Im The Queen ( Raina Queen Alexander )

Im The Queen ( Raina Queen Alexander )
Shock


__ADS_3

Alex melewatkan jam makan paginya karena sudah terlanjur kesal.


Dia tidak bisa lagi menelan makanannya saat mendengar bahwa menantunya yang paling kaya itu memintanya untuk mengambilkan mangga merah yang tidak pernah habis buahnya.


Alex juga heran kenapa bisa pohon mangga itu terus berbuah, Entah Mantra apa yang di baca istrinya saat menanamkan biji mangga keramat itu hingga buahnya begitu banyak dan segar.


Alex juga sangat menyukainya, Karena memang dia selalu memakan mangga itu semenjak mereka memilikinya.


" Datang saja ke rumah ku bajingan ! Jika sampai dalam waktu 10 menit kau tidak hadir ke sini, Jangan salahkan aku jika aku akan membuat masa tua mu berantakan !"


" Kau gila !" Balas Markus begitu saja dan langsung mematikan sambungan teleponnya.


Sementara Alex dia ingin mengumpat Markus tapi tidak bisa karena ponselnya sudah di matikan oleh asisten paling kaya itu.


Bukan hanya itu saja, Alex juga yakin jika dia kembali menghubungi markus, Pria keturunan Spanyol itu tidak akan mengangkatnya.


Maka dari itu Alex tidak ingin membuang-buang waktunya hanya untuk menghubungi mantan asistennya yang masih suka di susah kan nya.


Dan hebatnya lagi, Pria itu malah menurut saja padanya tanpa menolak sama sekali, Ya walaupun harus dengan umpatan dan makian lagi yang akan mereka lontarkan satu sama lainnya.


Karena hal itu pula lah hubungan persahabatan mereka masih terjalin dengan baik hingga saat ini.


Alex baru saja menghabiskan jus buah naga yang di buatkan pelayan untuknya, Saat mendengar suara helikopter yang mengudara dan hendak mendarat senyum Alex terbit saat mengetahui siapa yang datang ke rumahnya.


Begitu juga dengan para penghuni rumahnya, Mendengar suara helikopter yang hendak mendarat membuat mereka semua ikut penasaran dan keluar untuk melihat siapa yang datang.


Mereka cukup kaget dengan apa yang mereka lihat, Bahwa mereka melihat ada helikopter yang hendak mendarat dan ada juga mobil crane di halaman rumah utama.


Mereka menatap heran pada Papa-nya tapi siapa yang berani melawannya jika bukan Sky ?


Sementara pria itu tengah membantu sang istri untuk merawat ke 4 anaknya yang selalu saja tidur itu.


" Apa yang di lakukan Papa kak ?" Jupiter kembali berbisik pada Cloud saat melihat papanya yang sudah berdiri dengan sangat angkuh di halaman saat menanti helikopter tersebut turun.


" Sayang, Apa yang akan di lakukan Papa ? apa Papa benar akan menebang pohon mangga itu ? Jika iya sayang sekali ? Padahal pohon itu juga sangat luar biasa. " Brandon juga berbisik pada istrinya karena dia juga heran dengan tingkah Papa mertuanya.

__ADS_1


Lebih tepatnya keluarga sang istri yang ternyata banyak anehnya.


" Kita akan melihat pertunjukan wayang seperti yang pernah ku lihat di Indonesia. Ayi kita ambil posisi saja Hubby, Ini pasti akan menjadi tontonan yang seru. Lagi pula aku belum Hamil, Aku juga ingin menyusahkan para pria itu. Aku jadi penasaran bagaimana jika aku hamil nanti ya ? Pasti akan sangat menyenangkan. " Brandon pun tersenyum dan ikut mengelus perut istrinya yang masih kosong dan belum di isi apa pun dari benihnya.


" Kita akan segera mendapatkannya sayang, Jadi jangan patah semangat. " Brandon berusaha menenangkan istrinya karena dia pikir bahwa Raina merasa sedih dengan keadaan mereka yang belum di karuniai seorang malaikat tak bersayap di rahim istrinya.


" Maka ayo lebih semangat lagi membuatnya. "


Jederrr...


Bagai di sambar petir, Tubuh Brandon langsung menegang mendengar apa yang di katakan istrinya tadi.


Raina mengatakan bahwa mereka harus lebih rajin lagi untuk membuatnya ? Brandon merasa trauma jika bercinta dan melakukan penyatuan di dekat lingkungan keluarga Raina.


Dulu di hotel, Lalu di rumah ini. Rasanya Brandon benar-benar malu dan takut jika akan terulang lagi.


Untuk itu dia hanya bisa tersenyum saja, Setidaknya itu lebih baik untuk saat ini.


Di halaman sana, Alex yang berdiri dengan sangat angkuh tiba-tiba saja senyuman di wajahnya langsung luntur saat melihat siapa yang keluar dari helikopter tersebut.


" Berhenti di tempat mu atau ku ledakan kepala mu saay ini juga. " Alex menodongkan pistol yang selalu di bawanya dan kini pistol tersebut sudah mengarah dan mengacung ke arah Mario Ozawa saudara kembarnya Maria Ozawa.


Sih penjahat kelamin yang gila dengan daun muda.


Dan satu lagi dokter cabul yang tidak ingin menikah tapi memiliki anak yang mewarisi seluruh keahliannya sebagai dokter dengan menyewa rahim untuk benihnya.


Sementara mantan asistennya itu langsung datang menghampiri sang putri di sana.


" Hello my princess, My love, My happiness girl. "


Hueeekkk...


Alex ingin muntah mendengar panggilan sang menantu dari ayahnya yang menyebalkan itu.


" Kenapa ? Aku menyapa putri ku, Bukan putri mu !" Balas Markus yang tidak ingin menanggapi lebih pria tua yang semakin hari semakin menyebalkan itu.

__ADS_1


" Dia memang putri mu, Tapi jangan lupakan juga bahwa dia itu menantu ku. Menantu yang sangat menyebalkan seperti ayahnya. "


" Berhenti menghina putri ku Alexander !" Sentak markus yang tidak terima jika putrinya di ejek seperti itu.


" Apa ? kau mau marah iya ? dia memang menebalkan, Dia yang sedang mengandung kenapa harus aku yang repot ? Dulu saat dia hamil Leo juga aku yang repot untuk membuatkannya Susu pisang, Lalu saat kemarin dia hamil juga bersama Starla dan ternyata bukan hamil karena dia hanya telat datang bulan saja dia juga membuat kepala ku ingin meledak karena ingin makan mie dari tangan ku, Lalu ini ? Putri mu kembali hamil dan menginginkan mangga dari pohon keramat itu. Dia putri mu, Bukan hanya aku saja kakek dari anak yang di kandung Alisa, Tapi kenapa hanya aku yang di merepotkan ? kau juga kakeknya, kenapa hanya aku saja yang repot ?" Alex dan Markus saling menatap sengit satu sama lain yang membuat Brandon panik, Tapi melihat istrinya yang menggelengkan kepalanya itu membuatnya mengurungkan niatnya.


Beruntung ada uncle Mario dan Steve yang melerai kedua pria menyeramkan itu.


" Halo bung, kita ini saudara bukan ? Jadi jangan---"


" DIAM !" Sentak Alex dan Markus bersamaan untuk menghentikan ocehan tidak bermutu dari Mario.


Alex dan Markus sadar, Otak mereka langsung berfungsi dengan baik saat melihat Mario.


Sementara Mario yang di tatap seperti itu hanya bisa menelan ludahnya susah patah karena merasa bahwa bahaya sedang mengancamnya saat ini.


Dan benar saja saat melihat tatapan mata ke-dua pria itu membuat nyali Mario langsung ciut.


" Panjat pohon itu dan habiskan manganya ! Ambil semua buahnya !" Mario langsung menggelengkan kepalanya menolak untuk semua ini.


Karena dia tidak bisa memanjat pohon, Dia sangat takut dengan ketinggian dari pohon, Tapi jika naik pesawat dan helikopter itu Baisa saja, Tapi jual soal pohon ? Mario sangat enggan dan menolaknya.


" Oh tidak ! Aku tidak berani memanjat pohon. Lagi pula aku ini mafia, Aku psikopat dan lebih baik aku membelah perut orang dan mengeluarkan seluruh isinya saja. " Tolak Mario.


Dan kini tatapan tajam itu beralih pada Steve yang langsung memikirkan jawabannya untuk menolak.


" Aku dokter dan tidak bisa memanjat pohon. Lagi pula aku ada riwayat rematik, Jadi maaf aku tidak bisa. " Alasan medis, Semoga Alex memakluminya.


" Kalian mau memanjatnya atau aku sendiri yang akan memaksa kalian untuk menebang pohon itu dengan pisau cutter yang tumpul ?" Luar biasa sekali kau Alex, kau bahkan memikirkan hal yang tidak pernah mereka pikirkan sekali pun.


" Kenapa harus kamu wahai tuan Alex yang perkasa, Kenapa tidak anak buah mu saja ?"


" Kau juga masih anak buah ku ! Jadi cepat lakukan sebelum aku merubah warna rambut kalian berwarna pink seperti warna rambut---" Alex tidak melanjutkan kata-katanya saat mendengar suara anaknya yang paling menebalkan itu.


" Sky !"

__ADS_1


...🐊🐊🐊 ...


__ADS_2