
Raina tidak habis pikir, Bagaimana bisa pria bertubuh besar seperti Hulk itu bisa bersikap sedemikian rupa padanya.
Sangat lembut, Penuh cinta dan kasih sayang.
Rain sempet berpikir, Apakah pria ini benar-benar mencintainya atau apa ? Rain menjadi bingung memikirkan semuanya.
Seperti saat ini, Mobil tidak bisa masuk ke dekat sungai, Maka Brandon terus menggenggam tangannya seolah takut Raun tersesat di sini.
Lucu memenang, Tapi ya mau bagaimana lagi ? Mungkin memang seperti itu dirinya.
" Are you happy ?" Tanya Brandon sambil menatap wajah Rain yang cemberut seperti itu.
" Apa aku terlihat bahagia dengan wajah seperti ini ??"
" Aku rasa kamu bahagia My Rain..."
" Ck, Pandai sekali bibir mu itu merayu, Dasar buaya Belanda. "
" Dan buaya ini lah yang mencintai dengan begitu besarnya. "
Bugh...
" Jangan memukul ku My Rain, Nanti tangan kamu sakit sayang. " Brandon mengambil tangan Rain dan meniupnya, Dia juga mencium tangan yang telah memukul dadanya yang keras itu.
Sakit memang yang di rasakan Rain, Tapi mana mungkin dia mengatakan sakit pada Brandon.
Gengsi dong !
" Isss...hentikan itu, Kita menjadi bahan tontonan banyak orang. Mereka melihat ke arah kita ! " Rain menatap orang-orang di sekitarnya, Karena ini adalah daerah kekuasaan buaya gondrong itu, Jadi Rain berpikir mungkin beberapa orang mengenal pria ini, Hingga membuat mereka menatap ke arahnya yang begitu manis di perlakukan oleh Brandon dengan penuh cinta seperti yang di katakan pria berbadan besar itu.
" Biarkan saja My Rain, Aku tidak mengenal mereka. "
" Tapi mungkin saja mereka mengenal mu, Mereka tau siapa diri mu di sini. Jika kamu berada di Zimbabwe mungkin mereka tidka akan mengenal mu, Tapi ini Belanda ! Ini Amsterdam dan itu tempat tinggal mu, Kamu di kenal di sini Brandon Smith. " Rain tidak habis pikir, Bagaimana bisa Brandon seperti itu ?
Sementara di sini memang banyak yang mengenalnya, Itu terbukti dengan beberapa orang yang tersenyum dan menyapa nya.
__ADS_1
Jadi bagaimana bisa dia mengatakan bahwa tidak mengenal mereka ? Luar biasa sekali Brandon.
" Sudah lah, Terserah mu ! aku malas bicara dengan mu. " Rain pun langsung menuju restoran dan duduk di sana.
Dia tidak memperdulikan lagi bagaimana Brandon yang terus memanggilnya.
Tadinya memang dia tidak lapar, Tapi setelah banyak berdebat dengan Brandon, Rain menjadi lapar dan itu semua karena ulah Brandon.
" Sorry My Rain..." Ucap Brandon setelah menyusul Raina dan duduk di depan wanitanya.
Tapi sebelum itu juga dia sempat mencium pucuk kepala Rain dan itu kembali berhasil membuat Rain salah tingkah untuk yang kesekian kalinya.
Brandon benar-benar patuh saat makanan sudah datang, Dia makan dengan sangat hikmad, Tidak ada suara di antara keduanya selain dentingan sendok dan garpu yang beradu di piring batu mahal itu.
Tapi saat melihat Rain sepertinya kesulitan membuka cangkang kepiting yang memang sengaja di pesan Rain membuat Brandon langsung mengambil alih piring kekasihnya.
Karena dia tau Rain sangat menyukai seafood, Terutama kepiting dan udang, Namun satu yang membuat Rain terkadang malas memakan kepiting karena satu, Rain tidak bisa membuka cangkang kepiting, Itu sebabnya Brandon yang mengambil alih piring Rain dan mengupaskan semua cangkang dari kepiting tersebut untuk Rain.
" Sudah, Kamu bisa makan dengan tenang saat ini My Rain. " Sederhana memang, Tapi entah mengapa setiap hal yang di lakukan Brandon begitu sangat berkesan di hati Raina.
Tidak ingin memikirkannya terlalu jauh lagi, Rain pun melanjutkan kegiatan makannya sampai benar benar habis dan mereka selesai dengan makan siangnya.
" Ingin kemana lagi Rain ? Kita punya waktu satu hari di sini sebelum kembali ke London dan aku kembali ke sini untuk bekerja dan mempersiapkan segala macam keperluan kita nantinya. "
" Gendong !" Brandon kaget saat tiba-tiba Rain mengatakan ingin di gendong olehnya. Maksudnya Rain ini seperti apa ? Gendong seperti apa yang di minta Rain ? Bukan Brandon tidak menyanggupinya, Tapi ya gendongan seperti apa yang di minta Raina ?
" Ayo cepat, Aku lelah. Aku terlalu banyak makan hingga membuat ku malas bergerak. Jadi Kamu saja yang menggendongku. " Diam-diam Brandon tersenyum saat mendengar Rain tidak lagi memakai kata kau di antara mereka, Dan itu perubahan yang baik untuk hubungan mereka ke depannya.
" Apa seperti ini My Rain ??" Brandon berjongkok di depan Rain, Dan tapa aba-aba Raina langsung naik ke gendongan Brandon di belakang punggungnya.
Brandon pun langsung menahan tubuh Raina dengan memegang kedua pahanya.
" Maaf telah membuat mu lelah Rain. "
" Aku hanya malas berjalan ! Bukan lelah, Jadi tolong bedakan lelah dan malas !"
__ADS_1
" Oke, Terserah kamu saja. Oh ya, Bisa aku bertanya sesuatu pada mu ??"
" Apa ?" Tanya Rain yang langsung melingkarkan kedua tangannya di leher Brandon dan dia juga menopang dagunya dengan manja di bahu buaya Belanda itu.
Ternyata senyaman inilah punggung lebar pria ini ?? Kenapa rasanya nyaman sekali ??
Rain menjadi betah dan ingi berlama-lama di punggung Brandon.
" Saat pesta ulang tahun mu yang ke 27, Apa kamu menunggu ku ??"
" Kenapa bertanya seperti itu ??"
" Aku hanya bertanya saja Rain. Apa kau menungguku ??" Raina diam.
Apa dia harus mengatakan pada Brandon jika dia memang menunggu pria ini, Bahkan saat dia tidak menerima surat dari Brandon di hari ulang tahunnya itu membuat Rain sedih.
" Tidak !"
" Kenapa ? Kenapa tidak menunggu ku ?" Tanya Brandon lagi karena memang iya ingin mengetahui kebenarannya.
" Aku memang tidak menunggu mu, Tapi aku menunggu surat itu. Aku sudah tidak menerimanya sejak ulang tahun ku yang ke 25, Jadi aku merasa heran saja, Kenapa surat itu tidak ada ? "
" Apa hanya karena itu ?? Tapi aku hanya ingin mengucapkan terima kasih karena masih memakai kalung Hadian dari ku hingga saat ini. " Rain baru teringat, Dia langsung mengeluarkan kalung awan yang ada berlian birunya sebagai air hujan itu.
Dia juga baru sadar jika kalung itu pemberian Brandon.
" Jika tau ini dari mu aku tidak ingin memakainya saat itu. "
" Sekarang gantian aku yang bertanya pada mu ! Kenapa kamu memilihku ? sementara kamu pun sudah memiliki istri. Lalu apa artinya aku bagi mu ?"
" Karena cinta ku hanya untuk mu, Karena hati ku hanya milik mu, Dan cinta ku dan seluruh hidup ku berdasarkan diri mu Rain. You only one !"
" Tapi bagaimana bisa ??" Rain masih tidak percaya dengan apa yang di katakan Brandon padanya.
" Bisa ! Karena impian ku sangat sederhana, Aku ingin pendamping mu, Dan mewujudkan setiap impian seorang Raina Queen Alexander Guero. "
__ADS_1
...💛💛💛...