ?
Brandon sudah memakai masker, Memakai sweater, Bahkan Brandon juga sudah memakai topi yang tidak menampakan wajahnya.
Lalu di mana lagi salahnya ? Kenapa Rain masih kesal juga padanya ?
Bukan kah dia sudah menuruti keinginan calon istrinya ini ?
" Rain, Kenapa lagi sayang ? bukan kah aku sudah menuruti apa yang kamu inginkan ? Aku sudah tidak menampakan wajah ku seperti kemarin lagi, Tapi kenapa kamu masih terlihat kesal pada ku ? Apa salah ku sayang ?" Brandon bertanya pada Raina yang kini berjalan lebih dulu darinya.
Rain meninggalkannya begitu saja, Saat ini mereka tengah melakukan survei untuk melihat hotel yang akan di gunakan untuk acara resepsi malamnya, Karena acara pernikahan akan di selenggarakan di dekat pantai, Karena acara sakral itu akan di hadiri oleh anggota keluarga dan tamu penting saja.
Sementara resepsi akan di lakukan di malam hari, di sebuah hotel milik suaminya yang berada di London.
Tidak jauh berbeda dengan hotel yang di kelola Kakak Thunder, Hotel ini juga cukup bagus dan masih masuk dalam katagori hotel mewah dan berkelas.
Maka mereka memilih untuk memakai hotel tersebut.
Tapi kini masalahnya kenapa Rain marah lagi ?
" Raina, Please sayang, Jangan seperti ini lagi. Kita tidak harus selalu ribut hanya karena pakaian saja. Apa yang harus ku kenakan lagi agar kamu tidak marah lagi pada ku sayang. " Rain menatap kesal pada Brandon yang kini mencegah langkahnya.
" Aku memang menyuruh kamu untuk memakai masker dan topi juga pakaian tertutup seperti itu. Tapi kenapa mereka juga masih melihat mu ? Kamu itu calon suamiku, Seharusnya mereka tau itu dan tidak lagi menganggu mu. !" Benar dugaan Brandon kan ? Jika Rain kesal dengan pakaiannya lagi.
" Jadi apa yang harus aku pakai sayang ? Atau begini saja, Besok apa yang akan ku pakai kamu yang menyiapkannya, Jadi kamu tidak harus selalu marah dan kesal hanya karena pakaian ku. " Rain sedikit berpikir.
Dan sepertinya tawaran Brandon cukup bagus untuknya, Apa dia membuat Brandon jelek saja ? pakaian murah, Celana sobek dan rambut gondrong ?
Tapi tidak ! Rain tidak akan membiarkan Brandon memakai celana haram itu, Karena pasti akan terlihat tampan dan keren.
Kekinian dan hal itu akan semakin membuat Rain kebakaran lagi.
" Sudah lah. Jangan lagi membahasnya. Aku akan kesal setiap kali mengingat mereka menatap mu. Rasanya aku ingin mencongkel mata mereka dan membakarnya hingga meledak !"
__ADS_1
Nyes...
Dingin hati Rain saat mendapatkan perlakuan lembut dari Brandon.
Perlakuan sederhana yang membuat hati Rain bergetar dan berdesir hebat saat mendapatkan hal seperti ini dari Brandon.
" Percaya pada ku Rain. Aku tidak akan pernah bosan mengingatkan pada mu jika aku hanya mencintai mu saja sayang. You only one My Rain. " Brandon mengusap kepala Rain dengan penuh kasih sayang menandakan bahwa dia memang sangat mencintai wanita ini.
Sangat-sangat mencintainya.
" Awas saja jika kamu tergoda pada mereka. Aku akan mencekik leher mu. " Dengan menahan rasa kesalnya, Rain menggandeng lengan Brandon dengan posesif.
Dia akan menunjukan pada semua orang bahwa pria gondrong yang sangat luar biasa ini adalah miliknya dan hanya miliknya saja.
Bukan milik dia, Atau pun mereka-mereka di luar sana !
Catat itu kawan !
" Kamu terlihat sangat manis jika seperti ini Rain, Rasanya luar biasa sekali bisa mencintai mu dan mendapatkan perhatian khusus dari mu seperti ini sayang. " Rain hanya mencebik saja mendengar apa yang di katakan Brandon padanya.
Mungkin jika itu bukan Brandon, Rain tidak akan seperti ini.
" Awas jika mata mu melihat mereka. Aku juga akan mencongkel mata mu. "
" Iya sayang. " Jawab Brandon sambil tersenyum melihat bagaimana sikap posesifnya seorang Raina.
Bahkan kedua matanya selalu menyorot dengan tajam pada setiap wanita yang melewati mereka.
Sampai di ruangan meeting dengan tim W.O yang mengurus segala pernikahan mereka, Lagi-lagi emosi Rain di uji saat itu juga.
Saat dia melihat tatapan wanita muda, Berwajah oriental sedang menatap pada calon suaminya yang kini duduk di sampingnya.
Rain langsung menunjukan taringnya, Bahwa dia adalah pemilik dari buaya gondrongnya.
" Siapa pimpinan W.O nya ?" Tanya Rain dengan suara tegasnya pada orang-orang yang ada di ruangan tersebut.
" Saya Nona Rain. " Seorang wanita bule mengenalkan diri sebagai pimpinan dari timnya.
__ADS_1
" Siapa yang memperkerjakan gadis kecil itu ?" Tunjuknya pada wanita yang di taksir Rain masih berusia 20 tahunan saja.
Karena itu terlihat jelas dari wajahnya dan gaya pakaian yang di kenalannya.
" Sa-saya juga Nona. "
" Katakan pada anggota mu, Jika masih ingin bekerja perhatikan matanya, Katakan saja pada ku jika sudah bosan melihat matahari, Maka aku akan memberinya sebuah kemudahan untuk menutup matanya !"
Deg !
Jantung gadis belia yang menjadi Terget Rain saat ini langsung berdetak kencang.
Apa Nona cantik itu mengetahui bahwa dia mengagumi calon suaminya ?
Jika iya habislah dia saat ini.
" Ma-maaf Nona, Saya hanya seperti pernah melihat calon suami anda, Tapi saya lupa di mana. " Alasan klasik dan Rain bisa menebaknya.
" Alasan tidak masuk akal ! aku rasa kau masih bisa melihat dengan jelas, Bukan kan di undangan yang sedang kau pegang itu sudah tertera sebuah nama pria di sana ? Brandon Smith, Apa aku perlu menjelaskan lebih dalam lagi ??
Gadis muda tadi langsung merasa sangat bersalah saat mendapatkan tatapan tajam dan menusuk seperti itu dari Nona cantik ya.
Karena dia juga mengakui bahwa Rain memang sangat cantik, Apalagi dengan warna rambut blonde-nya.
Itu benar-benar terlihat keren sekali.
" Rain, Tidak boleh seperti itu sayang. Kamu tau bukan apa yang ku katakan tadi ? Bahwa hanya kamu saja. Tidak ada wanita manapun lagi. "
" Aku percaya padamu, Tapi tidak pada mereka-mereka yang bisa saja bermetamorfosa menjadi seekor rubah, Atau ular yang sangat licin. Kita tidak bisa melihat mana yang tulus mana yang bulus. Dan aku hanya jaga-jaga saja. Aku seroang keturunan Alexandre, Jadi aku tidak akan membagi apapun yang ku miliki. Jika pun aku bisa, Maka aku akan membuang itu. Tapi jika pasangan, Kami para keturunan Alexander tidak di benarkan untuk mendua, Mentiga atau meng-meng yang lainnya lagi. Paham kalian ?" Semua mengangguk ultimatum yang telah di keluarkan bos cantiknya.
Jika sudah begini, Mereka bisa apa ? Mereka semua hanya bisa menurut dan mengikuti apa yang telah di perintahkan pada mereka.
Dan jika mereka melawan dan melanggarnya, Mereka tidak tau akan seperti apa nasib mereka nantinya.
Maka saat ini, Jalan satu-satunya adalah berdiam diri dan mengikuti pa yang di inginkan nyonya muda tersebut.
...💛💛💛...
__ADS_1