
Hari ini adalah hari di mana Rain dan Brandon akan melakukan fitting Gaun pernikahan dan Brandon juga fitting Jas yang akan di kenakan di hari pernikahan mereka nantinya.
Kurang dari sebulan lagi pernikahan mereka akan di selenggarakan dengan sangat mewah.
Undangan juga sudah ada beberapa yang di sebar melalui media online, Email dan secara personal.
Tak tanggung, Pernikahan ini akan menjadi pernikahan paling megah abad ini di Kota besar itu.
Di mana pernikahan ini adalah pernikahan putri satu-satunya dari Klan Alexander.
Siapa yang tidak mengenal keluarga tersorot itu ? Mereka banyak di kenal di berbagai Negara karena kekuasaan dan kehebatan keluarga mereka dalam berbisnis.
Apalagi Sky, Siapa yang tidak mengenalnya bukan ?
Dan Rain sedang menuju Loby kantor, Karena dia mendapatkan kabar dari kekasihnya itu dia pria gondrong itu sudah sampai di sana.
Dengan cepat pula Rain berjalan ke Loby, Karena pasti pria itu banyak di tatap oleh para karyawannya.
Dan benar saja dugaan Rain, Bahwa Buaya gondrongnya menjadi pusat perhatian banyak orang.
Apalagi dengan gayanya yang seperti itu benar-benar membuat Rain kesal setengah mati melihatnya.
Kaos oblong, Kaca mata hitam, Celana Jeans, Rambut yang di ikat asal seperti itu.
Kepala Rain ingin meledak saat ini juga, Dia benar-benar kesal. Apalagi banyak karyawan wanitanya yang menatap kagum pada calon suaminya.
" Sedang apa kalian di sini ? masuk dan kerjakan pekerjaan kalian ! Jika tidak ingin bekerja berikan surat pengunduran diri kalian pada Steffy !" Mendengar suara bos mereka yang sudah menyeramkan seperti itu membuat wanita-wanita yang menatap buaya gondrongnya itu langsung pergi kembali pada pekerjaan mereka masing-masing.
Sementara Brandon yang melihat calon istrinya kesal seperti itu pun merasa heran dan menghampirinya.
" Kenapa marah-marah sayang ? Apa ada masalah di kantor ?" Tanya Brandon dengan lembut pada Rain dan hendak memeluk wanitanya dan memberikan kecupan manis di keningnya.
Tapi belum sempat Brandon melakukannya, Rain sudah lebih dulu meninggalkannya dengan wajah kesal seperti itu.
" Ya ! Dan masalahnya kamu !" Brandon kaget saat mendengar jawaban dari Raina.
__ADS_1
Dia ? Kenapa masalahnya ada di Brandon ? Memangnya Brandon salah apa ?
Brak !
Semakin kaget Brandon saat Raina kembali berulah dengan membanting pintu mobilnya.
Brandon tidak mengkhawatirkan mobilnya, Dia hanya mengkhawatirkan moodnya Raina yang sedang berantakan seperti itu.
Akhirnya Brandon langsung menyusul Raina ke mobil.
" Raina..." Bukannya menjawab Rain malah membuang pandangannya dan tidak ingin melihat brandon.
Bahkan dia mengabaikan Brandon. Sementara Brandon yang di abaikan seperti itu pun menatap heran padanya.
Apa salahnya ? Dia tidak telat karena dia tau, Bahwa Raina paling benci orang yang tidak tepat waktu.
Bahkan Brandon juga sudah datang 10enkt lebih cepat dai waktu yang telah di tentukan calon istrinya.
" Aku salah apa sayang ? Jika memang aku salah aku minta maaf. Tapi tolong jangan mendiamkan ku seperti ini. " Rain membiarkan saja tangannya yang di ambil Brandon dan di usapnya dengan lembut.
Tidak Rain, Tahan. Jangan terpengaruh dnegan buaya gondrong ini. Kau haru kuat, Jangan luluh dengan pesonanya yang membuat jantung mu tidak baik-baik saja seperti ini. Jadi ayo kuat. kau kuat untuk menolak pesona buaya gondrong mu itu, Dan sialnya dia tampan sekali !
" Maafkan aku sayang...Aku mengaku salah jika memang aku salah. Walau aku tidak tau apa kesalahan yang telah ku perbuat. Tapi aku tetap meminta maaf untuk itu. " Brandon menarik dagu lancip Raina dan mengarahkan wajahnya agar bisa bersitatap dengan wajah Brandon.
Kedua mata mereka bertemu, Dan dengan gampangnya hati Rain yang sudah berusaha di kuatkannya runtuh begitu saja saat melihat wajah tampannya Brandon yang memang bisa melumpuhkan hati dan pikiran Raina.
Sial ! Kenapa dia tampan sekali ? aaahhhkk ! kenapa kau terlalu murahan hati ? kenapa tidak bisa menolak pesonanya ? kenapa kau luluh ?
Hati dan pikirannya berontak saat melihat tatapan penuh cinta Brandon, Apalagi saat ini ibu jari Brandon sudah mengusap bibir tipisnya, Tatapannya seolah mengartikan sesuatu.
" Boleh kah ??" Tanya Brandon pada Rain.
Dia berharap Rain mengizinkannya, Tapi jika tidak mengijinkannya Brandon tidak akan marah.
" Rain ?" Panggil Brandon lagi.
Dan saat Rain hanya diam saja, Brandon pun langsung mendekatkan wajahnya ke arah wajah Rain.
__ADS_1
Dan terjadilah pertemuan bibir d antara mereka berdua.
Awalnya ciuman itu hanya ciuman biasa, Sampai Brandon merasa Rain mulai hanyut oleh ciuman mereka pun dengan berani Brandon semakin merapatkan tubuh keduanya, Dia menekan tengkuk Rain unyuk memperdalam ciuman mereka.
Raina bahkan sudah ikut memejamkan kedua matanya, Apalagi Brandon yang melihat rain seperti itu, Dia meras bahagia karena Raina juga membalas ciumannya.
Cengkraman tangan Rain di kaos hitam Brandon sudah menandakan semuanya, Bahwa Raina juga menikmati ciuman itu.
Brandon melepaskan ciuman mereka dan menyatukan kedua hidung mancung keduanya, Tatapan mereka saling mengunci dan menyiratkan adanya getaran cinta yang membuncah di dalam diri mereka.
Kening mereka saling menyatu, Hembusan nafas mereka menunjukan bahwa keduanya sama-sama menikmati kebersamaan mereka berdua.
" I love you Rain, Tolong percaya padaku. Aku tidak tau apa yang membuat mu marah. Jadi aku akan minta maaf untuk itu. Tapi katakan pada ku di mana letak salah ku, Begitu juga dengan ku, Jika kamu bersalah, Aku akan mengatakan mu salah. Aku memang mencintai mu, Tapi aku tidak bisa membiarkan mu melakukan kesalahan nantinya. Jadi bisa katakan di mana kesalahan ku ?" Rain menarik nafasnya dalam-dalam sebelum mengatakan apa yang membuat Brandon salah di matanya.
" Kenapa berpakaian seperti ini ? Kaos, Celana jeans, Kaca mata hitam, Rambut di ikat seperti itu. Apa kamu ingin menggoda wanita-wanita itu ? Atau kamu memang sengaja tebar pesona pada mereka semua iya ?" Benar dugaan Brandon jika Raina cemburu padanya.
Tapi bukan kah ini pakaian biasa ? Jika dia memakai kemeja seperti biasanya Rain akan marah juga seperti waktu itu.
Jadi yang benar apa ? Apa yang harus di kenakan Brandon ?
" Baik lah My Rain. Besok aku akan memakai setelan panjang semua, Aku akan memakai topi dan juga masker agar mereka tidak melihat ku, Dan kamu tida akan marah seperti ini lagi, Oke ?" Rain mengangguk.
" Itu lebih baik ! Karena mereka tidak akan melihat wajah kamu. " Brandon tersenyum melihat bagaimana cemburunya seorang Raina.
Bukan hanya itu saja, Raina juga sangat posesif padanya dan itu membuat Brandon bahagia karena Raina juga mencintainya.
" Baik Nyonya Smith..." Ucap Brandon sambil mencubit gemas pipi mulus Raina.
" Ahhh...kenapa mencubit ku ?"
" Jangan mendesah sayang, Ini belum waktunya. " Raina langsung melongo mendengar ucapan absurd dari Brandon.
Apa maksudnya belum saatnya ? apakah ??
Sadar akan apa yang di maksud Brandon membuat Raina memukul dada bidang pria itu dan hanya di balas dengan senyumannya saja.
" Dasar mesum !"
__ADS_1
...💛💛💛...