Im The Queen ( Raina Queen Alexander )

Im The Queen ( Raina Queen Alexander )
Kalah Telak


__ADS_3

Rain yang berada di dalam bathub masih membayang kan tubuh suaminya yang masih tertidur dengan posisi tengkurap dengan tubuh yang masih benar-benar full naked.


Bukan hanya itu saja, Rain juga masih mengingat bagaimana tadi siang saat dia memuaskan hasrat suaminya hingga membuat pria gondrong dengan tubuh yang banyak di penuhi tatto itu terus saja mengerang dan mendesah karena perbuatannya.


Rain juga tidak habis pikir bagaimana bisa dia seliar itu tadi siang hingga membuat suaminya sampai tidak berdaya seperti itu.


Jangan berpikir bahwa Rain adalah wanita yang lemah jika di bantai habis-habisan dia akan lelah dan tertidur lalu tidak bisa berjalan seperti wanita kebanyakan.


Itu tidak akan terjadi padanya.


Kini, Wanita yang berstatus sebagai nyonya Brandon itu tengah menikmati sore harinya yang indah dengan berendam air dingin dengan berbagai macam aroma terapi dan juga kelopak bunga mawar kesukaannya.


Eits...tapi tunggu dulu, Jangan kalian pikir Rain akan membiarkan pelayan masuk ke dalam kamarnya dan melihat suami tercintanya itu tidur dengan tidak memakai apapun ya.


Bisa gila mereka nanti. Rain hanya meminta kelopak bunga mawar dan mengambilnya di depan pintu kamar. Setelah itu dia kembali membawanya ke kamar mandi dan mulai melakukan ritual sore harinya.


Belum hilang di ingatannya bagaimana tadi saat mereka berperang, Di mana Rain yang terus bergerak liar di atas suaminya hingga membuat pria itu terus saja mendesah tak karuan.


" Rain sayang...Oh...Jangan lakukan itu sayang, Jangan membuat ku gila. " Erang Brandon di iringi desahannya saat rain yang bergerak di atasnya hanya memasukan batangan panjang itu setengahnya saja dan membuat gerakan menggantung.


Dan itu membuat Brandon semakin menggila. Apalagi melihat bagaimana seksinya wajah sang istri yang terus memompa di atasnya, Membuat Brandon tak kuasa lagi untuk menahan semua kenikmatan yang di berikan istrinya.


Tidak sampai di situ saja, Bahkan Brandon di suguhkan pemandangan indah bagaimana rambut indah istrinya yang berwarna blonde itu ikut bergerak seirama dengan hentakan yang di lakukan Rain.


Kedua buah kembarnya pun seakan ikut menikmati apa yang tengah di lakukan sang pemilik raga.


" Ahhh....Raina..." Brandon semakin kaget saat sang istri mencabutnya begitu saja dan kembali membenarkannya lagi.


Masih dengan posisi yang sama berada di atasnya, Tapi berbeda arah.


Rain kembali menyatukan kedua inti mereka dengan posisi memunggungi suaminya.


" Sayang, Raina, Apa yang kamu la-kukan sayang..." Brandon mengerang frustasi dan hanya bisa memegang pinggul istrinya yang terus saja bergerak di atasnya.


Entah berapa lama mereka melakukannya, Tapi yang pasti Raina sangat sukses memuaskan hasrat suami gondrongnya.


Sampai Rain merasa milik Brandon yang semain membengkak dan berdenyut memenuhi ruang sempitnya, Di sana lah Rain semakin gila menghantamnya walau dia juga merasakan sesak yang begitu memang menyesakkan hingga Brandon terus mengerang dan mendesah parah dan basah sampailah dia di batas kekuatannya.


" Aaahh...Raina...Sayang...." Brandon benar-benar membenamkan samurai panjangnya di dalam ruang sempit milik Rain hingga dia juga merasakan bahwa miliknya sampai di ujung sana.


Di ujung terdalam milik sang istri yang mulai di aliri dengan cairan kehangatan miliknya.

__ADS_1


" Oh...Raina..." Desah Brandon terakhir kalinya sebelum mereka mengakhiri semuanya dan Brandon langsung tumbang begitu saja.


Ini yang membuat Rain heran, Kenapa laki-laki setiap kali setelah berhubungan pasti mereka bisa tidur dengan nyenyak tanpa beban seperti itu.


Bahkan terlihat sangat nyenyak hingga terbuai dalam mimpi seperti orang mati saja.


" Oke, Mari kita akhiri ini semua dan ayo jadi istri yang luar biasa untuk buaya gondrong mu Raina. " Dia tersenyum sendiri mengingat semua kegiatan panas mereka tadi.


Dengan tubuh yang masih di penuhi bisa, Rain berjalan ke ruang bilas dan segera membersihkan dirinya.


Bergegas keluar dan membangunkan pria gondrong itu secepatnya.


Ini sudah sore dan sebentar lagi malam, Maka Rain akan menyiapkan air untuk suaminya berendam nanti.


" Kau memang luar biasa Raina. Kau memang seorang queen. " Gumamnya lagi sambil melihat pantulan dirinya di depan cermin kamar mandi.


" Ck, Lihat lah. Bahkan posisinya tidak berubah sama sekali. " Ucap Rain lagi saat melihat posisi suaminya masih sama seperti saat di tinggalkannya tadi.


Terhitung sudah satu jam lebih Rain meninggalkan pria itu di tempat tidur, Tapi hingga saat ini belum juga terbangun.


Apa mimpinya sangat indah hingga dia tidak ingin bangun lagi ?


" Sayang, Brandon my lovely husband, Wake up please Hubby..." Bisiknya tepat di telinga sang suami.


Dia bahkan juga memberikan kecupan manis di bibir pria gondrong itu hingga sang pemilik raga perlahan terbangun dan membuka kedua matanya.


Dan saat dia membuka matanya, Dia sudah di suguhkan dengan keindahan dari wajah sang istri.


Apalagi Rain menyapanya dengan senyuman yang indah sore hari ini.


" Ayo bangun, dan segera mandi. aku akan menunggu mu di sini. Kita makan sore sekalian malam di kamar saja. " Brandon tersenyum sambil menerima handuk yang di berikan istrinya.


Tanpa rasa malu dan canggung sedikit pun dia bangkit dari tempat tidur dengan keadaan naked seperti itu.


Sementara Rain sudah terbiasa, Jadi ya dia biasa saja memang.


" Dasar tukang pamer. " Umpat Rain yang melihat bagaimana tubuh kekar itu berbalut handuk.


" Saat tidur saja dia bisa sepanjang itu. Apalagi saat bereaksi, Luar biasa. "


Blush...

__ADS_1


Wajah Brandon tersipu malu dengan apa yang di katakan istrinya. Entah mengapa semakin kesini, Brandon merasa bahwa Rain semakin mesum.


Bahkan tadi saja dia seperti memperkosanya.


" Mana ada di perkos* tapi menikmati. Itu namanya menikmati ! Bukan di nikmati !" Semakin malu Brandon jadinya.


Istrinya itu memang sangat luar biasa sekali bukan ?


" Cepat mandi sebelum aku membuat mu kembali terkapar di tempat tidur. "


" Oke Sayang. Jangan lakukan itu lagi. Aku juga harus olahraga malam ini. Kamu membuat ku makan berat beberapa hari ini. Jadi biarkan aku membakar semua makanan berat yang kamu berikan pads ku. "


" Terserah ! Jika membutuhkan sesuatu panggil aku. Aku di ruang ganti. "


Cup...


" Love you My Rain..."


" Love you to my Hubby. " Brandon menghentikan langkah kakinya saat mendengar balasan dari istrinya.


My Hubby ? Kenapa kedengarannya sangat manis ?


" Apa lagi Brandon ? Ini sudah sore ! Aku banyak menghabiskan tenaga siang tadi untuk membuat mu terus menyebut nama ku dengan *******, Jadi cepat lah mandi dan bersiap ! Aku sudah lapar. " Brandon mengangguk dan tersenyum.


" Aku menyukai panggilan itu. "


" Apa ?" Tanya Rain pura-pura tidak mengerti dengan apa yang di ucapkan suaminya, Padahal dia juga sudah tau dan akan memanggil Brandon dengan panggilan My Hubby mulai saat ini.


" My Hubby, Aku menyukainya. "


" Bagus jika menyukainya ! Cepat mandi dan bersiap ! Aku sudah menyiapkan air mandi mu. "


" One again, " Brandon kembali menghampiri istrinya dan memberikan kecupan di bibir manis sang hujan terindahnya.


Cup...


" I Love You so much My Rain. "


" Me Too. " Jawabnya dengan yakin karena memang Rain sudah yakin bahwa dia juga mencintai pria itu.


...🐊🐊🐊...

__ADS_1


__ADS_2