
" Bran-don....Ahhh...." Suara Rain semakin membakar Brandon saat ini.
Dia semakin yakin ingin menyatukan diri dengan Rain.
Apalagi mendengar suara istrinya yang seperti itu membuat Brandon merasa bahagia untuk semua itu.
Dia juga semakin berani untuk menyentuh istrinya saat ini.
Dan kini, Tangan Brandon sudah mulai nakal dan berbuat mesum seperti yang di katakan Rain sebelumnya.
" Brandon...." Rain sampai membusungkan Dadanya saat merasakan gelanyar aneh di dalam dirinya yang semakin tidak terkendali lagi kala bibir seksi suaminya sudah berada di tempat yang tidak seharusnya.
Brandon mulai memainkan bibir dan lidahnya di daerah sensitif milik sang hujan.
Benda kenyal itu menjadi sasaran empuk untuk percobaan bagi Brandon.
Dia memang pernah di jebak oleh Sheera waktu itu, Tapi dia meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia tidak pernah menyentuh Sheera, Dia tidak pernah melakukan apa pun pada Sheera.
Brandon yakin itu. Dan kali ini adalah yang pertama baginya.
Dia mengikuti nalurinya saja sebagai laki-laki untuk menyentuh istrinya saat ini.
Dan Raina menikmati setiap sentuhan yang tengah di lakukannya.
" Brandon...." Rain kembali memanggil nama suaminya saat merasakan hisapan yang di lakukan Brandon semakin membuatnya gila, Apalagi saat merasa tangan Brandon semakin liar di atas kulitnya.
Turun,Turun dan semakin turun hingga sudah sampai di segitiga kecil miliknya.
Bahkan Rain juga merasakan jari Brandon yang nakal memainkan Segitiga miliknya di bawah sana dengan berjalan melintang yang membuat Rain semakin kencang untuk mendesah.
Ini aneh, Rasanya sangat aneh sekali dan sepertinya suara Rain keluar tanpa harus di komandonya lebih dulu.
Suaranya bisa keluar begitu saja tanpa di sadarinya dan semakin membuat Brandon melakukan aksinya dengan penuh gairah.
" Brandon--Hemphh..." Setelah habis dari dadanya yang di hisap dan di mainkan Brandon bergantian kini bibir suaminya kembali naik ke bibirnya dan melakukan gerakan-gerakan liar yang membuat Rain pun ikut membalasnya.
Sampai tiba-tiba Rain merasa bahwa tangan Brandon sudah berada di daerah rawan bencana lokal miliknya.
" Hemph...." Rain mendesah dalam ciuman mesra suaminya hingga membuatnya melayang dan melupakan apa yang ingin di lakukan ya tadi.
__ADS_1
Apalagi kini jari Brandon bermain di daerah rawan miliknya dan memainkan kacang liar di sana.
" Brandon, Aku---"
" Lepaskan sayang. "
" Aku ingin buang air kecil, Hentikan ini, Aku ingi ke kamar mandi. "
" Tidak sayang, Kamu tidak ingin buang air kecil tapi kamu--"
" Aaaahhh...Brandon..." Desahaan panjang Rain menggema di kamar pengantin mereka saat dia merasakan ada yang meledak dan mengalir begitu saja dari daerah intinya.
Bahkan Rasanya tubuh Rain seperti di hempaskan begitu saja dari gedung tinggi dan jatuh ke dasar jurang yang dalam.
" Kamu sampai sayang, Ini adalah pelepasan pertama mu. Bukan ingin buang air kecil. " Mendengar pernyataan dari suaminya membuat Rain benar-benar sangat malu.
Apalagi kini keadaannya yang tidak mengenakan sehelai benang pun membuatnya merasa malu hingga menutupi wajahnya.
" Jangan di tutup sayang, Aku ingin melihat wajah kamu. Dan juga aku ingin kamu terus membuka mata mu saat aku berada di atas mu, Aku ingin kamu melihat bahwa akulah yang ada di atas mu, Dan hanya aku lah pemilik diri mu seutuhnya, Dan biarkan saat aku memberikan stempel kepemilikan ku yang pertama, Sejak saat tanda ini berada di tubuh mu. Dan di sini, Aku ingin kamu menanamkan satu nama, Yaitu Brandon Smith, Dan hanya Brandon Smith lah yang harus kamu cintai dan bertahta di hati mu. " Tunjuk Brandon pada dada istrinya.
Rain menatap wajah suaminya yang memang tepat berada di atas tubuhnya yang sudah naked sempurna.
Dengan berani Rain mengangkat tubuhnya hingga dia bisa mengecup bibir seksi suaminya.
" Miliki aku sepenuhnya Brandon, Aku milik mu saat ini dan selamanya. " Brandon tersenyumlah bahagia saat mendapatkan jawaban yang memang sangat ingin di dengarnya dari Raina.
Dan kini Brandon akan kembali melanjutkan kegiatan panas mereka yang sempat tertunda tadi.
Brandon pun mulai membuka celana training yang di kenalannya hingga kini menyiapkan segitiga besar miliknya, Dan Rain juga sudah dapat melihat apa yang berada di balik kain segitiga itu.
Saat Brandon membuka semua kain yang melekat di tubuhnya, Rain langsung melotot tak percaya dengan apa yang di lihatnya saat ini.
Bagaimana besar dan panjangnya Samurai Milik suaminya itu.
Rain menelan ludahnya susah payah, Apalagi saat Brandon menuntun tangan mungilnya untuk memegang samurai kebanggan milik Brandon.
" A-ku takut. " Brandon menghentikan apa yang di lakukannya saat ini, Dia membiarkan Rain melepas pegangannya pada benda keramat milik Brandon.
" Jangan takut sayang, Aku akan melakukannya dengan perlahan, Aku tau ini yang pertama bagi mu, Dan aku akan berusaha selembut mungkin agar tidak menyakiti mu. Walau aku tau rasanya pasti akan sangat sakit, Tapi percaya lah, Setelah itu tidak akan sakit lagi. " Dengan ragu Raina mengangguk kepalanya dan berusaha mengusir rasa takutnya.
__ADS_1
Apalagi saat melihat samurai Jepang milik suaminya begitu gagah berdiri tegak dan menjulang seperti itu.
Raina benar-benar harus siap saat ini juga jika Brandon akan merusak tubuhnya.
" Aku akan memulainya ayang, Izinkan aku merusak tubuh mu malam ini. " Rain mengangguk dengan yakin.
Mendapatkan izin dari Raina, Brandon pun mulai memasukan samurai kebanggannya ke dalam inti tubuh Rain yang mati-matian di jaga ya selama ini.
" Sahih...Sakit...Itu besar, Tidak muat, nanti robek. "
" Brandon, Sudah, Ini sakit. "
" Ini baru ujungnya sayang, Aku mohon tanah sebenar, Ini sulit. "
" Sahih...Sudah, Milik mu besar dan panjang, Itu---Aaahhkkk !" Raina menjerit saat Brandon memasukan miliknya dengan penuh ke dalam inti tubuhnya.
" Aahhhkk...Rain..." Brandon menggeram tertahan saat merasakan miliknya sudah masuk semua dan bersemayam di dalam kehangatan milik istrinya.
Apalagi milik Brandon yang besar dan panjang itu di jepit dengan penuh nikmat oleh milik Rain yang memang sangat sempit.
Bahkan Brandon tidak lagi merasakan bahwa punggungnya di cakar oleh kuku indah milik istrinya.
" Aku mulai Rain..."
" Aaahh....Brandon sakit..." Rain terus merintih kesakitan merasakan gesekan panas, perih dan sakit yang dia rasakan dari perbuatan Brandon.
Hingga gerakan Brandon semakin kuat dan membuat tubuh Rain terus terguncang dengan hebat
Bukan hanya itu saja, Bahkan suara Jerit Rain yang tadi terdengar kini malah menjadi lebih indah dan seksi saat ******* manja itu keluar dari bibir indah milik istrinya.
" Raina...Aaahh...Rain.."
" Brandon aku keluar..."
" Sebentar lagi sayang, Sebentar lagi Rain, Sebentar lagi sayang. " Ucap Brandon yang semakin menambah kecepatan hantamannya di dalam inti milik Rain dan membuat Rain terus saja mendesah dengan hebat sampai saat di ambang batas kekuatan Brandon, Dia bersiap menumpahkan segala benihnya di dalam rahim hangat Rain yang siap untuk di buahinya.
" Aku sampai Raina, Aahhh..."
" Aaaah...Brandon..." Tubuh keduanya saling menempel dengan sempurna, Milik Brandon yang mengembang dan di jepit oleh kenikmatan milik istrinya yang memang sangat luar biasa.
__ADS_1
" Aku mencintaimu My Rain..." Ucap Brandon dengan sangat indah di untuk di dengar Rain, Kata-kata cinta yang di ucapkan Brandon saat mereka bercinta memang sangat indah sekali di pendengaran Raina.
...💛💛💛...