Im The Queen ( Raina Queen Alexander )

Im The Queen ( Raina Queen Alexander )
Bencana


__ADS_3

Saat ini Brandon dan Raina tengah berbelanja di pusat kota. Rain ingin tau seberapa kaya Brandon, Walau dia juga tau seberapa besar perkembangan perusahaan pria itu.


" Jadi yang mana ?" Tanya Rain pada Brandon yang tengah menatap ponselnya.


Saat banyak orang memakai ponsel merk apel separoh, Brandon malah memaki ponsel mahal yang sering di lihatnya di drama Korea.


" Terserah kamu sayang " Brandon menghampiri Rain yang tengah memegang kedua tas di tangannya.


Ada biru dan Kuning, Entah mana yang akan di pilihnya nanti.


" Aku tanya mana yang bagus. Bukan terserah !"


Brugh...


Para pelayan toko kaget saat tas harga ratusan juga itu di banting begitu saja. Bagaimana jika tas itu rusak dan lecet ? Habis lah gaji mereka semua nantinya.


" Ambil saja keduanya Rain, Ini bagus, Kamu suka biru, tapi kuningnya juga bagus. Bisa kamu berikan pada Mama kamu, Atau kakak ipar kamu. "


" Kakak ipar ku ada 3, Dan mama satu, berarti aku harus membeli 4 tas. "


" Ya sudah, Ambil 4, Berikan sebagai hadiah kita. "


" Jangan menyesal jika uang mu banyak berkurang . " Brandon hanya tersenyum saja mendengar ejekan dari Rain.


Saat Rain dan Brandon tengah berbelanja tiba-tiba saja datang seroang wanita berusia 60an datang menghampiri mereka berdua dan menyiram Raina dengan sebotol air mineral di bajunya.

__ADS_1


" Rain..." Brandon panik saat melihat Raina yang tiba-tiba di siram seperti itu.


Dia juga kaget, Karena semua itu terjadi begitu cepat tanpa sempat di mencegahnya sama sekali.


" Apa-apaan ini hah ? Apa maksud anda Nyonya ? Kenapa anda melakukan ini pada saya ?" Rain menggeram tertahan menahan amarahnya


Jika itu bukan orang tua, Rain pasti akan membalasnya dua kali lipat dari ini.


" Kau tanya kenapa ?? Kau itu--"


" Hentikan Nyonya Jill Drite, Anda tidak berhak berkata kasar pada kekasih ku !" Nyonya Jill kaget saat Brandon berani terang-terangan mengatakan bahwa wanita itu adalah kekasihnya.


" Dasar wanita murahan, Perebut suami orang, wanita Jallang." Rain langsung menahan tangan Nyonya Jill saat tangan tersebut terayun ke arahnya, Dan siap untuk menampar wajahnya.


" Sayang, Sudah ayo kita pulang, Mungkin Papa kamu sudah menunggu di rumah. "Rain menggelengkan kepalanya tanda sebagai dia menolak ajakan Brandon untuk membawanya pulang.


" Rain, Aku mohon sayang. Ayo kita pulang. " Ajak Brandon lagi tapi Rain tetap menolaknya.


" Anda salah jika mengatakan saja wanita murahan dan perebut suami orang ! Karena semua itu tidak benar. Atas dasar apa anda Bernai mengatakan bahwa saya perebut suami orang ?"


" Kau telah merebut Brandon dari Sheera ku. " Rain tersenyum mengejek pada ibunya Sheera.


Ibu wanita yang sangat di bencinya, Wanita yang hampir di patahnya Rain tilang hidungnya dan tulang rusuk nya pula.


" Seharusnya anda berkaca lebih dulu ! Siapa yang merebut siapa di sini ? Anda harus tau, Bahwa sejak dulu pun Brandon hanya mencintai ku saja. Dia berjuang untuk ku. Tapi dengan liciknya putri anda menjebak Brandon hingga membuat mereka menikah !"

__ADS_1


" Pembohong ! kau pembohong !" Rain tidak terima di katakan pembohong pun langsung meremas tangan wanita yang menjadi ibu dari Sheera tersebut.


Melihat Rain yang sudah tersulut emosinya membuat Brandon harus segera mengakhiri ini semua sebelum emosi Rain semakin memuncak.


" Sayang, Ayo pulang, Belanja kamu sudah selesai, Semua sudah di kemas, Ayo kita pulang. " Rain mengangguk.


Dia menatap wanita tua itu lagi.


" Aku bisa saja mematahkan tulang rawan milik anda. Tapi untuk apa ? Anda bukan saingan saya. Dan satu lagi, Brandon hanya milik ku saja sejak dulu dan sekarang bahkan hingga nanti pun akan tetap begitu. Jadi katakan pada Putri Anda yang lebih licik dari pada Rubah itu untuk tidak lagi berada di dekat jangkauan ku atau pun calon suami ku ! Dan jika sampai aku melihatnya masih berada di sekitar suami ku, Aku bisa saja menjadi ancaman terbesar baginya. Aku bisa menjadi bencana untuknya ! Maka menjauh dari mu jika masih ingin menikmati harta anda. "


" Aahhhkk..." Jerit Nyonya Jill saat Rain menghempaskan tangannya begitu saja hingga menyebabkan tubuhnya terjerembab ke lantai butik ternama tersebut.


Gila memang, Tapi Rain sudah terlanjur kesal dengan ibu-ibu itu hingga berlaku kasar padanya.


Melihat Rain yang berubah bad mood membuat Brandon langsung mengejarnya dan meminta maaf atas segalanya.


Segala yang telah terjadi.


" Jangan dekati aku dulu jika ingin selamat. Biarkan aku sendiri dulu ! Dan jangan berbicara apa pun pada ku !"


" Tapi sayang, Baju kamu basah. " Brandon khawatir dengan keadaan Rain dengan baju basahnya.


" Aku bilang jangan mendekat ! Jadi biarkan aku sendiri !"


...💛💛💛...

__ADS_1


__ADS_2